
pemberitahuan pulang sudah di umumkan sejak tadi tapi Kyomi tak kunjung datang membuat Danial kebingungan dengan Kyomi, Awal nya dia sudah di parkiran tadi tapi dia harus masuk lagi untuk mencari Kyomi
Berlari masuk untuk mencari Kyomi yang tak kunjung muncul menghampiri nya padahal dia sudah janji jika akan pulang dengannya
Disisi Kyomi
Kyomi sedang ada di ruang OSIS dengan Anya, sejak tadi Anya sering mengakatakan hal yang sangat menyakiti tapi Kyomi masih bisa diam sambil menatap tajam Anya yang ada di depannya
"Daniash sudah pergi dan lu mau manfaatin Danial? dasar cewe murah" Teriak Anya pada Kyomi
"Murah?kalau kamu apa? Daniash cuekin kamu terus kamu tetap kejar dia? itu yang namanya wanita mahal? " Tanya Kyomi lalu dia tersenyum sinis pada Anya
Anya berjalan cepat ingin menyerang Kyomi tapi langkah nya terhenti karena melihat seseorang berdiri dibelakang Kyomi dengan wajah sinis nya. Dia adalah Danial
Kyomi yang melihat Anya menatap kebelakang nya juga menoleh dan dia terkejut melihat Danial sudah ada di belakang nya
"Kita pergi" Ajak Danial sambil menarik tangan Kyomi lalu pergi meninggalkan Anya
Danial membawa Kyomi masuk mobil lalu dia melajukan mobilnya meninggalkan parkiran Sekolah
Berkali-kali Danial menghela nafas dengan berat. Kyomi yang melihat nya hanya diam saja
"Kenapa kamu bisa di situ sama dia? " Tanya Danial tenang
"Aku tadi ke toilet terus dia tarik paksa ke ruang OSIS" Jawab Kyomi lalu Danial menyentuh bahunya Kyomi
"Andai dia tadi sempat lukai kamu, aku gak tau apa yang bakal aku lakuin ke dia" Ujar Danial dengan serius
"Aku bukan orang yang sabar, apalagi orang yang aku sayang di lukai" Sambung Danial
"Anya perempuan, kalau kamu apa-apain dia bisa-bisa kamu akan di kecam nanti" Tegur Kyomi
"Sejak Daniash pergi, aku sudah di kecam Kyomi" Ujar Danial
"Mamah sedih, Dania marah besar ke aku, apa masih pantas aku harus berbuat apa baik? bahkan tawa dan senyum ku semuanya palsu kecuali sama kamu" Tambah Danial, Kyomi menatap dalam-dalam Danial yang sedang fokus pada jalan
"Jika aku kesan. Aku akan bawa dia pulang" Ujar Kyomi serius. Danial menatap nya sebentar lalu kembali menatap jalan
"Sebelum kamu bisa bertemu dengan Daniash, apa boleh berharap jika Kyomi bisa menyukai gua atau anggap gua" Batin Danial
__ADS_1
"Kyomi kenapa harus Daniash? kenapa gak aku aja? aku bisa lebih dari Daniash" Ujar Danial tanpa menatap Kyomi
"Karena dia beda dengan siapapun bahkan kamu sendiri pun gak akan bisa kaya dia" Jawab Kyomi serius
"Okeeee" Ujar Danial dengan lemas
45 menit di perjalanan mereka pun sampai di rumahnya Kyomi dan dia langsung turun berlari masuk kerumahnya
Danial turun dari mobil nya dan dia berjalan santai menuju teras rumah nya Kyomi, lalu duduk di kursi yang rotan yang ada disana
Disisi Kyomi
Kyomi duduk di sisi ranjangnya lalu melamun, memikirkan Daniash tentunya
"Kenapa Daniash kamu pergi? kenapa kamu gak mau egois demi kamu dan aku, aku tahu Danial penting buat kamu tapi setidaknya kamu bisa jelaskan ke dia tanpa harus pergi" Ujar Kyomi dengan nada gemetar lalu menangis
"Daniash aku kangen kamu, Aku kangen kalau kamu kasih perhatian ke aku" Sambung Kyomi lagi
Tangis Kyomi pecah pada saat itu juga, Dia berusaha untuk menahan rasa menolak Danial tapi jika melihat wajahnya Danial dia bisa melihat Daniash karena fisik mereka sama
Pintu kamar Kyomi di ketuk oleh Danial tentunya sambil memanggil-manggil nama Kyomi
Tidak ada jawaban dari kyomi tapi Danial berusaha memahami kyomi tapi dia tidak pergi melainkan tetap berdiri di belakang pintu
"Kyomi apa kamu menangis karena memikirkan Daniash? " Tanya Danial tapi pintunya terbuka dan benar saja wajah Kyomi sebab karena menangis
Danial langsung memeluknya erat sambil mengelus rambutnya
"Rindu itu memang menyakitkan Kyomi tapi melihat kamu seperti ini aku lebih sakit" Ujar Danial
"Aku bisa memeluk raga kamu tapi tidak dengan hati kamu, berikan itu pada ku Kyomi maka aku akan memeluknya tidak akan ku lepas bagaiamana pun keadaan nya" Sambung Danial dengan lembut
Kyomi mendorong tubuh Danial tapi Danial yang memeluk nya dengan erat jadinya tidak bisa lepas
Rumah Kyomi sedang tidak ada siapa-siapa karena orang tuanya sedang ada di toko mereka
"Kamu harus ingat Kyomi jika kita adalah sepasang kekasih walaupun hanya di atas kertas" Ujar Danial, Kyomi mendengar itu langsung meneteskan air matanya
"Aku sudah mengkhianati kami Baeee, tapi aku melakukan ini demi aku bisa bertemu kamu" Batin Kyomi
__ADS_1
Air matanya Kyomi mengenai pergelangan tangannya Danial dan dia melepaskan pelukannya lalu memegang kedua bahu Kyomi
"Kenapa menangis Kyomi? apa jadi kekasih ku sebuah kejahatan? " Tanya Danial selembut mungkin
"Kamu pulang Danial" Usir Kyomi lalu menepis tangannya Danial dari bahu nya
Danial mundur 2 langkah lalu membungkukkan tubuhnya menatap Kyomi dengan nanar
"Aku menunggu kamu disini karena mau menagih janji yang kamu buat tadi, Apa kamu lupa? Kamu janji akan ajarin aku Fisika dan piknik di depan rumah kamu" Ujar Danial lembut bahkan tersenyum sampai matanya menghilang
Kyomi melihat senyum Danial terbeku, dia sudah mengusir nya tapi Danial bukannya marah melainkan malah tetap bersikap lembut bahkan tersenyum lembut
"Kamu ganti baju yah! Aku akan tunggu di luar, kita beli cemilan" Suruh Danial lalu dia menepuk-nepuk lembut kepala Kyomi
"Jangan nangis lagi" Suruh Danial lalu dia berdiri tegak lagi lalu pergi keluar rumah nya Danial
Kyomi menghapus air matanya dengan kasar lalu masuk kedalam kamarnya
10 menit Danial menunggu di depan rumah Kyomi dan Kyomi tak kunjung keluar lalu dia berniat pergi karena takut akan membuat Kyomi menangis lagi
Danial berdiri dan dia terkejut karena dia ingin menabrak Kyomi yang baru saja muncul dari balik pintu tanpa sepengetahuan Danial
"Jadi? " Tanya Danial tak percaya tapi Kyomi hanya mengangguk pelan
"Ayo pergi" Ajak Danial lalu mereka pergi menuju supermarket terdekat
10 menit perjalanan menuju supermarket, mereka pun sampai di tempat Kyomi dulu berkerja
Kyomi masuk terlebih dahulu dari Danial tapi langkah nya terhenti ketika dia ingin masuk dia bertemu dengan Jessica bersama dengan Dika keluar dari supermarket miliknya
"Eh ada lu? ngapain mau lamar perkerjaan lagi? " Tanya Jessica dengan nada mengejek lalu mereka berdua tertawa
Tawa mereka terhenti ketika melihat Danial berjalan dengan santai bahkan wajahnya sudah datar
Danial berdiri di sampingnya Kyomi "Kenapa berhenti? " Tanya Danial pada Kyomi tapi dia hanya diam lalu Danial menatap dua orang yang ada di depannya
"Oh ada 2 kunyuk yang lagi halangin jalan? " Ujar Danial lalu dia tersenyum mengejek
"Cepat minggir! lu mau gua beli atau gua bangkrutin aja nih supermarket kecil kaya gini aja belagu" Ejek Danial lalu Jessica menarik tangan Dika pergi karena dia sedikit trauma berurusan dengan si kembar
__ADS_1