Berpindah Jiwa Bersama System

Berpindah Jiwa Bersama System
Bab 64


__ADS_3

" Dek apa bener kamu membeli saham di GA LTD itu" tanya Nathan ke rora untuk meyakinkn fikirannya itu.


rora hanya mengangguk saja tanda membenarkan pertanyaan dari Nathan.Nathan serasa spot jantung di buat oleh adiknya itu.Dulu dia juga ingin membeli saham di perusahaan itu tapi tidak bisa karena harga yang di patok sangatlah tinggi jadi Nathan mengubur angan angannya itu.


"Apa kamu tau dek,perusahaan itu seperti apa ?'tanya Nathan ke rora dan mendapatkan gelengan kepala dari rora.


"Huft.....perusahaan itu sangatlah besar dek,dan kenapa banyak sekali orang orang yang menginginkan membeli saham perusahaan itu meski cuma 1% saja karena keuntungan yang di dapatkan sangatlah besar meski di awal membeli saham itu harganya yang sangat fantastis meski hanya 1% itu " jelas Nathan ,rora hanya mengangguk anggukkkan kepalanya


"Abang mau tanya sekarang berapa persen kamu membeli saham di perusahaan itu dek"tanya Nathan sudah penasaran dari tadi.


"Apa kamu yakin mau tanya hal itu Nat" sekarang giliran Alfa yang bertanya ke Nathan


"Memangnya kenapa Al ?"tanya balik e Nathan.


"Takutnya kamu nanti kena serangan jantung ,soalnya kamu masih muda low belum nikah lagi "ejek Alfa ke Nathan


"Emangnya kakak tau berapa persen saham yang dibeli oleh rora"sekarang Bulan juga ikut besuara


"Awalnya kakak spot jantung denger kabar ini tapi kakak cepet tarik nafas dalam dalam supaya tidak mati muda ha..ha...ha..."canda alfa


"issshh..kakak Al gak lucu tau bercandanya bawa bawa nyawa dari tadi" gerutu Bulan


"Cepet jawab pertanyaan gue tadi Al "tanya Nathan bener bneer penasaran dianya


"huuuftttt......85% " jawab Alfa singkat padat dan jelas.


" AAppaaaaa" teriak Nathan dan Bulan


" yang bener kak " tanya Bulan


"hmmmm..."


Nathan memegang jantungnya yang berdetak dengan sangat cepat ,seperti habis lari maraton mendengar jawaban dari Alfa barusan.

__ADS_1


Deg


Deg


Deg


Deg


Deg


Deg


Setelah merasa lebih baikan Nathan menatap Rora yang di tatap malah cuek dan mengejeknya dengan tingkahnya yang menaik turunkan alisnya .


"Aish ini anak bener bener beli saham segitu besarnya dia hanya santai saja kayak membeli krupuk di warung" batin Nathan


"loe gak usah kaget gitu adek loe yang satu ini memang sering buat gue sakit kepala karena dia membeli saham bukan baru sekali ini " jelas Alfa ke Nathan


"Beberap perusahaan yang bernaung di bawah AA Group itu hasil akusisi rora semua,dia selalu membeli saham tanpa sepengatahuan gue"jelas Alfa


"Dan lagi yang di buat pusing itu gue,karena pihak pihak yang di akusisi adek loe hubungi gue ,sekarang jantung gue sudah lebih baik dari pada di awal awal harus spot janyung setiap ada no telfon baru hubungi gue" jelas Alfa


"Jadi selama ini kakak gak iklas bantuin rora gitu" tanya rora tiba tiba dengan wajah sendunya


Mendengar pertanyaan rora ,Alfa langsung peka dan segera memeluk adek nya itu,


"Bukan gitu dek,kakak iklas bantuin adek,tapi kejutan yang adek beri itu kadang bikin kakak mau pingsan dek,kakak low sayang banget sama adek" jelas Alfa sambil memeluk rora dari samping.


"Hmmm....."jawab rora dia tersenyum di dalam pelukan alfa,dia berhasil kerjain sang kakak


" kok jawabnya cuma gitu aja ,masih marah sama kakak ya ,kan kakak sudah minta maaf dek" jelas Alfa


Tanpa di duga oleh Alfa dia mendapatkan serangan dari Rora,rora menggelitik Alfa secara tiba tiba.

__ADS_1


"Haaa....ha.....haa....ha.....ampun dek ,gel...ii dek ha..ha..ha..." ucap Alfa di sela sela tawanya .tiba tiba Rora naik ke tubuh Alfa dan menindihnya dan menyerangnya


"ha...ha...ha...ampun "


" Bang apa bener itu kak Alfa dan Rora "tanya Bulan ke Nathan melihta tingkah mereka


"Memangnya kenapa dek"tanya Nathan.


"Mereka bahagia banget ya bang ,meski mereka tidak ada orang tua di sisi mereka tapi mereka saling mengisi satu sama lain" ungkap Bulan


"Dek jangan sedih lagi sekarang kita ini satu keluarga meski kita tidak punya orang tua yang selalu ada buat kita,tapi kita masih ada Ayah dan Bunda serta ada Abang,dan da mereka ,mereka berdua adalah kekuatan kita saat ini untuk bahagia,jika tidak ada mereka kita juga gak akan tau akan sepeti apa hidup kita ,apa masih hitam atau putih abu abu "jelas Nathan


"Benar bang ,tanpa mereka aku juga gak tau masih bisa sekolah atau masih bisa makan dan hidup layak seperti sekarang atau tidak,terkadang aku merasa ini seperti mimpi bang ,dulu hidupku sangat miris sehari bisa makan satu kali aja aku sudah sangat bersyukur bang ,aku kerja sambil sekolah gaji aku hanya cukup buat biaya sekolah dan kos,untuk makan supaya hemat aku ya itu makan sehari cuma satu kali ,aku banyakin minum air untuk nahan lapar ,dan ketika aku merasa lelah dan terpuruk Rora datang mengulurkan tangannya tanpa bertanya siapa aku dari mana aku dan dari keluarga mana aku,aku ini orang jahat atau bukan ,dia tidak memikirkan itu dan membawaku kemari dan mengngggapku seperti saudaranya,awal masuk aku takut melihat kak Alfa yang dingin dan tidak banyak bicara ,hanya sama Rora saja dia banyak bicaranya"jelas Bulan dan air matanya mengalir begitu saja.


Melihat itu Nathan memeluk Bulan .


"jangan bersedih lagi ,pasti rora tidak mau melihat mu menangis lagi dia menginginkanmu menjadi gadis kuat jangan mudah putus asa dek,memang kita sebagai manusia biasa terkadang merasa hidup ini tidak adil kepada kita,tapi jika kita melihat lagi lebih luas masih ada orang orang yang menjalani hidupnya lebih prihatin dari kita,jadi kita harus bersyukur meski terkadang bersyukur itu susah untuk di jalani di hati kita ,so kita harus menjadi lebih kuat ,bukan cuma kuat fisik tapi harus kuat hati dan mental kita "jelas Nathan ke Bulan yang masih dalam dekapannya itu


Cup


Nathan mencium pucuk kepala Bulan.


"kapan kamu mau belajar beladirinya dek"tanyan Nathan ke Bulan


"Hmmmm....terserah Rora,Abang sama Kak Al, aku ngikut aja "jawab Bulan


"eh...eh...itu kenapa kalian peluk pelukan berdua saja "tanya Rora tiba tiba


"Emang kenapa emang cuma kalian saja yang bisa pelukan kita juga bisa " ucap Bulan


"waahhh...ni anak dah mulai berani ,kak serang mreka sekarang " teriak Rora ,mengajak Alfa


"eeehh...." kaget Nathan dan BUlan ,mereka segera pergi ,dan terjadilah aksi kejar kejaran di ruangan itu.

__ADS_1


__ADS_2