Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 87


__ADS_3

Mereka pergi meninggalkan nia yag masih emosi dan wajah merahnya ,dia menggerutu sambil menghentak hentakkan kakinya karena kesal.


"gue harus yakinin papa buat perhitungan kepada gadis itu"monolog nia


Skip


Di dalam kelas saat ini rora dan bulan sudah duduk di kursi paling belakang.Mereka tidak suka duduk di depan.


tak


tak


tak


Tiba tiba ada dosen masuk ke dalam kelas rora.


"Selamat pagi menjelang siang "sapa sang dosen


" pagi menjelang siang pak"sapa semua maba


"baiklah perkenalkan nama bapak adalah David dan bapak adalah dekan di fakultas ini ,jadi jika ada sesuatu yang ingin di tanyakan atau apapun itu tentang jurusan ini bisa cari bapak atau ke kaprodi "jelas pak david


"iya pak "


Pelajaran berjalan dengan sangat baik tanpa ada hambatan.Kelas telah usai para maba segera membubarkan diri untuk pergi ke kantin karena perut mereka sudah meronta ronta ingin di isi.


"hai....bukankah kalian macan dan kucing yang waktu itu bernyanyi dengan sangat indah,suara kalian merdu sekali "tiba tiba ada gadis yang menyapa mereka berdua,dan hanya di anggukin saja oleh mereka berdua.


"kenalin nama gue suny"ucapnya sambil mengulurkan tangannya.


"panggil saja seperti tadi kamu sebut "ucap bulan sambil menerima uluran tangan suny.


"kami permisi dulu bay ....."ucap bulan lagi sambil berlalu pergi ke arah kantin


Suasana di kantin saat ini sangat ramai sekali dan juga penuh tidak ada tepat duduk yang tersisa di sana.


"can,kagak ada tempat yang kosong gimana ini!"ucap bulan


"beli aja makanan sama minuman terus kita makan di taman belakang kampus aja ,biar gak nunggu mereka selesai makan"usul rora


"baiklah"jawab bulan,dan mereka membeli makan dan minuman yang mereka ingin beli.


Di sisi sudut kantin empat pasang mata memperhatikan setiap gerak gerik kedua gadis itu.


"sepetinya mereka tidak dapat tempat duduk karena sudah penuh"


"tapi mereka beli makanan"


"biarkan saja dulu jika mereka nanti tidak mendapatkan tempat duduk baru kita suruh mereka untuk duduk dengan kita saja"


"good idea"


Tapi ternyata pupus harapan mereka ternyata kedua gadis yang menjadi bahan obrolan mereka ,keluar dari kantin sambil membawa mekanan mereka.


"mereka mau kemana"


"sepertinya mereka akan cari tempat di luar"


Dan tiba tiba

__ADS_1


"hai kak,maaf bisa ikut numpang duduk di sini gak kak,soalnya tempat duduknya penuh"ujar maba


"hmmmm"ucap gibran sambil berdiri dan berlalu pergi


"jika kamu mau duduk silahkan saja "ucap damar dan juga ikut pergi dari sana di ikuti oleh azka dan azriel.


Yap yang sedang membicarakan rora dan bulan adalah geng nya si gibran.Dan mereka berharap rora dan bulan duduk bersama mereka tapi yang datang malah ondel ondel .


"ck...sombong sekali mereka ,aku kan minta baik baik malah di cuekin gitu"gerutu sang maba.


" kenapa loe sok cantik gitu,mereka itu the most wanted tidak akan tergoda sama ondel ondel kayak loe, dan jangan kecentilan kayak gitu,loe gak kenal mereka aja dah berani deketin mereka"ucap mahasiswi yangbada di sebelah meja itu.


"ck...tetep saja mereka itu sombong ,aku minta baik baik juga"gerutunya tapi masih di dengar oleh mahasiswi yang ada di sebelah mejanya.


"seharusnya loe itu bersyukur mereka mau kasih mejanya ke e loe,bukannya bersyukur tapi malah ngedumel sendiri "ucap mahasiswi itu sambil berlalu pergi


" Dan perlu loe ingat ,jangan loe coba coba kegatelan sama cogan itu kalau loe masih ingin kuliah di sini"ucapnya sinis dan pergi begitu saja.


"ck...memangnya siapa mereka ,aku gak perduli,kalau di DO tinggal cari kampus lain aja apa susahnya sih"gerutu cewek ondel ondel


Di tempat lain


Saat ini rora dan bulan sedang duduk di taman bagian belakang ,mereka sedang duduk di rerumputan sambil menikmati makan siang mereka dengan santai dan hitmat ,karena tidak ada gangguan sama sekali.


Dari kejauhan gibran and the geng sedang memperhatikan kedua cewek itu yang sedang menikmati makan siang mereka.


"gila mereka ya,mereka tidak merasa risih atau jijik makan di sana ,malah terlihat santai begitu "ucap azka


"kelihatannya enak banget ,kayak lagi kamping "seru azriel ,dan tanpa fikir panjang azriel langsung melangkahkkan kakinya mendekati rora dan bulan.Dan langsung duduk di depan kedua cewek itu serta ikut makan siang karena dia juga membawa makannya tadi.


Dan di ikuti oleh teman temannya juga duduk bergerombol di sana menikmati makan siang tanpa suara,rora dan bulan yang awalnya terkejut melihat kedatangan mereka kini muka mereka sudah biasa saja setelah melihat mereka juga ikut makan di sana tanpa ada alas buat mereka duduk saat ini.


"aaahhh....akhirnya gue kenyang juga,tanpa ada yang mengganggu acara makan gue "seru damar sambil mengusap perutnya .


"biasa tadi ada ondel ondel datang ke meja kita di kantin mengganggu acara makan siang kita,sudah tau tempatnya sudah penuh masih saja ingin duduk dengan kita ,coba kalian berdua fikir,kalau tempat duduknya cuma ada empat,dan tiba tiba dia datang ingin duduk dengan kita,terus kita kota di suruh duduk di mana "sungut azriel


(kenapa jadi kebalik tadi pas lihat rora dan bulan ingin duduk dengan mereka tapi ketika giliran ondel ondel duduk tidak ada tempat duduk,itu hanya akal akalan mereka saja sebetulnya masih ada kursi tapi mereka sembunyiin entah di mana)


"kenapa jadi kakak yang emosi"kini giliran rora yang bertanya


"gimana aku gak emosi can,baru aja nih mulut mau menerima makanan yang mau masuk ,aku lihat mukanya langsung enek jadi hilang selera makanku tadi"ucap azriel menggebu gebu.


"ha....ha...ha......"pecahlah tawa damar dan azka mendengar ucapan azriel barusan.


"kenapa kalian tertawa"tanya azriel


"jadi tadi loe gak jadi makan gara gara lihat muka tuh ondel ondel "tanya damar dan dapat anggukan azriel.


"eh...but the way kenalin nama aku azriel"lanjutnya sambil memperkenalkan dirinya karena dia masih melihat teman temannya masih makan.


"gue azka"


"gue damar"


"gibran"


Ucap mereka memperkenalkan diri mereka masing masing.


" o " ucap rora dan bulan bersama sama.

__ADS_1


"hanya o aja ,kalian gak ingin kenalin nama kalian gitu ke kita kita "ucap azriel


"kakak kakak sekalian ,kalian bisa panggil kita dengan nama yang sudah kakak kakak sekalian berikan kepada kami waktu itu"ucap bulan


"tapi kan kita juga gak enak nantinya masak kita akan terus menerus panggil cewek cewek cantik seperti kalian seperti itu terus"kata azka


"tidak apa kak" balas bulan ,dan rora hanya diam saja tanpa ikut obrolan mereka .


drrt


drrt


Tiba tiba ponsel rora bunyi tanda ada panggilan masuk.


"siapa "tanya bulan ke rora


"abang"balas rora


"halo bang ,ada apa ?"


"......"


"masih di kampus bang"


"....."


" ok,nanti pulang dari kampus adek ke sana bang"


"....."


"iya nanti adek ajak juga ,bawel amat sih "


"..."


"ok,by"


"ada apa ?"tanya bulan


"nanti setelah selesai dari kampus kita di suruh ke kantor abang katanya ada yang mau di sampai in ke kita"kata rora


"kenapa gak di rumah aja sih,kenapa harus di kantor abang" tanya bulan


"gak tau"


"kalian saudaraan "tiba tiba azriel bertanya ke bulan dan rora.


Dan dapat anggukan dari kedua cewek itu.


"ya ampun jadi kalian masih saudara,kita kira kalian ini temenan"kini giliran azka yang bicara.


"yuk cabut sudah waktunya masuk"ucap rora


"tunggu "ucap azriel menghentikan langkah bulan dan rora


"boleh minta no wa nya gak cing,can ,siapa tau kita bisa jadi temen kan,bukan hanya jadi kakak tingkat kalian tapi kita mau jadi temen kalian"ucap azriel


"kau jenius riel"batin sahabat sahabat mereka ,mendengar ucapan azriel


Rora dan bulan saling tatap dan mengangguk,gak ada salahkan kan mereka berteman .

__ADS_1


"mana kak"ucap bulan.Azriel yang tau maksut bulan lalu menyerahkan ponselnya ke bulan.Dan bulan mengetik nomer ponselnya yang di beri nama kucing dan nomer ponsel rora yang di beri nama macan.


"sudah ya kak,kita pamit dulu,dah kak"ucap bulan dan mereka berlalu pergi


__ADS_2