
Danial sudah sampai mengantarkan Kyomi tapi dia belum mau turun dari mobil Danial
"Sudah sampai Kyomi" Ucap Danial
"Kalau sudah sampai memangnya kenapa? " Tanya Kyomi lalu menatap Danial dengan santai
"Aku cuma bisa anterin kamu" Ucap Danial
"Temenin aku buat Pr Danial" Pinta Kyomi
"Pr bukannya kita hari ini kita gak ada pr? " Tanya Danial
"Pr kemarin belum aku kerjakan" Ucap Kyomi
"Temenin aku" Ucap Kyomi lagi agar bisa menahan Danial pergi
"Bukannya kamu bilang, gak berduaan di rumah kamu? sedangkan rumah kamu pasti kosong kan" Ucap Danial
"Aku benar-benar harus pergi Kyomi" Ucap Danial
"Oke kamu boleh pergi tapi perjanjian kita batal bahkan aku juga gak berniat lagi bertemu dengan daniash" Ancam Kyomi membuat Danial diam menatapnya dengan nanar
"Aku tau kamu mau kemana Danial mangkanya aku halangin kamu" Ucap Kyomi
Kyomi ingin turun dari mobil tapi Danial dengan cepat mengunci pintu mobilnya
"Oke aku temenin kamu" Ujar Danial dan Kyomi tersenyum tipis
"Buka pintunya" Suruh Kyomi dan Danial membukanya
Danial dan Kyomi turun dari mobil bahkan danial masuk ke dalam rumahnya Kyomi untuk pertama kalinya
"Aku ganti baju dulu yah, kamu tunggu aja disini" Ucap Kyomi dan Danial duduk di sofa menunggu Kyomi
Kurang 20 menit Kyomi keluar bahkan dia membawa air dingin dan cemilan
Danial menatap Kyomi tanpa berkedip sebab baru pertama kali melihat Kyomi memakai baju daster
"Minum dulu" Suruh Kyomi
"Kamu cantik" Ujar Danial dan dia tersenyum tipis dan Kyomi hanya menganggukkan kepalanya
"Daniash sering kesini? " Tanya Danial
"Iyah" Jawab Kyomi tanpa berbohong
Danial menghela nafasnya lalu menuangkan minuman ke gelasnya lalu meminumnya sambil menatap Kyomi
Gelas tadi penuh sekarang sudah kosong lagi lalu danial meletakkan nya ke atas meja
Dia tertawa kecil "Kenapa ketawa? " Tanya Kyomi
"Minuman tadi dinginkan? " Tanya Danial dan Kyomi mengangguk
"Tapi sama sekali gak memadamkan panas yang ada disini" Ujar Danial menunjuk dada nya
"Sepintar itu Daniash menyembunyikan hubungan dengan kamu sampai aku sendiri gak pernah paham dengan semua itu" Ucap Danial
"Dia sendiri yang selalu dukung dan suruh jangan pernah menyerah buat dekatin tapi malah dia yang tikung aku" Ucap Danial
__ADS_1
Kyomi hanya diam menatap Danial yang ada didepannya
"Kamu masih marah ke dia? " Tanya Kyomi
"Tentu tapi munafik jika aku bilang aku gak kehilangan pas dia pergi" Jawab Danial
"Pernah kamu hubungi dia lagi? " Tanya Kyomi lagi
"Gak pernah bahkan aku gak ada niatan buat menghubungi dia walaupun sekedar kabar" Jawab Danial dengan anggkuhnya
"Kamu punya nomor Daniash yang baru? " Tanya Kyomi
"Gak punya" Jawab Danial cepat
"Gak usah bahas dia, atau aku pergi aja" Ucap Danial yang mulai risih sendiri padahal dia sendiri yang awalnya membahas Daniash
Danial mengeluarkan buku yang ada di dalam tas nya lalu meletakkan nya di atas meja
"Ngerjain yang mana? " Tanya Danial
"Soal bahasa Indonesia yang kemarin, kata Rebecca kamu udah kerjain" Jawab Kyomi
"Hah aku gak bawa bukunya" Ucap Danial
"Oh oke deh kalau gitu aku kerjain sendiri aja kamu bantu-bantu aku" Ucap Kyomi
Danial pun membantu Kyomi sampai hari sore bahkan kedua orang tuanya Kyomi datang
Ayahnya Kyomi tentu senang melihat danial yang datang apalagi tau statusnya adalah cucu dari orang yang sudah membantu nya banyak
"Kyomi udah belum? " Tanya Danial
"Nial boleh aku anggap kamu Daniash? " Ujar Kyomi
"Boleh, Asal kamu senang dengan keberadaan ku dan selalu meminta aku dengan kamu sama seperti hari ini" Ucap Danial dan Kyomi tersenyum tipis di bibirnya
Danial merapikan poni Kyomi yang menutupi matanya "Matanya indahnya ketutup" Ucap Danial
"Coba ikat rambutnya cepol kaya gitu pasti lebih nyaman buat kamu" Suruh Danial
Kyomi menurut dan mencepol rambutnya dan kecantikan Kyomi semakin bertambah di mata danial
Danial menepuk-nepuk pelan kepala Kyomi sambil tersenyum manis
"Kok aku gak liat Kyomi tapi bidadari" Ucap Danial tapi Kyomi hanya tersenyum
"Aku boleh kesini teruskan? liat kamu pakai daster terus rambutnya di cepol gitu" Tanya Danial
"Aku rambut kaya gini kalau di dapur aja, kalau kamu gak suruh gak mungkin aku kaya gini" Ucap Kyomi
"Tapi sumpah kamu cantik banget, kaya kecantikan kamu bertambah bahkan cocok jadi ibu dari anak-anak ku" Gombal Danial dan Kyomi kali ini tertawa
Danial senang melihat Kyomi tertawa lepas ketika dengannya
"Hari ini tanggal berapa? " Tanya Danial
"Tanggal 21" Jawab Kyomi
"Catat yah, hari ini adalah hari di mana aku pertama kali buat kamu ketawa lagi setelah lama engga" Ucap Danial dan mereka saling tatap
__ADS_1
"Kyomi aku mohon seperti ini terus kalau bisa lupain Daniash lalu biarkan aku menggantikan dia" Pinta Danial
"Semoga aku bisa" Jawab Kyomi
"Kamu pasti bisa" Ucap Danial mantab ke Kyomi
Ponsel Kyomi berdering dia mendapat kan pesan dari nomor yang tidak di kenal
Kyomi heran dengan pesan yang di kirimkan oleh nomor itu sebab dia hanya mengirimkan angka-angka yang Kyomi tidak paham
"143" Tulis nomor itu
"5555" Tambahnya lagi
Danial yang melihat Kyomi seperti orang kebingungan pun menanyainya
"Lagi baca apa? " Tanya Danial
"Gak ada kok, cuma nomor yang gak di kenal kayanya orangnya gabut deh" Jawab Kyomi
"Memangnya kenapa? " Tanya Danial
"Dia ngirim angka-angka aja ke aku, aneh kan" Ucap Kyomi
"Paling bocil itu" Ujar Danial
"Aneh-aneh aja sih" Ucap Kyomi
"Kayanya aku harus pulang walaupun aku gak pulang" Ucap Danial
"Kamu ini" Ucal Kyomi
"Ya sudah aku pulang yah, nanti malam aku telpon jangan gak diangkat, buat vitamin sebelum tidur" Ucap Danial
"Semoga aku tidur" Ucap Kyomi dan Danial berakting seperti orang tertusuk dadanya karena ucapan Kyomi
"Itu sakitan beneran loh" Ucap Danial
"Tapi aku gak perduli" Ucap Kyomi tapi sambil tertawa
"Aku besok gak masuk deh terus aku kirim surat dengan alasan aku sakit karena Kyomi gak mau angkat telpon ku jadinya aku sakit" Ucap Danial
"Dih kok bawa-bawa aku sih" Ucap Kyomi
"Kan emang kamu penyebab nya" Ucap Danial
"Jangan bawa-bawa aku dong" Ucap Kyomi protes
"Emangnya surat ku bakal di terima kalau dengan alasan kaya gitu? " Tanya Danial
"Oh iyah juga yah" Ucap Kyomi
"Ada-ada sih Kyo"Ucap Danial lalu mengacak-acak rambutnya Kyomi
Kyomi terdiam sebab danial baru saja menyebut nya dengan sebutan Kyo tadi sama seperti Daniash dulu
" Ya sudah aku pulang aku yah"Pamit Danial lalu dia benar-benar pergi tapi Kyomi mengantarkan danial sampai teras rumah nya
Danial sudah pergi tapi Kyomi masih berdiri disana "Daniash apa benar-benar merindukan kamu sampai mendengar Danial tidak sengaja menyebut nama ku sama seperti kamu dulu rasanya sangat senang sekali" Ucap Kyomi lalu dia berlari masuk ke dalam rumahnya
__ADS_1