
"gue yakin...hati gue sudah mati .."emosi burhan sudah tidak bisa dibendung lagi setelah melihat satu lagi bukti kejahatan wanita yang selama ini dia cintai.Burhan benar benar tidak habis fikir terbuat dari apa hati wanita itu,menyesalpun tidak ada gunanya ,karena sekarang apa yang akan dia lakukan tidak akan merubah apapun atau mengembalikan keadaan seperti semula ,jadi dia hanya bisa pasrah dan menerima nya dengan lapang dada dan iklas.
Dan Anton segera menghubungi bawahannya untuk segera melakukan penangkapan,serta penyergapan dan memberikan bukti bukti yang dia dapatkan kepada atasannya .
Skip
Di sisi Aurora saat ini dia sedang berada di mansion Gibran.Di depan rumah gibran mereka berdua belum juga masuk ,gibran takut jika kekasih hatinya masih belum siap bertemu dengan keluarganya ,padahal yang meminta ingin bertemu dengan keluarga nya adalah rora sendiri kenapa jadi gibran yang jadi takut sendiri.
"yank " panggil gibran ke rora sambil memegang tangan rora , tangan gibran yang kini menjadi dingin bukan tangan rora.
" Sekarang ini yang merasa gerogi siapa dan di rumah siapa kenapa jadi terbalik gini sih dan ini kenapa justru tangan kak gibran yang jadi dingin gini dan itu kenapa mukanya banyak keringatnya " tanya rora bingung melihat gibran.
" yank,aku sangat khawatirin kamu dan jantung aku jadi deg degan gini,kenapa ya ?" tanya gibran bingung.
"la mana saya tahu kak,kalau kakak tanya ke rora terus rora tanya sama siapa ! ".balas rora sedikit sewot mendengar ucapan konyol orang yang ada di depannya saat ini.Karena dia sudah jengah ssikap gibran itu.
"sudah yuk,jadi masuk gak sih,kan aku yang ingin bertemu keluarga inti kakak kenapa jadi kakak yang ribet sih "gerutu rora lagi.
"baiklah ayo " ajak gibran karena sudah melihat raut muka gadis tersayangnya sudah dalam mode marahnya on.
Mereka segera melangkah masuk mansion yang sudah di sambut oleh kepala pelayan.
"Selamat datang tuan muda dan nona muda ,silahkan masuk ,kalian sudah di tunggu oleh tuan besar dan tuan sepuh "ujar kepala pelayan.
"terimakasih paman "balas rora ramah,dia akan ramah dengan orang orang yang ramah kepadanya tapi jika orang itu mengusiknya tidak ada ampun lagi baginya.
"hmm..." balas Gibran mode dinginnya .
"eh..." rora terkejut perubahan sikap gibran yang cepat sekali.
"aish ini orang kenapa tidak bisa sopan sedikit saja sama orang yang lebih tua sih " batin rora melihat sikap gibran kepada kepala pelayan.
Mereka mengikuti kepala pelayan menuju ruang makan ,karena saat ini saatnya makan malam jadi sebelum memulai obrolan mereka ,mereka ingin mengisi energi dulu.
"selamat malam semua "sapa gibran dan rora setelah sampai di dekat meja makan dan semua orang menoleh ke arah sumber suara yang sedang menyapa mereka semua .
__ADS_1
" selamat malam nak ,sini sini kita langsung saja mulai makan malamnya karena orang yang kita tunggu tunggu sudah datang " ucap nyonya sasi ramah .
" kakak cantik sini duduk deket jasmin " ujar jasmin adik gibran.
"maaf saya datangnya telat dan membuat kalian jadi menunggu saya untuk makan malamnya "ujar rora jadi tidak enak hati .
"tidak perlu sungkan begitu ,ya sudah yuk kita mulai makan malamnya "ujar tnyonya besar Permana.
Aurora melangkahkan kakinya dan langsung menyalami semua orang yang ada di sana dan mencium tangan kakek,nenek,papa,serta mama gibran .Dan semua orang terkejut melihat tindakan gadis yang di bawa putranya itu,karena zaman sekarang jarang ada anak muda yang mau melakukan itu.Paling kalau menyapa pasti dengan tindakan mencium pipi mereka ,dan memeluk mereka tanda untuk mengakrabkan diri mereka.
" ya sudah yuk kita mulai makam malam nya dulu nanti kita lanjut lagi ngobrolnya "terang tuan sujatmiko kakek gibran.
Mereka memulai makan malam dengan sangat tenang dan hitmat tanpa adanya yang berbicara karena tuan sujatmiko selalu memberikan prinsip tidak boleh ada yang mengobrol dan main ponsel jika sedang berada di meja makan seperti sekarang ini.Sampai acara makan malam pun selesai dengan cepat dan mereka segera menuju ruang kerja tuan sujatmiko karena itu adalah permintaan rora tadi setelah selesai dengan makan malamnya .
" jadi apa yang ingin kamu sampaikan kepada kami nak ,sehingga kami harus berkumpul semuanya "tanya tuan sujatmiko kepada rora setelah mereka masuk ruang kerja tuan sujatmiko dan mengunci ruangan itu .
" hmmm....sebelumnya saya ingin minta maaf jika nanti ada kata kata saya yang menyinggung kalian semua ,karena di sini saya ingin jujur tentang jati diri saya .saya tidak mau memulai hubungan dengan kebohongan maka dari itu saya ingin mengungkap jati diri saya kepada kalian semua karena saya menjalin hubungan dengan kak gibran jadi saya juga butuh restu dari kalian semua ,tapi setelah saya ceritakan siapa saya sebenarnya mau kalian tetap merestui kami atau tidak saya tidak masalah dan saya akan melepaskan kak gibran jika kalian tak merestui hubungan kami ,karena sebuah hubungan jika tidak adanya restu dari keluarga tidak baik kdepannya "jelas rora panjang lebar .
"yank" panggil gibran dengan matanya sendu setelah mendengar ucapan rora,ada ketakutan di dalam mata itu,takut jika dia akan berpisah dan keluarganya tidak merestui hubungan mereka setelah keluarganya tau ,gibran sudah merasa takut akan semua itu.
"silahkan nak ceritakan kami akan mendengar semua cerita darimu itu " ucap tuan jatmiko ,dan semua orang hanya bisa mengangguk saja .
"sebenarnya saya........." dan akhirnya rora menceritakan siapa dia sebenarnya tanpa ada yang di tutupi dari dia siksa oleh keluarganya sendiri sampai dia bisa tiba di kota ini dan tentang siapa dia di dunia bawahpun dia ceritakan dan keluarganya sekarangpun dia ceritakan ,dan di sana tidak ada yang menyela ucapan ror sedikitpun,perubahan raut muka setiap orang berbeda beda setelah mendengar ucapan dari rora.
" ha.......ha...ha...ha...." Tuan jatmiko tertawa dengan keras setelah rora selesai menceritakan siapa dirinya ,dari raut muka tuan sujatmiko tidak ada raut muka marah atau apapun yang ada hanya bahagia ya itulah raut muka yang di tunjukkan oleh tuan sujatmiko dan keluarganya mereka semua bahagia karena mendapatkan gadis yang sangat istimewa.
"jadi inilah sebabnya kakek tidak bisa meretas data diri kamu nak dan juga papamu juga tidak bisa mencari nya ha...ha...ha...." ucap tuan sujatmiko.
"iya kek,dan rora juga tahu jika kakek dan papa telah mencari data pribadi rora tapi tidak dapat dapat......."jelas rora.
" yah... dan kau memberikan hadiah kepada heacker papa dan juga kakek "jelas Hendra Permana ,papa dari gibran.
"maaf" ucap rora sambil menundukkna keplanya .
"kami tidak masalah dengan jati diri kamu nak,kami menerimamu ,sejak kami melihat kamu di panggilan waktu itu jadi kami menerima kamu apa adanya kamu " jelas nyonya besar Lastri Permana nenek Gibran.
__ADS_1
"wah...yah...sepertinya memang keluarga kita di takdirkan memiliki jodoh wanita tangguh terus yah " ucap tuan Hendra kepada sanga ayah sujatmiko.
"hmm...kau benar ,tapi bagaimana dengan jasmin karena hanya jasmin keturunan dari keluarga Permana yang perempuan "jelas tuan sujatmiko.
"ah....jangan bahas tentang diriku ini kek,karena aku masih ingin menikmati hidup aku ini ,setelah mendengar tentang kakak cantik aku jadi bisa bersyukur hidup di keluarga ini yang penuh kasih sayang dan aku tidak kekurangan apapun ,jadi jas inta maaf jika selama ini jas selalu buat masalah dan bikin kalian pusing dengan tingkha laku jas"jelas jasmin,dia merasa bersalah.
"oh....putri mama yang cantik sudah dewasa sekarang mama sangat senang "ucap mama sasi.
"yah....pasti cucu ayah itu sudah bucin kepada cucu mantuku ini "jelas nyonya lastri.
"ha...ha...ha...." tuan sujatmiko dan hendra tertawa bersama jika ,karena mereka teringat bagaimana mereka dulu juga bucin dengan pasangan masing masing.
"dan di dalam kediaman Permana wanitalah yang berkuasa ha...ha..ha...."lanjut tuan sujatmiko,sedangkan gibran hanya bisa menatap rora dengan binar bahagia karena keluarga mereka menerima rora dengan sangat baik.
" jadi nak,apakah nenek dan mama kamu boleh kapan kapan jika kamu ada waktu luang sparing dengan kamu nak "ucap nenek lastri.
" tidaaaakkkk" jawab para laki laki terutama gibran dia tidak mau melihat gadisnya terluka...
"baik nek....terseah nenek sama mama kapan punya waktu ,rora akan datang " ucap rora. dengan senyum manisnya .
"sayang .." panggil rora.
" yah ...apakah kita akan melihat pertarungan dari macan asia ,red angel serta ketua Night Wolf "ujar tuan Hendra.
"sepertinya seru jika melihat para wanita tangguh itu sparing ....nanti kamu siapkan saja tempatya buat mereka sparing hend..."balas tuan sujatmiko.
"baik yah..."jawab tuan hendra.
"ahh......" gibran hanya bisa menghela mendengar ucapan dari kakek dan papanya kenapa mereka justru semangat sekali.
" waaaahhhh.......aku tidak sabar melihat kalian sparing...."ucap jasmin girang karena dia memang gadis yang sangat bar bar.
Sedangkan rora hanya bisa tersenyum melihat antusiasnya keluarga yang ada di depannya sekarang.Dia tidak menyangka jiak mereka bisa menerima jati diri aurora itu.
"waahhh...pasti seru sparing dengan calon nenek dan mama mertua ha...ha........"batin rora.
__ADS_1