Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
bab 58


__ADS_3

mereka langsung berdiri semua melihat sang bunda ratu menginterupsikan untuk segera makan siang.


tanpa menunggu di perintah lagi mereka langsung menuju meja makan,dan di sana sudah ada bulan,bi sumi dan mang dadang.


mereka langsung makan bersama tanpa ada obrolan di sana ,hening dan hanya suara sendok beradu dengan piring.


setelah selesai makan siang mereka kembali ke ruang keluarga ,tapi tidak dzngan sang bunda dan bulan ,mereka membantu bi sumi membersihkan meja makan.


"sayang kamu sudah baikan kan"tanya lintang ke bulan .


"sudah bun,maksih ya bun atas perhatiannya bunda ke bulan selama ini ,dan bulan sangat senang sekali bisa bertemu dengan rora dan kak al,jika tidak entah apa yang akan terjadi sama aku bun"jelas bulan menerawang jauh di mana dia seperti pembantu di rumahnya sendiri.


"sudah tidak usah bersedih lagi sekarang ada bunda ,ada ayah,ada kakakmu alfa ,ada abangmu nathan ,ada saudaramu rora "kata lintang mengingatkan bulan jika mereka menyayangi bulan.


" dan jangan lupakan ada kami non,ada bibi dan mamang "sela bi sumi tiba tiba ikut nimbrung


"ha...ha...ha....iya ya ada bi sumi dan mang dadang yang selalu ada untuk menjaga anak anakku ,maksih ya bi"ucap lintang


"sama sama nyonya,saya juga sama seperti nyonya ,tidak punya anak sampai sekarang,dan saya serta suami juga sudah menganggap mereka juga anak kami,apalagi non rora ,kami merawatnya sedari bayi nyonya"jelas bi sumi


"jadi bi sumilah yang selama ini merawat rora bi"kata lintang terkejut karena selama dia tidak tau jika bi sumilah saksi hidup anaknya itu.


"terimasih ya bi, sudah menjaganya selama ini hingga menjadi gadis yang tangguh seperti sekarang"ucap lintang sambil memeluk tubuh bi sumi


"sama sama nyonya"


"bunda ,bi sumi ,bulan juga mau di peluk"rengek bulan.mereka berdua langsung merentangkan tangan mereka ,dan mereka saling berpelukan.


"eh ini ada apa ,kenapa kalian seperti teletabis begitu"tiba tiba rora datang menyapa mereka.rora mau ke dapur ambil minuman dan cemilan untuk para pria beda usia di ruang keluarga.


"sayang tidak ada apa apa ,bunda cuma megucapkan terimakasih sama bi sumi karena sudah menjaga dan membesarkan putri bunda ini "kata lintang sambil menoel hidung rora.rora hanya mengangguk saja


"kamu mau kemana sayang"


"mau ke dapur bun,buat minum sama mau ambil cemilan buat para pria di sana"jelas rora


"ya ampun non bibi lupa buatin minum sama antar cemilan"ujar bi sumi


" ya sudah non rora kembali saja ke sana biar bibi yag siapin dan nanti bibi antarkan ke sana "


"makasih ya bi "


"sama sama non"


" bun,rora balik ke sana dulu ya"pamit rora


"iya sayang"


rora pergi dari dapur dan dia tidak kembali ke ruangan di mana di sana kakak ,abang dan ayahnya,rora menuju taman belakang mansionnya.


"seven"


"saya nona"


" kau sekarang aku tugaskan untuk menjadi pelindung bulan,jaga dan awasi dia jangan sampai ada yang menyakitinya"terang rora

__ADS_1


"baik nona" ucap seven dan langsung menghilang di hadapan rora.rora merasa lega karena sekarang bulan sudah ada yang menjaganya.


"bagaimana dengan mereka ,apakah mereka sudah menjalankan tugas mereka,dan ini sudah satu tahun "


[ jika nona ingin mengetahui tentang tugas bawahan nona,nona bisa langsung panggil mereka sekarang ]


" tapi jarak dari sana ke sini sangat jauh max"


[ apakah nona lupa siapa mereka semua]


[ mereka adalah bawahan nona yang terhubung dengan nona,jadi jika nona mau ,nona bisa panggil mereka meski jauh ,mereka bisa datang dan pergi sesuka hati nona ,mereka itu bukan manusia biasa nona]


"hais ....kenapa aku bisa melupakan itu jika mereka bukan manusia biasa,tapi max kenapa kak alfa bisa seperti manusia biasa"


[ karena alfa harus bersikap seperti manusia biasa pada umumnya nona,untuk menguragi kecurigaan orang orang sekitar ]


"hmmm....baiklah max aku faham sekarang"


"max apakah kau menjual pil yang bisa meningkatkan daya ingat max"


[ ada nona ,apakah anda mau membelinya nona]


"apakah sangat mahal max"


[ tidak nona ,satu butir pil 100 poin sistem nona]


"baiklah aku mau beli satu max,nanti langsung di simpan di iventory max"


[ baik nona ]


memotong 100 poin sistem


pembelian berhasil


pil di simpan di iventory ]


"terimakasih max"


[ sama sama nona


nona masih punya hadiah dari misi menjadi terkuat di dunia bawah dan mengalahkan semua mafia ]


"hmm....tidak max ,nanti saja "


[ baik nona,apakah nona baik baik saja]


"aku baik baik saja max,aku hanya merindukan ibu dari pemilik tubuh ini max,aku tidak tau kenapa ,mungkin ini respon dari pemilik tubuh sebelumnya begitu ingin bertemu ibunya dan sangat butuh kasih sayang max"


" mungkin sekarang dia sudah bertemu ibunya di surga sana ,dan dia tidak mengalami penganiyayaan ,hinaan ,dan di abaikan lagi kan max"


"sedangkan aku ,aku tidak tau siapa ibu kandungku max,aku dulu tinggal di panti asuhan"


[ mungkin nona bisa mencari tau setelah membalas perlakuan keluarga dari pemilik tubuh ini nona]


"aku tidak yakin bisa max,biarkan saja ,jika memang mereka mencariku mungkin sekarang mereka berfikir aku telah tiada max"

__ADS_1


"aku akan tetap menjadi aurora yang sekarang saja max"


[ apakah nona tidak akan memberi pelajaran kepada sahabat nona ,yang menyebabkan nona meninggal]


" hmmmm.....mungkin suatu hari aku akan membalasnya max,tapi tidak sekarang ,aku ingin menikmati hidupku saat ini yang dulu tidak pernah aku rasakan max"


[ baik nona]


"max, terimakasih telah menjaga ku dan menjadi teman ku max"


[ sama sama nona,sudah menjadi tugas saya menemani anda nona,karena anda adalah tuan saya]


" hmmm"


"ternyata kamu di sini dek,semu orang mencarimu dek" tiba tiba ada suara dari arah belakang rora duduk,dan dia menoleh dia melihat alfa ada di belakangnya.


" maaf kak,aku dari tadi duduk di sini melihat bunga bunga itu"


" iya tapi di sini panas dek "


"tidak apa apa kak"


tanpa banyak bicara alfa menggendong rora.dia tau adek nya ini pasti dalam keadaan hati yang sedih.


"kanapa kakak menggendongku hmmm"tanya rora lalu tangannya di letakkan di leher alfa


"kakak tau adek kakak ini sedang sedih memikirkan sesuatu,jadi kakak tidak mau melihat adek kakak sedih lgi ,ok"


"kita masuk sudah di tunggu sama yang lainnya"


"jangan sedih lagi ,nanti ayah sama bunda kawatir lo"


rora hanya mengangguk saja ,rora membenamkan kepalanya di leher alfa dan tanpa menunggu lama dia tertidur dalam gendongan alfa.


"eh al ,kenapa dengan adek kamu "tanya sang bunda


"tidak apa apa bun,dia tidur "jawab alfa lirih


"ya sudah sana antar kan adekmu ke kamarnya "perintah sang bunda


"baik bun"


di tempat benua lain


" kucing nakal ku ,bagaiman keadaanmu saat ini ,aku sangat merinduknmu"


"vin,kapan semua ini selesai vin,aku sudah sangat merindukannya"


"semua sudah selesai tuan,tapi hanya ada satu masalah lagi tuan"


"apa itu "


" ini tentang perempuan yang selalu mengejar tuan dan mengklaim tuan adalah calon suaminya"


"dia benar benar tidak mengindahkan peringatanku vin,hancurkan dia dan jug keluarganya,karena dia keluarga sudah mulai berani jadi penjilat di keluargaku"

__ADS_1


" baik tuan"


__ADS_2