
saat ini rora sedang bersiap siap .
"perfect"
" max "
[iya nona]
" aku mau beli mobil baru yang ada di shop buat team elit dua rubicorn warna hitam ,tolong bantu aku max"
[baik nona]
[proses pembelian dua pemotongan poin system 200 poin di mulai .
....
....
...
...
proses pembelian berhasil mobil berada iventory ]
[ proses pembelian sudah selesai nona ,mobil dan surat suratnya sudah di simpan di ruang iventory,jika anda ingin mengeluarkan dari ruang iventory cukup bayangkan saja ,seperti biasa yang nona lakukan]
"termakasih max"
[ sama sama nona ]
setelah selesai rora keluar dari kamarnya dan di depan pintu sudah ada alfa berdiri di sana dengan penampilan yang memukau .
"kak ,kakak tidak lupa dengan topeng kakak kan"ingat rora ke alfa
"sudah dek "
"oh ya kak ,apakah team elit punya topeng juga"
"semua mafioso kita sudah punya topeng masing masing sesuai dengan level mereka dek ,kakak sudah buatkan ketika kita pakai waktu itu,kakak berfikir kenapa mafioso kita juga tidak memakainya ,kita akan tetap menyembunyikan muka kita ,untuk menghindari jika ada orang yang kita habisi itu ternyata ada yang masih hidup dan melihat muka kita "
"kakak yang terbaik"
mereka menuju garasi dan rora mengeluarkan mobil pesanan rora tadi
"mobil siapa itu dek "
"itu mobil buat team elit ,aku sengaja memang beli buat mereka kak,nanti kakak belikan buat para mafioso yang lainnya "
"baiklah "
tak berapa lama team elit datang,rora segera menjelaskan mobil yang ada di depan mereka saat ini.
"ini adalah mobil buat kalian jika sedang bertugas "
"baik queen ,terimakasih"
"baiklah ayo kita segera menuju ke lokasi,seven kau pimpin jalan dengan ten bawa motor saya saja"
__ADS_1
seven hanya mengangguk dan mengambil motor milik aurora.
aurora dari waktu rapat sampai selesai tidak menyuruh kembali ke bayangan jadi mereka tetap di luar supaya mafiosonya tidak curiga .
mereka semua segera pergi menuju lokasi markas mafia scorpion .aurora ingin segera menyelesaikan malahnya saat ini sebelum dia ingin membalas semua perlakuan keluarganya itu.
setelah menempuh perjalan kurang lebih satu jam ,mereka sampai di markas musuh.mereka berhenti agak jauh dari markas musuh supaya tidak di ketahui oleh musuh mereka.
"baiklah bagi team seperti rencana kita ,jangan biarkan satu musuh pun lolos atau hidup ,bantai habis mereka ,supaya kedeannya tidak buat masalah lagi bagi kita semua ,apa semua faham "
"faham queen"
"ok ,let's go ,and move "
mereka bergerak sesui arahan para ketua team masing masing ,mereka bergerak dengan hati hati tanpa menimbulkan suara .team penyerang bagian depan sudah berada di posisi.
"team sniper apa kalian sudah ready"
"sudah queen ,kami sudah ada di tempat yang aman"
"bagus"
"bagaimana dengan kalian team penyergap di belakang apa sudah ready"
"sebentar lagi queen kami sampai"
setelah lima menit ,team penyergap sudah berada di posisinya.
"lapor queen ,team penyergap sudah ready"
"baik,kita akan mulai menyerang ,awasi semua anggota masing masing dan saling lindungi jangan sampai ada yang terbunuh ataupun terluka kalian faham"
"faham queen"
mereka mulai menyerang markas mafia scorpion ,para musuh di buat kalang kabut dengan adanya serangan tiba tiba ,mereka melawan dengan sekuat tenaga karema musuh kurang ada persiapan yang baik ,sehingga mempermudah para anggota rora membantai mereka semua .
apalagi di sana ada rora,alfa,seven dan ten .yang membunuh lawan tanpa ampun ,rora membantai mereka dengan samurai ,alfa dengan katananya,sedangkan ten dan seven belati mereka yang sangat tajam.
tubuh para musuh tidak ada yang utuh jika bertemu dengan empat sekawan itu.para mafioso dari musuh hanya bisa menelan slavinanya dengan kasar ,dan mafioso dari aurora masih terus membantai musuh jadi masih belum sadar apa yang di lakukan oleh empat sekawan.
di dalam ruangan ada dua orang insan yang sedang bercumbu seperti pasangan suami istri ,padahal mereka bukan pasangan suami istri.mereka asik dengan kegiatan mereka yang sedang menguras tenaga dan mengeluarkan banyak keringat.
di dalam ruangan yang be AC tapi masih panas ,kegiatan mereka tidak terganggu sedikit pun dengan kejadian di luar ruangan itu.
brak...brak...brak...
suara pukulan pintu dari luar membuat kegiatan panas sepasang sejoli itu jadi terganggu .
"breng***k,siapa yang sudah mengganggi kesenangan q ,akan aku bunuh dia "ucap laki laki itu penuh emosi tapi masih bisa melanjutkan kegiatannya.
"bukalah dulu siapa tau itu salah satu anggotamu ,mau melaporkan hal penting"
"sebentar lagi selesai,kita selesaikan dulu yang ini ,masih nanggung "dia terus melanjutkan kegiatannya.
tapi sebelum selesai dengan kegiatannya tiba tiba
brak ...bruk...
__ADS_1
pintu kamar itu terbang beberapa meter dari tempatnya karena di tendang oleh seseorang.
"sial**n,siapa yang berani mengganggu kesenangan ku hah ,sudah bosan hidup"maki bos scorpion,ya yang sedang bersenang senang saat ini adalah bos mafia scorpion dengan gadis yang masih muda ,sedangkan bos mafia pria paruh baya.
"aku ,kenapa!"
"breng***k siapa kamu,kenapa kau mengganggu ku hah" ucapnya penuh emosi ,tanpa memperdulikan tubuhnya yang bug**l
"ck.....pakailah pakaianmu dulu ,baru aku kasih tau ,apa kamu akan memamerkan tubuhmu yang bab*** itu dan burung empritmu itu ck"ucap rora tanpa memandang sang bos scorpion tapi matanya menatap ke gadis itu dengn tatapan tajam.
bos mafia segera memakai boxer nya itu.
"memangnya dia membayarrmu berapa untuk menghabisi seseorang"
"ck...tidak usah kau ikut campur urusan ku dengan gadis ini,siapa kau sebenarnya"
"apakah kau benar benar ingin tau siapa aku"
"iya "jawab nya dengan nada masih santai karena dia belum tau siapa yang ada di depannya saat ini.
"aku adalah queen dari black wolf "ucap rora ,membuat bos scorpion terkejut mendengar jawaban dari rora ,dia berfikir
"apakah dia salah berurusan dengan orang,kenapa sampai sampai queen black wolf datang menemuinya,dia tau siapa black wolf ,mafia yang membantai mafia lain dalam waktu satu malam ,dan nama black wolf langsung terkenal dan di takuti oleh paraafia dunia bawah"
"maaf queen saya tidak pernah berurusan dengan mafia anda,tapi kenapa anda tiba tiba ada di sini dan merusak properti saya "
"tidak punya masalah katamj hmm...."
"apakah kau tau siapa gadis yang ada di tempat tidur kamu itu hmmm...."tanya rora dengan santai
"dia adalah klien saya queen "
"hmmmm....klien ya.dan pembayarannya dengan tubuhnya itu"
"sungguh sangat menjijikan"
"sekali bit**h tetaplah bit**h"ucap rora sambil menatap ke marisa
ya wanita yang sedang bersama dengan bos scorpion adalah marisa .
"breng***k ,siapa yang kau bilang bit**h hah...."teriak marisa karena dia terainggung dengan ucapan wanita yang ada di depannya itu.
"kau tanyakan saja pada laki laki mu itu"
"dan kau bandot tua,aku hanya menginginkan perempuan itu jika kau menghalangi ku ,maka bersiap siaplah kehilangan nyawamu "ucap rora penuh dengan penekanan.
"memangnya kau bisa apa,di sini kau hanya sendiri berada di sarang musuh "ucap bos scorpion dia jadi jumawa karena dia berfikir rora datang sendiri dan dia juga tidak tau jika mafiosonya sudah habis di bantai.
"dan kau seorang perempuan tidak cocok jadi pemimpin mafia lebih baik kau jadi teman ranjangku saja menghangatkan tubuhku"
rora merasa geram merasa dilecehkan secara tidak langsung.dia segera menyerang pria itu meski tubuhnya bulat tapi dia bisa bergerak dengan lincah .
serangan demi serang di berikan oleh rora ,dan laki laki itu sudah babak belur di hajar oleh rora.mereka berkelahi dengan tangan kosong karena rora ingin meluapkan emosinya.
melihat mereka sedang berkelahi dan tidak memikirkannya marisa berfikir untuk pergi dari sana .
marisa segera berlari ke arah pintu setelah memakai pakaiannya
__ADS_1
bruk...