
Mereka berdiri dengan susah payah karena kaki mereka masih bergetar dan masih sedikit lemas .Tapi mereka berusaha keras karena ingin segera pulang .Dan melupakan kejadian malam ini.
Di tempat rora dan bulan saat ini ,mereka sudah sampai mansion tepat tengah malam.
"Selamat malam nona,kok baru sampai non,dari tadi tuan al dan tuan nathan menunggu kalian dengan cemas ,dan bi sumi juga khawatir "sapa sang penjaga gerbang ketika membuka pintu gerbang untuk rora dan bulan.
"Maaf mang tadi ketika pulang di jalan kami ada kendala tapi sudah kami selesaikan dan terimakasih ya mang " ucap bulan ,rora hanya diam saja dia langsung masuk .
Ketika masuk mansion di sana sudah ada Alfa,Nathan dan bi Sumi aerta mang dadang menunggu mereka sejak Alfa selesai menelfon rora tadi.
"dek kenapa baru sampai hmmm"tanya alfa langsung memeluk rora dan nathan memeluk bulan.
"tadi ada kendala di jalan kak tapi udah selesai,bibi sama mamang istirahat ya,maaf telah buat kalian khawatir"ucap rora,
"iya non ,kami semua khawatir dengan kalian berdua karea kalian para gadis jadi bibi khawatir terjadi sesuatu dengan kalian,kalau begitu bibi sama mamang undur diri ya non"ucap bi sumi.
Rora hanya mengangguk saja.
"ya sudah kalian segera pergi bersihkan diri dulu lalu segera istirahat karena kalian pasti sudah capek ,besok pagi kakak tunggu kalian di ruang kerja kakak setelah sarapan"jelas alfa sambil memerintah adik adiknya untuk istirahat.Mereka pergi dengan langkah gontai karaena sangat capek habis berkelahi tadi.
"Sepertinya mereka ada masalah " ucap nathan.
"hmm..kita tunggu saja besok pagi ,biar mereka sendiri yang menjelaskan semuanya"kata Alfa ,sambil berlalu pergi menuju kamarnya di ikuti oleh nathan.
Di tempat lain dan di waktu yang sama di kediaman Gibran.Mereka berempat sudah sampai rumah gibran dan keadaan sudah sangat sepi karena memang waktu menunjukkan tengah malam dan yang pasti kedua orang tua gibran pasti sudah istirahat semua.
Mereka menuju kamar mereka yang biasa mereka tempati jika sedang menginap di rumah gibran.
Di dalam kamar gibran.Dia langsung merebahkan dirinya tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.
"huft.....untung gue masih bisa kontrol diri gue kalau gak bisa malu gue di depan mereka jika gue sebenarnya sama dengan mereka ketika melihat kesadisan kedua cewek itu, mereka bener bener bukan cewek sembarangan ,sebetulnya wajar jika mereka di bekali ilmu beladiri untuk menjaga diri mereka karena mereka adik dari orang ternama sudah pasti banyak musuh mengincar mereka ,tapi bener bener mereka berdua diluar perkiraan gue,dengan tubuh mungil mereka siapa yang tau ada kekuatan besar di balik itu huft...."gumam gibran dia tidak habis fikir cewek imut dan cantik tapi mungil karena posture tubuh mereka yang memang cuma kira kira 150 bisa menghabisi begitu banyak orang dalam waktu singkat.
Tak terasa gibran tertidur karena sudah sangat lelah hari ini seharian melakukan kegiatan di kampus.
Di tempat lainnya di sebuah apartement.
"vin,siapa yang sudah berani menyerang kucing nakalku vin "tanya erick geram.
Ya Erick tau kalau rora telah di serang oleh orang orang tak di kenal tapi gadisnya itu mampu mengalahkan semuanya dengan sangat baik.
"Apakah mereka sudah di bersihkan vin" tanya erick
"sudah tuan ,sang bayangan nona rora dan nona bulan yang membersihkan tempat kejadian tuan ,dan mereka juga sudah meretas cctv area kejadian tuan"ucap alvin
__ADS_1
"ternyata gadis ku punya bawahan yang sangat pintar "puji erick
"apakah gadisku terluka vin"tanya erick
"tidak tuan nona baik baik saja ,seperti yang saya bilang tadi kalau sang bayangan nona rora dan bulan datang ketika mereka berdua terdesak karena banyak sekali pembunuh bayaran yang datang" jelas alvin lagi.
"baiklah terimakasih informasinya ,kau pergilah istirahat "ucap erick
Alvin langsung pergi meninggalkan tuannya."Apakah tuan tadi mengucapkan terimakasih ,ini sungguh luar biasa"gumam alvin sambil menuju kamarnya untuk istirahat.
Saat ini di dalam kamar rora,setelah menyelesaikan kegiatannya di kamar mandi rora segera merebahkan tubuhnya yang lelah dikasur king size miliknya.
[ Misi terpicu ,menghabisi semua pembunuh bayaran serta menghancurkan markas mereka
hadiah 2 kotak misteri
waktu 24 jam ]
"eh max ,kenapa tiba tiba ada misi lagi setelah lama tidak ada misi max?"tanya rora ke sistem
[Karena misi yang di dapatkan oleh nona adalah misi acak,jadi saya hanya akan memberikan sebuah misi jika memang ada pemberitahuan sistem nona]
"hmmm ...baiklah max ,besok saja aku laksanakan misi darimu untuk saat ini aku ingin istirahat "jelas rora
"selamat malam max"
skip
Keesokan paginya Aurora dan Bulan bangun kesiangan karena merasa tubuh mereka sangat lelah dan merasa badan mereka pegal pegal semua.
Di meja makan saat ini.
"Al kemana adik adik kita sudah jam segini belum turun juga ,tumben?"tanya nathan
"mungkin mereka capek karaena kegiatan mereka seharian full di kampus dari pagi sampai malam mungkin mereka lelah" jelas alfa tapi tetap makan sarapnnya.
"mungkin juga " jawab nathan .
"apa perlu bibi bangunkan mereka tuan "tanya bi sumi yang juga ikut sarapan bersama meraka juga mang dadang.
"tidak perlu bi,biarkan saja mungkin mereka sangat lelah"ucap alfa
"selamat pagi semua"
__ADS_1
Tiba tiba ada suara yang menyapa mereka ,serempak mereka menoleh ke asal suara yang tadi menyapa mereka .
cup
cup
"pagi sayang kok tumben bengong hmmm...mana adik adik kalian"sapa lintang
"pagi bunda "jawab alfa dan nathan kompak.
"mereka masih tidur bun"jawab nathan
"Bunda sama siapa ke sini ,sendirian apa sama ayah"tanya nathan lagi
"ya sam ayahmu lah sayang,mana bisa bunda ke mari tanpanya "jelas lintang lalu duduk di dekat alfa.
"ck...dasar pria posesif sudah tua juga " ucap nathan.
"siapa yang posesif dan sudah tua hmmm...."tiba tiba suara bariton terdengar di telinga nathan.
" hmmm...tidak ada yah,ayah sudah sarapan "tanya nathan mengalihkan pembicaraan.
"jangan kau mengalihkan pembicaraan ayah nat"ucap jack sambil duduk di sebelah nathan.Dan dengan menatap nathan dengan tatapan tajamnya.
gluk
"kenapa nih mulut tidak bisa di ajak kompromi sama seklai selalu saja cari masalah nih mulut,sepertinya nih mulut perlu di rukiyah deh"batin nathan.
"iya yah maaf"ucap nathan
"sudah sudah jangan berdebat lagi cepat selesaikan sarapan kalian"lerai lintang
"bunda sama ayah apakah sudah srapan "tanya alfa .
"kami sudah sarapan sebelum kami datang ke sini "kata jack mewakili sang istri.
Di mana adik adik kalian kenpa ayah tidak melihat mereka.
tak
tak
tak
__ADS_1