
Jia ,tuan zhang dan along hanya bisa tersenyum melihat keposesifan alfa kepada adiknya itu.
"hei...kau ini kenapa kak,brown itu assistenmu kenapa aku tidak boleh senyum padanya ?'ucap rora sambil melangkah keluar bandara.
Mereka segera menuju mobil yang sudah menunggu mereka untuk menjemput mereka semua.
Akhirnya selama 30 menit dalam perjalanan mereka sampai di kediaman rora.
Tuan zhang,Jia ,dan Along terpana dengan mansion milik rora ,meski mereka sebelumnya pernah tinggal di mansion yang besar tapi mansion rora masih membuat mereka terpukau dan ada beberapa bodyguard berdiri di setiap sudut mansion.
"selamat datang kembali tuan ,nona muda "sapa bodyguard dan maid yang ada di mansion rora.
"terimakasih kalian bisa kembali ke tempat kalian masing masing "jawab rora.
Dari banyaknya maid ada sepasang paruh baya yang menatap kedatangan mereka dengan mata yang berkaca kaca.
" nyonya deswita "gumam mereka berdua.Mereka shok melihat orang yang mereka kira sudah meninggal ada di depa mereka berdua saat ini,apakah ini mimpi ucap mereka berdua dalam hati .
Rora mendengar gumaman bi sumi dan mang dadang pun menoleh.Dan rora pun sadar dan langsung berjalan mendekati pasangan paruh baya itu dan langsung memberikan pelukan kepada keduanya.
"rora rindu dengan kalian berdua dan masakan bibi "ucap rora.
"bibi juga sangat merindukan non rora "balas bi sumi ,mang dadang hanya tersenyum saja.TApi muka mereka masih ada guratan terkejut .
"kita masuk dulu yuk ,biarkan mereka istirahat terlebih dahulu ,nanti rora akan jelaskan semuanya "ucap rora.
"baiklah mari masuk semuanya "kata bi sumi .
Dan beberapa maid yang masih berdiri bersama mereka langsung membawa barang barang bawaan para tamu dan membawa tamu nya langsung ke kamar yang masih kosong.
"deeeeeeekkkkkkkk abang kangeeeeennn"tiba tiba ada suara yang menggelegar di dalam mansion.
plak
"aduh"
"apaan sih...main jitak kepala gue "gerutu nathan.Sambil mengusap kepalanya yang sakit karena kena jitakan dari alfa.
"eh....dugong.......kamu jangan teriak teriak kayak di hutan ,gak malu apa sama tamu hah"omel alfa,setelah menjitak kepala nathan karena membuat alfa kaget tiba tiba ada yang teriak.
"iya iya maaf,kan gue kangen sama adek gue"
"ckk...lebay"
"rora juga kangen sama abang "balas rora sambil memeluk tubuh abangnya .Mereka berdua berpelukan sambil menggoyang goyangkan badan mereka ke kanan dan ke kiri
"hmmm...mereka siapa dek "tanya nathan melihat tamu tamu adiknya baru saja masuk ke kamar mereka masing masing.
"nanti saja tanya tanyanya biarkan adek istirahat dulu ,baru nanti kamu puas puasin tanyanya"
"hmm...baiklah kalian istirahat saja dulu "
"dek abang ikut ke kamar kamu ya ,abang kangen "manja nathan.
__ADS_1
plak
"kenapa sih loe suka sekali jitak kepala gue ,entar otak gue geser terus IQ gue ikut error gimana ?"gerutu nathan,karena mendapatkan jitakan lagi di kepanya.
Mendengar ucapan nathan alfa hanya merotasikan matanya jengah mendengar ucapan Nathan yang terdengar lebay sekali.
"mana ada otak kamu geser yang ada kamu semakin tambah gila saja,biarkan rora istirahat ,jangan ganggu dulu ,mending kamu pergi kekamar kamu juga sana "seru alfa sambil menarik nathan menjauh dari rora.
"tapi gue masih kangen sama adek gue,loe mah enak bisa ikut rora ke sana lah gue gak bisa ikut "ucap nathan sedih.
"siapa suruh punya assisten gak bisa di ajak kerja sama ,kau lihat brown dia selama aku tinggal baik baik saja dan bisa handle perusahaan ku "jelas alfa.
"hmm.....gue akan mengajarkan mike lebih keras lagi ,biar nanti sama seperti brown "semangat nathan.
"mending cari ganti lagi asisten baru ,kau buang saja mike ke kutub utara"ucap alfa,dan bisa di dengar oleh mike.
"tuan al,anda sungguh tega kepada saya "batin mike.
Skip
Setelah istirahat yang cukup dan pagi ini mereka sudah berada di meja makan untuk sarapan bersama sama .Di meja makan sudah ada Tuan besar zhang alexander,jia alexander Alfa alexander,Nathan alexander,aurora alexander,along,brown,mike ,dan juga bi sumi dan mang dang.
Merekasemua sarapan dengan hitmat tidak ada orang yang bersuara hanya dentingan sendok yang terdengar di ruang makan.Meski ada banyak pertanyaan di masing masing orang tapi mereka urungkan karena mereka menghargai tuan rumah.
Saat ini mereka sudah berkumpul di ruang keluarga tak terkecuali para maid dan penjaga mansion alexander .
"hmmm...."alfa memulai obrolan karena dia adalah anak pertama di dalam keluarga alexander.
"untuk semuanya perkenalkan orang yang ada di depan kalian ini adalah Zang alexander kakek kami "jelas alfa.
"dan wanita cantik di sebelah kami adalah mama kami jia alexander "lanjut alfa.
"selamat datang nyonya muda "sapa mereka seremak.
"dan yang ada di sebelah kanan kakek adalah paman along asisten kakek"jelas alfa lagi.
"selamat datang tuan along "
"terimakasih saya ucapkan kepada kalian semua telah memberikan sambutan kepada kami dengan sangat baik, dan terimakasih telah menjaga cucu cucu saya selama ini "ucap tuan besar zhang ,dan dia sedikit membungkukkan badannya .
Para maid dan bodyguard yang melihat tindakan tuan besar alexander terkejut ,mereka juga ikut membungkukkan badan mereka.
"sudah menjadi tugas kami tuan besar untuk menjaga tuan muda dan nona muda dan kami juga sungguh sangat beruntung bisa bekerja di dalam keluarga ini,karena tuan muda dan nona muda tidak pernah membedakan kami ,meski kami hanyalah maid dan bodyguard saja "jawab kepala pelayan di mansion alexander.
"justru kami sungguh beruntung bisa bertemu dengan nona muda yang telah membantu kami semua selama ini,tanpa adanya bantuan dari nona muda kami bukanlah apa apa tuan besar "ucap kepala bodyguard .
" sudah sudah kok jadi melow gini,baiklah kalian biss akembali ke tempatkalian masing masing "ucap rora memecah suasana sedih .
Tanpa menunggu perintah dua kali mereka semua pergi meninggalkan kelyuarga besar alexander.
"sayang bisa kau kenalkan siapa pria tampan itu hmm....."tanya kakek zhang kepada rora.
"dia adalah bang nathan yang pernah rora ceritakan dulu kek"jelas rora.
__ADS_1
"jadi dia juga cucu laki laki kakek ha...ha...ha...."ucap kakek zhang di sertai tawa yang menggema karena dia sangat bahagia mempunyai cucu cucu yang tampan dan cantik meskimereka bukan cucu kandungnya tapi dia merasa sangat bahagia.
"jadi dia anak mama yang satunya lagi sayang "tanya nyonya jia
"iya ma"balas rora.
"sayag sini apakah kau tidak ingin memeluk kakek dan mamamu hmmm...." tanya tuan zhang.
Nathan sudah menitikan air matanya karena dari tadi matanya sudah berkacaa kaca karena mendengar ucapan kakek zhang dan nyonya jia karena dia juga di anggap anak serta cucu mereka,selama ini hidup dalam kesendiriandan sekarang dia memiliki keluarga yang lengkap,punya kakek,ada mama,ada kakak dan adek meski tidak ada seorang ayah tapi dia sangat bahagia .
Tanpa menunggu lama nathan melangkahkan kakinya ke arah kakek zhang dan mamanya jia ,dia memeluk mereka berdua .Nathan sesenggukan .
"kenapa menangis sayang ?"tanya mama jia
"aku sungguh bahagia nyonya ,semenjak nathan bergabung di keluarga ini nathan bisa merasakan bagaimana rasanya punya keluarga karena selama ini nathan tidak punya keluarga selain asisten nathan ,nathan tidak punya siapa siapa tapi setelah kehadiran rora dan alfa hidup nathan penuh dengan warna sekarang"jelas natha.
"jangan panggil nyonya ,panggil mama mulai sekarang sama seperti alfa dan rora hmm..."jelas jia
"baaik ma"balas nathan masih memeluk tubuh jia alexander.
"dan panggil orang tua ini kakek "ucap zhang sambil mengelus kepala nathan.
"baik kek"jawab nathan dan langsung memeluk tubuh tua renta zhang.
"dek ,kak al makasih sudah mau menerima diriku ini,jika waktu itu kalian tidak memberikan kesempatan kepadaku ,aku tidak tau lagi ,terimakasih "ucap nathan sambil menatap rora dan nathan.
"jangan pernah merubah panggilan itu kepadaku "ucap alfa ,karena dia mendengar nathan memanggilnya kakak .
"ck.....mulai lagi enindasnya "desis nathan sambil menghapus air matanya.
"cowok kok nangis "sinis alfa.
"biarin wleeekkk....ma ..lihat kak al selalu saja begitu ,menindasku "ucap nathan sambil menjulurkan lidahnya.
"al...."ucap ja.
"ck.....jangan manja ,sekarang di sini yang bontot siapa sih,,,rora apa nathan....kok al merasa nathan seperti anak kecil saja "ucap lalfa.
"sudahlah kak.jangan ribut terus pusing adek dengernya "kata rora.
"apakah mereka selalu berantem seprti ini ayang ?"tanya tuan besar zhang.
"iya kek,terkadang rora juga bingung kenapa mereka tidak pernah akur ,hanya sesekali saja mereka itu akur jika ayah sama bunda datang baru mereka bisa diam "jelas rora.
"siapa itu ayah dan bunda sayang?"
"mereka adalah orang tua angkat kami kek,mereka yang sudah menjadi orang tua kmai selama ini,karena mereka tidak punya keturunan "jelas rora.
"hmmm...seperti itu ya,,,bisakah kau undang mereka ke sini untuk makan malam sayang,kakek dan mama mu juga ingin bertemu dengan bunda dan ayah kalian itu "ucap tuan zhang dan di angguki oleh jia
"baik lah kek nanti rora akan undang mereka jika ayah sudah punya waktu luang karena ayah orangnya sangat sibuk yah "jelas rora .
"baiklah kakek mengerti "
__ADS_1
skip.....
Di kampus tempat rora kuliah