
Akhirnya teman teman rora memesan makanan yang mereka inginkan serta minuman juga mereka tidak lupa untuk memesannya.Sedangkan di sisi azka,azriel dan damar ,mereka melihat para gadis cantik di depan mereka jadi grogi,teman teman rora memang semua cantik meski masih kalah cantik dengan rora.
"eehhhmmm....."deheman damar membuyarkan lamunan para pria saat ini,sedangkan gibran dia sibuk memperhatikan rora saja ,jadi dia tidak memperhatikan sekitar untuk saat ini.
"oh...ya.... kenalkan mereka adalah kakak senior gue di kampus sekarang,kalian kenalan sendiri ya "jelas rora.
" hai...salken ...gue azka "
"Azriel"
"damar salam kenal "ucap damar ramah.Para pria memperkenalkan diri mereka terlebih dahulu.
"salken..juga kak.....jeni"
"rosa"
"raisa"
"Dewi "
Dan sekarang jeni dkk melihat satu laki laki yang belum memperkenalkan dirinya.
"gibran......calon suami aurora "ucap gibran singkat jelas padat.Dengan mata masih menatap gadisnya.
Mata sahabat rora langsung melotot mendengar ucapan gibran ,sedangkan sahabat gibran juga shok saat mendengar ucapan sahabatnya yang sudah mulai bucin itu.Mereka tidak menyangka jika gibran bisa mengucapkan kata kata itu.
"uhuk....uhuk......"rora yang mendengar ucapan sang kekasih langsung tersedak jus yang dia minum.
"hati hati minumnya yank"ucap gibran ,tidak merasa bersalah dengan ucapannya itu.Sambil mengusap punggung sang pujaan hati.
"kak kalau ngomong itu di perhatikan ucapannya kak,jangan buat orang terkejut seperti ini" kesal rora.
"memangnya ada yang salah dengan ucapanku tadi yank" jawab gibran dengan watadosnya .
" ya salah ,belum apa apa loe dah klaim kalau rora itu calon istri loe ,emangnya loe sudah dapat restu dari keluarga rora sekarang "ucap azka jengah melihat kebodohan sahabatnya itu,dimana otak cerdasnya dulu ,kenapa sekarang jadi kelihatan bodoh .
"apakah otaknya tertinggal di camp tadi az?"tanya azriel
"gue gak tau juga "jawab azriel ,untung obrolan mereka tidak di dengar oleh gibran hanya rora yang mendengarnya.
Skip.
"sekarang jelaskan secara rinci apa yg terjadi dengan perusahaan orang tua kalian ,tidak mungkin kan perusahaan bisa kolep secara bersamaan jika tidak ada masalah internal di dalamnya yang saling berhubungan satu sama lain"ucap rora.
Jeni menatap para laki laki di sana ,dia sedikit ragu menceritakan masalah ini di depan mereka semua.
Rora faham arti tatapan jeni.
"kak,apakah kalian bisa di percaya "
" kau tenang saja ra kami tidak akan buka suara "
"jika itu sangat rahasia mending kita sewa ruangan vvip saja di restoran ini "usul azriel.Dan akhirnya mereka memesan ruangan privat untuk obrolan mereka saat ini.
Mereka saat ini sudah berada di ruangan privat ,dan mereka bebas mau mmebicarakan apa saja karena ruangan itu kedap suara sangat pas bagi mereka untuk berbicara hal sangat rahasia.
Jeni masih ragu membicarakan masalah di depan orang yang baru mereka kenal saat ini.
Seperti mengetahui kekhawatiran sahabatnya rora pun mengucapkan kata yang membuat para laki laki mrinding.
"jen.loe gak usah takut jika mereka membongkar obrolan kita,nanti gue potong masa depan mereka dan hancurkan keluarga mereka jika mereka sampai membocorkan obrolan kita saat ini "jelas rora,yang mana membuat para pria yang ada di ruangan itu langsung memegang masa depan mereka secara bersamaan.
"yank,masah sih kamu tega menghilangkan si joni ini itu masa depan aku loh yank,tanpa joni apalah dayaku ini tidak bisa buat kamu bahagia nanti di masa depan "ucap gibran frontal tanpa filter .
Teman teman gibran hanya melongo mendengar ucapan sahabatnya yang ada di depannya.Kenapa bucin sahabatnya ini bisa buat gibran aneh batin azka,azriel,dama.
"kan aku bisa cari laki laki lain kak,kok repot "jawab rora santai.
"yaaaaannnnkkk...kok kamu tega sih......"balas gibran dengan manja dan di barengi dengan wajahnya yang di buat sendu.
"fiks......dia bukan temen gue,kemana temen gue ...apa dia ketinggalan di camp tadi ,apa ketinggalan di halaman kampus ya "gumam azka.Yang lainnya hanya ikut mengangguk saja mendengar gumaman azka.
__ADS_1
"sudah ..sudah kak , aku mau dengerin cerita dari sahabat aku ,mending kakak diem saja di sini jangan ikut bicara sebelum aku suruh ,faham "garang rora.
"faham yank" jawab gibran dengan lembut dan patuh,dan tidak melawan lagi ucapan rora.
"apa perlu kita telfon saja kakek gibran ,gue khawatir dengan keadaan gibran ,semakin aneh gitu ?"ucap azriel.
"jangan kita lihat saja ,jika ada yang aneh baru kita bawa dia pergi dari sini dan kita suruh dion untuk cek keadaan gibran"balas azka.
(Sepertinya sahabat gibran juga ikut gak beres )
Akhirnya jeni pun menceritakan kejadian satu setengah tahun yang lalu,dan mereka pun menceritakan satu persatu ,dan yang lebih parah adalah si dewi karena orang tuanya hanya staff biasa yang harus ikut terlibat dalam masalah itu,mereka sudah mencari tahu tapi tidak dapat menemukan siapa dalangnya sampai sekarang.
Rora segera mengeluarkan laptopnya.
"baiklah mari kita cari siapa dalang dari semua masalah yang kalian alami ini,kita harus bekerja sama sekarang"ucap rora.
Tanpa menunggu lama teman teman rora juga mengeluarkan laptop mereka.
Mereka semua adalah para hacker meski mereka tidak seahli rora ,jadi jika musuh lebih hebat dari mereka pastinya mereka tidak akan bisa melawan,dan sekarang mereka sekarang sedang beraksi.
"baiklah srikandi mari kita tunjukkan kepada mereka ,kalau mereka telah salah memilih lawan"ucap rora.
Dan mereka semua langsung bergerak ke situs masing masing.Rora akan mencari dalangnya dari semua masalah seedangkan teman temannya mencari bukti lagi yang lebih untuk menguatkan mereka untuk menjatuhkan lawannya.
Jari jari lentik mereka seperti menari nari di atas keyboard, bergerak ke sana kemari seperti jari itu memiliki mata .
Di posisi para pria hanya bisa melongo melihat kelincahan para wanita yang ada di depan mereka saat ini.
"srinkandi " gumam azka.
"bukankah itu hacker no.1 di negara kita beberapa tahun lalu 'ucap damar.
"jangan bilang jika hacker srikandi itu adalah kelompok wanita yang ada di depan kita saat ini "kata azriel.
Mereka semua saling lirik ,hanya gibran yang masih tidak bisa mengeluarkan kata kata karena dia juga shok mendengar dan melihat gadisnya adalah seorang hacker.
" sepertinya kamu adalah berlian indah di antara berlian "ucap gibran dalam hati.
"aku tidak akan melepaskanmu ,kau adalah gadisku,kau adalah milikku ,wanitaku ,cintaku,separuh hatiku dan nyawaku "lanjutnya lagi.
( lebay sekali kau bang gib )
"dapat......hanya tikus got saja sudah berani membuat ulah kepada orang orang ku "gumam rora.
"apakah kalian sudah selesai "
"sudah "
"baiklah ,sekarang sebarkan semua bukti yang kalian dapatkan ,buat mereka senam jantundulu sebelum mereka mendapatkan hadiah dariku "ucap rora
"baik"
Mereka langsung bekerja seperti perintah rora.
Untuk saat ini rora ingin mengembalikan perusahaan orang tua sahabatnya seperti semula dan juga ,memperbaiki nama baik orang tua dewi.
π"halo kak "
π" iya dek,ada apa kok tumben telfon ?"
π"bisa adek minta tolong gak !"
π"katakan "
π" rora segera menceritakan apa saja yang sudah di ceritakan oleh teman temannya "
π" baiklah kakak akan lakukan .
π" terimakasih kak "
π"sama sama dek "
__ADS_1
tut
π"ho bang"
π"iya,adek abang yang paling cantik ada apa hmm..."
π'rora juga menceritakan hal yang sama seperti dia menceritakan kepada alfa "
π"baiklah abang akan bantu ,adek tenang saja "
π"terimakasih bang "
π"sama sama beby"
π"bey bang "
tut.
Setelah selesai menelfon dia melanjutkan gerakan jarinya lagi.
"bagaimana apakah sudah selesai "
"sudah "
"baiklah mari kita lihat berita di medsos "
Semua membuka ponselnya di sana banyak sekali berita berita yang mereka sebarkan dan dalam hitungan menit semua penjahat sudah di ciduk oleh yang berwajib.
"saatnya pertunjukkan besarnya "ucap rora.
Klik
Hanya dengan satu tekan ,berita semakin luas dan besar dan terjadi kehebohan di dunia maya dan dunia nyata.Dan sekarang berita itu sudah masuk ke dalam salah satu stasiun tv.
Gibran cs hanya bisa menelan ludah mereka dengan susah ternyata mereka tidak bisa memandang remeh gadis gadis di depan mereka ,meski mereka sudah pernah lihat rora pernah bertarung tapi mereka belum tahu kahlian sahabat sahabat rora ini,apakah mereka juga sma seperti rora fikir gibran cs.
Mereka terlihat lemah lembut sama seperti rora ,tapi siapa sangka gadis yang mereka kira lemah lembut yang pasti tidak tega membunuh seekor semut ternyata wanita tangguh dan kejam.Apaka mereka semua juga sadis.
"yank...apakah aku boleh tanya sesuatu ?"tanya gibran ,membuyarkan lamunan sahabat sahabatnya.Rora hanya mnegangguk saja .
"apakah mereka juga bisa beladiri seperti kamu yank ?"tanya gibran
"darimana kakak tau ,kalau aku bisa beladiri "
"maaf ,waktu itu kami pernah melihat mu dan juga kucing berkelahi dengan para preman "kata gibran jujur.
"oo...iya kak..mereka juga bisa,jadi jika ada yang ingin menyakiti kami ,kami akan seperti yang kakak lihat waktu itu"
Gibran hanya mengangguk saja,teman temannya hanya bisa mendengarkan saja.Mereka berjanji tidak akan mengusik gadis gadis cantik ini.
"ra,terimakasih sudah mau bantu kami ,sebetulnya kami sudah mencoba meretas data data yang sudah membuat masalah dan mencari bukti tapi kami tidak bisa sepertinya mereka mengirimkan virus yang tidak bisa kami lawan,dan kami perlu belajar lagi darimu "ucp jeni mewakili teman temannya.
"dengan bantuanmu tidak usah menunggu esok hari masalah pasti selesai ,terimakasih ra"ucap mereka serempak.
"tidak masalah kalian adalah teman temanku "
"apakah kalian akan kuliah satu kampus denganku ?"
"iya "jawab mereka serempak.
"baiklah masalah kalian sudah kelar sekarag giliranku "
"bagaimana kak,dengan permintaanku tadi,apakah kalian bisa bantu aku membuat kandang untuk peliharaan ku "
"kami akan bantu yank,kamu tenang saja,kamu tinggal share lok rumah kamu,nanti kami akan lihat keadaan tanah dan luas tanahnya aku akan bawakan orang yang bisa membuat kandang besar untukmu "
"terimakasih ya kak ,sudah mau bantu "
"sama sama yank,apapun untukmu "
Sahabat gibran sudah mulai jengah melihat tingkah gibran yang sudah kambuh lagi bucinnya.
__ADS_1