Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 66


__ADS_3

"siapa dek"tanya nathan dan hanya dapat jawaban angkatan bahu dari rora


"kita lihat saja siapa dia "jawab rra .


Dan mereka berempat bersama sama menuju ruang tamu untuk melihat siapa tamu yang datang ke mansion mereka untuk mencari rora.KArena selama ini mereka tau siapa siapa teman rora.


Setelah sampai di ruang tamu,mereka melihat ada laki laki tampan bermata biru duduk di sofa dan di sebelahnya juga ada laki laki tak kalah tampan tapi matanya berwarna coklat.


"Maaf kalian siapa " tanya Alfa kepada tamunya setelah mereka benar benar sudah sampai di dekat sofa.


Mendengar ada suara yang menyapa ,kedua tamu langsung berdiri dan memberi salam kepada sang tuan rumah.


"selamat sore tuan,dan nona perkenalkan nama saya alvin dan beliau tuan saya erick kami dari negara A"jelas alvin


Yup,yang datang ke kediaman Aurora adalah Erick dan Alvin.Alvin mengantarkan atasannya untuk ketemu gadis pujaannya ,atasannya itu sudah tidak sabar lagi untuk ketemu karena mereka sudah lama berada di negara J.


"hmmm..."jawab Alfa,dan mereka semua langsung duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


"Ada kepentingan apa gerangan tuan tuan sekalian datang ke kediaman kami,sepertinya kami tidak mengenal tuan tuan ini" jelas Alfa


"Maaf sebelumnya jika kedatangan kami membuat ketidak nyamanan kalian semua ,memang benar kalian tidak mengenal kami tapi kami tahu siapa kalian semua " kini giliran erick yang mebjawab pertanyan dari Alfa


" Dan kedatangan saya ke sini karena ingin melamar adik anda Aurora Alexander ,Tuan Alfa alexander "jeas Erick to the poin


Alvin langsung melongo mendengar ucapan tuannya itu yang langsung to the poin tanpa ada basa basi atau perkenalan. Bagaimana bisa tuannya berbicara seperti itu,nanti bisa bisa non rora ilfill bagaimana dasar kulkas tiga pintu dan gak pernah deket sama perempuan gini nih jadinya ,di kira mau kerja sama ,sama perusahaan fikir Alvin.

__ADS_1


Nathan,Bulan shok mendengar perkataan dari laki laki yang ada di depannya itu.Berbeda dengan Alfa dan rora ,mereka tidak terkejut karena mereka sudah membaca fikiran orang yang ada di depannya itu.


"Apa kau sudah gila Tuan ,mau melamar adik saya "tanya Alfa santai meski hatinya penuh emosi dan pengen sekali memukul muka laki laki yang ada di depannya itu karena dengan terang terangan melamar adiknya ,padahal mereka tidak tau siapa mereka ini.


"saya tidak gila ,saya serius ingin melamar adik anda yang caantik ini,sebelum keduluan oleh laki laki lain" jelas erick


"kalau saya tidak mau bagaimana tuan" kini giliran rora yang bertanya kepada laki laki itu.


"saya akan terus berusaha sampai kamu mau menerima lamaran saya nona" jelas erick sambil menampilkan senyum manisnya kepada rora.


Dan alvin di buat terkejut karena selama ini dia tidak pernah melihat tuannya itu tersenyum seperti itu.


"sepertinya dunia akan kiamat"batin Alvin melihat perubahan tuannya.


"jika kami tidak memberi restu hubunganmu dengan adik kami apa yang akan kamu lakukan" tanya Nathan ,sekarang dia juga ikut bersuara ,hanya bulan yang hanya diam menyaksikan obrolan orang orang yang ada di ruangan itu.


"Tapi saya tidak akan memberikan adik saya begitu saja kepada orang yang tidak kami kenal dan lagi masih punya urusan dengan wanita lain,saya tidak mau adik saya di anggap perusak hubungan orang ,jadi lebih baik anda urungkan saja niatan anda itu tuan" jelas Alfa ,dia mendapatkan penjelasan dari rora lewat telepati .


Erick dan Alvin terkejut mendengar ucapan Alfin ,Alfin berfikir dari mana mereka tau kalau tuannya masih punya urusan dengan miranda.


"Baiklah saya akan segera urus masalah saya ,tapi perlu saya tekankan lagi tuan, bahwa saya tidak pernah punya hubungan dengan wanita ,karena saya sudah mencintai adik anda sejak saya pertama melihat adik anda tuan"jelas erick ,dia benar benar tidak ingin kehilangan kucing nakalnya itu.


"Mencintai atau obsesi ,karena cinta dan obsesi itu beda tipis tuan,dan keras kepala dengan ego yang tinggi juga beda tipis "jelas Nathan.Dia berfikir bahwa laki laki di depannya ini sungguh tidak sopan dan keras kepala.


"Nona Aurora Alexander jika kamu masih belum bisa menerima lamaran saya tapi maukah kamu jadi kekasih saya ,saya bukan tipe laki laki yang romantis atau pandai merayu saya ya seperti ini " jelas erick dengan tegas dan lugas

__ADS_1


Alvin hanya bisa tepuk jidat dan mengusap wajahnya mendengar ucapan dari tuannya itu.Sepertinya tuan perlu di bawa ke spikiater batin Alfa.


Sedangkan Aurora dan Bulan hanya bisa mengedip ngedipkan mata mereka .Sedangkan Alfa dan Nathan sudah jengah mendengar kata kata laki laki keras kepala di depannya ini.


"Kenapa ini seperti pemaksaan ya,masak ngajak pacaran kayak orang ngajak mau berantem saja "batin Bulan , rora dan alfa hanya menahan senyum mendengar fikiran Bulan.


"kak sepertinya dia bukan orang jahat "kata rora di fikirannya


" tapi kamu harus tetep hati hati dek ,kita kan masih belum tau siapa dia dek" jawab alfa dalam fikiannya juga


"nanti malam aku akan cari tau siapa dia kak,apa kakak lupa siapa adik kakak ini,cuma mencari identitas orang itu pasti bisa"jelasnya


"baiklah kakak terserah kamu saja"


" Saya tidak bisa memberi jawabannya sekarang tuan,karena saya tidak mau di kekang kebebasan,dan dipaksa ketika saya punya kekasih nanti jadi perlu saya pertimbangkan lagi"jelas rora


" saya tidak akan mengekang kamu aku akan bebaskan kamu cuma saya tidak mau kamu deket sama laki laki lain selain saudaramu "


" belum belum anda sudah posesif tuan"sarkas nathan


"huft...kenapa di sini suasananya tegang sekali ya canggung banget "batin Bulan .


"karena saya tidak mau melihat apa yang sudah jadi milik saya di lihat dan di ambil oranag lain"kata erick membalas ucapan nathan.


"Maaf tuan sebelum ada yang mengikat adik saya seecara hukum dan agama ,siapapun bisa memiliki adik saya dan dekat dengan adik saya tuan "jelas nathan, sedari dari hanya nathan dan erick yang berdebat sedangkan yang lainnya hanya menyaksikan perdebatan mereka berdua saja.

__ADS_1


"maka dari itu izinkan saya melamar adik anda dan segera menikahinya" sekak erick ,setelah mendengar ucapan nathan.


Nathan hanya bisa memijit keningnya mendengar ucapan pria itu,dia benar benar keras kepala batin nathan.


__ADS_2