Belenggu Twins

Belenggu Twins
Karena dia pacar ku


__ADS_3

Setelah selesai makan semuanya disuruh ke tempat game selanjutnya,gamenya adalah game tembak


Sebagai pembuka nya adalah Daniash melawan Angkasa


Angkasa masuk terlebih dahulu kedalam area tembak yang sudah disiapkan,sewajah berbalut perban dan juga babak belur dia masuk


"Semangat Niash,gua yakin lu bisa"Ucap Danial memberi semangat pada saudaranya


"Om Prince aja kalah apalagi cuma dia"Ucap Danial


"Om Prince ngalah bukan kalah"Jawab Daniash


"Sudah masuk sana"Suruh Danial


Daniash menatap Kyomi tapi hanya sebentar lalu dia masuk kedalam area game juga


Daniash dan angkasa dipasangkan perlengkapan menembak oleh orang yang berpengalaman di bidangnya,Karena pihak sekolah memang menyewa orang khusus dalam game ini,agar tidak terjadi apa-apa nantinya


"Kalian harus menembak target yang ada disana,jaraknya 20 meter,isi peluru kalian hanya 10,siapa yang paling dekat dengan lingkaran yang ada ditengah dia yang menang"Ucap Panitia yang Edward


"Kalian mengerti?"Tanya Edward


"Gak usah dikasih tahu pun,gua udah tau"Ucap Angkasa pada Edward sedangkan Daniash hanya diam


"Ini cuma 20 meter?gak ada yang 100 meter?"Tanya Angkasa dengan sombongnya


"Menunggu aba-aba baru menembak yah"Ucap Edward


"Mulai aja kenapa sih"Bentak Angkasa


"Baiklah"Ucap Edward


"1...2...3...!"Ucap Edward


Daniash dan angkasa mulai membidik kan pistol mereka dan angkasa melesatkan tembakan yang pertama dan tembakan hampir mengenai target tapi dia mendapatkan points 5


Daniash menembak tapi tidak mengenai apapun jadinya pointnya kosong


"Payah"Remeh Angkasa tapi Daniash hanya diam menatap Angkasa


Angkasa membidik kembali kali ini malah tembakan nya yang meleset


Daniash mulai membidik kembali tembakan mengenai target,mendapatkan nilai sempurna yaitu 10 sekaligus


Kelasnya juga riuh karena Daniash berhasil mengenai target


Angkasa sangat jengkel lalu dia kembali membidik lagi dia juga mulai membidik tembakkan mengenai papan target tapi tidak mengenai sasaran bahkan sangat jauh dengan sasaran membuat nya hanya mendapatkan nilai 3


Daniash tersenyum miring menatap Angkasa dan angkasa menganggap senyuman Daniash adalah sebuah remehan padanya


Daniash kembali membidik kali ini tembakan nya kembali mengenai target,10 points untuk Daniash


Edward tertawa kecil karena Daniash yang malah memimpin angka jauh diatas Angkasa


"Lu ketawa gua patahin rahang lu"Ancam Angkasa


Daniash hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Angkasa, Angkasa membidikkan pistolnya dan kali ini dia mengenai target,nilainya langsung 10 Angka

__ADS_1


"Awal dari kekalahan lu Niash"Ucap Angkasa


Daniash mulai mengarahkan pistolnya ke arah target lagi-lagi pelurunya mengenai target


"Baru 4 peluru lu sudah tertinggal sejauh ini Angkasa?"Ucap Daniash


"Gua baru pemanasan"Ucap Angkasa


"Baru pemanasan atau emang lu yang sudah terbakar amarah lu sendiri?"Tanya Daniash


Angkasa mengepalkan tangannya,sambil menatap tajam wajah Daniash


"Mana skill juara yang sudah diakui oleh orang-orang itu?"Tanya Daniash


"Nama sama kelakuannya sama"Ucap Daniash


Angkasa kembali membidik lagi,kali ini cukup lama untuk mendapatkan nilai sempurna mengenai target


Tembakan Angkasa kembali meleset membuat Daniash kali ini tersenyum sedangkan Angkasa malah kesal


Daniash kembali membidikkan pistol nya tapi dengan sengaja Daniash tidak menganai target tapi dia masih mendapatkan angka 5


Sampai pada tembakan terakhir Angka Daniash sudah 75 sedangkan Angkasa baru 53


Mereka menembakkan bersama Angkasa mengenai target begitupun dengan Daniash


Game berakhir yang menang adalah Daniash sedangkan Angkasa menatap penuh kebencian Daniash yang sudah pergi meninggalkannya


Danial langsung memeluk Daniash karena sudah menang dari angkasa


"Lu menang telak Bro"Ucap Danial


Rebecca dan yang lain juga senang karena Daniash menang tapi Kyomi hanya diam sambil menatap Daniash


"Sampai kalah telak gitu anjir?"Ucap Reza


"Padahal dia yakin banget kalau dia pasti menang"Ucap Ilham


Anya mendekati Daniash tapi Danial malah mempererat memeluk Daniash takut Anya akan memeluk Daniash


"Ngapain lu?"Tanya Danial ketus


"Selamat Daniash,karena sudah menang"Ucap Anya


Daniash hanya mengangguk kepalanya pada Anya


"Muka lu sesantai banget sih Niash?"Tanya Rebecca


"Padahal kamu awal game tadi tembakannya meleset"Ucap Rebecca lagi


"Gua menang karena gua tenang beda dengan Angkasa dia terlalu tegang bahkan terobsesi untuk menang"Ucap Daniash


"Emang skill lu aja yang hebat Niash,gak usah merendah"Jawab Ayu


Daniash menatap Kyomi yang hanya diam dibelakang teman-teman nya


"Kyomi kamu gak mau kasih selamat buat Daniash?"Tanya Danial tapi malah Daniash yang mendekati Kyomi

__ADS_1


Dia berdiri di depan Kyomi bahkan menunduk kan kepalanya mensejajarkan wajahnya ke telinga Kyomi


"Aku akan lebih marah kalau kamu malam ini gak temuin aku kaya tempat tadi malam"Bisik Daniash


Kyomi langsung menoleh menatap wajah Daniash hampir mengenai bibir Daniash tapi Kyomi buru-buru mundur


Danial mendekati kedua dia juga menarik tangan Daniash agar menjauh dari Kyomi


"Lu ngapain kaya gitu ke Kyomi?"Tanya Danial wajahnya juga kesal


"Gak ada"Jawab Daniash


"Lu jangan bohong"Ucap Danial


"Tanya aja sama Kyomi nya"Suruh Daniash


"Lu kalau cemburu liat-liat orang Nial"Ucap Daniash lagi


Anya langsung datang bahkan memeluk tangan Daniash didepan Kyomi ,Kyomi sangat kesal melihatnya


"Kamu pasti cape kan?kita minum ditempat panitia yuk"Ajak Anya


Kyomi mengeluarkan minuman yang ada didalam tas nya yang sudah dia siapkan untuk Daniash


Kyomi menyerahkan minuman botol itu pada Daniash,dia juga mengambilnya membuat Anya mendengus kesal dengan sikap Kyomi


"Dasar cewe gatal"Ucap Anya pada Kyomi


"Jaga ucapan lu Anya"Ucap Danial dan Daniash bersamaan


"Tapi dia emang gatal kan?"Ucap Anya


"Kamu gak sadar atau gimana Anya?siapa yang gatal diantara kita?"Ucap Kyomi sambil berjalan mendekat Anya yang ada disampingnya Daniash


"Kamu berani sama aku?"Tanya Anya dia bahkan melepaskan tangannya dari tangannya Daniash


Rebecca dan Ayu berdiri ditengah-tengah Anya dan Kyomi


"Eh mau ngapain?"Tanya Rebecca


"Minggir"Suruh Anya


"Kamu yang harus pergi,kerjaan cari masalah aja"Ucap Ayu


"Yang cari masalah duluan siapa?"Tanya Anya


"Aku ajakin Daniash minum malah dia yang kasih minuman buat Daniash"Ucap Anya


"Dasar muka batu"Ucap Kyomi dibelakang Rebecca dan Ayu


Anya langsung naik pitam ingin menghajar Kyomi tapi dia tahan oleh Daniash


"Lu sentuh Kyomi sama aja lu bikin gua marah"Ucap Anya


"Ngapain kamu bela dia?dia siapa nya kamu?"Tanya Anya


"Buat apa kamu bela sih?"Tanya Anya Daniash menunduk kan kepalanya wajahnya ke telinganya Anya

__ADS_1


"Karena dia pacar gua"Ucap Daniash membuat Anya terkejut bahkan dia terdiam


__ADS_2