
Akhirnya mereka pergi menuju ruang bawah tanah di mana wanita ular berada.
Flash back on
Sebelum aurora pergi ke markas untuk melihat para ulat bulu ,rora meminta data data dari anggota red phoenix kepada max untuk mencarikan semua informasi yang harus dia ketahui sebelum dia datang kesana dan dia mendapatkan sebuah fakta bahwa tangan kanan tuan Hendrawan pernah punya rasa kepada mamanya tapi mamanya menganggap tangan kanan tuan hendrawan seorang kakak saja.
"hmmm......frans ferdinan ...baiklah paman aku akan pertemukan paman dengan adik paman nanti jika masalah ku sudah selesai "gumam rora setelah informasi yang di berikan oleh max.
"max "
[ saya nona ]
"apakah anggota red phonix sangat kuat max "
[kekuatan mereka lumayan nona tapi jika di bandingkan dengan black sedow dan pasukan elit nona beranding jauh kekuatan mereka ,mereka hampir sama dengan kekuatan Night Wolf tapi keuatan Red Phoenix masih di bawah Night Wolf ]
"baiklah terimakasih max "
[sama sama nona]
Jadi ketika bertemu dengan frans ,rora sudah tidak terkejut karena dia sudah mendapatan informasi.
Flash back off
Saat ini mereka ssudah berada di ruang bawah tanah yang di fungsikan sebagai tempat penyiksaan dan penjara di markas tersebut.
"selamat datang tuan "sapa para bawahan kepada frans.
"hmm....oh ya perkenalkan dia adalah nona muda kalian karena putri dari ketua kalian "ucap frans memperkenalkan aurora,dan aurora melihat ke arah frans dan frans hanya mengangguk saja seakan tahu akan apa arti dari tatapan rra.
"baik tuan ,selamat datang nona "
"terimakasih "
"kami akan mengunjungi tahanan kita ,apakah mereka masih hidup?"tanya frans.
"masih tuan ,sepertinya mereka saat ini sedang tergunjang jiwanya karena mereka sempat melihat berita tentang mereka berdua ,apalagi wanita tua itu sempat pingsan tadi setelah melihat berita itu tuan "ucap bawahan frans.
" apakah sekarang wanita itu sudah sadrar "
"sudah tuan "
" ayo ra sepertinya sekarang waktu yang tepat untuk memberikan shok jantung buat wanita ular itu "
"baik paman "
ceklek
__ADS_1
Mereka masuk ke dalam sel penjara dan di sana terlihat dua wanita beda usia dengan keadaan yang berantakan ,rambut acak acakan seperti singa dan kulit wajah sudah kusam tidak mulus lagi seperti dulu lagi.
"KAUUU"teriak kedua wanita itu ketika melihat siapa yang masuk .
"waaahhhh...ternyata kedatangan ku mendapatkan sambutan yang baik dari kalian ,karena kalian masih mengingatku ternyata " ucap rora dan frans,ten,seven,serta salah satu bawahan hendrawan hanya diam saja menyaksikan pertunjukkan yang ada di sana.
"dasar wanita j**l*ng ,wanita pembawa sial ,ternyata ini semua ulahmu hah"teriak susi .
"jika papa melihat semua ii dan menyaksikan anaknya yang tidak berguan ini sedang menyiksa anak kesayangannya ini ,dia pasti akan marah dan akan menghukummu "teriak celsi.
"papa..hmmm...sepertinya dia tidak akan lagi perduli dengan kalian berdua ,ah...jangan lupakan jika kau bukan putri dari tuan hendrawan celsi,semua yang telah kau bangga banggakan tidak ada gunanya di hadapanku"
"Dan saat ini semua orang sudah tau siapa kalian hmm...tidak akan ada orang yang bisa menolong kalian lagi saat ini " lanjut rora.
"tidak mas jo masih mencintaiku ,dia bukan tipe laki laki yang mudah percaya dengan berita berita murahan itu "teriak susi lagi dengan emosi.
"benarkah ,tapi sepertinya anda salah nyonya ,tuan hendrawan tidak pernah mencintai anda ,tapi yang dia cintai dari dulu sampai sekarang adalah hanya mama ku deswita "tekan rora.
"tidak kau salah suamiku masih mencintaku sampai sekarang "balas susi.
"ha...ha...ha.....anda sungguh sangat naif nyonya susi,sudah tidak dapat di pungkiri bahwa tuan hendrawan memang cinta mati sama mama saya nyonya susi,sedangkan anda apa ,bukankah selama ini tuan hendrawan tidak pernah menyentuh anda ,dia menyentuh anda pun dengan jebakan yang anda buat sendiri nyonya susi "ucap rora ,dan itu sukses membuat susi terkejut bagaimana bisa gadis di depannya itu tahu rahasia yang sudah dia lupakan dan hilangkan supaya tidak ada yang tahu kelicikannya.
"dan dengan santainya anda bilang kalau anak anda yang katanya paling cantik sekebon binatang itu anak dari tuan hendrawan padahal tuan hendrawan tidak pernah menyentuh anda waktu itu "lanjut rora dan lagi lagi ucapan rora membuat wanita paruh baya itu shok lagi.
Hari ini dalam sehari susi mendapatkan kejutan demi kejutan yang ia dapatkan ,rasanya dia sudah tidak bisa hidup lagi .
" kabar ini mungkin membuat mu akan menemui dewa yama secepatnya ?"ucap rora,sedangkan susi sudah gugup dengan hal akan dia dengar kali ini dan celsi hanya diam saja dia merutuki rora dalam hati,jika dia bebas dia akan membalaskan semua perbuatan rora nanti.
"celsi jangan harap kau bisa bebas dari sini,karena jika kau mau bebas hanya dewa kematianlah yang akan menjemputmu"ucap rora ,setelah mendengar isi hati celsi,celsi terkejut dengan ucapan rora bagaiman bisa rora tahu akan isi hatinya ,mungkin itu hanya knebetulan saja ,jadi dia segera menepis semua fikirannya.
"itu bukanlah kebetulan celsi dan camkan itu ,nanti setelah urusanku dengan mamamu selesai lanjut dengan giliranmu "lanjut rora.
deg
Sekali lagi celsi di buat shok .
"ten "
"saya nona "
"hubungi mama dengan ponselku ten" perintah rora dan segera memberikan ponselnya kepada ten.
"baik nona "
π±" halo sayang "ucap seseorang dari sana ,yah saat ini ten menghubungi jia malam malam ,dan ten meloud suara panggilan jadi semua orang dapat mendengar suara di sebrang sana .
deg
__ADS_1
deg
Jantung susi seperti ingin lepas dari tempatnya.sedang di tempat yang sama jantung frans juga berdetak dia tidak percaya jika adiknya masih hidup.
π±"halo ma,ma ada seseorang yang ingin melihat muka mama bisakah kita vc ma"
π±"baiklah sayang "
Langsung saja rora mengalihkan panggilannya setelah dia mengambil ponselnya dari tangan ten,dan melihatkan muka rora ,jia tersenyum.
π±"sayang kenapa kamu telfon mama ,kamu kan bisa datang ke kamar mama ,kenapa harus telfon segala sih ,wong kita ini satu rumah "ucap jia
π±"maaf ma tadi rora keluar mansion tanpa pamit sama orang rumah dan sekarang lagi bertemu seseorang dan dia ingin melihat mama ,masih benar benar hidup apa gak "ucap rora.Jia yang faham maksut dari anaknya langsung mengangguk saja .
deg
Setelah melihat wajah wanita di layat ponsel susi sangat ketakutan dan semakin stres saja dia.
π±" halo ,apa kabar ,apakah kau sudah bahagia sekarang karena sudah merusak kebahagiaanku dan rumah tanggaku selama ini dan menjauhkanku dari putriku "ucap jia tegas,saat ini dia tidak mau menjadi wanita lemah karena ada keluarga dan anak anaknya yang selalu ada buat dia, utrinya itulah yang menjadi kekuatannya dia saat ini.
"ha...ha...pasti aku sangat senang melihat kau hidup menderita wanita j*l*ng....."
bruk
Belum juga susi melanjutkan ucapannya itu dia sudah di tendang oleh rora,dan sekarang dia tidur terlentang karena di tendang rora .
"jangan kau panggil mama ku seperti itu dengan mulut kotormu itu,dan apa kau bilang wanita j*l*ng ,lalu kau di sebut apa jika wanita baik seperti mama ku kau sebut j*l*ng,"ucap rora.
"ma sudah ya nanti kita lanjut lagi "
π±"iya sayang "
Belum juga jia selesai bicara ponsel rora sudah berpindah tangan saat ini frans lah yang memegang ponsel itu.
"dek " panggil frans kepada wanita yang dia tatap di layar ponsel itu.
π±"kak fras " ucap jia dengan derai air mata ,dia sangat merindukan kakak angkatnya itu,karena selama ini dialah orang selalu jadi tempat curhat jia dulu.
"apakah kamu baik baik saja ,tapi bukankah kamu sudah ..."ucapan fran terpotong.
π±"iya kak,itu karena ulah dari wanita itu,karena mengancamku menggunakan putriku yang baru saja aku lahiran kak,aku tidak bisa menolak semua permintaannya,ternyata dia ingkar janji ,bahkan hidup anakku juga tidak baik baik saja selama ini kak,aku sungguh jadi ibu yang tidak betguna kak "
"sudah sudah jangan di bahas lagi nanti kita ketemu baru kita bicarakan masalah itu,sekarang aku ingin melihat keponakanku ini sekarang menghukum orang orang yang sudah membuat mamanya dan dia tersiksa selama ini "
π±"baiklah kak,jaga putriku dengan baik di sana"
klik
__ADS_1
Panggilan berakhir dan frans melihat keponakannya itu masih bicara wanita ular itu,tanpa mereka sadari sejak tadi ada epasang mata yang menyaksikan kejadian dan obrolan mereka semua ,matanya sudah berair,air matanya begitu deras mengalir .