Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 82


__ADS_3

"baiklah max ,sambil menunggu mu aku akan mencari data data orang orang yang berada di sekitarku dengan teliti lagi"


[baik nona]


Sambil menunggu kabar dari max dia melihat data data orang orang yang mungkin bisa berada di sekitarnya ,dia tidak ingin kecolongan lagi.


"hmmm....ternyata keluarga mereka masuk ke jajaran keluarga kaya di kota ini, tapi mereka semua bersih tidak ada yang bergabung dengan dunia hitam"gumam rora.


"hah,aku juga harus mencari tahu tentang laki laki menyebalkan itu,kenapa dia selalu mengawasiku sih"gerutu rora,dia tidak habis fikir ,kenapa ada laki laki yang tak tau malu seperti erick .


"dapat"


"ternyata dia bukan dari negara ini,dan dia juga sama seperti ku hmmm...."


"Dan, ternyata wanita ini yang terobsesi sama dia ,tapi dia tidak bertindak hanya memberi hukuman ringan saja ckk....pasti akan terjadi sesuatu jika aku bersama dia ,aku tidak akan mau dengannya ,hanya akan membawa masalah baru,masalahku saja belum selesai masak mau nambah lagi,ya kalau makanan enak bisa nambah lah ini gak ada enak enaknya huft.....nasib...nasib....jadi orang cantik mah susah,selalu banyak yang iri " gumam rora dan juga entah sejak kapan dia jadi narsis .


Tak terasa waktu berjalan dengan cepat.


"baiklah mending aku makan malam dahulu baru bertanya kepada max"ucap rora sambil keluar kamarnya dan pergi ke meja makan.


"eh...selamat malam semua"ucap rora


"malam juga "jawab orang orang yang ada di meja makan.


"ayah sama bunda nginap di sini malam ini?"tanya rora ke jack dan lintang ,sambil duduk di tempatnya


"tidak sayang nanti habis makan malam ayah sama bunda langsung pulang"jelas jack


"kenapa ayah dan bunda tidak menginap saja di sini malam ini"tanya rora


"besok pagi sekali ayah harus ada meeting sayang,jadi ayah harus menyiapkan berkas berkasnya ,maafin ayah sama bunda karena tidak bisa menginap di sini malam ini,tapi lain kali kami akan menginap"ucap lintang mewakili sang suami .


"hmmm.....baiklah"jawab rora


"ya sudah kita makan sekarang"ucap jack,mereka makan dengan tenang dan hanya keheningan yang ada tidak ada obrolan di sana,karena jack melarang mereka mengobrol jika sedang makan.


Setelah selesai dengan makan malamnya jack dan lintang langsung pamit kepada anak anaknya.


"kak,bang jagain adek adeknya jangan sampai kecolongan lagi"petuah sang ayah mengingatkan anak laki laki nya.


"ya yah"jawab mereka serempak.


"sayang ,jaga diri kalian baik baik,kalau ada waktu kunjungi bunda di rumah ya"pesan ibu negara


"siap laksanakan"jawab mereka berempat


"kalian ini ada ada saja "kata jack dan lintang hanya tersenyum melihat mereka .


"ya sudah bunda dan ayah pulang dulu ya"pamit lintang


cup


cup

__ADS_1


cup


cup


Mereka berempat mendapat kan ciuman dari sang bunda .


cup


cup


Sang ayah hanya memberikan kecupa. di kening untuk anak perempuan dan pelukan untuk anak laki lakinya.


Setelah kepergian kedua orang tuanya ,mereka masuk ke ruangan mereka masing masing.


Alfa dan Nathan masuk ke ruang kerja mereka masing masing.Rora dan bulan masuk ke dalam kamarnya.


"max"


[iya nona]


"bagaimana apa yang kau dapatkan max"


Tak berselang lama keluar hologram di depan rora,di sana ada informasi yang rora butuhkan.


"jadi memang benar mereka ada kaitannya,tapi kenapa ?,dan kenapa mereka menginginkan kematian bulan,bukankah bulan anak pemimpin mereka ,apakah ada konspirasi di sini,dan bulan tidak tau,karena setau bulan selama ini orang tuanya meninggal tapi ternyata mereka bukan orang tua kandung ,aish...kenapa ini semakin rumit sekali,kenapa aku sama bulan bisa seperti ini ,sepertinya aku harus bantai sampai habis pembunuh bayaran itu"gumam rora.


"max"


[iya nona]


[ iya nona itu sudah akurat,tapi pemimpin yang sekarang adalah bukan ayah dari nona bulan ,ayah nona bulan di kurung oleh pemimpin yang sekarang ini menjabat sebagai pemimpin pembunuh itu]


"kenapa informasi itu tidak kamu munculkan juga max"


[ sudah nona,tapi nona hanya melihat sebagin saja dari hasil informasi yang saya dapatkan]


"kirim semua informasi itu ke laptop ku max,dan yang lainnya ,aku akan kasih tau ke bulan tentang kebenaran ini suatu hari nanti tapi tidak untuk saat ini"ujar rora


[baik nona]


"terimaksih max"


Setelah semua selesai urusannya dengan max,rora langsung bersiap siap karena malam ini dia akan memusnahkan marks cabang pembunuh bayaran itu.


Di tempat lain.


Di sebuah ruangan yang gelap .


"apa yang kalian dapatkan,apakah kau membawa kabar bagus atau tidak"


"maaf bos,kami gagal membawa gadis itu,dan orang orang utusan kita juga hilang tanpa jejak,kami masih mencari mereka serta kami masih memata matai gadis itu bos"


"apaaaaa......kalian gagal"

__ADS_1


"bagaimana bisa kalian gagal ,jika tuan besar tau akan hal ini,dia bisa murka dan kita tinggal nama,cepat selediki semuanya"teriak laki aki misterius itu


"baik bos"


"aish....bagaimana bisa dia lolos dari orang orang ku,apakah ada yang melindunginya saat ini,tapi siapa ?tidak ada manusia yang bisa mengalahkan orang orangku selama ini,aaaarrrrggggghhh........breng**k " laki laki itu marah melempar semua barang yang ada di dekatnya.


ddrrrttt....


ddrrrttt...


"sial...kenapa tua bangka ini telfon di waktu yang tidak tepat"umpatnya.


"halo tuan"


"....."


"kami masih berusaha mencarinya tuan,karena gadis itu sudah tidak tinggal di rumah itu tuan"


"......"


"keluarga itu telah lama mengusir gadis itu tuan jadi kami kehilangan jejak ,kami masih berusaha mencarinya"


"...."


"baik tuan"


"sial......untung tua bangka itu percaya dengan omonganku"


Kembali ke rora.


Rora sudah selesai dengan persiapannya.


"ten"


"saya nona"


"apakah perlu kita membawa black sedow ten"


"perlu nona,karena di markas mereka banyak sekali anggotanya jika hanya kita berdua butuh waktu lama untuk menghabisi mereka semua nona,belum lagi ketua mereka,takutnya jika nanti kita sibuk dengan membantai anggotanya sang ketua kabur nona"


"hmmm....baiklah nanti saya akan keluarkan mereka jika kita sudah di delat markas mereka "


"baik nona"


"apakah kau sudah siap untuk melemaskan otot ototmu ten"


"siap nona,apalagi sudah lama black sedow juga tidak meregangkan otot mereka"


"aaaakkhh...kau benar sekali ten"


"baiklah kita lewat jendela saja supaya tidak ada yang curiga,karena aku tidak mau nanti kalau kelihatan oleh bang nathan,pasti dia akan ikut juga"jelas rora


"baik nona"ucap ten

__ADS_1


Dan mereka berdua melompat dari jendela dan segera menuju markas para pembunuh bayaran itu.


Dan di markas pembunuh bayaran mereka tidak akan menyangka jika malam ini adalah malam terakhir bagi mereka .


__ADS_2