
Sedangkan rora hanya bisa tersenyum melihat antusiasnya keluarga yang ada di depannya sekarang.Dia tidak menyangka jika mereka bisa menerima jati diri aurora itu.
"waahhh...pasti seru sparing dengan calon nenek dan mama mertua ha...ha........"batin rora.
Aurora tidak terkejut dengan identitas keluarga Gibran karena dia meretas semua data tentang identitas siapa mereka semua termasuk kakek dan nenek gibran.
"hmmm...sayang boleh nenek tanya sesuatu " ucap astri kepada rora.
"silahkan nek " balas rora.
"kenapa kamu tidak terkejut saat kamu menceritakan siapa kamu dan kenapa kamu menceritakan rahasia siapa kamu sebenarnya nak ?"tanya nyonya lastri lagi.
"maaf sebelumnya jika saya lancang nek,karena sebelumnya saya sudah meretas semua data pribadi keluarga ini termasuk siapa kakek,nenek,papa dan mama di masa lalu ,karena dari itu rora berinisiatif untuk jujur kepada kalian semua " jujur rora.
Mata semua orang melotot mendengar ucapan dari rora tapi tidak dengan tuan besar sujatmiko.
"ha...ha...ha...sudah aku duga bahwa itu adalah ulahmu cucuku ha...ha...." jawab tuan sujatmiko dengan wajah bahagia.Lagi lagi keturunannya mendapatakan wanita yang sangat luar biasa.
"ayah juga sudah tahu akan hal ini ?"tanya tuan Hendra.
" ya,karena waktu itu orang orang suruhanku melaporkan bahwa ada orang yang ingin masuk ke data pribadi keluarga Permana tapi tim ayah kalah telak karena calon menantumu itu mengirimkan firus balik jadi mereka tidak bisa melawan balik aish...jika ingat hal itu aku jadi emosi ,karena orang orang ku ternyata kalah dari seorang gadis kecil "ucap tuan sujatmiko.
"maaf kek "balas rora.
"tidak apa apa nak "
"apakah masih ada yang kau sembunyikan dari kami sayang ?"tanya nyonya sasi.
"tapi tunggu dulu ?"sela jasmin.
"kakek tadi bilang jika orang orang kakek kalah telak dengan kakak cantik ,emang sehebat apa orang orang kakek itu sampai kalah dari kakak cantik ?"tanya jasmine kepada kakeknya .
"astagaaaaaa....kenapa aku tidak kefikiran dari situ dari tadi....sekarang katakan kepada orang tua ini cucu nakal ...."tanya tuan sujatmiko menatap rora dan semua orang hanya bisa mentap penasaran kepada rora menunggu jawaban dari rora.
"hmmm...i...itu kek....tapi kakek jangan kaget ya nanti jika mendengar ucapa rora "ucap rora takut karena melihat tuan sujatmiko sudah tua takut kena serangan jantung.
"hmmm..katakan "balas sujatmiko tidak sabar.
" A2 " jawab rora.
__ADS_1
" Apaaaa........." teriak semua orang yang ada ddi ruangan itu kecuali jasmin karena dia tidak tahu siapa itu A2.
"astaga ,ternyata kekasihku adalah seorang hacker yang di takuti oleh semua kalangan "batin gibran dengan wajahnya yang shok dan berusaha untuk menetralkannnya, begitu juga dengan yang lainnya.
" nak...sudah jangan kau lanjutkan lagi siapa dirimu ,bisa bisa pria tua ini bisa kena serangan jantung mendadak di sini saat ini " ucap tuan sujatmiko sambil mengelus dadanya .
"pria tua ini masih ingin melihat kalian berdua menikah dan memberikna aku cicit yang lucu serta pintar sepertimu "ucap tuan sujatmiko.
" eh...kakek kenapa tidak mirip juga sekalian denganku nanti kan pasti aku yang bekerja keras membuat cicit untuk kakek nanti "ucap gibran tiba tiba menyela ucapan sang kakek.
"astaga kak gibran kenapa tiba tiba jadi mesum begini sih...."gerutu rora.
"huck....huck.....huck...."orang di sana tersedak slavina mereka masing masing endengar ucapan gibran ,sejak kapan gibran jadi mesum begini.
plak
"aauch...kenapa kakek memukulku ,emangnya aku salah apa kek"tanya gibran sambil mengelus kepalanya yang di pukul oleh sang kakek.
"yank....kau lihat kakek menganiyayaku "kata gibran manja sambil memperlihatkan mimik muka yang teraniyaya .Semua orag hanya bisa melongo melihat tingkah gibran.
" ma...apakah itu msih anak kita ?'tanya tuan Hendra kepada sang istri.
"kayaknya iya pa " balas nyonya sasi.
Mendengar ucapan gibran rora langsung mendekat dan mengelus kepala gibran yang tadi di pukul oleh kakeknya.
"nak ....jangan kau manja anak bengal ini,kenapa dia jadi suka mendrama begini " ucap tuan sujatmiko sambil menggerutu kepada rora.
"tidak apa apa kek " balas rora,dan melihat pembeliaan dari kekasihnya dia menjulurka lidahnya ke kakeknya itu.
"aahhh......sepertinya akan ada lagi orang akan bucin di keluarga kita dan itu sudah mendarah daging di keluarga permana "ucap nyonya lastri.
"hei...pak tua kau lihat sekarang tingkah cucumu sama seperti dirimu dulu jadi jangan ngomel tidak jelas seperti itu ,dia sama seperti dirimu dulu waktu masih muda.." ucap nyonya lastri kepada tuan sujatmiko.
"ha....ha...ha..........."mendengar ucapan dari sang nenek sontak membuat jasmin tertawa kencang.
"benarkah itu nek ,jika kakek dulu waktu muda juga seperti kak gibran yang lebay sekali ini " tanya jasmin.
"hmmm...bukan hanya kakekmu tapi juga papamu itu hadeh......"kata nyonya lastri sambil memijit kepalanya yang mersa berdenyut sedikit nyeri.
__ADS_1
" bbhhhaaa...haaaa...hahhaaa...." jasmin ssudah tidak bisa lagi menahan tawanya sampai dia mengeluarkan air mata karena tertawanya yang paling kencang.
"astaga benarkah itu,aku tidak bisa bayangin bagaiman bucinnya kakek dan papa dulu yang sekarang melihat kalian masih romantis dan mesra saja buat aku jengah dan ini sekarang melihat tingkah kak gibran yang di luar ekpetasiku ha...ha...ha...."lagi lagi tawa jasmin pecah.
"berani kau meledek kakak hmmmm...."ucap gibran sambil memiting leher sang adik.
"itu tanda jika papa itu sangat mencintai mamamu dan papa takut kehilangan mamamu itu jas,karena hanya mamamu lah yaang ada di hati papa dulu ,sekarang dan nanti "....ucap tuan hendra sambil menatap sang istri penuh cinta.
"hadeh mulai lagi dramanya " balas jasmin sambil berusaha melepas pitingan tangan kakaknya yang ada di lehernya.
Rora yang melihat keakraban keluarga itu sungguh senang melihatnya ,dia dulu tidak bisa merasakan kasih sayang dari keluarga yang utuh tapi sekarang dia bersyukur berada di tengah tengah keluarga ini saat ini.
" kakek juga seperti itu karena hanya nenekmulah wanita di hidup kakek,karena dulu kakek tidak pernah dekat dengan wanita lain selain nenekmu "terang tuan sujatmiko....
drrrtttt...
ddrrtt...
POnsel rora berbunyi tanda ada panggilan masuk.
π" halo "
π"..."
π" meluncur "
tut.
"hmm....maaf semuanya rora harus segera pulang karena sudah malam dan rora juga ada keperluan yang harus segera rora urus sekarang "jelas rora.
"baiklah nak,biar di antar oleh gibran ini sudah malam juga "ucap tuan sujatmiko karena mereka tidak menyadari jika obrolan mereka sampai larut malam.
"tidak usah kek,rora sudah ada jemput "ucap rora.
"siapa yank.....cowok apa cewek...."tanya gibran penuh keposesifan.
"hadeh..."gumam jasmin.
"cowok kak,dia sisten aku "balas rora sambil tersenyum ke arah gibran.
__ADS_1
"kakak tenang saja di hati rora hanya ada nama kakak "rayu rora supaya dia terbebas keposesifan gibran.
'...baiklah..."