
Kedua motor moge itu melesat pergi keluar mansion ,mereka berdua memacu kendaraan mereka di atas rata rata, untung jalanan tidak terlalu padat dan sedikit lenggang jadi mereka dengan leluasa balapan di area jalan raya itu.
Mereka berdua sampai di parkiran kampus ,hanya butuh waktu sepuluh menit bagi mereka sampai di kampus.
"Gue menang "ucap rora setelah melepas helmnya.
"ya gue akan traktir loe di kantin hari ini sepuasnya ,itung itung habisin uang dari bang Nathan "ucap Bulan.
"ha.....ha....ha....ha...."mereka berdua tertawa bersama sama.
Mereka tidak menyadari jadi pusat perhatian para mahasiswi dan mahasiswa dari tadi semejak mereka masuk kampus karena mereka membawa moge yang seharusnya untuk anak cowok ,ini cewek yang bawa.
"Gila cewek cewek itu bawa motor kayak most wanted di kampus kita ini mereka berdua"
"iya dan jangan lupakan wajah imut mereka itu "
"cantik "
"ish...cantikan juga gue dari pada mereka"
"haish...iri bilang bos,loe bilang loe cantik,emang sih loe cantik"
yang di bilang cantik sudah sombong dan besar kepala karena di bilang cantik
"tapi jika di lihat dari sedotan "
" ha...ha...ha...."
segrombolan mahasiswi dan mahasiswa tertawa terbahak bahak mendengar ucapan dari salah satu temen mereka.
"sepertinya mereka MABA di kampus sini"
" waaaahhh kalau bener mereka MABA ,bakalan ada yang tersaingi nih dengan kecantikan alami mereka tanpa polesan lima sentinya lawan ondel ondel jalan "
ha...ha...ha....ha....
lagi lagi mereka heboh sendiri .Dan tanpa mereka sadari ada yang mendekati mereka.
"Permisi kak ,maaf mau tanya"
Mendengar suara merdu ,mereka menghentikan tawa mereka seketika.
"iya dek,ada yang bisa kakak bantu"
"mau tanya ruang sekretariat di sebelah mana ya kak"tanya Bulan
"ooo...di sebelah sana ,nanti adek adek lurus saja dari sini terus ada persimpangan belok kanan nanti di sana ada tulisan ruang sekretariat di sana "jelas salah satu mahasiswa itu.
"hmm...baiklah terimakasih kak sebelumnya "jawab Bulan sambil memberikan senyuman manisnya itu.
yup yang mendekati para mahasiswa itu adalah Bulan dan Rora ,tapi hanya Bulan saja yang bicara karena Rora males bicara.
Setelah kepergian mereka berdua ,para mahasiswa heboh lagi.
"kalian lihatkan mereka bener bener cantik tanpa polesan,dan satunya ramah sekali yang satunya gue lihat dia irit bicara"
"pasti dia bakalan dapat julukan cool girl sebentar lagi,karena dari tadi dia diem saja dan tidak merespon ada kita kita di sini"p
__ADS_1
"sok tau loe,emangnya loe siapa pengen di lihatin sama tu cewek"
"ya siapa tau dengan ketampanan gue yang hakiki ini dia tertarik sama gue "
hoek
mereka bersama sama ingin muntah mendengar banyolan dari salah satu temen mereka itu.
"kayaknya nih anak perlu di rukiyah"
"lah emang kenapa gue harus di rukiyah"
"sepertinya ada jin tomang yang nempel "
ha...ha...ha...ha...
"sialan kalian"
ha....ha...ha....
brum
brum
brum
mendengar suara deru motor mereka serempak menoleh .
"Nah para most wanted tiba"
"eh tapi kok tumben mereka datang biasa kan mereka tidak akan datang jika cuma untuk acara MABA "
"terus apa hubungannya"
"hadeh loe itu mahasiswa bukan sih"
"ya iyalah gue mahasiswa sudah semester 4 "
"kalau loe mahasiswa kenapa bisa loe beg*"
"yang pasti mereka datang mereka kan panitia penerima MABA tahun ini sama grup ondel ondel"
"kok loe tau"
"iya gue denger dari para mahasiswi yang suka ngrumpi "
"oh iya ,gue lupa,kan tadi ada dua bidadari yang tanya ke kita ya ,mereka pasti MABA "
"hmm...benar juga kok gue baru ngeh ya "
"emang kalian dasar,sepertinya otak kalian perlu di cuci atau kalau gak ketinggalan "
"ketinggalan di mana?"
"ketinggalan di kamar mandi"
ha...ha...ha...
__ADS_1
di sisi Rora dan Bulan ,mereka sudah sampai di ruang sekretariat.Dan sudah menyelesaikan urusan mereka berdua karena mereka hanya memberikan laporan saja ,karena urusan administrasi sudah di urus oleh kakak mereka Alfa.
Mereka pergi ke kantin ,dan sesuai dengan taruhan,Bulan mentraktir rora di kantin ,padahal mereka tadi sudah sarapan tapi mereka makan lagi di kantin.
Bulan pergi pesan makanan sedangkan Rora pergi mencari bangku kosong buat mereka berdua.
Sedang enak enak makan tiba tiba ada yang mendatangi mereka.
brakkk
"eh kalian anak MaBA kan,kalian di sini jangan sok kecentilan dan tebar pesona di mana mana,kalau gak kalian akan berurusan dengan kita kita" ucap si A
Geng mereka tadi mendengar jika ada anak MaBA yang cantik banget,dan banyak mahasiswa yang memuji kecantikan mereka,jadi salah satu dari geng tidak terima jika ada mahasiswi yang lebih cantik dari mereka.
"Memang kenapa "tanya rora dengan muka dingin dan sorot mata yang tajam.Dia tidak suka jika waktu makan ada yang ganggu dia makan ,karena nafsu makannya akan langsung hilang.
"songong bener nich anak,di kasih peringatan makah ingin nglawan"ucap si B
"Memangnya salah kami apa ,hingga kalian mengganggu waktu makan kami"ucap bulan tak kalah dingin.
" karena kalian kecentilan ,baru juga calin MABA "kata si C
"Emangnya kalian lihat jika kita kecentilan,kami sekarang sedang makan kecentilan dari mana?" tanya Bulan lagi,dia bener bener ingin melawan rasa takut ,dulu sering di hina dan bully ileh keluarga nya.
"Jangan sok kalian ya,dari tadi jawab terus"ucap si A
"hadeh....kalian ini punya otak gak sih,kalau di jawab katanya nglawan kalau gak di jawab bilang kita kita ini nanti bisu dan tuli jika gak mendengarkan ,terus maunya kalian apa ,jangan buat malu kampus karena punya mahasiswi yang beg* kayak kalian ini"kata Rora sinis ,membuat mereka bungkam seketika.
"kalau kalian masih tetep pengan bisa masuk kampus sini kalian harus ikuti apa mau kami"ucap si A
"emang kalian siapa ,anaknya president ya "tanya bulan
"wajar kalau kalian tidak tau karena kalian maba,gue ini anak dari rektor kampus sini dan dia anak dari pemilik kampus ini"terang si B
"ssttt....ra sejak kapan kak al punya anak ,sudah segede gaban lagi "bisik bulan ke rora
Dan sontak saja membuat Bulan dan Rora tertawa terbahak bahak mendengar ucapan cewek B tadi dan ucapan Bulan .
Mereka berdua sungguh sangat miris kampus milik kakaknya ternyata di manfaatin oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab.
Geng cabe hanya bisa melihat mereka berdua ,mereka heran kenapa mereka malah tertawa apa ada yang lucu fikir geng cabe.
"Apa kalian berdua sudah mulai gila,mendengar ucapan gue tadi kalau gue anak rektor di kampus ini dan dia anak pemilik kampus ini"ucap si B
ha....ha....ha....ha......semakin pecah tawa bulan dan rora .
"kalian bener bener kurang ajar ,lihat saja gue yakin setelah ini kalian akan langsung di balcklist,jadi tidak usah repot repot masuk kampus mending di rumah saja kalian"
"hadeh baru saja masuk sudah dapat musuh,maunya apa sih mereka "gumam bulan lirih tapi masih di dengar oleh rora.
"silahkan saja kami tidak takut"ucap rora santai sambil melipat kedua tangannya di dada.
"kalian memang harus di beri pelajaran"
"pelajaran apa kak,kita masih baru dan kita juga masih bingung mau ambil jurusan apa,apa kakak seorag dosen atau asdos kak"ejek bulan
"kaian awas ya gue bener bener akan telfon papa gue untuk keluarin kalian yang sok "
__ADS_1
"lah kok......