Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
bab 29


__ADS_3

hanya dalam 20 menit para pria tinggi besar itu sudah tumbang ,dan aurora serta ten lah yang paling banyak membantai tanpa ampun.setelah selesai dengan mereka rora pergi begitu saja dengan ten.


"tungguuu...."teriak wanita paruh baya itu menghentikan langkah rora dan ten.rora berhenti dan menoleh ke arah wanita itu.


"nak terimakasih sudah menolong wanita tua ini"kata siska ,ya wanita itu bernama siska


"sama saa nyonya"sambil pergi meninggalkan siska.


"siapa gadis itu,di lihat dari cara berpakaiannya saja sudah kelihatan kalau dia seorang gadis "ucapnya dalam hati


"tungguu...bolehkah saya melihat wajahmu dan namamu nak"ucap siska lagi


aurora membuka helmnya padahal dia sudah naik motor bersama ten.


"nama saya aurora nyonya ,segera pergilah dari sini sebelum mereka meminta bala bantuan nyonya"ucap rora dan memakai helmnya kembali


"ayo ten kita pergi dari sini nanti di tempat sepi kita berhenti kamu boleh kembali ke bayangan lagi"kata rora


"baik nona"balas ten da segera menstarter motornya dan melaju kencang pergi meninggalkan siska


"apa kalian tidak apa apa "tanya rora ke sopir dan bodyguardnya itu


"kami baik baik saja nyonya untung nona itu dan temannya datang membantu kita tepat waktu,sebaiknya kita segera tinggalkan tempat ini nyonya"katasang bodyguard


tapi sebelum mereka pergi meninggalkan tempat ituu,suami dari sang nyonya datang dengan para bodyguard yang dia bawa.


"tuan besar"sapa mereka kepada bos besarnya


"hmmm....."


"ma,mama tidak apa apa kan,apakah ada yang terluka ma,maafkan papa terlambat membantu ma"kata tuan adrian,karena dia melihat banyak mayat di sana


"terimaksih sudah menyelamatkan istri ku"kata adrian kepda sopir dan bodyguardnya itu


"sama sama tuan itu sudah menjadi tugas kami menyelamatkan nyonya"ucap sang bodyguard


"tapi kami tadi tidak sendirian tuan,tadi ada dua orang membantu kami ,dan mereka yang sudah membunuh mereka tanpa ampun tuan"lanjut sang bodyguard memberi info


"apa...kalian di bantu oleh seseorang"kata adrian terkejut ,sekarang dia tidak bingung lagi karena dari tadi dia melihat banyaknya mayat dan tidak mungkin orang mereka yang membunuh.


"baiklah terimakasih sudah memberi tahu,dan siapa mereka"tanya adrian


"namanya aurora pa,dia gadis sagat cantik sekali dan temannya juga tampan"kata siska


"jadi yang membantu kalian seorang perempuan dan laki laki"tanya adrian ,

__ADS_1


"iya pa,ya sudah kita pergi dari sini dulu kita lanjut di rumah saja "ucap siska


"bereskan mereka semua jangan sampai meninggalkan jejak"perintah adrian kepada para bawahannya itu


"baik tuan"ucap mereka serempak


sekarang mereka pergi meninggalkan tempat itu dan segera pulang.dan mereka akhirnya sampai di mansion mereka .siska dan adrian masuk ke rumah tanpa sepatah katapun dan mereka langsung menuju kamar mereka untuk membersihkan tubuh mereka sebelum membahas masalah tadi.


setelah selesai degan kegiatan mereka .mereka duduk di kasur sambil merebahkan tubuh mereka yang capek karena kegiatan mereka seharian yang menguras banyak tenaga.


"sekarang jelaskan semuanya ma,jangan ada yang di tutupi"taya adrian


"hmmm......tadi pas di jalan mau pulang mama tiba tiba di hadang oleh beberapa mobil dan mereka menyuruh mama untuk keluar dan mau di bawa oleh mereka,tapi sopir sama bodyguard melarang mama untuk keluar ,jadi mereka yang keluar dan mereka menyuruh mama menghubungi papa,pas ketika mereka berkelahi salah satu dari mereka membawa mama pergi dan ketika pria itu ingin menyikiti mama,tiba tiba datang seseorang menghajar mereka dan membantu sopir dan bodyguard kita ,tapi ditengah perkelahian mereka padahal mama melihat mereka tanpa berpindah tempat ,tiba tiba di sebelah orang yang membantu itu ada orang lagi dan ikut bertarung,sampai sekarang mama penasaran dari mana datangnya tiba tiba laki laki itu ya pa,oh ya pa pasti papa akan terkejut jika tau siapa yang menolong mama tadi"jelas siska ke suaminya adrian


"memangnya siapa ma?"tanya adrian


"dia seorang gadis pa"kata siska dengan mata bangga dan binar bahagia


"Apa....!"teriak adrian


"seorang gadis yang membunuh mereka semua ma!kata adrin meyakinkan dirinya


"bukan semua pa,tapi sebagian yang sebagian di bunuh oleh teman rora itu!jelas siska


"mama tau nama gadis itu ?tanya adrian lagi


"tadi mama sempet berkenalan sama dia dan pas dia melepas helm nya ternyata cantik banget pa"jelas siska lagi kepada sang suami


"maksut mama"


"jadi tadi itu ya pa,pas dia berkelahi dia itu masih memakai helm,karena dia tiba langsung menyerang orang yang menyikiti mama,jadi tanpa melepas helmnya gitu,pas selesai mama ingin lihat mukanya dan kenalan sama dia gitu pa "kata siska lagi


"oh ya pa ,kira kira siapa ya yang menginginkan nyawa mama"ucap siska sedih karena banyak sekali musuh sang suami yang menginginkan nyawanya karena iri dan benci kepada suaminya itu.


"maafin papa ya ma ,selama ini selalu membuat mama susah dan selalu dalam bahaya"ucap adrian penuh sesal dengan keadaan yang sekarang seraya memeluk tubuh sang istri yang sangat dia cintai.


tanpa menunggu lama adrian melepas pelukannya dan dia langsung menelfon seseorang


"kalian cari siapa yang sudah mengusikku kali ini"


"dan kalian cari tau tentang gadis bernama aurora"ucap adrian karena dia sudah di kasih tahu tentang nama sang penolong istrinya itu.


"ya sudah sekrang kita istirahat"ajak adrian kepada istrinya.siska hanya menangguk saja dan langsung merebahkan tubuhnya yang lelah di ikuti sang suami.


di tempat lain dan waktu yang sama di tepi pantai saat ini.rora begitu menikmati suasana pantai yang dingin karena hembusan angin.dia sekarang sangat menyukai kesunyian semenjak peristiwa yang dia alami.rora menatap ke arah laut dan menyaksikan deburan ombak yang saling berebut ingin sampai ketepian pantai.

__ADS_1


dan tak terasa waktu sudah malam rora duduk di pinggir pantai ,dan tiba tiba


drrrrrrttt........


drrrrtt


drrrrrtttt....


"halo.."


"....."


"hmmm"


"....."


"iya ,aku pulang sekarang" jawabnya membalas panggilan di balik telfonnya itu.


rora segera melangkahkan kakinya menuju motornya,dia kini sendiri lagi setelah menyuruh ten kembali ke bayangannya .dia segera melajukan motornya dengan kecepatan tinggi ,karena jarak dari pantai ke rumahnya sangatlah jauh.


di tengah tengah perjalanannya pulang lagi lagi dia melihat kekerasan lagi.


"huft.....tadi sore mau terjadi penculikan oleh para mafia ,sekarang apalagi ini,kenapa hidupku sekarang di kelilingi dengan kekerasan hah"kata aurora sambil menghela nafas.aurra suda tau dari max orang orang yang dia bunuh itu adalah para mafioso .


"max,sekarang ini apalagi max,apakah para mafioso lagi atau para tikus got"tanyanya pada max


"itu para preman yang ingin memalak gadis itu nona,tidak ada tikus got"


rora hanya merotasikan matanya mendengar jawaban terakhir dari max.


"sepertinya aku harus olah raga lagi malam ini"kata rora dalam hati


dia melajukan motornya dengan pelan setelah merasa jaraknya dengan kejadia yang dia lihat sudah tidak terlalu jauh saat ini.dia turun dari motornya dan melangkah mendekati para preman itu yang ingin melecehkan seorang gadis setelah memalaknya.


"hei...."teriak aurora


"apa yang kalian lakukan"


"wah bos lihat ada gadis cantik nyamperin kita bos,rejeki nomplok tak akan kemana ,iya kan bos"ucap salah satu preman ke pada orang yang di sebut bos itu.


"hmmmm"


"hai cantik ,kenapa malam malam ada di sini ,mana kamu sendirian lagi"ucap bos preman


"paman kenapa tidak menjawab pertanyaanku ,malah balik tanya "kata aurora sambil menggaruk kepalanya yang gatal

__ADS_1


"oh itu kami sedang ingin bermain dengan wanita itu,apakah kamu juga mau bermain dengan kami cantik"jawab bos preman


"main apa.......


__ADS_2