Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
bab 28


__ADS_3

setelah melakukan panggilannya marisa keluar dari toilet.Dia segera menuju kelasnya di sana sudah ada guru yang mengajar .


skip.


setelah pelajaran selesai jam waktu pulang sekolah.


"al,gue nebeng sama loe ya pulangnya"kata marisa dan segera ingin naik motor dengan aldo.


"sorry,gue gak bisa gue mau keluar sama temen temen gue,lagian arah rumah loe berlawanan sama rumah gue "ssarkas aldo ke marisa,tapi marisa tidak akan berhenti sampai di situ saja


"gak papa gue ikut sama loe dan temen temen loe gak papa kok,gue kan jarang bisa ikut sama loe dan temen temen loe"kata marisa masih dengan keras kepalanya.


"gak"jawab aldo singkat langsung pergi meninggalkan marisa di sana.


"sial susah banget sih luluhin si aldo"gerutu marisa,dan dia menelfon sang supir untuk menjeputnya


Di tempat rora saat ini,dia tengah meretas data seseorang .


"max"


"saya nona"


"apakah para bawahan bisa di tugaskan dengan jarak yang jauh dari ku max"


"bisa nona"


"baiklah terimakasih max"


"sama sama nona"


"KELUARLAH KALIAN"


"kami siap menerima perintah nona"kata parabawahan rora


"aku kan membagi kalian untuk menjalakan tugas dari ku"


"kami siap nona"


"one dan two kalian berdua pargilah ke kota P,awasi setiap gerak gerik keluarga william,terutama yang kedua wanitanya"ucap rora


"baik nona"jawab mereka serempak ,kangsung menghilang dari hadapan rora,rora terkejut karena dia belum memberikan alamat dari keluarga itu.


"max"


"iya ,nona"


"kenapa mereka tiba tiba menghilang padahal aku kan belum memberikan alamat keluarga williamke mereka max"


"nona tenang saja saya sudah memberikan informasi tentang keluarga itu ke mereka berdua"


"terimakasih max"


"sama sama nona"


"dan untuk three dan juga four ,five,six kalian awasi seluruh keluarga hendrawan dan teman temannya yang saat ini ada di kediaman hendrawan jika mereka sudah pulang ke kediaman mereka masing masing kalian berpisahlah dan awasi keluarga itu "perintah rora kepada para bawahannya


"baik nona"jawab mereka serempak

__ADS_1


"max,kirim informasi tetang keluarga teman temanku kepada mereka semua max"


"baik nona"


"dan kau seven awasi seorang gadis yang bernama marisa ,jika dia ingin melakukan sesuatu hal yang mencurigakan segera kabari aku"


"baik nona"mereka yang sudah mendapatkan tugas segera menghilang dari hadapan rora


"dan untuk eight dan nine kalian lindungi mang dadang dan bibi sumi ,kalian sembunyi di bayang bayang mereka jangan sampai mereka tau,saya tidak ingin mereka kenapa kenapa "


"baik nona"mereka langsung hilang


"dan kau ten,kau yang akan menjaga ku ,kau bersembunyilah di balik bayangan ku"


"baik nona"


"huft...akhirnya selesai juga membagi tugasnya,mulai besok aku akan menunggu kabar dari bawahanku ,dan aku juga sudah meretas data data orang orang yang aku awasi,tapi kenapa ada foto mama dan para orang tua mereka,apa hubungannya mereka dengan mama" tanya rora dalam hati dan dengan fikirannya yang entah memikir apa karena terlalu banyak yang dia fikirkan dia terlelap di siang hari menjelang sore itu.


sore harinya di kediaman aurora


tok...tok...tok..


"non,ini bibi non"


tidak ada jawaban dari dalam bi sumi membuka pintu kamar aurora,dan melihat ranjang rora ada gadis yang masih tidur di sana di dalam selimutnya.bi sumi mendekat dan meangunkan rora,


"non bangun non sudah sore,dari tadi siang tidak makan siang non"


"ayo bangun nanti kalau tuan alfa tau non belum makan bisa marah ,sekarang ayo bangun non"


Aurora segra bangun dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.setelah selesai dia pergi ke ruang tamu.


"hmmm......sangat mebosankan...apa aku pergi jalan jalan saja ya,hmm...baiklah mending aku keluar jalan jalan,siapa tau bisa menghilangkan sstres ku ...he..he..he.."kata rora bergumam


tapi sebelum itu rora menghungi alfa untuk meminta izin supaya nanti alfa tidak mencarinya.


"halo kak"


"....."


"aku mau keluar jalan jalan kak mau cari udara segar,bosan seharian di rumah saja "


"...'


"baiklah,terimakasih kak"


aurora segera besiap dan mengambil kunci motornya.



(penampilan rora anggap saja di dalam kamar ya)



(motor aurora)


Aurora segera meluncur membelah jalanan sore ,dia akaan pergi ke pantai,

__ADS_1


"pasti sangat indah pemandangan sore hari di pantai,baiklah ayo kita pergi ke pantai "seru aurora


tapi sebelum sampai ke tujuan di tengah jalan yang sepi rora melihat ada mobil yang di hadang oleh para pria berpakaian serba hitam itu.rora berhenti dan melihat kejadian itu,dia mengangkat sebelah alisnyaa


"kenapa mobil itu di hadang oleh para mafia"gumam rora,sambil tetap melihat apaa yaang akan di lakukan paraa praberjass hitam itu.


posisi sang mobil dan para pria berjas hitam


bruk..bruk..


"keluar kalian dari mobil sebelum kami bertindak kasar kepada kalian"kata pria seram yang ada di luar mobil


"nyonya tolong tetap diam di dalam mobil kami akan melawan mereka semua ,tapi tolong nyonya hubungi tuan besar ,kami akan tahan sampai balaa bantuan dataang nyonya!"kata sang bodyguard


"kalian berhati hatilah"


"baiklah nyonya"


sopir dan bodyguard itu keluar


"kenapa kalian menghadang jalan kami"ucap sang bodyguard


"bukan urusanmu,cepat suruh bosmu keluar dari dalam mobil,jika kalian ingin nyawa kalian selamat"


"kami tidak akan mau melakukannya"


"jika kalian melawanpun akan percuma ,kalian di sini hanya berdua dan kami 20 orang ,apakah kalian akan mampu melawan kami"kata sang pria berwajah seram itu.


"kami tetap akan melawan kalian untuk melindungi bos kami"


"baiklah jika itu maunya kalian"


"kalian semua serang mereka berdua bunuh saja mereka"


perkelahianpun tak terelakkkan .baku hantam yang tak seimbang itupun seperti pembantaian di sana.salah seorang dari penjahat itu membuka pintu mobil dengan paksa,dan menyeret seorang wanita paruh baya di sana ,sambil teriak minta tolong.


"tolooooong...."


"tooolooonggg"teriak wanita paruh baya itu.


Aurora yang melihatnya pun tersentak melihat wanita paruh baya yang aadaa di dalam mobil.rora langsung melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dan menabrak laki laki yang membawa wanita itu.


laki laki itu terpental jauh dan menabrak mobil mereka sendiri yang di parkirkan sembarang di tengah jalan.melihat sang ketua mereka seperti terbang beberapa dari mereka terkejut melihat kejadian yang sangat mendadak itu.


'ketuaaa..."teriak mereka bersama sama


"jangan hiraukan aku,hajar juga pngendara moto itu"ucap sang ketua sambil mengeluarkan seteguk darah.


"sialan siapa dia berani sekali berurusan denganku"ucapnya


setelah mendengar perintah dari sang ketua mereka menyerang lagi secara membabi buta .mereka sekarang melawan tiga orang jika di lihat dari keadaan tiga orang itu tidak akan mampu melawan begitu banyak orang.tai tidak bagi aurora,


"ten,keluarlah bantu mereka berdua"


"baik nona"ucap ten yang tiba tiba ada di sebelah aurora.


"max,bantu aku mencari data data mereka dan wanita itu max"ucap rora kepada max di sela pertarungannya dan rora juga tidak melepas helmnya sama sekali.padahal dia sedang bertarung tapi masih memakai helm.

__ADS_1


__ADS_2