
Pengambilan nilai bola takraw pun di mulai, yang pertama kali di panggil adalah Abrar, dia pun maju dengan percaya dirinya
Dia bermain dengan bagus sampai mendapatkan nilai sempurna dari pak Guru nya
Sampai giliran Danial yang maju tapi dia tidak seceria biasanya dia terlihat lesu dan mulai memainkan bola takraw nya
Baru sebentar dia memainkan bola dia malah terpeleset dan jatuh ke tanah dengan cukup kuat
Orang yang pertama mendekati danial tentu Kyomi bahkan dia benar-benar khawatir dengan danial
"Yang kamu kenapa? " Tanya Kyomi
"Aku gak papa" Jawab Danial tapi dia meringis sebab kakinya keseleo
"Pak boleh aku bawa danial ke UKS? " Tanya Kyomi
"Jangan kamu tapi Abrar aja" Jawab Pak Gurunya
"Abrar bawa danial tapi setelah nya kamu kembali lagi" Suruh Pak Guru, dia mengangguk lalu membantu danial berdiri membawanya ke UKS
Kyomi hanya diam menatap punggung danial yang berjalan dengan pincang menuju UKS berada
Pelajaran pun di mulai lagi sampai jam istirahat sudah tiba, Danial masih di UKS, dia hanya tiduran sambil memainkan ponselnya
Kakinya sudah di obati bahkan dia perban oleh dokter khusus UKS nya
Kyomi datang, ditangannya juga banyak makanan agar danial bisa makan siang juga
Danial tersenyum melihat Kyomi datang, Danial langsung duduk tapi malah di marahin Kyomi
"Ngapain duduk sih?Tiduran aja " Omel Kyomi
"Yang sakit kaki ku bukan kepala atau badan aku Yang" Jawab Danial
"Jawab teroos kamu!" Ujar Kyomi dan Danial tersenyum
"Kamu udah gak marah? " Tanya Danial
"Nanti aja marahnya, kamu lapar kan" Tanya Kyomi lalu dia mulai mengeluarkan makanan yang dia beli tadi
"Suapin baru mau makan" Ujar Danial
"Katanya kaki yang sakit kenapa makan malah minta suapin sih? " Ujar Kyomi
"Suapin Yanggg kalau gak mau, aku gak mau makan juga" Rengek Danial sambil menggoyangkan tangan Kyomi
"Kamu kalau sakit emangnya kaya gini ke Mamah kamu? " Tanya Kyomi
"Emang aku kenapa? " Ujar Danial
"Manja" Jawab Kyomi cepat
"Mana ada aku manja, aku itu gak manja malah mandiri contoh nya aku cebok sendiri sejak aku umur 5 tahun" Ujar Danial
__ADS_1
"Kamu gak jelas banget tau, aku bahas apa, malah bahas apa"Ucap Kyomi
" Kan yang jelas cuma sama kamu"Ucap Danial bahkan dia tersenyum simpul pada Kyomi
"Suapin atau aku gak mau makan sama sekali" Ujar Danial, Kyomi pun mengalah lalu dia membukakan makanan nya dan menyuapi danial sesendok demi sesendok
"Pemandangan apa yang indah Ayang? " Tanya Danial tiba-tiba, matanya juga terus menatap wajah Kyomi dengan tahapan tulus
"Senja" Jawab Kyomi
"Kayanya senja yang kamu sebut indah itu bakal kalah deh sama wanita yang sedang ada di dalam bayangan kornea ku sekarang" Ucap Danial
Kyomi tentu menjadi salah tingkah karena gombalan Danial padanya
"Fokus makan aja" Ujar Kyomi lalu kembali menyuapi danial
"Gak bisa, kalau di dekat kamu itu bawaannya pengen ngomong aja" Ucap Danial tapi Kyomi terus menyuapi danial lagi sampai mulutnya penuh dan tidak bisa berbicara lagi
Kyomi mengulum senyum nya melihat danial dengan pipa gembung karena mulut nya penuh dengan makanan
"Danial tau jika aku pernah ciuman dengan Daniash tapi dia sama sekali gak marah bahkan ingin melakukan hal yang sama, Danial untuk kesekian kalinya aku kembali beruntung karena telah menjadikan kamu kekasih ku" Batin Kyomi
"Perasaan ku sudah habis di Daniash tapi danial datang dan memperbarui semuanya menjadi perasaan yang lebih indah" Batin Kyomi
Danial mengibas-ngibaskan wajahnya Kyomi sebab dia melamun sambil menatap wajah danial
"Ayangg kamu ngelamun? " Tanya Danial dan Kyomi langsung sadar
"Ngelamunin apa? " Tanya Danial
"Aku akan jadi dokter, biar kalau kamu kenapa-napa , aku yang obatin kamu" Ucap Kyomi
"Bukannya kamu mau jadi dokter hewan? " Tanya Danial tapi Kyomi diam sambil mengelus pipi Danial
"Ayanggg" Ujar Kyomi
"Hmm? "Jawab Danial
" Janji yah jangan tinggalin aku sama kaya Daniash apalagi pergi ke alam lain"Pinta Kyomi
"Pergi kemana? bukannya aku tempat ku disini. Sama kamu yang" Jawab Danial
"Aku gak akan pergi, aku bakal terus sama kamu terus aku bakal nikahin kamu" Ucap Danial
"Janji yah" Ucap Kyomi
"Janji" Ucap Danial lalu tersenyum sambil mengelus rambutnya Kyomi
4 jam berlalu
Pelajaran sekolah sudah selesai sejak tadi, Kyomi pulang sendiri sedangkan danial di antar oleh Abrar ke mansionnya
Kyomi singgah ke tempat kue, dia berniat ingin membelikan dania kue sebab mereka akan bertemu nantinya
__ADS_1
Kyomi sudah selesai membeli kuenya dan sekarang dia ingin pergi lagi menuju tempat yang sudah di tentukan oleh Dania untuk pertemuan mereka
Kyomi dengan hati senang melajukan motornya di jalanan aspal
"Aku harus buat dania berbaikan dengan Ayang, biar Ayang gak sedih lagi" Ucap Kyomi
Senyum Kyomi hilang sebab ada beberapa motor yang menghadangnya
Mau tidak mau dia harus berhenti, dan ketika Penghadang itu membuka helm nya ternyata dia adalah Dika teman satu sekolah nya dulu
"Dika" Ujar Kyomi kaget
Dika berjalan mendekati Kyomi sedangkan teman-teman nya tetap duduk di motor mereka masing-masing
"Apa kabar Kyomi? gimana keadaan kamu? " Tanya Dika ramah Kyomi
"Aku baik" Jawab Kyomi ramah juga
"Mau kemana? bukannya ini bukan arah pulang kerumah kamu yah? " Tanya Dika
"Aku mau ketemu seseorang" Jawab Kyomi
"Ketemu seseorang? lebih baik ikut aku sih, kita ke cafe" Ajak Dika
"Terimakasih, aku harus pergi lagi soalnya aku pasti udah di tungguin" Ucap Kyomi dan dia ingin menyalakan motornya tapi Dika mengambil kuncinya
"Buru-buru banget sih" Ucap Dika, dia juga melihat kue yang Kyomi beli tadi dan langsung merampasnya dari Kyomi
Kyomi awalnya melawan tapi tenaga Dika lebih kuatnya jadinya Dika bisa mengambil kuenya dan langsung melemparkan nya ke arah teman-teman nya
"Buat kita makan nanti di markas nanti" Ucap Dika
"Baliki kue aku Dika, itu buat seseorang" Ucap Kyomi bahkan dia turun dari motornya ingin mengambil kuenya dari teman-teman nya Dika
Tapi Dika menahan Kyomi sampai meremas dadanya Kyomi, Kyomi terkejut dengan tangannya Dika, Dia terjatuh ke tanah sambil menyilangkan tangannya
"Woah punya mu besar juga ternyata" Ucap Dika dan dia menatap tangannya
"Mau gua bantu lebih besar lagi gak? " Tawar Dika, mata Kyomi berkaca-kaca karena ulah Dika padanya
Dika berjongkok di depannya Kyomi tanpa rasa bersalah sedikit pun di wajahnya
"Surat terbuka buat pacar lu itu, gua tantang dia buat tawuran antar sekolah, kalau dia nolak gua bakal teror lu terus bahkan berbuat lebih ke dari tadi" Ujar Dika dengan serius
"Bahkan kalaupun dia kalah nanti, gua bakal tetap ganggu lu" Sambung Dika
Kyomi menangis didepan Dika tapi dia hanya tertawa kecil melihat Kyomi
Dika ingin membuka kemejanya Kyomi dengan kasarnya tapi Kyomi berontak menahan tangan Dika
"Biarin gua liat Kyomi, emangnya beneran gede atau emang bh nya aja yang gede" Ucap Dika
Tapi perbuatan Dika itu terhenti ketika sebuah mobil datang, beberapa bodyguard turun dari mobilnya
__ADS_1
Dika dan teman-temannya melihat itu langsung menghentikan ulahnya dan langsung pergi