Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
ban 38


__ADS_3

marisa masih tidak bisa terima akan semua itu.keluarganya hancur,perusahaan papanya pun di ambang kehancuran,rencana melenyapkan seseorang gagal.marisa frustasi dengan semua kegagalannya.


marisa memikirkan lagi bagaimana rencana sanjutnya ,dia tidak mau hidup susah .penyesalan yang ada di hatinya hanya sementara saja.


marisa memeriksa isi lemarinya ,dia menemukan perhiasannya dia akan menjualnya dan akan menyewa pembunuh bayaran saja supaya rencanya berjalan lancar dan segera terlaksana.


di sisi aurora


dia menerima laporan dari seven tentang keadaan marisa dan rencana yang akan marisa lakukan ,


"terimakasih sev,kau ikuti lagi dia dan kabari lagi berekembangan selanjutnya"


"baik nona"balas seven dan langsung hilang dari pandangan orang.


aurora menelfon seseorang


"halo paman bisa kita bertemu sekarang paman di kafe xx"


"....."


"baik paman terimakasih"


rora segera siap siap untuk pergi menemui seseorang.


tak...tak...tak...


langkah rora menggema di tangga .dia melihat sang kakak dari arah pintu masuk


"kakak sudah pulang,tumbem jam segini sudah pulang kak"tanya rora ke alfa


"iya tadi kerjaan tidak banyak dan tidak ada meeting jadi bisa pulang cepat,kamu mau kemana dek,ini sudah sore sebentar lagi malam lo"jelas alfa


"aku mau ketemuan sama seseorang kak"jelas rora


"dek kapan kamu pergi ke markas lagi untuk cek keadaan di sana"


"nanti jika aku ada waktu aku cek keadaan di markas kak,kakak tenang saja ,ok"


cup


aurora medaratkan ciumannya di pipi kanan alfa.yang di cium hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah adiknya itu.


sekarang aurora sudah berada di kafe xx menunggu seseorang ,tak berapa lama orang yang di tunggu tunggu sudah tiba.


"maaf paman telat datang ra"


"tidak apa apa paman rora juga baru sampai beberapa menit yang lalu "


saat ini rora bertemu dengan jack tangan kanan tuan adrian.

__ADS_1


"paman bagaimana dengan perunjukkan yang saya buat untuk keluarga tuan paman itu"


"sangat mengagumkan nak,kamu menyerang mental mereka dan vinansial mereka secara bersamaan ha...ha...ha.....paman sangat senang sekali"ucap jack dengan tawanya membahana seisi kafe


"ah paman bisa saja,apa paman ingin tahu kelanjutan dari permainan yang say buat paman"tanya rora ke jack


"apakah permainanmu masih belum selesai nak"tanya jack heran ,dia fikir permainan yang di buat aurora sudah selesai ternyata masih ada.


"belum paman,saat ini keluarga itu sudah terpecah belah paman ,kelakuan sang istri di kathui oleh sang anak di depan matanya,dan sang suami juga mendengar cerita dari sang anak ,langsung dia menceraikan sang istri yang sangat di cintainya tapi menghianatinya itu serta mengusirnya tanpa membawa apapun,mungkin sekarang laki laki itu sedang ada di rumah tuan anda paman"jelas rora panjang


jack terkejut dengan berita itu,mereka menerima karma dari perbuatan mereka sendiri,meski ada campur tangan dari rora.jack merasa senang .


"bagaimana kamu tahu itu semua nak"tanya ack heran


"saya menaruh mata mata di rumah keluarga itu paman"jelas rora,jack tak habis fikir jika gadis muda di depannya saat ini sudah merencanakan semuanya dengan sangat rinci dan epik.


"dan ada kabar satu lagi paman"


"apa itu ra"


"anak gadis dari keluarga itu masih belum sadar akan kesalahannya dan dia masih ingin menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi seseorang ,entah dia akan menghabisi nyonya paman atau orang lain,saya masih belum tau itu,nanti saya akan bantu paman lagi untuk meretas ponsel gadis itu paman"


"terimakasih nak,kamu selalu membantu paman dan keluarga tuan adrian ra"ucap jack tulus


"sama sama paman "


"oh ya paman sekarang paman hubungi bos paman itu untuk berhati hati karena tuan burhan sebentar lagi akan tiba di mansion mereka saat ini"ucap rora kepada jack tapi tangan sudah berada di atas keyboard laptopnya


"baik"


'......"


"maaf tuan saat ini tuan burhan akan menuju mansion tuan ,dia pasti akan membahas perusahaannya yang sedang di ambang kebangkrutan itu tuan


"...."


"baik tuan ,sama sama, oh ya tuan saat ini saya sedang bersama dengan aurora tuan"


"...."


"baik tuan nanti coba saya bicarakan dengan nona rora "


"...."


"baik"


tut


setelah enutup ponselnya jack segera menatap aurora yang masih sibuk dengan laptopnya.

__ADS_1


"paman saat ini marisa anak tuan burhan sudah menyuruh pembunuh bayaran itu membunuh nyonya siska dan saya ,dia merasa saya ancaman baginya "


"apaa...apa itu benar ra"


rora hanya menganggukan saja .jack khawatir akan keadaan nyonya siska .rora tau kekhawatiran jack kepada sang nyonya besarnya ,ahirnya berbicara


"paman tenang saja saya akan menyuruh teman temna saya untuk melindungi nyonya anda paman"


"terimakasih ra"


"sama sama paman"


"hmmm....ra boleh paman bicara serius mengenai hal lain"tanya jack ke rora sambil menatap rora dengan penuh bangga


"silahkan paman"


"sebelumnya paman minta maaf jika pertanyaan pamna nanti membuatmu tersinggung nak"


rora hanya mengangguk saja


"apakah kamu mau jadi anak angkat paman nak,paman sudah lama menikah tapi sampai saat ini paman dan istri oaman belum di beri kepercayaan nak"ucapnya sambil melihat rora dengan muka sedihnya.


rora tersenyum mendengar permintaan dari laki laki yang ada di depannya ini,dulu dia tidak di inginkan oleh keluarganya dan sekarang ada orang yang ingin mengangkatnya menjadi anak ,sungguh miris ternyata tidak hanya nasipnya yang buruk ternyata masih ada orang yang lebih buruk nasipnya dari pada dia,rora langsung menganggukkan kepalanya ,


"tapi saya masih punya saudara laki laki paman ,saya hanya hidup berdua dengannya saat ini serta pengasuh dan suaminya yang telah merawat saya dari bayi"


"apakah kamu tidak punya orang tua nak,kemana orang tuamu,ah maaf jika apertanyaan paman menyakiti hati kamu"


"tidak paman ,tidak apa apa,sebetulnya saya msih punya orang tua paman mereka ada di negara E ,saya anak yang tak di harapkan oleh keluarga saya ,karena mereka berfikir saya yang telah membunuh ibu saya dengan kehadiran saya,karena setelah melahirkan saya ibu saya dinyatakan meninggla dunia paman"


"lalu ayah saya menikah lagi dan punya anak perempuan ,istri dan anaknya menyiksa saya serta membuat saya seperti babu di rumah saya sendiri,saya sakit di rumah sakit dan hampir meregang nyawapun tidak adayang menjenguk saya,hanya pengasuh dan suaminya saja yang merawat saya dan akhirnya setelah sembuh saya mengajak mereka pergi dari negara E dan tinggal di sini"


"yang saya bilang kakak adalah dia juga seorang yatim piatu dia juga kakak angkat saya tapi kasih sayangnya kepada saya seperti kakak kandung saya,padahal saya punya dua kakak laki laki tapi mereka menganggap saya tidak pernah ada selama ini ,mereka membiarkan saya di hina dan di tindas "ucap rora sambil air matanya tidak mau berhenti


entah kenapa dia langsung bicara kepada jack dan menceritakan semua itu kepada laki laki di depannya.jack yang mendengarnya tidak bisa menahan air mata yang sudah dari tadi tahan .jack sangat geram dengan ayah rora bagaiman mungkin seorang bayi yang masih baru lahir di anggap pembunuh ibunya sendiri,ingin rasanya jack mencincang tubuh laki laki itu.


jack berdiri dari duduknya dan dia memeluk tubuh rora yang bergetar karena menangis tanpa suara itu.


jack mengambil ponselnya menghubungi seseorang.


"halo sayang ,kamu ada di mana?"


"..."


"bisa kamu datag ke sini di kafe xx sayang"


"..."


"baiklah ,aku tunggu ya,bye sayang ...hati hati di jalan"

__ADS_1


"...."


__ADS_2