
"padahal dulu dia ,sombong,dingin,gak banyak bicara,kenapa semakin ke sini dia malah berbanding terbalik gini ya "kata rora,dan alfa hanya mengangkat bahunya saja.
"baiklah kak,mari kita siap siap membuat pertunjukan"
"baiklah ayo" jawab alfa.
"eh...tunggu dek,memangnya kamu sudah punya rencana dek untuk pertunjukkan malam ini"tanya alfa.
"belum kak,nanti pas di jalan saja aku fikirkan he..he..he..."ucap rora cengengesan sambil garuk garuk kepalanya yang tidak gatal.Dia merasa bodoh karena biasanya dia punya rencana sekarang dia tidak punya.
"hmm....dasar "gumam alfa.
Mereka keluar dari ruang kerja rora dan menuju kamar masing masing.Untuk siap siap bermain dengan mainannya kali ini.
Kali ini dia akan kembali seperti dulu tidak akan memakai hati tapi hanya akan pakai otak saja.Menutup rapat rapat hatinya ketika bermain kali ini.
"hufft...mudah mudahan hati dan mata ini kuat ketika bermain nanti "gumam rora .
skip
Waktu menunjukkan pukul 23:00, saat ini rora sudah siap .
tok
tok
tok
ceklek
"sudah siap dek "tiba tiba alfa muncul di depan pintu setelah pintu di buka oleh rora .
"sudah kak "jawab rora.
"apakah tamu mu tidak akan curiga dek,melihat kita keluar malam malam?"tanya alfa.
"biarkan saja,aku tidak perduli ,sekarang yang terpenting segera membersihkan para hama itu kak"ucap rora tegas.
Mereka akhirnya keluar dan menuju garasi .
"pakai motor saja supaya cepat kak"
"baiklah ayo ,siapa takut,sudah lama kakak tidak bersenang senang denganmu dek ,jika nathan tau dia pasti akan marah marah karena cemburu ha ...ha...ha..."kata alfa.
brom
brom
brom
Suara motor sport begitu nyaring dan menggema di dalam garasi.Mereka berdua segera meluncur di tempat di mana mainan rora berada saat ini.
" wah...wah...ternyata mereka sedang bersenang senang sekarang kak "ucap rora ketika memperhatikan targetnya saat ini.
"mau langsung apa nunggu mereka selesai"
"nunggu selesai saja ,kasihan ini kan malam terakhir mereka untuk bersenang senang ha..ha..ha.."
"dek ada pergerakan dari arah jam 9 " bisik alfa.
__ADS_1
Mereka berdua masih berada di tempat persembunyiannya.
"sepertinya mereka juga menginginkan orang orang yang ada di dalam sana kak"
"betul ,kita pantau dulu dek dari sini "
"tapi aku tidak akan biarkan mereka membunuh mangsaku kak,aku sendiri yang akan menyiksanya"
"hmmm"
Saat ini kondisi sekitar tempat yang di pantau rora dan alfa sudah tidak baik baik saja,mayat jatuh di mana mana,dan keadaan masih tetap sunyi.
"mereka sepertinya orang orang terpilih untuk menghabisi mereka dek,dan sangat cepat"bisik alfa ,dia merasa kagum melihat kerja orang orang yang telah membantai habis para penjaga rumah besar yang berasa di tepi hutan itu.
"apa perlu kita masuk dek,melihat keadaan di dalam sana kelihatannya mereka sudah masuk kamar itu,lihatlah mereka sudah menghabisi salah satu dari mereka"
"tunggu"seru rora .
Tiba tiba rora sudah berada di dalam kamar ,menghentikan tindakan mereka yang ingin membunuh targetnya.
"siapa kalian,jangan ikut campur urusan kami"seru salah satu orang berpakaian serba hitam itu.
"kami tidak ingin mengganggu kesenangan kalian ,kami hanya ingin mencari informasi dari orang itu"ucap rora sambil menunjuk orang yang sudah ketakutan .
Orang orang itu saling pandang dan mengangguk,tapi tetap waspada terhadap dua orang yang tiba tiba datang menghentikan aksi mereka.
"wah...wah....aunty ternyata dari dulu sampai sekarang kamu tidak berubah tetap jadi j**l*ng"ucap rora.
"si...si.siiapa kamu"
"aku ,aunty tidak perlu tau siapa aku,yang perlu anti tau,nyawa anti saat ini sudah ada di tangan mereka semua"ucap rora sambil menunjuk ke orang orang yang ingin membunuhnya.
"AKTIFKAN MATA DEWA"
"ten"teriak rora memanggil ten.
"saya nona" jawab ten tiba tiba sudah ada di belakang rora yang sedari tadi tidak ada orang di sana ,dan para pria berbaju hitam shok melihat kejadian itu,di mana tiba tiba ada orang di belakang gadis itu.
"ambilkan alat alatku dan air,isi perasan jeruk nipis dan cuka "perintah rora.
"baik"
"queen,ada apa?"tanya alfa ,dia memanggil queen karena tidak ingin jati dirinya dan sang adik di ketahui orang orang yang ada di sana,karena saat ini mereka memakai topeng mereka masing maing.
Rora mengeluarkan belati kecil kesayangannya.Rora mulai menyayat tangan dan mengukir gambar di sana.
"wanita ini ternyata telah menyiksa mama selama ini kak,mama masih hidup dan keadaannya sungguh miris,wanita ini juga yang telah menculik mama dari rumah sakit setelah melahirkanku"ucap rora ,tapi tangannya tidak berhenti menyayat sana sini .
aaaarrrgggghhh
"hentikaaaaaaan sakit"teriak wanita itu.
"masak sakit ,kamu siksa mama ku saja kamu juga tidak perdulikan,masak sih sakit"ucap rora ,kini giliran paha dan kaki wanita itu yang menjadi sasaran.
Rora pindah lagi menyayat wajah yang membuatnya sungguh emosi,setelah melihat kejadian di mana mamanya di siksa di ruangan yang gelap.
aaaaarrrrgggh
aaaarrggg
__ADS_1
"dasar si***n hentikan b***h ,saaakit"
wuuuushhh
"ini nona"ucap ten.
"terimakasih ten"
Rora segera mengambil alat alatnya,dan melanjutkan aksinya mencabut kuku kaki dan tangan ,serta gigi wanita itu sudah hilang dari tempatnya.
"ini sentuhan yang terakhir buatmu wanita j***ng"ucap rora.
Rora segera menyiramlan air yang berisi perasan jeruk nipis dan cuka.
aaaaaarrrrgggggg
aaaaaarrrgggg
aaaaaaaaa
"s***n siapa kamu hah,aku tidak pernah berurusan denganmu,kenapa kamu menyiksaku hah"teriaknya di sela sela sakit ,perih yang sia rasakan saat ini di aekujur tubuhnya.
Wanita itu masih penasaran siapa perempuan yang ada di depannya saat ini yang sudah menyiksanya sedemikian sadisnya.
"wow.....sudah di ujung kematian masih bertanya seperti itu"sinis rora .
"baiklah sebelum dewa yama menjemputmu,aku akan beri tahu siapa aku,aku adalah anak dari wanita yang telah kau hianati,kau culik ,dan siksa selama ini"ucap rora dengan mata yang sudah memerah sejak tadi.
"haaa.....ha....ha........jadi kamu anak dari j****ng itu"ucap wanita itu,dia seakan lupa akan rasa sakit yang ada di tubuhnya.
"hmmm...j***ng teriak j****ng,kau sendiri kau sebut apa ,jika suka tidur dengan banyak laki laki hmmmm"ucap rora.
"kau wanita tak tau diri dan terimakasih ,mama ku sudah menolong dan membawamu supaya bisa hidup dengan layak karena keluargamu telah membuangmu tapi karena iri kau berbuat seperti itu kepada mamaku, bahkan orang tuamu membuangmu karena mereka tau kau hanya wanita tak tau diri,dan juga sekarang suamimu juga tak perduli denganmu "sarkas rora.
"itu tidaaaaaaak benar "teriaknya.
"aku sudah tau semua tentangmu ,hanya kau merasa iri dengan mama ku kau tega menghasut semua orang dan memfitnah mamaku,sekarang kau sudah merasakan apa yang mamaku rasakan"ucap rora ,dan menyiram lagi dengan sisa air tadi.
aaaaarrrrrgggg
Orang orang yang ada di sana sungguh ngeri melihat apa yang sudah di lakukan oleh gadis kecil di hadapannya.Mereka terbiasa langsung membunuh tanpa menyiksanya.
"maaf paman paman,telah mengganggu waktu kalian,kalian bisa lanjut urusan kalian"ucap rora setelah menyiksa dan mendapatkan informasi lebih banyak dari wanita itu sebelum meninggal.
"ha....ha...kau tidak akan bisa menemukan mamamu"teriak wanita itu,yang masih hidup di sela sela ujung kematiannya.
"heh...tidak bisa menemukan mamaku kau bilang ,kau salah ,aku sudah menemukan mamaku saat ini ,"ucap rora.
Wanita itu terkejut tapi dia tidak percaya akan semua itu.
"ten,seven,bawa mama kemari" perintah rora.
wuuuuushh
wuuuush
Tiba tiba ada dua laki laki dan salah satunya sedang menggedong seorang perempuan .
"max"
__ADS_1
[ saya nona ]
"beli pil regenerasi 1,pil pemulih stamina 1 "