
tok..
tok..
tok...
"masuk" terdengar suara jawaban dari dalam ,segera seseorang masuk ke dalam rangan itu.
"sayang,aku kangen tau ,apa kabar,kenapa kamu tidak pernah balas chat aku sih" sapa orang itu yang di sapa masih diam saja tanpa melihat nya,dia masih sibuk dengan pekerjaannya.
perlahan perempuan itu menuju meja kerja laki laki yang di sapa tanpa ada respon sedikitpun.
"berani sekali kau langkahkan kakimu ke sini akan aku patahkan" ucap laki laki itu,sang wanita langsung berhenti dan dia masih mematung di sana.
"kenapa kamu selalu menolakku rick,apa kuragnya aku " ujar sang wanita
" keluarga kita sudah menjodohkan kita dan sebentar lagi kita akan bertunangan ,tadi mama menyuruhku untuk datang k sini mdan mengajakmu untuk beli cincin tunangan "jelasnya lagi
" keluarga kita kau bilang ,keluargamu saja yang bilang seperti itu,kedua orang tuaku tidak pernah menjodohkan ku dengan wanita bekas sepertimu" sarkas erick.
ya laki laki yang sejuta pesona itu adalah erick pemilik perusahaan terbesar no.1 di dunia.banyak wanita di luaran sana mengejarnya bahkan rela tidur dengannya,tapi tak satupun yang bisa meluluhkan hati yang dingin dan keras itu.hanya ada satu wanita yang mampu meluluhkan hatinya .
"keluargamu serta kamu terlalu teropsesi akan harta ku ,bukan karena aku" sindir erick
"itu tidak benar rick aku benar benar mencintaimu "jelas Miranda
"jika kau mencintaiku ,kamu tidak akan mungkin memberikan tubuhmu ke sembarang laki laki,jangan kau kira aku tidak tau apa yang kau lakukan selama ini " hardik erick
"sudah berapa banyak laki laki yang menjamaah tubuhmu itu,aku tidak akan mau menyentuh atau ,menyukai wanita yang sisa dari orang lain ,menjijikkan " kata erick sambil memandang miranda dengan pandangan jijik .
"itu semua tidak benar erick,ini pasti ada orang yang tidak suka dengan hubungan kita ,jadi mereka memanipulasi informasi itu " bela miranda
" memanipulasi dengan laki laki yang berbeda beda setiap harinyabahkan sebelum kau datang ke sini kau sudah olah raga dengan salah satu teman ranjangmu itu" skak erick
wajah miranda merah dan shok mendengar kata kata erick,
"dari mana dia tau bahwa aku baru saja selesai bercinta" ucap miranda dalam hati
" tidak perlu memasang wajah seperti itu,keluar kau dari ruanganku sekarang juga sebelum ku tendang kau dari sini" teriak erick sudah tidak bisa menahan emosinya,
"siapa yang memperbolehkannya masuk ke kantor ini ,apakah alvin belum menjalankan perintahku barusan"gumam erick dalam hati
mendengar suara gaduh di ruangan bosnya alvin masuk dan dia melihat wanita yang ingin dia singkirkan sudah ada di ruangan sang bos.
"apa kau tau kesalahanmu apa vin" tanya erick ke assistennya
"maafkan saya tuan muda ,saya akan lebih berhati hati dan segera menjalankan perintah anda sekarang" kata alvin
"sebelum kau keluar dari ruangan ini usir benalu ini dari hadapanku ,mengganggu saja"
" bak tuan muda'
__ADS_1
" mari nona silahkan pintunya sebelah sini"
" aku akan membalas semua perbuatan mu ini erick "
" sebelum kau membalas ku,aku akan pastikan kau terlebih dulu hilang dari muka bumi ini "
sambil menahan amarah miranda keluar dari ruangan itu ,sambil menghentak hentakkan kakiknya.
"alvin ke ruangan ku lagi sekarang"
ceklek
" ada apa tuan muada"
" cek CCTV sekarang , siapa yang telah memblehkan wanta itu masuk ke kantor ini,jika sudah ketemu pecat dia"
" apakah aku masih ada jadwal vin"
" tidak ada tuan muda"
" baiklah aku akan pulang sendiri ,karena aku akan pulang ke mansion utama,dan segera selesaikan masalah wanita tadi dengan keluarganya sebelum kita ke negara G ,bertemu dengan wanitaku vin"
"baik tuan"
erick segera bersiap siap untuk pulang dia ingin menemui kedua orang tuanya dan ingin mengutarakan maksutnya itu kepada orang tuanya.
dia sudah tidak ingin berlama lama di negaranya ,dia ingin segera bertemu dengan kucng nakalnya yang manis itu.sudah lama erick tidak melihatnya ,selama setahun dia tersiksa dengan rasa rindunya itu.
"apakah dia juga merasakan rindu padaku,aish...mana mungkin dia rindu padaku melihat mukaku saja tidak pernah ..hanya aku saja yang selalu melihatnya dari jauh...apakah dia sudah ada yang punya....kenapa kepala ku tiba tiba pusing dan hatiku sakit memikirkan jika dia sudah ada yang punya" gumma erick
" selamat datang tuan muda" sapa sang penjaga
" hmmmm"
" selamat datang kembali tuan muda" sapa kepala pelayan di mansion orang tua ercik
" hmmm"
" di mana mommy sama daddy"
" tuan besar dan nyonya besar ada di ruang keluarga tuan muda"
" hmm..terimakasih ..kau kembali ke tugasmu"
"baik tuan muda ,saya undur diri"
tak..
tak..
tak..
__ADS_1
terdengar suara langkah kaki enggema di ruangan itu.
" ingat pulang juga kau anak nakal " sarkas daddy Dave
"hai sayang apa kabar hmmm"
cup
"baik mom"
" hei aku bertanya padamu tapi tak pernah kau jawab hah" ucap daddy DAve
ck ...erik hanya merotasikan matanya jengah dengan tingkah daddynya itu.
di sini yang seperti anak anak siapa.
" mom,apa daddy tidak dapat jatah lagi dari mommy kenapa daddy seperti singa sih" ucap erick menyindir sang daddy
pluk..
" dasar anak kurang ajar ,tidak ada sopan sopanya sama orang tua kamu " tegas dave
erick hanya mengangkat bahunya acuh
"sudah sudah kalian ini jika bertemu selalu berantem tapi jika tidak ada salah satu kalian bingung mencarinya" ucap mommy maria menengahi perdebatan ayah dan anak itu ,yang selalu berdebat tapi itulah mereka menunjukkan kasih sayang mereka dengan cara yang berbeda dari yang lainnya.
" sayang tumben kamu pulang ada apa,apa ada masalah hmm" tanya mommy maria lembut sambil mengelus rahang kokoh sang putra semata wayangnya itu.
" iya mom,aku mau menemui menantu mommy itu,udah lama aku tidak melihatnya mom"jelas erick
" apa kau yakin son jika dia masih sendiri dan belum punya pasangan" kata dave yang sekarang menanggapi ucapan sang anak.
" dia itu masih kecil daddy erick fikir dia belum ada yang punya "
" apa kau yakin ,dia wanita luar biasa son,pasti banyak pria di luaran sana menginginkan nya untuk jadi pasangannya" jelas daddy dave
" erick yakin dad, selama ini erick mengawasinya dad,dan erick juga sudah putuskan perusahaan pusat erick akan erick pindahkan ke negaranya dad" jawab erick tegas
" mommy selalu merestuimu sayang,bawalah segera menantu mommy itu ,mommy sudah tidak sabar ingin bertemu dengannya" jelas maria
" oh ya dad tadi di kantor si miranda bikin ulah dan sempet mengancam erick juga " ucap erick
" apa kau sudah bertindak son" tanya dave
" sudah dad,pasti tidak lama lagi kelurga mereka akan datang ke sini dad "jelas erick
" sepertinya seperti itu,melihat mereka yang bermuka dua dan penjilat" jawab dave
" wah kata kata daddy sungguh pahit" sindir erick
buk...
__ADS_1
tiba tiba bantal sofa melayang mengenai muka erick.
" mommy..."