Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Baab 142


__ADS_3

"baiklah aku akan menyuruh tiga anggota black sedow untuk tinggal di bayangan kakek,mama dan paman along,aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan mereka nanti max"


[ iya nona ]


"huft...karena terlalu sibuk dengan urusan ku sendiri sampai aku tidak bisa mengecek siapa kak gibran dan keluarganya ,aku tidak mau terulang lagi kejadian seperti dulu "monolog rora.


Dengan cepat rora langsung berselancar di laptopnya dan sepertinya tanpa lelah rora segera mengecek data diri keluarga gibran.


"astaga ternyata keluarga terpandang dan dengan kekuatan yang sangat kuat juga "monolog rora.


" apa perlu aku jujur ke kak gibran sebelum hubunganku lebih jauh,aku tidak ingin sakit hati yang lebih dalam jika nanti mereka tau siapa aku "gumam rora.


"baiklah,sepertinya besok pagi aku akan bicara berdua dengan kak gibran"gumam rora lagi.


[sekarang sudah pagi nona ,bukan malam ]tiba tiba max bersuara.


"apa....astaga kenapa waktunya berjalan dengan sangat cepat aku belum sempat istirahat ini "keluh rora .


SKIP


Pagi pagi rora sudah siap siap untuk pergi kuliah hari ini dan banyak lagi kegiatan yang harus segera dia selesaikan dan dia berfikir ingin merehatkan otak dan badannya karena selama ini banyak sekali yang terjadi dalam hidup rora sampai dia lupa bagaimana cara menikmati hidup selayaknya gadis seumuran seperti dirinya.


"huft.....max,apkah masih ada misi yang belum aku selesaikan max ,aku jadi pelupa sekarang "tanya rora.


[ masih nona,misi utama nona tinggal satu,yaitu mencari tahu bukti kenapa teman anda membunuh anda nona]


"bukannya waktu itu di sudah menjelaskan jika dia itu iri denganku max"


[ benar nona,tapi tidak menutup kemungkinan masih ada pihak lain yang mendukung niatnya untuk menghabisi nona,karena nona harus tetap waspadadengan orang orang terdekat]


"kau benar max,karena orang terdekatlah aku bisa jadi seperti ini,sampai harus berpindah jiwa seperti ini "ucap angel lesu mengingat setiap kejadian di masa lalu yang mneimpa dirinya .


"tapi tidak apa ,dengan adanya kejadian ini aku bisa memilikimu max yang selalu ada buat aku dan membantu aku sampai sekarang,terimakasih max"


[sama sama nona]


" max,apakah bisa aku memasang kekuatan brain mainer dan mata dewa jadi permanen jadi aku tidak perlu harus selalu ilang aktifkan baru kekuatanku itu bisa di gunakan "


[bisa ssaja nona ,tapi apakah anda yakin nona,karena konsekuensinya setiap hari anda akan selalu mendengar apa yang di fikiran orang orang sekitar anda dan akan membuat anda tidak nyaman ,untuk mata dewa saya tidak masalah akan hal itu nonaa ]


"hufftt.......begitu ya ,baiklah tidak jadi ,kalua begitu aku harus segera pergi max "


[baik nona ]


tak


tak


tak


"selamat pagi semua " sapa rora kepada semua orang yang sudah ada di meja makan yang sedang menunggunya untuk sarapan bersamanya.


"pagi nak "


"pagi sayang "


"pagi dek "

__ADS_1


'pagi non "


Jawab semua orang


cup


cup


cup


cup


cup


Mereka akhirnya sarapan dengan tenang tanpa adanya obrolan di dalam meja makan.


Setelah selesai dengan srapan mereka menuju ruang tamu,


"sayang jam berapa kamu pulang semalam hmm..."tanya mama jia


"jam 4 pagi ma kalau tidak salah "bukan rora yang menjawab tapi nathan.


"kok abang tau kalau adek nya keluar "tanya tuan zhang .


"he...he....semalam kita bertiga memang keluar kek,mom,maaf kami tidak memberi tahu kepada kakek dan momy"ucap nathan.


"huft,,,kalian jangan buat kami khawatir ,lain kali kalau kalian keluar kasih tau kakek,atau mama kalian supaya kami tidak khawatir nanti 'jelas tuan zhang.


"iya kek ,maaf"balas nathan.


"ya sudah sana bukannya kalian bentar lagi telat masuk kantor dan kuliah hmm...."ucap jia.


Akhirnya ,Alfa,nathan dan Aurora beranjak dari tempat duduk mereka mencium punggung tangan tuan besar zhang dan mama jia sebelum mereka pergi.


Skip


Saat ini di kampus tempat rora menimba ilmu terjadi kehebohan karena pagi pagi banyak bidadari datang di kampus.


yup mereka adalah teman teman rora yang sudah mendaftar di kampus rora dan saat ini mereka sedang menunggu kedatangan rora.


"lama sekali sih si rora apa dia lupa kalau kita sekarang berada di kampus yang sama "gerutu jeni.


"paling bentar lagi juga datang sabar dikit napa "ucap rosa.


brum


brum


brum


Suara menggelegar motor gede milik arora membuat suara bising di kampus langsung sunyi.


"noh...dah datang tuh orangnya" ucap rosa.


"he...he..hee...iya " balsa jeni cengengesan.


"kalian ada di sini,kenapa tidak langsung masuk ke kelas "sapa rora kepada teman temannya karena meeka masih berada di area parkir.

__ADS_1


"kami di sini lagi nungguin loe ra "balas jeni.


'ya sudah yuk "ajak raisa.


"gila ternyata mereka kenal sama dewi kampus sini " ucap si A.


" semakin banyak bidadari kampus ,tapi apakah mereka juga akan ssuka menindas seperti cewek cewek sebelumnya "ucap si c.


"kayaknya si enggaak,karena selama ini ssang dewi kampus tidak pernah ganggu mahasiswi lain kecuali dia yang elalu di ganggu sama tu geng ondel ondel"ucap si B.


Mereka bertiga saling lirik dan tertawa bersama mendengar ucapan salah satu temannya ,karena mereka tahu siapa yang di maksut sebagai ondel ondel itu.


"ya sudah yuk masuk keburu masuk nanti dosen killer nya "


Saat ini Aurora dan teman teman rora ssudah masuk kelas dan ternyata mereka juga memilih kelas yang sama dengan rora.( kok bisa mereka ini )


Kegiatan belajar mengajar berjalan dengan sangat tenang tanpa ada gangguan karena para ulat bulu yang ada i kelas rora saat ini sudh tidak ada karena mereka sudah mengundurkan diri etelah berurusan dengan rora,akhirnya meeka memilih untuk pindah kampus.


Skip


Suasana kantin begitu sangat ramai dengan suara suara para mahasiswi dan mahasiswa yang saling ngobrol dengan satu sama lain.


tak


tak


tak


Suara langkah Aurora cs membuat suasana kantin menjadi hening sehening makam di malam hari.Mereka berlima tiddak memperdulikan tatapan semua orang yang ada kantin yang sedang memperhatikan mereka saat ini,mereka fokus mencari tempat duduk untuk mereka,dan akhirnya mereka mendapatkan tempat duduk mereka.


"kalian mau pesen apa biar aku yang pesenin "ucap dewi.


"gue sepeerti biasa wi kesukaan gue termasuk minumannya "ucap rora.


"samain aja biar gak ribet "balas jeni.


"ya sudah yuk ssa,bantuin aku bawa pesenan nanti "ajak dewi ke raisa.


"yuk"


"ini uangnya wi " ucap rora memberikan uang lima lembar seratus ribuan.


" kita di traktir nich"ucap jeni dan dapat anggukan dari rora.


"kalau gitu gue nambah siomay ya wi "ucap jeni.


"ok"


Tak berselang lama kedatangan most wanted membuat suasana kantin menjadi heboh teriakan para ciwi ciwi seperti cacing kepanasan saja.


"aaaaaaaa..........cintaku gibran ,ayang mbeb ada di mari yang "ucap alah satumahasiswi.


"hadeh...jangan tinggi tingi ngehalu nya memonah...entar jath sakit loe nya "balass salah ssat temannya.


"sirik aja loe ,loe lihat dia sangat tamvan.....dan dia tersenyum ke arah gue "ucapnya dan histeris karena melihat gibran tersenyum.


Paahal gibran senyum melihat rora,karena posisi rora ada di belakang gadis tersebut.

__ADS_1


" hai....yank..."


"cup"


__ADS_2