Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 81


__ADS_3

Masih di dalam ruang kerja alfa.


"yang aku maksut markas mereka ada di negara itu pusat markas kak,tapi mereka punya banyak markas termasuk mereka ada di negara kita kak"terang rora


"hmmm....seperti itu ,apakah kamu akan mendatangi markas mereka dek " tanya alfa


"iya kak,karena selama ini aku mencari petunjuk dan teka teki meninggalnya mama ,apakah mama benar benar sudah meninggal apakah masih hidup,mungkin dengan mendatangi markas mereka aku bisa menemukan petunjuk karena petunjuk yang ada cuma lambang tatto itu kak "ungkap rora


"apakah kamu akan sendirian ke sana dek"


"tidak kak,aku akan pergi bersama ten"


"sebelum kamu pergi alangkah baiknya kamu cari tahu terlebih dahulu kekuatan mereka dek,kakak tidak mau kamu kenapa napa,apa perlu kakak ikut,kakak khawatir !"


"kakak tidak usah khawatir apa kakak lupa dengan 6000 bawahan yang aku miliki,meski sebenarnya 6000 ribu lebih tapi mereka punya tugas masing masing "


"aaaahhhhh....kakak melupakan mereka ,selain para mafiosomu itu kamu masih punya banyak bawahan yang sangat kuat dan kekuatan mereka sama seperti ten dan yang lainnya"ungkap alfa


"jangan lupakan kakak juga sangat kuat,jadi kakak tidak perlu khawatir lagi ,aku akan berhati hati dan akan mencari tahu dulu seperti apa kekuatan yang mereka miliki"ucap rora dan membuat alfa merasa tenang.


ceklek


tiba tiba pintu terbuka dan ada orang yang memasuki ruangan alfa.


"Dari tadi kalian tidak ikut keluar bersamaku dan ayah ,sebenarnya apa yang kalian bicarakan tanpa mengajakku "ucap nathan ,cemberut karena tadi dia sedang asyik main catur bersama jack,sampai dia melupakan alfa dan rora.Dan dia duduk di sebelah rora.


"tidak ada bang,apakah ayah dan bunda sudah pulang bang" tanya rora


"Mereka sedang istirahat di kamar mereka"jawab nathan.


"terus bulan kemana?"


"dia sedang bersama bi sumi di taman belakang"


"kalian sedang membahas apa sih sampai serius gitu mukanya "tanya nathan


"gak ada bang ,cuma ngobrol biasa sama kak al"


"yakin dek hanya ngobrol biasa?"


"hmmm"


"ish.....kok loe jadi posesive gitu sama adek gue"desis alfa


"emang kenapa dia juga adek gue "sungut nathan


"sudah sudah kenapa jadi berantem sih"


Mereka berdua langsung diam mendengar seruan dari sang adik.


"habis abang merasa ada yang kalian sembunyikan dari abang ,apakah abang sudah tak di anggap saudara lagi,abang tau kalau abang bukan saudara kandung kalian berdua"ucap nathan sendu


"eeeehhh"


"bukan gitu bang,kenapa abang bisa bilang seperti itu"seru rora sambil memeluk tubuh nathan.


"abang tetep saudara kita kok jangan bilang seperti itu lagi rora gak suka dengernya bang"ucap rora masih memeluk tubuh nathan.

__ADS_1


"ck....dasar baperan dia dek"decak alfa


"kaaaaakkkk"


"hmmmm"


"kau lihat dek ,dia tidak suka punya saudara kayak abang"ucap nathan semakin mendrama


puk


Satu bantal sofa melayang dan mengenai muka nathan.


"sudah cukup dramanya ,kita mau bahas masalah serius nih"ucap alfa


"masalah apa"ucap nathan tegas beda dengan nada suara yang tadi


"eeeeh.......,abang " gumam rora


"he...he...he..."nathan hanya cengengesan


"aish.....abang ini "gerutu rora dia sudah jengkel


"kan kakak sudah bilang kalau dia baperan dek"


"sudah sudah,loe tadi mau bahas apa al"


"kita lagi bahas masalah adek adek loe yang di serang oleh pembunuh bayaran tapi sasarannya bukan ke rora tapi ke bulan karena mereka di suruh orang untuk melenyapkan bulan,dan kebetulan sekali organisasi pembunuh itu ada kaitannya dengan rora "jelas alfa ke nathan


"benar begitu dek"tanya nathan sambil melihat sang adik rora


Rora hanya mengangguk saja.


"kebetulan gimana?"tanya alfa


"aish kau ini, masalah bulan dan rora kok bisa sama berurusan dengan pembunuh bayaran itu,dan kebetulannya lagi sekarang mereka berdua jadi saudara"ungkap nathan


"eh iya juga ya,kok gue baru sadar dan merasa ada janggal!"ungkap alfa.


"dek selidiki dulu organisasi itu dan bulan dengan teliti kakak gak mau kita kecolongan lagi"kata alfa lewat fikiran


"baik kak"


"ya namanya juga pembunuh bayaran bang ,kan mereka hanya orang suruhan bang "jelas rora untuk menghilangkan rasa penasaran nathan.


"dan lagi organisasi pembunuh bayaran itu tidak hanya di kota ini saja di kota kota lainnya di negara ini juga ada bang" jelas rora lagi


"hmmm"


"ya sudah mending aku langsung ke kamar dulu deh kak,bang,mau nata nata barang buat kuliah minggu depan"


"emang kuliahnya sudah mulai aktif dek"taya nathan


"sudah bang,kan kemaren selama 3 hari kita ospek dan baru aktif masuk kuliahnya minggu depan"jelas rora


"ooooo"


"ya sudah rora tinggal dulu ya "ucap rora sambil melangkah keluar ruangan kerja alfa.

__ADS_1


"al"


"hmmm"


"loe gak curiga dengan bulan "tanya nathan


"memangnya kenapa?"tany alfa balik


"gak gue kok aneh gitu ya ,ngerasa di balin wajah polos dan lugunya itu menyimpan misteri yang gak biasa"ungkap nathan


"sok tau loe"


"ehh...bukan sok tau ,tapi filling gue bilang gitu,biasanya filling gue bener"kata nathan.


"loe ahli nujum ya"


"aish.....di bilangin kagak percaya"gerutu nathan.


Alfa hanya tersenyum tipis .Dia yakin adeknya rora bisa atasi semua ini,untung saja bulan belum tau semu rahasia yang dia miliki dan juga rora .


Di dalam kamar rora.


"seven"


"saya nona"


"tetap awasi bulan ,apakah selama ini kau menemukan sesuatu yang mencurigakan pada bulan ven"tanya rora ke seven


"untuk saat ini tidak ada nona"


"ikuti terus kemanapun dia pergi,apakah kamu tinggal di bayangan bulan"


"iya nona"


"baiklah kau awasi terus dia"


"baik nona"


Setelah itu seven pergi dari hadapan rora.Rora segera mengambil laptopnya dan meretas semua data bulan dan keluarga sucipto itu.Rora berfikir apakah selama ini ada yang sudah tau jika dia meretas data data bulan dan keluarga sucipto jadi mereka memanipulasi data bulan,entahlah rora merasa pusing sendiri .


Rora berselancar di depa komputernya selain mencari sesuatu yang membuatnya pusing dia juga meretas organisasi pembunuh bayaran itu.


Dengan sangat cepat jari lentiknya itu bergerak kesana kemari .


"max"


[saya nona]


" boleh aku minta tolong kepadamu max"


[ silahkan nona]


"bisakah kamu bantu aku mencari data data yang aku cari di komputer ini ,sepertinya mereka memasang pertahanan yang sangat kuat sehingga susah aku bobol max"ucap rora


[ baik nona,mohon di tunggu]


"baiklah max ,sambil menunggu mu aku akan mencari data data orang orang yang berada di sekitarku dengan teliti lagi"

__ADS_1


[baik nona]


__ADS_2