
[ Maaf ya untuk para readers kalau author baru bisa up hari ini,karena authornya lagi sibuk ,so let's go we read again........]
"sialan ,ternyata dia kuat juga,hanya sekali tendang aku bisa seperti ini,siapa sebenarnya dia?"batin sang ketua pembunuh bayaran.
"masih belum mau mengatakan siapa ketua kalian,hmmmm"
"aku tidak akan mengatakannya "
"baiklah ,kalau begitu mari kita bermain"
"ten"
"saya nona"
"saya minta air es,perasan jeruk nipis sama cuka ten"
"baik non"setelah menjawab ten langsung menghilang
ketua pembunuh bayaran terkejut melihat laki laki itu menghilang begitu saja di hadapannya.
" apakah ini akhir dari hidupku,seprtinya mereka bukan orang sembarangan ,melihat laki laki tadi bisa menghilang dalam sekedip mata"batin sang ketua pembunuh bayaran.
"jangan melamun ketika kamu berhadapab dengan muduh,bisa bisa kepalamu terpisah dari badan jika tidak konsentrasi"ucap queen.
"siapa kamu,aku tidak merasa mengusikmu sama sekali"ucapnya
"benarkah"
"apakah kau ingat saat kau memerintahkan bawahanmu untuk menangkap seorang gadis "ujar queen
" hmmm......"ujarnya sambil menganggukkan kepalanya.
"gadis yang ingin kalian tangkap adalah saudara ku"
jjjeeeeddddaaaarrrr
Bagaikan tersambar petir di malam ini,padahal tidak ada hujan tidak ada angin .Jantungnya berdetak dengan cepat.
"tapi dari informasi yang aku dapat dia tidak memiliki saudara,dan dia hanya gadis yatim piatu yang bodoh "ujarnya lagi
"berarti di sini yang bodoh adalah kamu"sarkas queen
"ini queen"ucap ten tiba tiba sambil membawa pesenan queen.
"terimaksih ten"
"sama sama queeen"
"oh ya sebelum nyawamu di jemput oleh ajudan dewa yama,aku akan memberi tahu siapa aku"
"kau masih ingat kabar pembantaian beberapa kelompok mafia dalam satu malam""ucap queen dan di angguki oleh pria itu.
"akulah queen mereka "
bruuukkk
Tiba tiba Lmlaki laki itu tubuhnya jatuh berlutut .Kakinya sangat lemas saat mendengar penuturan orang yang ada di hadapannya ini.
deg
deg
deg
deg
Bak habis lari maraton jantung pria itu berdetak dengan cepat ,tadi bagai di sambar petir dan sekarang seperti habis lari maraton.
Laki laki itu hanya bisa menundukkan kepala saja ,sepertinya dia sudah pasrah akan nasibnya yang sebentar lagi nyawanya akan pergi meninggalkan raganya.
__ADS_1
"kenapa diam,di mana suara kerasmu tadi hmmm"
Dia tidak bergeming sama sekali.
"sekarang katakan padaku siapa bosmu itu"
"aku sungguh tidak tau queen!"ucapnya dan sudah merubah panggilannya.
" karena bos besar hanya menghubungi ku lewat ponsel atau email jika ada tugas yang harus kami lakukan di sini,dan terkadang hanya tangan kanannya saja yang datang kemari" jelasnya.
"hmmmm...."
sriiiiinngg
bluk
Tanpa aba aba rora memenggal kepala laki laki itu ,rora tidak jadi memberi siksaan kepadanya karena dia tidak mendapatkan informasi yang dia mau.
"ten ,ambil ponselnya ,setelah itu bakar tubuhnya dan hancurkan markas ini setelah itu ambil harta mereka serta senjata mereka"ucap rora sambil pergi meninggalkan ruangan itu
"baik queen"
Ten segera melakukan tugasnya dengan baik.
"apakah kalian sudah selesai"teriak rora kepada black shadow
"sudah queen"
"baiklah ,kembalilah "
Dan mereka semua benar benar menghilang dari pandangan.
wuuuuusssshhh
"sudah ten"
"sudah queen"
Mereka keluar dari markas musuh.
boooom
boooom
Terdengar ledakan yang sangat memekakkan telinga,tapi tidak ada yang mengetahuinya karena markas itu berada di tengah tengah hutan,dari kejauhan hanya terlihat percikan api di mana mana.
"ten ,jangan sampai terjadi kebakaran di hutan ini "
"baik nona"
Setelah selesai dengan urusan mereka ,mereka kembali ke mansion rora tepat dini hari,suasana mansion sangat sepi sekali karena penghuni mansion terlelap di dunia mimpi mereka masing masing.
ceklek
Rora masuk ke kamarnya dan langsung membersihkan tubuhnya yang terkena cipratan darah musuh.
ceklek
Rora keluar dari kamar mandi sudah dalam keadaan bersih.
" bagaimana dek ?"tiba tiba ada suara menyapanya ketika keluar dari kamar mandi.
"astaga kak,bikin aku jantungan kak"gerutu rora sambil mengelus dadanya.
"he..he...maaf dek ,kakak sudah tidak sabar ingin denger cerita kamu dek"tanya alfa ,alfa duduk di kasur rora.
Rora mendekati alfa lalu berbaring di sebelah alfa ,
"bagaimana tadi dapat informasi yang kamu mau hmm"tanya alfa sambil mengelus pucuk kepala rora.
__ADS_1
"tidak ada kak,ternyata bos besar mereka tidak pernah mau ketemu sama bawahannya hanya tangan kanannya saja yang sering ke sini menemui bawahannya"jelas rora sambil memeluk alfa dan matanya terasa berat karena merakan elsan hangat di kepalanya yang membuatnya mengantuk.
"oh ya kak ada rahasia yang sudah aku dapatkan tentang bulan ,tapi besok saja ya kita bahas ,aku ngantuk banget kak"ucapnya sambil memejamkan matanya.
"iya tidak apa apa ,kakak temenin kamu tidur ,sekarang tidur lah dengan nyenyak"kata alfa,dan terdengar dengkuran halus dari rora menandakan bahwa rora sudah tidur .
"ten"panggil alfa
wwuuuuuusssshhh
"saya tuan" jawab ten,yup tanpa disadari oleh rora ,alfa dan ten serta bawahan yang lainnya saling terhubung satu sama lain.
"apakah terjadi sesuatu di sana tadi?tanya alfa ke ten.
"tidak ada tuan,ini barang yang di minta oleh nona tadi ,dan untuk barang barang yang di ambil dari markas musuh saya simpan di brankas milik nona tuan"ucap ten sambil meletakkan ponsel milik misihnya tadi yang di ambil oleh ten.
"itu ponsel milik siapa ten"tanya alfa
"milik laki laki yanh di bunuh oleh nona,dan dia ketua dari para pembunuh itu tuan"jalas ten.
"baiklah,ten apakah teman temanmu yang di tugaskan untuk mengawasi gerak gerik keluarga rora belum memberikan informasi sama sekali"tanya alfa
"belum tuan,sepertinya mereka akan kembali jika di panggil oleh nona,dan mereka akan mengumpulkan informasi lebih banyak lagi di sana"jelas ten.
"tapi tuan saya tadi melihat gerakan yanh sangat mencurigakan di sana ketika saya sedang memasang bom untuk menghancurkan marks itu tuan"ungkap ten.
"apakah kau merasakan aura pembunuh di sekitarnya ten"tanya alfa
"tidak tuan"
"hmmm....aku tau siapa mereka,sepertinya mereka mata mata yang di suruh oleh erick untuk menjaga nonamu ten"jelas alfa.
"apakah saya perlu menyelidiki siapa orang itu tuan"tanya ten
"tidak perlu ten,erick sepertinya tidak ada niatan jahat kepada nonamu,kamu cukup jaga nonamu dengan baik,ketika saya tidak ada di dekatnya ten!"titah alfa ke ten.
"baik tuan,saya akan selalu menjaga nona muda dengan sangat baik"ucap ten.
"aku percaya kepadamu ten,ya sudah kembalilah ke tempatmu ten"kata alfa.
"baik tuan saya undur diri dulu"pamit ten kepada afa.
"hmmmm"
wwwuuuuuuuussssshhh
Ten sudah kembali ke tempatnya.
.
Di tempat lain .
"mohon maaf tuan muda "
"katakan"
"tadi saya pergi ke markas orang orang yang sempat mengusik nona muda ,tapi ternyata setelah sampai di sana, saya melihat nona muda dan para bawahannya membantai habis orang orang itu tuan ,dan nona muda juga meluluh lantakkan markas mereka tuan" lapor sang bawahan kapada atasannya itu.
"apakah masih ada lagi yang ingin kau sampaikan kepadaku"
"tidak ada tuan"
"kau boleh pergi sekarang"
"baik tuan ,saya permisi"
"huufftt......kucing nakalku itu benar benar bikin khawatir saja "
"apakah dia baik baik saja "gumamnya
__ADS_1