
"ish....kalian ini,apakah tidak ada yang mau sesuatu dari abang hmmm....kenapa kepada kakak kalian alfa saja mintanya ,abang juga bisa beliin kalian sesuatu untuk kalian"ucap nathan sambil cemberut karena merasa iri kepada alfa.
"ck kayak anak ABG saja"umpat alfa sambil melirik nathan.
"kita mau abang belikan kita apa ya ,kok gue jadi bingung "ucap bulan
"Emangnya kalian gak pengen beli sesuatu gitu,kalian kan cewek pasti suka yang namanya shopping"jelas Nathan.
"Ya pengen lah bang,tapi semua kebutuhan aku sudah ada di mansion ini tanpa minta ,sudah di penuhi sama kak al dan rora "ucap bulan menjelaskan ke nathan
"haish kamu ini ,ya sudah gini aja kalian akan abang kasih black card saja kalau gitu supaya gak ribet"kata nathan mengahiri perdebatan nya dengan sang adik.
"heran aku sama mereka biasanya semua gadis akan jingkrak jingkrak dan teriak histeris kalau di tanyain mau apa,pasti bilang mau ini mau itu,lah ini malah bingung,hadeh" batin nathan melihat adik adiknya yang tidak seperti gadis gadis di luaran sana yang suka foya foya.
"oh ya dek emang kalian berdua pengen naik motor apa ,emangnya kalian bisa naik motor"tanya nathan meragukan kemampuan rora dan bulan.
"kami bisa ,kalau rora sudah dari SMA dia bawa motor kalau aku suka nebeng sama rora bang,kadang di antar kak al atau sama sopir"jelas bulan .
"hmmm gitu ya.baiklah ini buat kalian berdua"ucap nathan sambil mengeluarkan dua black card dari dompetnya.
"abang seriusan kasih kita black card"tanya bulan,rora dan alfa hanya melihat saja dari tadi mendengarkan obrolan mereka berdua .
"seriuslah lah dek masak bohongan ,abang iklas kok kasihnya buat kalian ,abang seneng akhirnya punya adek dan saudara " terang nathan.
"terus gimana aku habisinnya "kata bulan bingung .
"emangnya kenapa dek !"tanya nathan
"huft....bang sebenarnya bukan cuma abang yang kasih card seperti ini,aku juga punya dari pemberian kak al,rora sama ayah sedangkan aku jarang pakai "ucap bulan dengan wajah bingungnya.
Rora dan Alfa hanya geleng geleng kepala saja mendengar ucapan dari Bulan ,karena memang mereka kasih kartu ke Bulan tapi jarang di pakai oleh Bulan.
"ya sudah gak apa apa terima saja itung itung nanti buat traktir temen temen baru kan di kampus "kata rora tiba tiba memberikan ide nya.
"ya sudah deh,makasih ya bang "ucap bulan ke nathan sambil memeluk nathan.
"iya sama sama "balas nathan sambil tersenyum.
"makasih ya bang" ucap rora
"kamu gak pengen peluk abang juga dek "tanya nathan dan hanya dapat gelengan kepala.
cup
satu ciuman mendarat di pipi kiri nathan di hadiahi dari rora.Dan nathan sangat senang sekali .Dia bisa merasakan apa yang namanya ksih sayang dari keluarga yang dulu tidak pernah dia dapatkan.
Setelah memberikan ciuman ke nathan rora pergi ke kamarnya di ikuti oleh ketiganya menuju kamar masing masing.
__ADS_1
"Max"
[ saya nona]
"apa kau sudah mendapatkan informasi yang aku minta tadi max"
[sudah nona,dan sudah saya kirim ke email anda nona]
"terimaksih max"
[ sama sama nona ]
Rora langsung mengambil laptopnya dan membuka email masuk,dan dia melihat ada laporan dari perusahaan yang di kirl oleh alfa dan ada informasi yang di kiril oleh max.
"hmmm....ternyata , apa tujuannya datang ke sini hanya murni ingin mendekatiku atau ada maksut lain"gumam rora ,dia berfikir apa tujuan dari orang itu.
"Dia rela jauh jauh datang ke sini tidak mungkin hanya ingin mendekatiku saja,benar apa kata mama dalam surat itu ,bahwa gue harus hati hati sama siapa saja termasuk dengan orang terdekat gue ,bukannya tidak percaya dengan mereka tapi gue harus berhati hati mulai sekarang ,identitas mama masih belum bisa aku dapatkan ,siapa sebenarnya mama kenapa identitasnya sangat di jaga dengan ketat"gumam rora.
Skip
Pagi yang cerah memulai awal hari yang sangat indah dan cerah.Seceria Bulan hari ini dia begitu antusias untuk masuk kuliah hari ini,sedangkan Rora biasa saja .
"Selamat pagi semua "sapa Rora kepada semua orang yang ada di meja makan
"Selamat pagi dek "jawab Alfa dan Nathan.
"Selamat pagi non"balas bi sumi dan mang dadang.
Merek sarapan dengan hitmat tanpa adanya obrolan pagi hari.Setelah selesai sarapan barulah mereka memulai obrolan mereka.
"Kak apakah motor yang aku inginkan sudah datang "tanya Bulan ke Alfa
"Belum dek,paling sebentar lagi datang motor mu"jawab Alfa
brum...
brum..
brum
"itu pasti motormu datang"ucap Alfa
sebelum rora melangkahkan kakinya untuk keluar melihat motor pesenannya.Brown sudah datang dan di belakang brown jug ada mike.
"kalian berdua sudah sarapan ?,kalau belum kalian sarapan dulu sebelum pergi kerja !" kata bi sumi menawarkan sarapan ke pada brown dan mike.
"iya bi"jawab mereka serempak
__ADS_1
"non bulan ini kunci motornya dan suratnya "ucap brown.
"Terimakasih "ucap Bulan sambil tersenyum.
"sama sama non"balas brown.
"kak,bang rora berangkat duluan ya"kata rora
"aku juga ya kak ,bang hati hati di jalan nanti" ucap Bulan ,dia juga ikut pergi karena hari ini adalah kegiatan untuk MABA di kampus mereka berdua.
cup
cup
cup
cup
mereka berdua memberikan ciuman pipi kanan dan kiri Alfa dan Nathan setelah mencium tangan sang kakak dan abang mereka.
Rora dan Bulan menuju kendaraan mereka masing masing.
"huft...ra"panggil bulan
"hmmm"
"gue grogi dan deg degan ,takut nanti di hina lagi sama kutu kupret itu"terang bulan
"santai saja,bukannya orang orang tidak tau kalau loe adalah pewaris tunggal keluarga sucipto itu,jika mereka buat ulah tinggal balik ucapan mereka,loe jangan takut ada gue sama loe "kata rora sambil menepuk pundak bulan memberikan kekuatan kepada bulan.
"hmmm....baiklah ,lets go ,kita berangkat,eh...bagaimana kalau kita balapan menuju ke kampus yang kalah traktir yang menang di kantin"jelas Bulan,dia benar benar ingin merubah sifat penakutnya itu.
"baiklah dengan senang hati,jika kalah jangan nangis ya ha.....ha...ha...."kata Rora
"ok,siapa takut"
mereka segera menaiki motor mereka masing masing
brum
brum
brum
brum
Kedua motor moge itu melesat pergi keluar mansion ,mereka berdua memacu kendaraan mereka di atas rata rata, untung jalanan tidak terlalu padat dan sedikit lenggang jadi mereka dengan leluasa balapan di area jalan raya itu.
__ADS_1