Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Ban 107


__ADS_3

"selamat malam tuan ,maaf saya di tugas oleh tuan saya untuk menjemput tuan berdua untuk bertemu dengan tuan kami"ucap seseorang yang sudah keluar dari dalam mobil dengan baju yang sangat formal dan rapi.


Tampak tuan besar shi berfikir siapa orang menyuruh pemuda tampan ini untuk menjemputnya.


"nanti tuan akan tau siapa yang menyuruh saya "ucapnya lagi,seperti tau dengan apa yang tuan besar shi fikirkan.


"baiklah,ayo al,dari pada kita kedinginan di sini"ajak tuan besar shi.


Akhirnya mereka berdua mengikuti pria tampan nan misterius itu.Tanpa rasa takut dan curiga sedikitpun di benak mereka berdua.


Di dalam kediaman tuan besar shi saat ini,sedang terjadi keributan mereka bertengkar karena ternyata mereka tidak tau jika pasangan mereka juga telah bermain serong di belakangnya.


Kehancuran orang serakah akan segera di mulai.


Skip


Tuan besar shi sudah sampai tujuan ,saat ini mereka masuk dan berhenti di gerbang ternyata ada sinar yang seperti memindai mereka semua yang ada di dalam mobil,serta mobil yang mereka tumpangi saat ini.


Tuan besar shi dan along terkejut dengan kejadian itu ,setelah pemindaian selesai pintu gerbang terbuka secara otomatis ,lagi lagi mereka berdua di buat kagum ,akan kecanggihan rumah itu.


Mereka memasuki area mansion dan di sana banyak sekali penjaga berlalu lalang seperti menjaga keamanan di area mansion.


"tuan seperti apa pemilik mansion ini,sejak masuk di gerbang tadi saya sungguh kagum melihat alat yang canggih untuk mengecek tamunya yang datang dan sekarang saya melihat begitu banyak bodyguard di sini dan lihatlah tuan wajah mereka tampan tampan semua "tanya along kepada tuannya.


"aku juga tidak tau al,kita lihat saja nanti siapa yang mengundang kita malam malam untuk datang ke sini "ucap tuan shi.


"baik tuan"


"kita sudah sampai tuan"ucap laki laki tampan itu yang bertugas menjadi sopir mereka dan yang menjemput mereka tadi.


ceklek


Sebelum menjawab ucapan sang sopir pintu sudah di buka oleh salah satu bodyguard yang ada di sana .


"silahkan tuan , saya akan mengantarkan anda masuk kedalam dan bertemu dengan tuan kami "


"terimakasih "balas tuan shi.


"sama sama tuan"


Mereka berdua segera turun dari mobil dan mengikuti salah satu bodyguard yang ada di sana dan di arahkan menuju ruang tamu.


Lagi lagi mereka di buat kagum akan keindahan di dalam rumah itu,desain serta ornamen dan hiasan yang terpajang di sana bernilai sangat fantastis ,tuan besar shi sudah tau itu karena dia juga penggemar dunia arsitek.

__ADS_1


"silahkan duduk dulu tuan ,saya akan memanggil tuan saya dulu"


Dia segera pergi memanggil sang junjungannya.


tak


tak


tak


Mendengar ada suara langkah kaki ,mereka berdua serentak menoleh ke asal suara dan betapa terkejutnya mereka melihat gadis cantik ,mungil menghampiri mereka berdua .Sangking terpesonanya mereka melihat wajah gadis di depannya ,mereka tidak menyadari jika yang mereka tatap sudah berada di depan mereka sekarang.


" selamat malam kakek shi,paman along"sapa sang gadis,mereka menangkap suara halus serta merdu di telinga mereka .


"halo kakek ,paman apa kalian baik baik saja "ucap rora sambil menepuk kedua tangannya di depan muka mereka berdua yang masih terpana melihat kecantikan rora.


Dan mereka terkejut ,mereka merasa malu .


"eh..maaf nona,saya minta maaf karena telah mengagumi anda hingga tanpa sadar mengabaikan anda "ucap along sopan,takut jika tuan rumah tersinggung dan tidak suka kepada mereka.


"tidak apa apa paman"


"silahlan duduk ,kakek dan paman mau minum apa "


"sama sama paman tidak perlu sungkan"


Rora segera memencet tombol yang ada di dinding tepat sebelah di duduk saat ini.


"Alice tolong buatkan minum untuk tamu saya ,satu kopi susu ,satu kopi hitam dan buatkan saya jus ya bi"perintah rora.


"baik nona,akan segera saya buatkan" jawab suara seseorang di balik monitor.


Ya yang membawa mereka berdua adalah rora,di saat dia melihat semua kejadin melalui laptopnya ,dia sungguh tidak tega melihat laki laki tua itu di usir dari rumahnya sendiri oleh anak menantunya malam malam tanpa ada yang membelanya ,apalagi anaknya sendiri diam tidak membela ayahnya,sehingga dia menyuruh salah satu bodyguardnya untuk menjemput tuan shi,rora merasakan apa yang di rasakan oleh pria tua itu,karena dia juga pernah di posisinya,tidak di inginkan keluarganya.


Di sisi lain along lagi lagi di buat takjub oleh kecanggihan di dalam mansion ini,tidak perlu triak triak atau harus ada art yang selalu ada di dekat mereka untuk menyuruh art membuat hidangan untuk tamunya.


Dan tuan besar shi masih menatap rora dengan tanda tanya siapa gadis di depannya ini ,dan bukankah tadi orang orang bilang tuan ,kenapa ini yang keluar malah seorang gadis,atau mungkin ini anak dari pemilik mansion ini fikir tuan shi.


Tak berselang lama minuman serta makanan ringan telah terhidang di meja ruang tamu.


"terimakasih alice "


"sama sam nona"

__ADS_1


Mata Along terbelalak melihat Alice menghidangkan kopi serta cemilan di meja ,matanya yang masih menatap alice tak berkedip ,bagaimana bisa gadis secantik dia jadi pelayan di mansion ini,tadi para bodyguard mereka tampan semua,apakah para pelayan di sini juga sama seperti dia memiliki wajah yang cantik ...hah...kenapa aku jadi kepo begini tapi nona mereka juga sangat cantik fikir along.


"silahkan di minum dulu kake ,paman sebelum saya menjawab semua pertanyaan kalian berdua"ucap rora sopan.


"terimakasih nona"


dan mereka segera menikmati kopi yang sudah di hidangkan,mata mereka terbelalak saat meminum kopi mereka masing masing,rasa kopi yang mereka nikmati sangatlah enak tidak sama seperti kopi yang mereka rasakan selama ini,gula nya bisa pas serta susu juga pas sekali takarannya.


"baiklah ,gadis cantik bisa jelaskan siapa kamu ,apakah orang tuamu yang membawa kami ke sini ?"tanya tuan shi.


"baiklah kek,perkenalkan nama saya jia ling,saya lah yang membawa kalian ke sini ,dan saya sudah tidak punya orang tua lagi"terang rora.


Tuan shi dan along mendengar nya sangat terkejut ,dia seorang yatim piatu dan dialah yang menyuruh seseorang untuk menjemput mereka ,dari mana dia tau kalau mereka keluar dari mansion itu fikir mereka berdua.


"tapi dari mana nona bisa tau kami akan keluar dari rumah itu,serta nona bisa tau nama kami"tanya along.


"tidak ada yang tidak bisa saya lakukan dan ketahui paman ,bahkan saya juga tau kalau istri kakek meninggal bukan karena kecelakaan tapi karena di bunuh"ucap rora,yang mana membuat mereka terkejut dengan kabar itu.


"nak ,jangan asal bicara aaku sudah menyelidiki kecelakaan itu dan itu murni kecelakaan buka pembunuhan"erang kakek shi.


"bagaimana kakek bisa menemukan bukti jika semua bukti itu sudah di hilangkan oleh orang orang terdekat anda sendiri kek,apakah kakek mau melihatnya saya sudah memperbaiki bukti bukti yang sempet di hilangkan oleh mereka "ucap rora to the poin,dia tidak mau berbelit belit.


"saya mau nak,tunjukkan bukti itu "ucap kakek shi tidak sabaran.


"tuan "panggil along.


"tidak apa apa al,aku percaya kepada gadis di depan kita saat ini "ucap kakek shi memotong perkataan along.


"baik tuan"


"baiklah kakek dan paman bisa ikut saya sekarang "


Akhirnya mereka berdiri mengikuti langkah rora menuju salha satu ruangan di lantai dua.


ceklek


Di dalam ruangan itu terdapat beberapa peralatan canggih terpampang dan tertata dengan rapi di dalam ruangan itu.


"wow......ini sungguh sangat luar biasa "gumam along.Along merasa takjub melihat alat alat canggih berada di dalm satu ruangan .


Rora segera menuju salah satu komputer dan duduk di sana ,dia mulai membuka file yang sudah dia simpan.


"kakek kemarilah dan lihat ini bukti yang sudah aku kumpulkan "ucap rora.

__ADS_1


Tuan shi mendekat dan segera mengambil bangku yang ada di sebelahnya.Di ikuti oleh along dia juga penasaran .


__ADS_2