
"pelajaran apa kak,kita masih baru dan kita juga masih bingung mau ambil jurusan apa,apa kakak seorang dosen atau asdos kak"ejek bulan
"kalian awas ya gue bener bener akan telfon papa gue untuk keluarin kalian yang sok "
"lah kok......bisa bilang kayak gitu"ucap bulan heran.
Suasana di kantin jadi hening dan hanya terdengar suara bisik bisik para mahasiswa dan mahasiswi yang ada di sana,mereka merasa iba dan kasihan melihat maba itu karena telah berurusan dengan mereka ,karena selama ini geng cabe sering bully meski bukan bully fisik tapi ucapan mereka membuat banyak orang tak mau berurusan dengan mereka.
"max"
[ saya nona]
"aktifkan mata dewa dan kemampuan membaca fikiran"
[ baik nona,aktifkan]
ding
[ pengaktifan selesai]
"terimakasih max"
[ sama sama nona]
" PINDAI"gumam rora tak ada yang mendengarnya.
Setelah melihat apa yang rora lakukan tadi dia hanya tersenyum tipis.
"halo pa ,papa bisa datang ke kantin kampus ,aku mau minta tolong ke papa untuk mengeluarkan anak maba yang tidak punya sopan santun pa"
Diam diam Bulan chat sang kakak dan memberi tahukan keadaannya dan rora.Rora hanya diam saja melihat apa yang dilakukan oleh bulan.
"baik pa,aku tunggu di kantin kampus ya"
tut
"setelah ini loe gak akan bisa masuk kampus manapun ,gue akan minta papa gue untuk black list kalian" ujar mahasiswi B
tak
tak
tak
__ADS_1
Terdengar suara langkah menggema di ruangan itu.
"papa"
"ada apa sayang ,sampai kamu harus menyuruh papa datang ke sini hmm"ujar laki laki itu.
"ini pa,mereka berdua tidak punya sopan santun dan katanya mereka juga tidak takut sama papa"
"benarkah yang kau ucapkan itu sayang"
"hmmm...."
"terus apa maumu hmm"
"aku mau papa tidak menerima mereka di kampus ini dan blacklist nama mereka biar tidak bisa di terima di kampus mana pun pa"
"nak,masalahnyakan cuma mereka tidak punya sopan santun saja dan masalah mereka tidak takut dengan papa nanti papa akan beri hukuman yang sesuai "jelas sang rektor ke gadis itu.
"ish.....kenapa papa tidak menuruti kemauanku kali ini"
"baiklah baiklah akan papa turuti tapi jangan marah gitu ya"
"kalian berdua ikut saya ke ruangan saya "
"jika bapak menginginkan kami tidak bisa kuliah di sini ,kenapa tidak langsung saja dan kami juga langsung pergi dari sini"
"Anda sebagai rektor di sini tidak mencerminkan bahwa anda orang yang patut untuk kami segani,hanya masalah sepele saja anda tidak menerima kami hanya karena laporan putri anda ini,seharusnya anda memberikan edukasi lagi kepada putri anda jika di dalam kampus ini tidak boleh bawa bawa nama keluarga,meski anda adalah orang tuanya tapi anda juga tektor di sini jadi jangan bawa bawa hubungan keluarga di dalam ke adaan ini,anda di sini sebagai rektor bukan sebagai walinya" kata bulan
"jika anak anda membawa anda sebagai orang tuanya kami juga akan membawa kakak kami juga untuk urusan yang hanya sepele ini" ujar bulan lagi
"memangnya siapa yang akan kamu bawa ke sini,kalian itu hanya gadis rendahan saja sudah belagu"
" huft.....di sini saya heran di mana letak kesalahan kami,kami baru di sini,dan baru hari ini masuk ke sini,tiba tiba ada yang bilang ke kami jangan kecentilan ,di sini yang bodoh siapa sebenarnya"ucap rora skak ke cewek B
"loe itu yang kecentilan dan tepar pesona ka sana sini"geram cewek B
"ooo....gue tau ra,ternyata mereka iri melihat kita yang lebih cantik dari mereka"ujar bulan tiba tiba
"mana ada kita iri sama kalian yang rendahan"
"kalau bukan iri apa dong namanya ,tiba tiba ngatain kami ,padahal kami tidak mengenal anda dan kami juga gak tau nama anda siapa ,kenapa tiba tiba anda datang marah marah ke kami ,apa itu namanya kalau gak iri"sarkas bulan,bulan sudah mulai memberanikan dirinya untuk tidak takut dengan ancaman .
"sudah sudah kalian berdua ikuti saya ke ruangan saya"ucap sang rektor
__ADS_1
"tidak akan ada yang pergi kemana mana!"seru seseorang tiba tiba sura seksi menggema dan membuat semua orang menoleh ke arah pemilik suara.
"Tuan muda ,anda sedang apa di sini tuan?"tanya sang rektor yang terkejut melihat kedatang alfa.yup yang datang adalah alfa,dia datang setelah dapat chat dari salah satu adiknya.
"Memangnya ada apa,apakah setiap aku datang kesini harus tujuan pak rektor,dan ada apa ini bisa jelaskan kepada saya"tanya alfa pura pura tidak tahu ,karena sebetulnya dia sudah ada di sana sejak tadi.
"ah tidak ada tuan ini hanya masalah mahasiswa saja "jelas sang rektor
"maaf tuan muda mereka dengan lancangnya dan tidak sopan ,mengatakan kalau kami ini adalah jala**"ucap wanita B,dia mencoba menghasut alfa ,karena dia yakin pria tampan itu akan membelanya dan termakan omongannya.
"benarkah itu,apakah ucapan mu bisa kau pertanggung jawabkan kebenarannya,jika kau yang terbukti berbohong di sini maka aku tidak akan segan lagi mengeluarkanmu dari sini ,dan termasuk anda pak rektor"ucap alfa dingin ,dan itu membuat sang rektor ketakutan karena dia tahu masalahnya hanya sepele tapi putrinya malah membesar besarkan keadaan saja.
"tentu saja tuan ,saya mana berani bohong di depan anda "ujarnya lagi
Kini alfa menatap kedua adiknya yang satu kelihatan cuek dan tidak perduli yang satu malah dengan wajah polosnya tersenyum saja.
"ada yang bisa kalian berdua jelaskan kenapa mereka bisa marah hmmm"ucap alfa lembut ke arah kedua gadis itu.
"tadi kami sedang makan ,tapi tiba tiba mereka datang dan menggebrak meja tempat kami ,hilang sudah nafsu makan kami,dan mereka bilang ke kami jangan kecentilan jangan suka tebarpesona,jika masih ingin kuliah di sini ,jika kami tetep melawan mereka akan melaporkan kami ke papa mereka yang katanya satunya anak pemilik kampus ini dan satunya anak rektor kampus sini begitu ceritanya,dan mereka tidak terima melihat muka cantik kita "ucap bulan panjang lebar
"Disini yang mengaku anak pemilik kampus siapa ?"tanya alfa geram karena dia melihat adiknya rora sedang meledeknya .sejak kapan dia punya anak.
"Saya tuan,karena saya memang anak dari pemilik kampus ini"ucap gadis A dengan penuh percaya diri,bahkan dia tidak menyadari bahaya sedang mendekatinya.
"benarkah itu,memangnya siapa nama orang tuamu itu?"tanya alfa
"memangnya kenapa tuan ,apakah anda ingin mengenal keluarga saya "ujarnya lagi
Sedangkan di sisi sang rektor dia sudah pucat mendengar ucapan gadis di sebelah sang anak,dia tidak habis fikir bagaimana mereka bisa tidak menyadari kesalahan besar mereka ini.
"Brown"
"saya tuan"
"urus semuanya,pecat rektor ini,keluarkan anak gadisnya dan keluarkan juga gadis itu yang mengaku ngaku anak ku "ujar alfa
Dan di sisi rora dan bulan hanya tertawa cekikikan mendengar obrolan mereka tadi.
"apa kalian sekarang senang melihatnya "ucap alfa ke arah kedua gadis yang sedari tadi cekikikan,mereka membayangkan jika sang kakak punya anak sudah besar berarti kakaknya menikah sama janda .
"ha.....ha....ha....ha..."pecahlah tawa mereka berdua.
"Tuan kenapa anda malah mengeluarkan papa saya dan saya serta teman saya tuan ,di sini yang salah itu mereka dan sekarang dengan beraninya mereka tertawa di depan anda tuan"ucap gadis B penuh privokasi.
__ADS_1
"apakah orang tuamu tidak pernah memberi tahumu siapa pemilik kampus ini"tekan alfa dan menatap nyalang ke gadis yang sudah memprovokasinya itu.