
masih di dalam kelas
marisa merasa geram karena sudah di permalukan di depan banyak orang.
"awas loe gadis miskin, gue akan hancurkan e loe nanti"kata marisa dalam hati,tanpa marisa tau kalau rora mempunyai kekuatan bisa mendengar ucapannya.rora hanya tersenyum miring.
"gue akan lihat apa yang akan loe lakuin ke gue"kata rora dalam hati
"memicu misi tersembunyi"
"menyelamatkan seorang siswi yang akan bunuh diri lompat dari gedung sekolah"
"hadiah 2 kotak misteri"tiba tiba suara max menggema di pikirnnya.
"apa itu benar max,ada yang mau bunuh diri"tanya rora ke max
"iya nona"
"apakah masih dalam satu sekolah ini max"
"benar nona"
tanpa aba aba rora langsung lari ke arah rooftop sekolahnya .dia berfikir hanya rooftoplah tempat yang bisa di tuju .teman temannya terkejut melihat rora tiba tiba lari ,aldo langsung ikut mengejar rora .
"hei kalian mau kemana ini masih jam pelajaran saya.saya akan kasih nilai jelek kepada kalian nanti"teriak sang guru.
rora dan aldo tidak memperdulikan teriakan sang guru,mereka tetap lari dan teman teman mereka ingin mengikutinya tetapi sudah mendapatkan pelototan dari sang guru.ciutlah nyali mereka karena nyali mereka tidak seperti rora dan aldo.
tiba di rooftop ,rora melihat sekeliling rooftop mencari siapa yang akan bunuh diri.tiba tiba dia melihat cewek yang entah datangnya dari mana ,cewek itu mulai memanjat tepian tembok .
cewek itu menangis meratapi nasipnya yang kurang beruntung itu.
"kenapa hidupku jadi begini,kenapa Tuhan tidak adil padaku,apa salah ku Tuhan sampai kau harus menghukumku seperti ini,ayah bunda sebentar lagi aku akan menyusul kalian,aku sudah tidak punya siapa siapa lagi di dunia ini"ratap gadis itu sambil menangis.
tak jauh dari tempat gadis itu berdiri ,ada dua pasang mata menyaksikan gadis itu manangis.yup rora dan aldo ada di sana saat ini.
"apakah loe akan menolong tuh cewek"tanya rora
"hmmm"
rora mendekat ke arah gadis itu.dan dia memegang tangan gadis itu ,serta menggenggamnya.
"loe gak sendiri ,ada gue,gue juga sama kayak loe,"kata rora kepada gadis itu,dan gadis itu tersentak kaget,
"kamu siapa,jangan hiraukan aku,mending aku mati supaya tidak menjadi beban orang lain lagi"kata sang gadis tanpa beranjak dari tempatnya.
"gue aurora,gue cuma peduli sama loe,apa dengan loe bunuh diri semuanya akan selesai begitu saja,orang tua loe pasti akan sedih melihat putrinya putus asa seperti ini"kata rora sambil menarik dan membawa gadis itu turun.setelah turun mereka duduk di lantai sambil ngobrol.
"tapi setidaknya dengan kematian gue mereka akan bahagia ,dan tidak ada beban di antara mereka"ucapnya lagi
"apa maksut loe keluarga loe yang bilang kalau loe beban mereka"tanya rora dan gadis itu hanya mengangguk saja.
__ADS_1
"apa orang tua loe dulu tau kalau keluarganya seperti itu" gadis itu hanya menggeleng saja
"siapa nama loe"
"bulan"
"lan hidup itu bagaikan roda berputar kadang kita di atas kadang kita di bawah,sama seperti hidup loe sekarang,mungkin dulu loe masih ada orang tua loe hidup loe bahagia dan masih ada di puncak,tapi setelah orang tua loe gak ada loe berada di titik terendah seperti sekrang ini.jadi kita hanya manusia biasa harus kuat dan sabar menerima semua cobaan dan tidak selamanya kita akan hidup di bawah kita akan bisa kembali ke puncak dengan perlahan dengan sabar"ujar rora panjang kali lebar kepada bulan.
"kok tumben nih anak ngomongnya panjang bener,biasa ngirit dan pelit ,huft.."batin aldo masih bisa mendengar ucapan rora yag bijak tadi.
"terimaksih karena sudah mau menolongku dan memberi nasehat kepada ku"
"hmmm....gue mau tanya boleh"
"boleh"
"apa orag tua loe orang kaya "
"hmmm....iya ,orang tua saya dulu masuk ke dalam orang kaya no.10 di negara ini,tapi semenjak kedua orang tua aku gak ada ,semua harta mereka di ambil oleh keluarga dari pihak ayah aku,karena ibu ku hanya anak yatim piatu"ujar bulan
"seperti yang gue duga"
"mereka ingin menguasai semu harta orang tua loe,dan mereka membunuh mental loe secara perlahan dengan begitu loe gak akan kuat menahan serangan mental yang mereka berikan ,dan loe akan jadi gila atau kalau gak ya yang seperti yang loe lakukan tadi ,bunuh diri,itu tujuan mereka dengan begitu semua harta yang di punya orang tua loe,akan jatuh ke mereka semua"kata rora dengan jelas ,setelah mendengar penjelasan secara garis besar dari bulan.lagi lagi aldo hanya bisa kagum dengan opini yang di keluarkan oleh rora.
ternyata bukan hanya dia saja yang tidak di harapkan di keluarganya ,masih ada yang seperti dia jug,tapi dia sangat beruntung masih ada max yang selalu menemaninya.
"selamat nona,misi anda berhasil ,dan ada mendapat 2 kotak misteri ,apakah anda ingin membukanya sekarang nona"tanya max.
"max terimakasih karena dengan adanya kamu ,aku gak merasa sendiri max"
"sama sama nona"
rora berfikir kenapa dia tidak mengajak bulan tinggal bersamanya dan akan membantunya nanti.tapi dia ingin memindai data diri bulan.
setelah melihat data diri bulan dan melihat tidak ada niat jahat daru diri bulan rora yakin akan membawa bulan tinggal dengannya.
"lan ,loe tinggal di mana sekarang"
"tadinya aku tinggal di rumah orang tuaku,tapi tadi tapi aku di usir dari rumah aku sendiri oleh mereka ,makanya aku bingung mau kemana,aku tidak tau arah tujuan dan tidak punya uang seperpun karena semuanya di ambil oleh mereka"kata bulan di sela sela tangisnya menjelaskan semuanya kepada rora.
"loe mau gak ikut gue ,tinggal sama gue di rumah gue"ajak rora ke bulan,dan bulan terkejut mendengar ajakn itu.bulan ragu aka ajaka rora kepadanya.
"kalau loe takut akan ngrepotin gue,loe bisa bantu bantu di rumah nanti sama bi sumi,"kata rora menjelaskan setela melihat keraguan di wajah bulan.
"mmm.....baiklah kalau begitu"jawab bulan tanpa ragu lagi.
"baiklah nanti pas pulang loe datang aja ke kelas gue di IPA 1,"ucap rora sambil berdiri dan pergi begitu saja tanpa menunggu jawaban bulan.dan di ikuti oleh aldo .
mereka sekarang menuju kantin sekolah ,karena jam pelajaran belum selesai saat ini.
"mbak es teh 1 ya"teriak rora ke salah satu penjaga kantin ,sang penjaga hanya memberi isyarat jempol saja.
__ADS_1
rora duduk sambil melihat ponselnya,dia melihat perkembangan dari kericuhan yang telah dia buat untuk keluarg bastian.
tiba tiba
drrrt....ddrrrtt.....ddrrrrtt...
"halo paman"
"...."
"saya usahan ya paman ,bisa ketemu sama paman,atau kalau tidak paman datang saja ke rumah saya paman"kata rora ,dia akan memulai menjain relasi dengan orang orang berkuasa supaa suatu hari nanti jika dia butuh bantuan ,mereka siap membantu .
"......"
"baiklah nanti akan saya share lokasi rumah saya ke paman"
"..."
"baik paman,sama sama"
rora menutup panggilannya,dan aldo penasaran siapa yang menelfon rora .tapi dia tidak mau jadi kepo.
.
.
.
di dataran benua lain
"bagaimana dengan ke adaannya sekarang"
"nona baik baik saja tuan ,meski beberapa hari yang lalu nona terlibat perkelahian dengan mafia dan para preman tuan"lapor sang assisten
"aish....dasar kucing kecilku yang nakal,suka sekali berkelahi"monolog pria misterius
"hmm....baiklah ,tetap awasi dia dan lindungi dia jangan sampai terluka "
"baik tuan" setelqh mengucapkan itu sang assistenpun pergi dari ruangan itu.
"hmm.....tunggu aku sayang.aki akan segera menjemputmu setelah semua masalah di sini selesai"ucap nya dalam hati
.
.
.
.
OMG siapakah dia?
__ADS_1