Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 150


__ADS_3

Jantung tuan bram dan lusy berdetak dengan cepat ,jantung mereka berdetak karena yang satu mendengar kenyataan jika dia hanya di manfaatkan saja selama ini yang satunya dia terkejut bagaimana bisa rahasia yang sudah lama dia sembunyikan ada orang lain tahu.


"kenapa dengan wajah anda nona lusy ,wajah anda seperti habis melihat hantu saja "ledek rora.


" queen " sapa orang orang yang baru saja masuk ruangn yang saat ini di tempati oleh rora dan yang lainnya.Dan rora menoleh ke asal suara.


"apakah sudah selesai "tanya rora.


"sudah queen"jawab king dan prince yang mendekati rora.


" hmmm..baiklah siapkan kursi buat mereka dan bereskan mayat mayat itu ,aku akan buat pertunjukkan di sini ?" perintahnya kepada bawahannya .


"baik queen"


Semua bawahan aurora segera melakuka mperintah queen mereka dan setelah selesai rora melangkah mendekati lusy.


"tuan bram apakah boleh saya bawa wanita di sebelah anda untuk ikut bermain dengan saya ,jika dia memang ketua mafia pasti dia bisa bertarung dan strategi bukan ?ucap rora tapi tatapan matanya masih menatap kelusy tidak melihat tuan bram.


"si..silahkan queen "jawab bram.Dia tidak mau berurusan dengan kelompok rora.Dan orang orang yang bersama dengan lusy dan bram hanya bisa melihat tanpa ada yang menyela pembicaraan dia antara bram dan rora karena mereka tahu siapa wanita bejubah di hadapan mereka saat ini.


" apakah harus saya seret anda ketengah sana nona,atau berjalan sendiri "


"siapa kau sebenarnya.aku tidak punya masalah denganmu "sarkas lusy ,dia berusaha kuat walau sebenarnya dia merasa sangat takut merasakan aura dari wanita di depannya dan tatapan yang sangat tajam.


"kau memang tidak pernah berurusan denganku tapi kau telah melenyapkan orang yang aku sayangi dan sudah aku anggap kakak selama ini dan dengan teganya kau membunuhnya dan bukan hanya membunuh saja ,kau juga tega merusak wajahnya supaya tidak di kenali oleh orang orang dekat dengannya padahal dia udah meninggal waktu itu ,betul begitu nona lusy yang terhormat "jelas rora.


deg


"si..siapa yang kau maksut hah...aku tidak pernah berurusan dengan orang jika mereka tidak mengusik ketenanganku "sangkal lusy.


"benarkah ,apakah anda kenal dengan Aurora Angelita ,nona LUsyana putri ,sahabat anda yang meninggal dunia karena kecelakaan ,padah itu hanyalah rekasa yang kau buat untuk menutupi kejahatanmu saja "


" kau jangan sembarangan bicara ,aku memang sahabat dari angel tapi aku tidak membunuhnya"lusy masih saja menyangkalnya .


"hmmm...baiklah karena kau tidak mau jujur ,aku akan tunjukkan buktinya ?" ucap rora.


"ten "


"sudah saya siapkan queen "


"putarkan dan perlihatkan kepada semua orang yang ada di sini ,biar mereka tahu siapa rubah ini sebenarnya dan ssetelah itu aku bebas menyiksanya untuk kakak ku angel " ucap rora( meski itu untuk diriku sendiri batin angel )


Entah sejak kapan di dalam ruangan itu sudah ada monitor yang memperlihatkan kejadian pembunuhan seorang Aurora Angelita oleh sahabatnya sendiri dan di sana juga terlihat bagaimana lusy menyayat wajah rora karena merasa iri melihat kecantikan yang angel punya.


"breng**k ternyata kau yang telah melenyapkan ketua kami "ucap seseorang dan tenyata itu adalah tangan kanan angel di geng nya yang dia bawahi dulu.


" aku akan membunuhmu ja**ng" teriaknya lagi dan mendekat ke arah lusy.


"tunggu tuan anda tidak usah mengotori tangan andda dengan membunuh rbah itu,aku yang sebagai adik angkatnya yang aan membalas perbuatannya kepada kakak ku " ucap rora menghentikan langkah laki laki itu.


" tapi nona dia sudah membunuh ketua kami dan dia juga telah membohongi kami semua selama ini,jika ketua telah meninggal karena kecelakaan meski kami semu tidak percaya dan kami menyelidiki semuanya sendiri tanpa sepengetahuannya tapi kami tidak menemukan bukti apapun "jelas laki laki itu.


" kau tenang saja aku yang akan membalaskan sakit hati kalian dan juga membalaskan kematian kakak ku " ucap rora.


"tapi nona...."ucapan laki laki itu belum selesai sudah di potong lebih dulu oleh rora.


"kembalilah ke tempatmu dan kau saksikan saja apa yang akan aku lakaukan kadanya "jelas rora.


"baik "


Semua orang sungguh sangat terkejut melihat vidio kejadian itu ,orang terdekat kitalah yang perlu kita waspadai karena ada kemungkinan besar bisa menjadi seorang penghianat.Di dalam sekitar kita sendiri.

__ADS_1


deg


Jantung lusy seperti mau lepas dari tempatnya,melihat vidio pembunuhan yang dia lakukan itu.


"bagaimana mungkin aku sudah menghilangkan semua bukti itu bagaimana bisa dia mendapatkan bukti itu ,apakah ada orang yang berhianat selama ini kepadaku tapi siapa "gumam lusy masih menatap viddio pembunuhan yang dia lihat.


" tidak ada penghianat di sekitarmu tapi memang aku telah mencari bukti itu sendiri meski kau sudah menghancurkan dan menghilangkan bukti itu semua ,tidak ada yang tidak mungkin bagiku untuk melakukan itu semua "jelas rora.


deg


Lagi lagi jantung lusy berdetak bagaimana bisa wanita itu mendengar apa yang dia ucapkan.


"tentu saja aku mendengarkan apa yang kau ucapkan karena terdengar sangat begitu jelas di telingaku "jelasnya lagi.


"tidak mungkin "ucap lusy dan matanya melotot tidak percaya .


"mungkin saja dan akulah buktinya dan kau bisa tau sendiri kan "


Dan rora segera mengambil belati kembar miliknya untuk memulai menyiksa lusy.


plak


buck


Rora menampar dan menendang tubuh lusy dia ssudah tidak sabar untuk menyiksa lusy.


buck


buck


buck


"ck....apa boleh buat kau sudah mengetahui semuanya dan mereka juga telah melihatnya jadi tidak ada salahnyakan melenyapkanmu juga sepertinya di sini "sarkas lusy.


"ayo buktikan jika kamu lebih kuat dariku "


buck


buck


buck


slas


slas


Pertarungan mereka berdua di saksikan oleh orang orang dunia bawah dan itu seperti duel di atas ring.Tapi ertarungan itu di dominasi oleh angel yang berada di tubuh rora.


"apakah hanya segini saja kekuatanmu itu ,kau hanya mengandalkan akal bulusmu itu ,tapi kau tidak punya kekuatan dan otak "sarkas rora memprovokai lusy.


"bang**t "teriak lusy.


Dan lusy menyerang dengan membabi buta ,karena selama ini memang dia bisa berkelahi tapi tidak seperti angel.


buck


Wajah lusy sudah babak belur dan tubuhnya juga sudah tidak bisa menhan serangan lagi ,pertahanan yang dia buat jga ssudah lemah karena dia sudah sangat lelah.


Rora mendekati tubuh lusy dan mendekatnya belati kessayangannya itu .


sreettt

__ADS_1


Rora melukai wajah lusy sampai mengeluarkan darah .


"bukankah seperti ini kan kau merusak wajah kakak ku itu karena kau sangat iri melihat kecantikan kakak ku " ucap rora ,tapi tangannya tidak berhenti menyayat wajah lusy.


aarrrrggg


aaarrrgg


aaaarrrggg


"hentikan bre***k "teriak lusy.


"berhenti untuk apap,apakah kau juga berhenti ketika kakakku sudah tidak bernyawa tapi kau masih menyiksanya "tanya rora.


Dan rora melanjutkan menyayat tangan dan kaki lusy.


"ten ambilkan air isi cuka,garam,dan perasan jeruk nipis "


"tidak usah nona ini saya sudah menyiapkan untuk anda "ucap laki laki bawahan angel dulu.


( di sini kenapa rora memanggil angel kakak,tidak mungkin kan dia bilang kalau dia angel padahal angel sudah mati tapi dia menempati tubuh rora di depan banyak orang)


"teriamkasih "


byuuurrr


aaarrrrgggg


aaaarrrrggg


" sakit sialaaaaaannnn" teriak lusy.


" oh...benarkah sakit ....maaf kalau begitu aku tidak tahu " jawab rora.


glek


semua orang memandang ngeri ,mereka sampai bergidik ngeri bagaimana perihnya luka luka itu dan di siram dengan air di campur garam,cuka dan perasan jeruk nipis.Pakai cuka saja sudah perih dan sakit bagaiman dengan itu batin semua orang .


Dan jangan di tanya bagaimana reaksi nyonya laras dan nyonya sasi mereka sungguh sangat menikmati pemandangan itu saat ini dengan amata berbinar dan mendengar teriakan wanita yang di siksa oleh cucu mantu/anak mantu mereka jadi pengen ikut menyiksa juga wanita ular kadut macam dia itu.


Sedangkan Alfa dan nathan hanya bisa menghela nafas saja melihat adiknya sedang beraksi ,karena sudah lama sang adik tidak menyiksa orang dan membunuh orang.


Sedangkan bawahan nyonya laras dan nyonya sasi hanya bisa menelan ludah mereka dengan kasar karena mereka merasakan kerongkongan mereka mendadak kering ,gila calon nona muda ketua sungguh sangat mirip dengan nyonya besar dan nyonya muda .


tak


tak


tak


Tanpa menunggu lama lagi rora melanjutkan memotong jari jari lusy.


aaarrrggg


aaaarrggg


aaragg


"tagan inikan yang telah menyayat wajah cantik kakakku "


aaaarrrggggg

__ADS_1


__ADS_2