
setelah kejadian mengharu biru itu,mereka masuk ke kamar mereka masing masing.kamar bulan bersebelahan dengan kamar orang tua angkatnya.itu adalah atas permintaan bulan sendiri.
di tempat lain di waktu yang sama saat ini.
marisa pulang ke rumah dengan ke adaan yang tidak baik baik saja.
"ma...mama"panggilnya ke sang mama ,tidak ada jawaban dari sang mama dia mencari mamanya di dapur tidak ada ,di ruang keluarga juga tidak ada.marisa segera menuju ke kamar sang mama,
ceklek
matanya langsung melotot melihat apa yang dia lihat saat ini,dia masih belum bisa mencerna apa yang dia lihat ,dia marah mukanya sudah merah padam menahan emosi.
"apa yang kalianlakukan hah"teriak marisa penuh emosi
orang yang dia teriaki oleh marisa sangat terkejut melihat ke arah pintu siapa yang telah meneriaki mereka,dan mereka juga ikut syok ,melihat orang yang ada di ambang pintu,
"kalian sungguh sangat mejijikkan ,dan kau wanita jal**ng sungguh kau tidak pantas di sebut sebagai seorang istri dan ibu di dalam rumah ini ,aku sungguh membencimu"kata marisa menggebu gebu meluapkan emosinya.
mereka segera melepaskan diri dari kegiatan mereka tadi.marisa melihat sang mama sedang main kuda kudaan dengan laki laki lain yang bukan ayahnya.marisa tidak habis fikir bisa bisanya mamanya melakukan itu di belakang ayahnya di dalam keadaan perusahaan ayahnya sedang terpuruk dan keluarganya sekarang akan miskin dan akan hidup jadi gelandangan .
"sa..sayang....apa yang kamu lihat itu ada kekhilafan sayang,maafin mama"ucap sang mama.
"mama bilang apa tadi khilaf,tapi muka mama erliha sangat menikmatinya,seperti bukan kekhilafan semata,seperti kalian sudah sering melakukannya di belakang papa"marsa lagi lagi meluapkan amarahnya.
"ada apa ini ,kenapa ribut ribut ,dan kamu kenapa sayang "tiba tiba papa marisa sudah ada di sana ,dan melihat pertengkaran anak dan ibu itu.
"kau tanyakan saja sama istri tercintamu itu"sarkas marisa sambil melihat muka mamanya itu penuh benci
"maafkan aku pa"kata mama marisa sambil menangis ,dan laki laki yang tadi main kuda kudaan dengan mamanya marisa hanya diam saja menyaksikan drama pertengkaran itu tanpa ikut campur atau pergi dari sana .
papanya marisa bingung dengan situasi ini,dan dia melihat ada laki laki yang masih muda berdiri di belakang sang istri ,yang masih dalam keadaan tanpa pakai baju atasan itu,dan dia melihat banyak tanda yang ada di tubuh laki laki itu,dia tau itu adalah tanda apa.
"apa tidak ada yang bisa menjelaskan ada apa ini "ucap papa marisa dengan hawa yang bisa menusuk tulang itu.
tiba tiba mama marisa berlutut dan bersimpuh meminta maaf tanpa menjelaskan apapun.sang suami semakin emosi mendengar sang istri bukannya menjawab malah bersimpuhdan meminta maaf kepadanya,dia pusing memikirkan keadaan perusahaannya yang sudah bangkrut dan sekarang istrinya membuat masalah yang sudah bisa dia tebak setelah melihat keadaan laki laki yang ada di belakang sang istri.
"mama bermain api di belakang papa dan sudah menghianati kepercayaan papa selama ini ,marisa barusan melihat mereka sedang bercintaa dengan bahagia di saat keadaan kita seperti ini,bukannya prihatian wanita ini malah mencari kebahagiannya sendiri"jelas marisa kepada sang papa penuh benci kepada wanita yang sudah melahirkannya itu,
__ADS_1
marisa terpukul ,dia mendapatkan hantaman secara bersamaan ,tadi pagi dia mendengar perusahaan sang papa sedang di ambang kehancuran sampai di rumah dia melihat sang mama sedang bercinta dengan laki laki lain yang entah dia tidak tau siapa .
papa marisa meradang setelah mendengar perkataan dari anaknya,yang mebuatnya geram dia melakukannya di rumahnya dan di dalam kamar mereka serta di depan sang anak.
"pergi kau dari rumah ku,jangan bawa apapun dari rumah ini dan aku akan kirimkan surat cerai kepadamu ,sekarang kau pergi dari sini ,muak aku melihat mukamu itu,dan kau bawa wanitamu pergi dai rumahku ini"kata papa marisa sambil menunjuk ke laki laki itu.
tanpa banyak bicara laki laki itu mengambil bajunya dan membawa mamanya marisa yang masih menangis dan meronta ronta meminta maaf kepada sang suami itu.
"pa maafkan mama pa,mama tau mama salah mama minta maaf mama benar benar khilaf pa"ucap mama marisa sambil di seret oleh teman ranjangnya itu.
marisa dan papanya tanpa suara masuk ke kamar mereka masing masing.
"kenapa keluarga ku jadi seperti ini ,apa salah kami TUHAN,kenapa kau berikan cobaan yang berat seperti ini hiks...hiks..."kata marisa sambil meremas dadanya yang sakit menahan sesak dari dia melihat kegiatan sang mama tadi.dia bukanlah gadis lugu yang tidak tau apa apa ,dia tau hubungan suami istri itu.
di tempat ruangan lain di waktu yang sama saat ini.
di dalam kamar itu papa marisa melihat keadaan kamarnya di melihat ke sisi ranjangnya yang sangat berantaan di sana .dia yakin jika wanita itu tadi sedang indehoy di sana .dia buru buru keluar dari kamar itu menuju kamar tamu,dia tidak mau tidur di sana lagi.
papanya marisa membersihkan dirinya setelah selesai dia duduk di sisi ranjang. dia memikirnya keadaannya sekarang memprihatinkan perusahaannya hancur tidak hanya itu rumah tangganya juga hancur dalam waktu yang bersamaan.
"halo....ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian 'apakah kalian ada di rumah"
".."
"baiklah aku akan ke rumah kalian sekarang "
"..."
setelah memutuskan panggilannya papanya marisa segera pergi ke kamar anaknya ,untuk memberitahukan jika dia akan pergi ke rumah temannya itu.
tok...tok...tok..
"sayang ini papa nak"
ceklek
"ada apa pa"
__ADS_1
"papa mau keluar sebentar ,kalau ada apa apa hubungi papa ya"
"hmmmm..iya"
setelah kepergian papanya marisa menutup pintu kamarnya.
dia tidak punya teman untuk tempat curhat karena selama ini dia senang dengan apa yang di jalaninya saat itu,dan sekarang dia tidak punya teman karena dia tidak mau punya teman dan suka merendahkan orang lain.
marisa seperti menyesali apa yang dia lakukan tapi di sisi lain dia membenci dengan seseorang dia ingin menghancurkannya ,
"gue akan hancurkan loe,gue sudah tidak perduli lagi dengan hidup gue yang saat ini"
tiba tiba ,marisa meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang.
"halo...bagaimana dengan tugas yang gue kasih ke loe tempo hari,kenapa tidak ada kabar sama sekali sampai sekarang"
"......"
"aapa...jangan bilang kalau anak buah loe gagal dengan tugas yang gue suruh"
"....."
"dasar bodoh ,
marisa mengakhiri panggilannya dengan emosi karena rencananya gagal.
.
.
.
.
.
segala sesuatu yang kita tanam suatu saat kita yang tuai begitulah kehidupan.harta ,tahta,nafsu tidak bisa berjauhan ,selalu beriringan untuk menguji kesabaran,ketabahan dan kesetiaan dalam setiap diri manusia,harta hanyalah titipan,tahta hanyalah kekuasaan sementara,nafsu hanyalah sesaat.karma yang manusia dapatkan karena perbuatan manusia itu sendiri,berbuat baiklah kepada sesama ciptaanNYA bukan karena ingin mendapatkan pahala dan pujian tapi untuk dri kita sendiri.
__ADS_1