Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
bab 61


__ADS_3

" ha.....ha....ha...ha...mama bener bener keren"sura tawa menggema dan mengagetkan dave dan juga maria.


"loh sayang katanya alvin kamu mau bertemu sama calon mantu mama,dan kenapa ini kamu malah pakai baju santai" tanya maria bingung melihat penampilan sang putra


" maafkan saya nyonya,tadi saya memang di suruh tuan muda datang ,tapi tidak seperti yang saya ceritakan tadi ,saya hanya di suruh akting di depan tamu nyonya dan tuan tadi" sela alvin sebelum di jawab oleh erick


" ya ampun jadi tadi itu cuma sandiwara saja " kata maria


" yup dan mama memerankannya dengan sangat baik,dan mama berbakat juga low jadi artis he..hee..." canda erick sambil tersenyum tengil dan menuju sofa di ikuti oleh alvin.


buk


bantal sofa tiba tiba melayang ke muka erick,dan pelakunya adalah papa dave


"kau telah mengerjai istriku anak nakal" ucap papa dave


" he....he...he...maaf pa,jika tidak begitu mereka tidak segera pergi dari sini,aku jengah melihatnya ingin sekali aku ukir muka mereka semua itu yang sok polos dan baik hati dan apakah papa lihat tadi muka mereka semua ha...ha..."


" aku bener bener senang sekali , mama tadi yang membuat mereka bisa menahan emosi mereka ha...ha...ha..."ucap erick yag masih tertawa melihat ekpresi dari keluarga robert tadi ketika mendengar kata kata dari mamanya,karena sejak alvin datang dia memperhatikan dari atas tapi tidak ada yang tau itu kecuali alvin,ikut sembunyi dan menyaksikan drama secara live


" ya kau benar,muka mereka sampai merah begitu" ujar dave


" huft......sebetulnya tadi mama sudah jengah dengan kata kata mereka yang tidak tau malu itu ,berani beraninya mereka menyodorkan anaknya itu ,sungguh menjijikkan"kata maria


" padahal mereka sudah dengar kalau kamu sudah beristri ya meski mama harus sedikit berbohong sih tapi tetep saja ngotot ,malah anaknya pengen jadi yang kedua" kata maria meluapkan emosinya


" sekarang mama tau kan bagaimana mereka ,itu masih belum seberapa ma " ucap erick


" apa maksutmu nak" tanya maria bingung


" alvin tunjukkan vidio itu ke mama " perintah erick


" baik tuan" jawab alvin,


Dan alvin segera mengeluarkan ipadnya dan memberikannya kepada maria.dan maria membuka vidio yang ada di dalamnya.

__ADS_1


dan betapa terkejutnya maria setelah melihat vidio itu,ia semakin jijik melihat miranda .maria segera mematikan vidio itu.


"emang vidio apa sich ma" sekarang giliran dave yang penasaran


"jangan di lihat ,nanti mata papa sakit jika melihatnya" sela maria dan segera mengembalikan ipad itu ke alvin


"bisa sakit mata,lah itu tadi mama lihat gak sakit mata gitu," elak dave


"kalau yang lihat papa itu bisa sakit mata tapi tidak dengan mama"jelas maria lagi


dave hanya mangangkat bahunya karena tidak peduli lagi.


" son masalah perusahaan apa tidak sebaiknya pusatnya kantormu tetap ada di sini saja,bagaimana jika nanti wanitamu itu ikut denganmu kamu pasti akan sangat kerepotan jika harus mengurus berkas berkasnya lagi kan harus mengurus kepindahan lagi dari sini ke sana dari sana ke sini lagi" jelas dave


"mending kamu di sana buka cabang saja ,itu menurut papa,dan ingat kamu anak tunggal di sini son ,apa kamu rela melihat mamamu sedih tidak bisa melihatmu lagi "


"meski kami bisa ke sana tapi kami juga sudah tua son" jels dave panjang lebar


erick mencerna kata demi kata yang di ucapkan oleh papanya itu ada benarnya juga.


" baiklah erick ikut apa kata papa dan mama saja,yang penting aku bisa melihat dan bertemu dengan kucing nakal ku itu"kata erick


"hei.....apa kau bilang barusan,kau mengatai menantuku kucing nakal hmmm....." tegas maria


glek


"mampus dah gue,kenapa bisa keceplosan sih"batin erick


"hmmm.....maaf ma,itu panggilan sayang erick ke dia,habisnya dia itu garang tapi menggemaskan sekali di mata erick"jelas erick supaya tidak kena marah macan betina di depannya ini


"apa kau yakin" tanya maria sambil menatap erick tajam


erick hanya mengangguk saja,dan dave yang melihat itu hanya menahan tawa saja.karena putra ini hanya akan tunduk pada istrinya dan sebentar lagi pasti dia juga akan tunduk pada gadis incarannya itu.


" tapi son,apakah kau yakin bisa meluluhkan hati gadis itu,kalau papa lihat dia bukan tipe gadis yang mudah terpesona dan jatuh hati ke laki laki" terang dave meragukan anaknya itu bisa apa tidak mendekati gadis incarannya dan menantu idamannya sang istri itu.

__ADS_1


"dari mana papa tau kalau gadisku bukan gadis yang mudah di taklukkan" tanya erick dengan curiga


"apa kau masih meragukan kekuatan papa son" tanya blik dave tanpa menjawab pertayaan anaknya.


"huft.....apa selama ini papa mengawasinya juga" tanya erick dan dapat anggukan dari dave


"jangan sampai dia tau pa,dia itu sangat peka instingnya" jelas erick ke dave


"dan erick tidak mau kehilangan kesempatan untuk mendekatinya pa"ujarnya erik lagi


" sepertinya dia sudah tau jika dia sedang di awasi tapi karena kita tidak melakukan penyerangan terhadapnya jadi dia seperti cuek saja"


" dan papa juga baru mendengar kabar kalau gadismu itu telah menghancurkan para mafia yang ada di negaranya itu dalam semalam,dan tak tanggung tanggung yang dia hancurkan adalah mafia tingkat 1 sampai 10" terang dave


"apakah itu benar pa" sela maria


dave mengangguk


"dan klan mafianya saat ini di takuti oleh orang orang di dunia bawah dari segala penjuru"


" banyak dari klan mafia lain ingin merekutnya untuk bekerja sama ,karena mereka tidak mau mati konyol,karena mereka akan berfikir 1000x untuk menyinggungnya,tidak ada mafia yang bisa menghabisi kelompok mafia dalam semalam apa lagi ini 10 kelompok yang berbeda beda dan paling kuat" jelas dave ,dia merasa bangga jika benar gadis itu bisa menjadi menantunya nanti.


erick sudah mulai gelisah dia takut kucing nakalnya itu jadi, incaran para mafia yang menginginkannya.


dave menyadari kegelisahan sang putra


"kau tidak usah mengkhawatirkannya son,kau tau gadismu itu benar benar kuat apalagi pasukannya itu,papa mendapatkan kiriman vidio dari mata mata yang papa suruh, mereka membantai musuh mereka seperti membantai binatang saja,papa sampai merinding melihatnya" jelas dave membayangk bagaimana kekejaman klan mafia itu.


"huft...baiklah mungkin keberangkatan ku ke negara G akan di percepat ,vin siapkan semunya minggu depan kita terbang ke negara G" titah erick


" baik tua"


" hati hati di sana nak,dekati gadis itu dengan lembut dan perlahan, sepertinya dia gadis yang sederhana meski dia kaya raya dia tidak suka kemewahan " kata maria


" iya ma,akan aku ingat nasehat mama"

__ADS_1


__ADS_2