
pria misterius dan assistennya segera meninggalkan temat itu dan menuju bandara karena ada masalah di perusahaannya .
setelah melakukan perjalan yang panjang dan melelahkan rora ,alfa,brown masuk ke kamar masing masing.saat ini brown tinggal bersama rora dan alfa atas permintaan rora sendiri.
ceklek
rora masuk kamar dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
"siapa mereka kenapa lagi lagi mereka hanya melihat saja,apakah benar mereka orang suruhan nenek lampir itu atau bukan ya?"rora bermonolog masih memikirkan orang yang selalu mengikutinya.
"ah....bodo amat,untuk saat ini aku aman ,jika ada yang mengusik ku lagi jangan harap akan selamat dari ku,aku bukan rora yang dulu yang mudah untuk di tindas"ucapnya dalam hati
setelah selesai rora langsung merebahkan dirinya di tempat tidur.
pagi datang menyambut hari yang cerah untuk hari ini.di dalam kamar masih ada gadis cantik nyenyak dengan tidurnya .sampai terdengar suara pintuk di ketuk dari arah luar.
tok...tok...tok...
"dek....bangun dah siang"
tidak ada jawaban dari dalam kamar
"tok...tok...
"dek bangun..."masih tidak ada sahutan dari dalam
ceklek
alfa masuk kamar rora yang tidak di kunci,di melihat kamar masih gelap karena jendela masih tertutup korden.
"dek bangun sudah siang ,apa kamu tidak pergi ke sekolah ?"tanya alfa
"hmmm......."jawab rora singkat karena masih ngantuk,semalam mereka sampai rumah jam 2 dini hari dan wajar saja jika sekarang dia masih ngantuk.
"dek bangun masih ada yang ingin kakak bicarakan sama kamu sekarang"
aurora langsung membuka matanya dan melihat ke alfa ,
"mau bicara apa kak"
"bangun dulu terus mandi sana lalu sarapan ,habis itu kita bicara penting"
"baik,kak aku gak pergi ke sekolah hari ini ,karena temen temen ku paling juga gak masuk lantaran masih mengira jadi target buruan"
"ya sudah nanti biar brown yang izin ke sekolah kamu"
__ADS_1
rora hanya mengangguk saja dan pergi ke kamar mandi .seelah selesai dia menuju meja makan dan sarapan bersama.
"pagi semua"
"pagi dek"
"pagi non"
"pagi nona"jawab mereka semua yang ada di meja makan,mereka sarapan dengan tenang tanpa ada pembicaraan .
saat ini di ruang kerja alfa ,hanya ada alfa,brown dan rora.
"ada hal penting apa yang ingin kakak bicarakan"
"hmmm.....ini masalah keluarga inggrit,ternyata inggrit bukan anak kandung mereka,mereka tidak punya anak sampai mereka mengadopsi inggrit ,dan mereka juga tidak tau masalah inggrit selama ini"kata alfa
"terus"jawab rora
"apa tidak sebaiknya kita kerjasama dengan mereka ,kasihan mereka ,mereka tidak tau apa apa masalah inggrit tapi kena imbas dari perbuatan anak angkat mereka"jelas alfa lagi
"nyonya maria sampai menjual semua aset untuk berobat sang suami ,makanya dia tidak memikirkan inggrit ada di mana karena dia sangat menyayangi suaminya jadi dia tidak perduli lagi,brown sudah memberikan vidio vidio perlakuan inggrit selama ini,dia tidak menyangka anak yang di besarkan dengan penuh cinta telah mencoreng nama baik mereka,jadi apakah kamu mau membantu mereka dek?"
"kalau aku terserah kak alfa saja ,yang menurut kakak baik,aku ikut saja"jawab rora dengan santai dan dingin,alfa tau kalau membahas keluarga rora jadi sedikit sensitif
"dek,apa kamu masih belum bisa percaya akan adanya cinta di dalam keluarga,tidak semua orang tua seperti orang tua kamu dek"jelas alfa supaya adek nya tidak terlalu larut dalam kesedihan nya ,dan memikirkan keluarga yang tidak perduli dengannya.
"kakak harap kamu bisa hidup bahagia dek,kakak akan selalu ada buat kamu,kakak sangat menyayangimu,meski kakak tau ,kakak juga bukan kakak kandung kamu,tapi kakak sayang sama kamu!" rora hanya mendengarkan apa saja yang di ucapkan oleh alfa. dia diam tanpa mengucapkan sepatah katapun.
alfa mendekat dan memeluk erat tubuh rora,dan terdengar suara tangis yang memilukan,alfa tidak bisa melihat adiknya bersedih seperti ini terus terusan .
brown di sana tidak bisa berbuat apa apa ,dia hanya melihat apa saja yang di lakukan oleh tuan dan nona nya itu .
"nona ,seperti apa kehidupanmu yang dulu sampai sampai kau menangis seperti itu "kata brown bermonolog
"aku berjanji akan selalu setia kepada kalian berdua ,dan akan selalu melindungi kalian berdua"ucapnya lagi dalam hati
"kakak sudah mencari tahu semua tentang keuarga alfonso,tuan alfonso bersih dari segala tindakan kriminal dek,kenapa kamu tidak anggap mereka keluarga kita juga,jika ayah dan kakak kakakmu tidak menginginkanmu kenapa kamu tidak buat keluarga sendiri yang bahagia seperti apa yang kamu mau,"ujar alfa
"apa mereka bisa di percaya kak,aku tidak mau ketika aku sudah menerima mereka, menyayangi mereka tiba tiba mereka mengabaikan aku ,seperti apa yang di lakukan oleh keluarga itu kepadaku hiks....hiks...."
"dek kamu percaya kan sama kakak" rora hanya mengangguk saja
"jika mereka menyakitimu kakak yang akan melindungimu"
"saya juga akan melindungi nona"kata brown
__ADS_1
"kau lihat di sini tidak hanya kakak yang ingin melihat kamu hidup bahagia,tapi ada bi sumi dan mang dadang,sampai mereka rela mengikuti kamu kemana kamu pergi"ujar rora
"kenapa tidak bi sumi dan mang dadang saja yang kita anggap orang tua kita,mereka yang selalu ada buat rora kapan pun"jelas rora
"kalau seperti itu baiklah ,mulai sekarang mang dadang dan bi sumi adalah orang tua kita bagaimana,apakah kamu setuju"
"iya kak"
"hmmm......panggilan baru apa yang bagus buat mereka ya ?"kata alfa untuk menghilangkan kesedihan sang adik.
"bagaimana kalau bapak dan ibu ,kalau pangilan lain takutnya mereka tidak mau dan pasti mereka akan shock nanti jika kita panggil papa dan mama ha...ha...."ucap rora sambil tertawa dan inilah yang di inginkan alfa ,melihat adiknya tertawa karena selama ini sang adik karang tertawa.
"hmmm.......nona saya ada ide,tapi kalau nona setuju"kata brown
"apa itu brown"jawab rora
"kenapa nona tidak anggap tuan alfonso dan nyonya maria orang tua nona juga ,jadi di sini nona tidak hanya punya satu orang tua tapi ada dua ,dan kasih sayang pasti tambah banyak"jelas brown
"nanti dech aku fikir fikir lagi masalah itu brown"
"kak apa ada lagi yang mau di bahas"
"tidak ada hanya saja sekarang dunia bawah sedang heboh dengan menghilangnya para mafia dari black dragon dan black rose,mereka semua sibuk mencari tau siapa yang sudah menghancurkan mafia ke 10 dan ke 9 dalam semalam"jelas alfa
"biarkan saja mereka sibuk dengan dunia mereka sendiri yang terpenting tidak mengusik hidup ku kak"
"ya sudah aku balik ke kamar aku ya kak "
"baiklah,ingat dek jika ada apa apa mulai sekarang bilang ke kakak "
"ke saya juga nona "sela brown tak mau kalah dari tuannya itu
"heh...kenapa kamu jadi ikut ikut"ketus alfa
"kan saya juga mau melindungi nona dan menjaganya tuan"jawab brown santai
"ish........modus kamu ya"
"mana ada tuan ,saya tidak modus,suer"
tanpa mereka sadari aurora sudah tidak ada di ruangan itu.tapi setela perdebatan itu mereka baru menyadari kalah rora sudah pergi
"ini gara gara kamu brown rora cepet cepet pergi dari sini"
"kok saya yang di salahin sih tuan"kata brown tak mau kalah juga dari tuannya itu
__ADS_1
"apa kamu mau aku kirim ke amazon brown"
"tidak tidak tuan"