
"sungguh sebuah pertunjukkan drama yang sangat mengesankan tapi tidak bisa membuatku terkesan sama sekali "
Mendengar ada suara yang sangat familiar bagi bulan dia langsung menoleh ke asal suara.
"kalian siapa ?"tanya bulan melihat ada 5 orang di sana ,dan 3 orang memakai topeng.Dia hanya bisa tau muka ten.
"apakah kau tidak bisa mengenali kami ,jessy abraham "ucap queen.Sambil melepas topengnya di ikuti oleh alfa dan nathan.
" roo...rora...kk..kak aaall...bbbaaang naathan"ucap jessy gugup ,melihat ketiga orang yang saat ini berdiri tidak jauh darinya.
"kenapa kamu jadi gugup begitu bulan ahh..aku lupa namamu adalah jessy abraham putri dari johan abraham ,benar begitu tuan johan abraham dan kamu juga punya tunangan erick wiguna yang saat ini sedang berdiri di sebelah ayah tercintamu itu" sarkas rora.
"bagaimana mungkin"gumam jessy
"apanya yang bagaimana mungkin nona jessy,semua pasti mungkin jika itu ada di tangan saya ,kamu salah memilih lawan dan masuk ke sarang musuhmu nona jessy"ucap rora.
"rooorraaa ,bagaimana mungkin dia bisa tau !"batin erick.
"tentu saja saya tau tuan muda erick wijaya ,ini hanya permainan anak kecil saja buat saya "sinis rora ke erick.
Erick mendengar kata kata rora merasakan nyeri di hatinya apalagi tatapan rora yang sangat tajam kepadanya.
"seven,ten bantu mereka yang ada di luar ,habisi semua dalam 10 menit setelah selesai kalian kembali lagi ke sini "perintah rora.
"baik queen" ucap mereka berdua serempak dan hilang begitu saja.
"nona jessy kenapa anda masih ada di sana kenapa tidak memeluk ayah serta tunangan anda untuk yang terakhir kalinya hmmmm"ucap rora.
"apa maksutmu ra"tanya jessy.
"aaaaahhh...aku lupa jika beberapa jam yang lalu kamu itu pingsan ,jadi kau tidak tau apa yang sedang terjadikan,aku sedang meneruskan drama yang kalian buat semakin menarik saja ,bukan begitu tuan johan" kata rora.
" aku tidak faham dengan maksutmu ra"tanya jessy masih pasang wajah polosnya karena dia yakin kakak serta abangnya akan terpengaruh oleh wajah polosnya itu.
"huft....tidak usah drama lagi memasang wajah polosmu itu jes,semua yang ada di sini sudah tau siapa kamu yang sebenarnya "jelas rora.
"itu tidak mungkin,bang ,abang percaya kan sama bulan bang,dan juga kak al ,apayah di ucapkan rora tidak benar kan bang"kata jessy masih menggunkan nama bulan,tapi sayang dari dua orang yang di sebutkan tidak ada yang begeming sama sekali mereka hanya melihat saja tanpa bersuara.
"mereka sudah tau jes ,apalagi kak al sudah tau dari awal,dia sudah curiga denganmu sejak kamu masuk ke mansion kita,sedang abang dia baru tau dan tuh lihat mukanya masih shok gara gara kamu"terang rora.
"ha....ha...ha...ha.....jadi selama ini kalian sudah tau ya,ya bagus dech kalau begitu ,jadi kami mudah melenyapkan kalian bertiga "ucap jessy.
wuuussshhh
Datanglah seven dan ten ,itu menandakan bahwa mereka sudah selesai dengan tugas mereka.
"kau akan melenyapkan kami dengan apa jes?"tanya rora.
"sedangkan orang orang dari ayahmu sudah habis ,kqu lihat sendiri ruangan ini penuh dengan mayat itu mayat bawahan ayahmu semua bukan orang orangku,dan untuk bawahan tunanganmu itu juga sudah tidak ada tubuh mereja berserakan di luar sana ,jadi saat ini tinggal kalian berlima saja "terang rora.
"aku tidak takut denganmu ra,aku tahu seberapa besar kekuatanmu itu"tantang jessy ,dia belum tau kalau yang banyak menghabisi bawahan ayahnya adalah rora.
"baiklah jika itu yang kamu mau" jawab rora
"kak al lawan johan ,bang nathan lawan asissten si erick itu dan untuk seven dan ten serang sisanya faham"perintah rora.
__ADS_1
"faham queen,baiklah ayo kita akhiri drama ini"teriak rora.
Dan terjadi baku hantam di ruangan itu ,mereka melawan orang orang yang sudah jadi sasaran mereka ,rora melawan jessy.
bbbuugg
bbbuuggg
sriiiing
sriiing
"apakah cuma ini saja kemampuan dari anak pembunuh bayaran yang di takuti di kota ini"sarkas rora.
"kau terlalu sombong ,aku akan keluarkan semua keahlianku dan kemampuanku serta keahlian yang sudah kau ajarkan pada musuhmu ini "jawab jessy.
"silahkan aku akan dengan senang hati menerima serangan darimu" balas rora.
Pertarungan yng sangat sengit karena perkelahian saat ini sungguh membutuhkan sedikit tenaga untuk rora,alfa ,seven dan ten .Tapi tidak untuk nathan dia sudah ngos ngosan tapi melihat saudara saudaranya bertarung sekuat tenaga ,dia seperti mendapatkan daya kekuatan untuk dirinya saat ini,rasa lelahpun hilang begitu saja.Dan dia kembali menyerang musuhnya.
bruuuggg
Terdengar suara benda jatuh.
"aaayyyaaaaaaaaaaahhhhhhh" teriak jessy ,melihat tubuh ayahnya sudah jatuh ke tanah,tanpa kepala.
Johan kalah melawan alfa dan kepalanya langsung di penggal oleh alfa karena dia tidak mau berlama lama bermain.
dor
Lagi lagi suara tubuh jatuh saat ini tubuh assisten erick yang jatuh dengan kepala tertembak tepat di kening nya ,nathan langsung melayang tembakan karena sudah lelah bertarung.
bruuuggg
saat ini tubuh tangan kanan johan yang jatuh dengan tubuh yang tidak utuh lagi,tangannya lepas dari tubuhnya serta salah satu kakinya juga lepas dari tubuhnya juga.
sriiiinnggg
Lepas sudah kepala tangan kanan johan dari tubuhnya.
brug
brug
sring
sring
dor
dor
masih terdengar suara pertarungan di sana
dooorr
__ADS_1
brug
Tubuh erick jatuh karena mendapatkan tembakan tepat di jantungnya .
"kau salah memilih lawan tuan,jangan pernah kau usik queen kami ,jika kau usik inilah akibatnya"
"raa.....mmmaaa...maafkan aaaaa.....aku ,aku menciiiiiin....tai....mu "ucap erick di ujung kematian menjemputnya dia menyesali perbuatannya sudah menipu rora tapi justru dia terjerat pesona rora dan jatuh cinta kepada rora .Dan dia menutup matanya setelah mengucapkan kata kata terakhir buat rora.
"dek kamu gak papakan "tanya nathan .
"aku gak papa bang,aku kan selama ini memang membentengi hatiku dengan kaca yang tebal"jawabnya .
"hick...hick....huhuhuhu..ayah jangan tinggalin jessy yah bangun ayah"teriak jessy sambil mengoyang goyangkan tubuh johan.
"inilah akibat dari sandiwara dan drama yang telah kau buat sendiri jes,tanpa kau memikirkan akibat dari semua ini,kau hanya mementingkan abisimu yang tidak akan pernah bisa kau raih ,kau lebih mementingkan egomu dari pada cinta orang lain kepadamu ,inilah akhir dari dramamu sendiri,semoga di kehidupan yang selanjutnya kau bisa hidup dengan hati yang baik tanpa ada rasa iri dan dengki,dan selamat tinggal "ucap rora
dor
dor
Tembakan tepat di kepala dan jantung jessy .Jessy langsung meninggal dan tubuhnya jatuh di atas tubuh sang ayah tuan johan.
"bersihkan kawasan ini jangan sampai ada yang tertinggal dan ratakan dengan tanah" perintah rora ke ten dan seven.
"baik queen"
tak
tak
tak
Mereka berlima melangkah keluar dari dalam markas musuh ,melihat di luar begitu banyak tubuh berserakan saling tindih satu sama lain.
"kumpulkan tubuh mereka dan bakar semua tubuh mereka serta ratakan bangunan ini "perintah rora lagi kepada bawahannya yang ada di luar.
"ten sebelum kau hancurkan bangunan ini kuras harta mereka dan bagi bagikan kepada yang membutuhkannya "
"baik queen"
"kak"
"kenapa ?"
"adek lelah gendong ya " dengan suara manjanya dan tidak terlihat kejam seperti tadi.
hup
Alfa menggendong tubuh rora di punggungnya dan dari belakang tubuh rora dapat usapan dari sang abang .
"terimakasih dek ,sudah melindungi abang ya "
cup
Satu ciuman mendarat di pucuk kepala rora yang sudah tidur di punggung alfa.Mereka melangkah pergi meninggalkan tempat kejadian menuju mobil mereka.
__ADS_1