Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 73


__ADS_3

"urusanmu bukan dengan mereka tapi denganku,baiklah perkenalkan namaku Alfa Alexander, akulah pemilik kampus ini dan aku adalah bos dari papamu bekerja ,dan mereka berdua yang telah kau hina itu adalah adik adik ku,Aurora Alexander dan Bulan Alexander ,kalian telah salah berurusan dengan siapa,adik adik ku tidak akan membuat masalah jika tidak ada yang mencari masalah dengan mereka apa kalian faham"jelas alfa panjang lebar.


bruk


bruk


bruk


Terdengar suara benda jatuh.Dan ternyata geng cabe pingsan semua setelah mendengar apa yang telah di ucapkan oleh alfa.


"Brown urus mereka semua "


"Baik tuan"


"Dan untuk kalian berdua siapkan surat pengunduran diri kalian saya tunggu sampai besok " setelah mengatakan hal seperti itu alfa pergi begitu saja dari hadapan dua orang pria paruh baya.


Tetapi sebelum pergi alfa mengucapkan sesuatu.


"Jangan pernah ada yang membahas masalah hari ini ke siapapun simpan untuk diri kalian sendiri setelah mengetahui kebenarannya ,apa kalian faham"ucap alfa dan dapat anggukan kepala dari semua orang yang ada di kantin .


Penyesalanpun tidak akan pernah mengembalikan apa yang sudah terjadi.


Di tempat para mahasiswa/wi serta para most wanted mereka shok mendengar bahwa gadis gadis maba itu adalah adik dari pemilik kampus ini,mereka akan lebih berhati hati lagi jika bertemu dengan mereka berdua.


"aku kira kedua gadis itu akan menjadi sasaran geng cabe dan berakhir di keluarkan dari kampus ini seperti maba maba yang sebelumnya,dan ternyata dugaan ku salah ,akhirya hidup kita aman dari mereka yang sok berkuasa itu "ucap salah satu mahasiswi


"iya kau benar dan sepertinya pasti bakalan ada lagi mahasiswi yang akan buat masalah sama kedua gadis itu,dan berakhir seperti mereka itu"ucap mahasiswi yang lainya.


"Gila gue gak nyangka ternyata mereka berdua adalah adik orang berkuasa ,tapi kenapa penampilan mereka biasa saja "ucap salah satu most wanted.


"Justru itulah kelebihan mereka,meski mereka orang kaya tapi mereka sederhana tidak memperlihatkan apa yang mereka miliki"ucap teman di sebelahnya .


"sok tau banget loe"


"eh di bilangin kagak percaya "


"tapi bener juga ucapan loe ,malah tuh geng cabe yang sok kaya langsung di buat jatuh sejatuh jatuhnya "

__ADS_1


"hmmm"


"ya sudah yuk ,sepertinya para maba sudah pada kumpul di aula"


Para most wanted langsung pergi meninggalkan kantin.


Di sisi aurora dan bulan


Mereka saat ini sudah berkumpul di aula menunggu beberapa maba yang belum datang serta para panitia yang belum hadir juga.Setelah kumpul semua acarapun di mulai.


"Selamat pagi menjelang siang ,saya ucapkan selamat datang di kampus AROLA ,perkenalkan nama saya Gibran saya ketua panitia di sini dan untuk kegiatan maba akan dilaksanakan selama tiga hari di kampus jadi selamat datang"ucap gibran.


"selamat pagi menjelang siang perkenalkan nama saya ayu ,saya sebagai sekretaris ,saya azka wakil ketua,saya wulan bendahara untuk sisanya kalian bisa berkenalan sendiri dengan panitia yang lainnya "ucap wulan.


Para maba mendengarkan arahan dari panitia ,karena mulai besok mereka semua akan melaksanakan kegiatan baru mereka di kampus yang dulu mungkin mereka masih duduk di bangku SMA sekarang mereka sudah berada di bangku kuliah,jadi mereka harus bisa lebih bisa bersikap dewasa dan menjaga diri mereka sendiri.


Setelah acara perkenalan dan informasi kegiatan untuk esok hari,mereka semua membubarkan diri .Ketika mereka bubar tiba tiba.


bruk


"eh maafkan saya ,saya gak sengaja"ucap bulan.


"iya saya minta maaf"


"maaf maaf apa dengan minta maaf semua akan baik baik saja ,jawabannya enggak"uczp gadis itu sinis.


"eh dia sudah minta maaf kenapa loe masih aja nyolot "ucap rora


"loe gak usah ikut campur ini urusan gue sama dia"


"ck....pasti akan ada penindasan dan memanfaatkan nama keluarga lagi,anak manja pasti kayak gitu ,kurang kasih sayang jadi caper suka bully buat ngeluapin emosinya"sarkas rora ,membuat gadis itu pun geram.


"loe gak tau apa apa jangan sok tau"tunjuk gadis itu.


Pertengkaran mereka saat ini di saksikan beberapa mahasiswa/wi yang masih berada di sana.


"Waaahhh....siapa anak itu,pasti itu maba gak tau siapa yang di ajak ribut "ucap beberapa panitia yang masih ada di sana.

__ADS_1


"hmmmm......belum ada sehari sudah ada saja yang cari masalah,heran aku dengan isi otak mereka suka sekali tersinggung,padahal mereka terpelajar kenapa mudah sekali emosi dan menyombongkan diri huft...."hela rora melihat situasi hari ini yang membuat emosinya naik turun.


"sudahlah ra,mending kita pergi saja dari sini ,kita harus siapin keperluan buat besok"terang bulan


"ya udah yuk"jawab rora ,mereka pergi meninggalkan gadis itu .


"oi....urusan kita belum kelar"teriaknya


"sudah lah,lagian tuh cewek juga sudah minta maaf sama loe"ujar temannya.


Di sisi rora dan bulan ,mereka menuju parkiran di mana tempat motor mereka berada.


"ra jadi gak kita cari bahan bahan buat besok sekarang"


"jadi"


"ya sudah kita ke mall yuk sekarang mau balapan lagi gak"


"entar loe kalah lagi gimana?"


"gak papa kan masih ada kartu dari bang nathan kapan lagi kita have time buat habisin uang mereka he...he...he..."


"baiklah kali ini yang kalah selain traktir makan juga bayar belanjaan yang akan kita cari nanti,gimana?"


"deal "ucap bulan sambil menjabat tangan rora.


Dari kejauhan para most wanted masih memperhatikan mereka berdua sampai mereka naik motor mereka masing masing.


"Gila ,gila....gue kira yang bawa tuh motor anak maba cowok gak taunya mereka berdua,buhset dah ini mah gokil abis mereka ,lihat mereka terlihat sangat keren kan dan hot "ucap azka


"ternyata di balik wajah imut sama cool itu mereka sangat keren,sepertinya mereka masih punya banyak kejutan lagi buat kita nantinya "terang azriel


"sepertinya begitu,dan tadi gue sempet cek data para maba ternyata mereka tidak menjelaskan nama marga keluarga mereka,cuma di singkat A doang di belakang nama depan mereka"jelas Damar.


"loe yakin mar!"ucap azka meyakinkan ucapan damar.Dan di jawab dengan anggukan saja oleh Damar.


"Sepertinya mereka tidak mau membawa bawa nama keluarga mereka ,tapi tadi pagi saja kakaknya yang jelasin kalau mereka berdua dari keluarga Alexander,bukan dari mereka sendiri"ucap azriel seperti membenarkan ucapan Damar.

__ADS_1


Gibran hanya melihat kepergian kedua cewek itu,entah apa yang sedang dia fikirkan hingga dia tidak mendengarkan obrolan para sahabatnya itu.


__ADS_2