
Panggilan berakhir dan frans melihat keponakannya itu masih bicara dengan wanita ular itu,tanpa mereka sadari sejak tadi ada sepasang mata yang menyaksikan kejadian dan mendengar obrolan mereka semua ,matanya sudah berair,air matanya begitu deras mengalir .
" rara sayang "panggil orang itu .
deg
deg
tak
tak
tak
bruk
Tiba tiba tubuh kecil aurora di peluk oleh orang yang sedari tadi melihat kejadian di ruangan itu.Jantung rora dan john bergemuruh dengan sangat cepat,rora tidak menyangka akan bertemu dengan john hendrawan secepat ini.
"maafkan papa sayang,maafkan papa selama ini sudah jahat sama rara,maafkan papa yang tidak bisa menjaga putrinya sendiri dari iblis itu ,justru papa yang menyebabkan kamu tersiksa dan pergi dari rumah,maafkan papa,papa tahu mungkin kata maaf tidak akan bisa menghapus luka di hati kamu sayang,maafkan papa,papa siap menerima hukuman dari kamu ,tapi jangan pernah pergi lagi meninggalkan papa lagi sayang,jangan tinggalin papa lagi hick....hick.....jangan tinggalin papa"ucap john panjang lebar.ya orang yang sedari memperhatikan mereka adalah john hedrawan,dia datang ingin melihat wanita ular itu dan ingin memberikan pelajaran pada mereka sebelum kedua putranya menyiksa mereka,tapi ketika dia datang di kejutkan dengan kenyataan bahwa dia melihat putrinya yang cantik ada di sana dan bisa mendengar suara wanita yang selama ini dia rindukan ,karena dia kira sudah meninggal.
Dia mendengarkan semua fakta yang di ucapkan putrinya membuat jantungnya berdetak dengan cepat dan shok,jadi selama ini dia tidak pernah tidur dengan wanita yang sudah merusak rumah tangganya dulu yang dia nikahi menjadi istri kedua itu.
John di buat geram mendengarkannya , bukti itu dia tidak mendapatkannya.
Aurora masih kaget karena tiba tiba dia di peluk oleh laki laki yang selama ini dia anggap papanya ternyata bukan papa kandungnya ,laki laki yang juga tidak perduli kepadanya dulu,walaupun dia tidak menyiksanya tapi laki laki itu diam dan tidak perduli akan keberadaannya.
Ingatan demi ingatan kejadian pemilik tubuh yang asli di siksa dan di hina oleh wanita ular itu dan anaknya ,terus berputar di kepala angel hingga aurora yang asli meninggal dunia di rumah sakit setelah kecelakaan itu.
" sayang maafkan papa "ucap jo.
"maaf tuan john hendrawan ,aku akan memaafkanmu jika mamaku memaafkanmu ,untuk saat ini aku ingin membalas mereka berdua" ucap rora yang masih dalam pelukan jo,tapi tidak membalas pelukan john.
deg
Jantung john berdetak lagi dan lagi mendengar putrinya tidak memanggilnya papa seperti dulu lagi,tiba tiba hatinya nyeri seperti di remas remas di ulu hatinya,saat mendengar putrinya memanggilnya tuan.
"ten "
"saya nona "jawab ten ,mereka bicara lewat telepati.
"bawa laki laki yang merupakan ayah kandung dari gadis itu"
"max ,transfer semua data laki laki itu kepada ten "
[baik nona ]
"baik nona "
wuuush
tiba tiba ten menghilang tanpa ada yang sadar hanya seven yang menyadarinya.
" baiklah sayang lakukan apa yang kau lakukan,papa akan menyaksikan mu di sana "ucap jo sambil mneunjuk ke arah frans.Rora hanya mengangguk saja.
"mas,kau lihat ulah dari anak pembawa sial itu,dia sudah membawaku dan juga putri kita di sini dan menyiksa kita mas "ucap sussi dengan derai air mata buaya nya itu.
"kau salah jika putriku yang membawamu ke sini ,justru akulah yang membawamu ke sini beserta putrimu itu,oh ya perlu aku ingatkan lagi jika gadis itu bukanlah putriku ,putriku hanyalah Aurora Hendrawan camkan itu "ucap john pada susi.
"tidak mas,berita yang ada sekarang itu salah semua itu cuma fitnah mas,pasti ini ulah dari gadis sialan itu "ucap susi lagi dia tidak bisa terima jika di perlakukan seperti ini.
"iya pa,aku anak papa yang papa sayangi selama ini ,kenapa sekarang papa jadi membela j*l*ng kecil itu pa"
"CUKUP" teriak john,dia sudah merasa geram mendengar ucapan wanita ular itu yang sudah menghina anaknya itu.
"asal kalian tahu semua berita yang sudah beredar serta bukti bukti yang sudah tersebar itu adalah aku yang melakukannya dan juga bukti tes DNA itu juga aku lah yang menyebarannya ,kenapa kau selalu menyalahkan semua kesalahanmukepada putriku,jadi inilah sifatmu selama ini,selalu membalikkan fakta yang ada supaya aku selalu membenci putriku sendiri hah"teriak john sudah sangat emosi dan geram dengan tingkah kedua wanita itu yang tidak sadar dengan semua kesalahnnya itu.
"wanita seperti mereka tidak akan menyadari kesalahannya ,yang mereka lihat semua kejadian ini akibat ulah orang lain,seharusnya mereka menyadari jika semua ini terjadi karena ulah mereka sendiri yang mendapatkan karma tapi bukannya ssadar diri dan insaf tapi mereka seperti tidak merasa bersalah 'ucap rora.
"kau benar sayang ,orang seperti mereka hanya akan membawa dampak buruk saja ,papa serahkan mereka berdua kepadamu "ucap john sambil melangkah pergi menjauh menuju tepat duduk yang sudah di sediakan oleh bawahannya.
"kalian sudah dengar sendiri apa yang sudah di ucapkan oleh laki laki yang kalian anggap suami itu dan juga papa itu ,dia sudah tidak perduli lagi dengan kalian dan saatnya kita bermain "ucap rora.
"seven "
"saya nona "
"apakah kau membawa kesayangamu sekarang "
Tanpa menunggu lama seven mengeluarkan pisau lipat yang sangat tajam itu dan di berikan kepada rora.
"ah sepertinya tidak jadi sev,kesayanganmu terlalu cantik untuk melukis pada kulit mereka " mendengar ucapan nonanya seven memasukkannya lagi ke sakunya.
"paman frans"
"iya ra "
"apakah paman punya alalt yang sudah karatan dan tumpul "
Frans bbrfikir apakah ada alat yang sudah karatan di markas.
__ADS_1
"saya ada nona " ucap salah satu bawahan john.
"bolehkah aku meminjamnya paman "
"boleh nona ,sebentar akan ssaya ambilkan dulu nona "
Segera dia mengambil alat yang di inginkan oleh nona mudanya itu.
Sedangkan john hanya melihat interaksi putrinya saja tanpa banyak bicara atau menyela ucapan putrinya itu,dia hanya akan menjadi penonton saja .
"apa yang ingin kau lakukan kepada kami hah"ucap susi.
"jika kau menyakiti kami seujung kuku saja ,aku pastikan kau akan menerima balasannya juga "teriak susi lagi,celsi hanya diam saja dia sudah seperti kehilanagn hidup tatapannya sudah kosong.
"ooooouuuuu........takut ,apa kau akan meminta pertolongan dari laki laki dari ayah dari anakmu itu "ucap rora.Dan ucapannya itu cukup membuat orang orang yang ada di sana terkejut mendengar ucapan rora.
"a..a..apa yang kau ucapkan "
"tidak perlu gugup seperti itu nyonya "
tak
tak
tak
"ini nona barang anda butuhkan " ucap bawahan john,dia memberikan pisau dapur yang tumpul dan karatan, gunting,tang,gergaji dan juga katapun tak luput dari bawahan itu berikan serta air jeruk nipis,di campur dengan cuka.
"terimakasih paman ,paman yang terbaik"ucap rora dan membuat bawahan itu tersipu mali mendengar pujian dan ucapan terimaksih dari nonanya itu.
"sama sama nona "
"baiklah mari kita bersenang senang ..." belum juga rora selesai bicara tiba tiba .
brukkk
Tiba tiba ada tubuh yang jatuh di hadapan mereka.
"waaahhh...akhirnya tamu satunya lagi sudah datang "ucap rra.
"terimakasih ten "
""sama ssama nona "
Semua orang terkejut melihat tiba tiba ada orang lagi di sana dalam keadaan pingsan.
"Danuuuuu"teriak susi,setelah menyadari siapa orang yang baru saja jatuh itu.
"sayang ,kenapa orang iut ada di sini ?"tanya john bingung ,melihat salah satu kliennya tiba tiba ada di sana .
"orang itu adalah ayah kandung dari celsi dan masih status suami dari wanita itu dan juga dia ketua mafia dari kelelawar hitam "jelas rora.Lagi lagi john terkejut ,bukan hanya john saja tapi juga frans karena danu adalah sahabatnya ternyata dia musuh dalam selimut selama ini.
"anda tenang saja ,aku akan menyisakan nya untuk anda dan untuk anda paman nanti rora ajak bermain untuk menghilangkan amarah paman itu "ucap rora tanpa melihat lawan bicaranya karena dia masih menyaksikan jika susi sedangkan mencoba membangunkan danu.
"ten ,seberapa banyak kau memberikan obat bius padanya hingga tidak mau bangun "
"sedikit"
"bangunkan,aku mau dia melihat permainanku ,tidak seru jika dia masih pingsan "
"baik nona "dan segera ten mengambil obat untuk membangunkan danu .
"uuuuuhhhh"
"ini di mana "
"mas danu,mas sudah sadar "ucap susi.
"kau siapa ?"ucap danu tidak bisa mengenali susi karena penampilannya yang acak acakan.
"ha....ha..ha...."mendengar ucapan danu rora tertawa keras hingga menggema di ruangan itu.
"kau lihat suamimu saja sampai tidak mengenalimu ha...ha...ha,..."
"mas ini aku susi " balas susi tanpa menghiraukan ucapan rora.
"susi ...."
"iya mas ini aku dan ini anak kita celsi"ucap susi karena mereka sudah lama tidak saling komunikasi.
"kenapa aku ada di sini dan juga kalian ada di sini juga ini ada di mana "tanya danu.
"Tuan berada di tempat papa ku untuk saat ini dan papaku ingin melihat anaknya bersenang senang dengan para hama "
Mendengar ucapan rora hati john menghangat .
"baiklah mari kita bersenang senang aku tidak mau berlama lama bermainnya nanti aku di marahi oleh mamaku karena anak gadis tidak boleh pulang larut malam "ucapnya.
uuhhukk
__ADS_1
uuhhukk
Frans dan john yang mendengar ucapan rora tersedak air liur mereka sendiri,bagaimana bisa dia bilang seperti itu padahal sekarang sudah larut malam dan sudah menunjukkan jam 12 malam .Dan hampir pagi.
Rora segera mengambil tang dan menuju ke arah celsi.
"apa yang ingin kau lakukan kepada anakku sialan "ucap susi.
"ssstttt...."nyonya jangan berisik,sedangkan celsi masih dengan pandangan kosongnya karena jiwanya sudah tergonjang sebelum penyiksaan.
aaaaaaccccchhhkk
aachhk
Teriak celsi karena kuku jari kakinya sudah sudah lepas dua .Dia sudah kembali alamnya karena tadi pandangannya ksosong.
"apa yang kau lakukan hah"
Rora tidak memperdulikan teriakan celsi dia masih melanjutkan mencabut kuku kaki celsi sampai habis dan di lanjut mencabut kuku jari tangan celsi sampai habis,teriakan demi teriakan celsi menggema di ruangan penyiksaan itu,orang orang di sana merasakan ngeri melihat apa yang di lakukan oleh rora.Tapi tidak dengan seven dan ten karena mereka sudah biasa akan dengan pemandangan itu.
Setelah selesai dengan kuku ,rora mengambil pisau dapur dan segera dia memotong jari kaki dan tangan celsi.umpatan demi umpatan di ucapkan celsi untuk rora.Karena tidak bisa lagi menahan rasa sakit celsi tiba tiba pingsan.
"yaaahhh...pingsan dia...masak segitu saja sudah pingsan.....dulu saja saat menyiksaku dia yang paling semangat 45"ucap rora.Dan john sangat sakit hatinya mendengar ucapan putrinya meski dia sudah tahu dari rekaman yang dia dapat dari bawahannya.
"dasar iblis "teri celsi melihat anaknya di siksa di depan matanya sedangkan danu hanya diam saja tanpa merespon apapun karena ddia masih blank untuk saat ini.
"kalianlah yang telah membuat rora yang diam ini menjadi iblis,dan menjadi dewi kematian buat kalian ,apakah kau tidak merasa hmmm......tapi berkat kalian juga dewi kematian ini hadir "ucap rora,tubuh susi sudah bergetar karena melihat rora sudah menuju ke arahnya.
"max"
[iya nona]
" belikan aku cambuk max "
[baik nona ]
[pembelian cambuk biasa ]
[pemotongan poin sistem 200 poin]
[proses pembelian 100%,90%,80%.......10%]
proses selesai ,nona tinggal membayangkan saja cambuknya ]
"terimakasih max "
[sama sama nona]
Untuk mengalihkan perhatian orang orang di sana supaya tidak curiga ,jika tiba tiba ada cambuk di sana .Rora melakukan gerakan seperti melepas ikat pinggang supaya tidak di curigai.
cetar
tiba tiba terdengar suara cambuk dan cambuk itu mengeai tubuh susi.
aaaaccchhhh
"sialan ,sakit tau bre**s*k" ucap susi.
"bukankah ini dulu yang kau lakukan padaku nyonya dan kau tidak perduli degan terian ku dan memohon ampun ,kau menyiksaku tanpa belas kasih "ucap rora
cetaarr
plaaasss
cetaaaaar
cetaaaaar
plaaasss
ceetttaaaarrrr
"hentikan ,b*d*h sakit"
Cetarrr
Sedangkan di tempat john dan frans laki laki paruh baya itu menangis tersedu sedu tanpa suara ,dia benar benar merasa bersalah kepada putrinya sedangkan air matanya jatuh tanpa bisa berhenti ,hatinya sakit .
Sedangkan frans sudah menangis sedari tadi ,dia merasa brsalah karena tidak bisa menjaga keponakannnya itu.
"maafkan papa sayang ,sampai kau merasakan sakit seperti itu "gumam john.
"maafkan paman sayang ,paman tidak bisa menjagamu dengan baik,mulai sekarang paman brjanji akan selalu menjagamu "gumam frans.
Cambukan demi cambukan di lontarkan rora ke tubuh susi sehingga banyak sekali darah ynag keluar dari kulitnya itu dan membasahi baju lusuh milik susi.Dan susi pingsan.
"seven bangunkan mereka ,ck...lemah sekali baru juga mulai masak sudah pingsan sih "gerutu rora.Sambil cemberut melihat mainan nya sudah pingsan semua.
"bagus .....pergi tanpa pamit dan sekarang bermain sendiri tanpa mengajak kakak hmmmm"
__ADS_1
deg