
" keluarga bangsawan ?,apakah pemilik tubuh ini keturunan dari keluarga bangsawan max" tanyanya ke max.
[ bisa iya ,bisa tidak nona]
"kenapa begitu max?"
[ jika anda dari keluarga bangsawan anda cukup teteskan darah anda ,jika bereaksi berarti memang anda adalah keturunan bangsawan ,tapi jika tidak ada reaksi apapun dari liontin itu berarti anda bukan keturunan bangsawan dan kenapa bisa liontin itu ada di ibu anda kemungkinan saja liontin itu di temukan oleh keluarga anda nona]
"hmmm....begitu ya,ya sudah nanti saja ketika sudah sampai di mansion aku akan coba saranmu tadi max,"ucap rora dan segera menyimpan liontin nya dan langsung tidur karena tadi dia tidak jadi tidur karena ngobrol dengan max.
Tak terasa perjalan panjangnya berakhir yang membuat rora sangat lelah . Dia langsung menuju ke mansion miliknya di negara c ini.
"apakah nona butuh bantuan untuk menuju rumah anda nona"tanya robert.
"tidak usah robert ,aku bisa ke sana sendiri,terimakasih "
"sama sama nona,kalau begitu saya undur diri nona "
"baiklah sampai jumpa lagi robert"
Akhirnya rora memesan taksi untuk bisa sampai ke mansionnya ,karena dia masih belum menyiapkan apa apa di di negara c ini.
"kita sudah sampai nona!"ucap sopir taxi
"huft ...akhirnya sampai juga,terimakasih pak atas tumpangannya dan ini ongkosnya "ucap rora.
"sama sama nona,maaf nona ini uangnya terlalu banyak nona !"balas sang sopir.
"tidak apa apa pak,itu lebihnya buat bapak,sebagai ucapan terimakasih karena telah mengantar saya sampai tujuan"balas rora di barengi dengan senyuman manis rora.
"terimakasih banyak nona"balas sang sopir dia menangis karena terharu dan uang yang di beri oleh rora lebihnya begitu banyak jadi dia sangat bersyukur ,pagi pagi sudah dapat rezeki pada penumpang pertamanya hari ini.
Rora segera keluar dari taxi dan dia sudah di sambut oleh penjaga mansion.
"selamat pagi nona,ada yang bisa saya bantu?"tanya sang penjaga.
"selamat pagi pak"balas rora sambil menunjukkan bukti bahwa dia adalah pemilik mansion ini.
"aahhh...maafkan saya nona ,karena tidak bisa mengenali anda ,dan silahlan masuk nona!"
"terimakasih pak,oh ya pak ,apakah di dalam sudah ada art nya pak?"tanya rora.
"ada satu nona ,dia istri saya ,jadi dia bagian bersih bersih dan memasak nona"
" waaahhh...pasti dia capek sekali membersihkan mansion sendiri ,ya sudah pak,saya mau masuk ,sudah capek ,kalau bapak capek bapak istirahat saja ,jangan terlalu di paksakan pak "
"iya nona,tidak apa apa ,nanti saya akan istirahat "
"baiklah saya masuk dulu ya pak"
"iya nona ,silahkan"
Di depan pintu mansion.
__ADS_1
tok
tok
tok
"selamat pagi nona"sapa wanita paruh baya ,setelah membuka pintu.
"pagi bi,apakah bibi sudah tau siapa saya ?"
"tau nona,barusan suami saya telfon saya dan memberi tahukan kedatangan anda nona,silahkan masuk non"
"baiklah bi,bibi bisa lanjutkan kerjanya saya mau langsung masuk ke kamar saya"
"baik nona,apakah perlu saya buatkan sarapan buat nona?"
"tidak perlu bi ,saya mau istirahat saja dulu "
"baiklah kalau begitu ,selamat istirahat nona"
"baik terimakasih bi"
Setelah sampai di dalam kamar .
"huft akhirnya sampai juga,dan punggungku bertemu dengan bestienya yang empuk ini ahh......nyaman sekali "gumam rora karena dia sudah merebahkan tubuhnya di kasur king size miliknya.
"lebih baik aku kasoh kabar kak al dulu dari pada kena ceramah selama satu minggu,bisa berabekan "gumam rora,sambil menelfon alfa.
tut
tut
tut
π"kamu sudah sampai dek, tidak terjadi apa apa kan dek sewaktu kamu tadi di jalan"
π" tidak kak ,aku baik baik saja,sampaikan salamku ke ayah ,bunda sama abang ya kak,rora gak bisa hubungi mereka sekarang karena sudah sangat lelah aku "
π"iya dek ,gak papa soalnya di sini juga sudah dangat larut malam ,ya sudah kamu istirahat saja sekarang"
π"iya kak,bye"
tut
Seteah menelfon sang kakak ,rora segera membersihkan badannya supaya badannya terlihat segar.Dan dia langsung tidur menuju alam mimpinya.
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, rora masih nuenyak dengan tidurnya tanpa ada yang mengganggu.
tok
tok
tok
__ADS_1
"non,sudah waktunya makan siang!"teriak seseorang yang ada di luar kamar rora.
"non bangun non,sudah siang!" teriaknya lagi.
"apa aku masuk saja ya,tapi takut nanti nona marah ,tapi ini sudah waktunya makan siang,tadi dia dari tadi pagi tidak makan apapun hmm......baiklah aku bangunkan saja ,kalau dia marah ya di dengarkan saja he..he..he.."gumam sang art di mansion rora.
ceklek
sang art masuk ,dan melihat junjungannya masih nyenyak tidur di dalam selimutnya.
"non bangun non sudah siang ,sudah waktunya makan siang non" ucap sang art sambil menggoyang goyankan bahu rora.
"hmmmm...bentar lagi kak,adek masih ngantuk"ucap rora.
"non bangun ini bibi non,sudah waktunya makan siang non"
"uuuhh.....eh bibi "ucap rora sambil mengucek matanya dan menyatukan rohnya yang masih belum menyatu π€£π€£π€£
"ada apa bi?"tanya rora sambil bangun dan duduk menyandaran punggungnya di sandaran kasur.
"bibi hanya mau kaih tau kalau sudah waktunya makan siang non,apakah nona tidak makan siang,tadi pas datang non belum makan apa apa kan !"
"sudah siang bi ,memang jam berapa sekarang bi"
"sudah jam 1 siang non"
"ya ampun aku sudah tidur lama sekali "gumam rora.
"ya sudah bi,aku mau cuci muka dulu,bibi turun ke bawah saja dulu nanti aku susul bi"
"baiklah non ,kalau begitu bibi undur diri dulu ya non"
"iya bi"
Setelah kepergian sang art rora segera pergi ke kamar mandi untuk mebasih mukanya ,karena dia tadi pagi sudahandi jadi dia sekarang cuma cuci muka saja,dia malas mandi lagi.
tak
tak
tak
Suara langkah kaki rora menuruni anak tangga terdengar nyaring karena di mansion tidak begitu banyak penghuninya cuma ada rora ,sang art dan penjaga .
Jadi di mansion yanh besar itu hanya 3 orang penghuni saja.
" sudah siap semua bi"tanya rora
"sudah non,silahkan ,jika non tidak cocok dengan masakan saya non bisa langsung bilang ke saya ,nanti saya akan masakan apa saja yang non suka "ucap bi liu
" tidak usah bi,saya memakan apa saja asal itu bukan racun bi "ucap rora sambil menunjukkan gigi putihnya itu.
"oh ya bi,di mana suami bibi,kita makan sama sama ,saya tidak mau ada penolakan karena saya di sini sendirian"
__ADS_1
"eh...i.ii..iya non,suami saya ada di gerbang non,saya panggilkan dulu non"