Biarkan Hati Yang Memilih

Biarkan Hati Yang Memilih
21


__ADS_3

Setelah kejadian malam itu, akhirnya Arga bertemu Revina kembali.


Revina sudah menunggu Arga disana selama tiga puluh menit yang lalu.


Arga sengaja mengulur waktu temu nya. Meski sebenarnya ia belum memaafkan atas apa yang Revina lakukan tapi ia harus menyelesaikan ini semua.


"Maaf terlambat" ucap Arga datar


"Aku juga baru sampe kok" ucap Revina bohong.


"Sebenarnya aku meminta mu datang kesini bukan untuk membahas apa yang sudah jadi rencana mama. Kau tau kan aku paling tidak suka jika di bohongi? Aku tidak tau apa tujuan mu melakukan itu, yang jelas aku tidak suka cara mu. Kamu tau kan aku memilihmu waktu itu? Aku hanya ingin berteman baik dengan Shepa karena dia yang membantu ku untuk mengetahui perasaan mu sebenarnya. Aku pura pura menjalin hubungan dengan dia demi kamu. Setelah aku memilih mu, aku berniat menjalin persahabatan dengan dia sebagai tanda aku tidak melupakan jasa dia. Tapi kau malah menjadikan itu sebagai alasan kau pergi begitu saja. Aku tidak tau apa yang kamu pikirkan saat itu hingga sampai hati kau melakukan kebohongan yang paling aku benci" ucap Arga panjang lebar.


"Aku melihat cinta dimata Shepa untuk kamu Ga" ucap Revina tanpa mengangkat kepalanya.


"Aku tau itu, tapi apa kau tau aku memilih mu?"

__ADS_1


"Aku tau"


"Kau tidak bisa menjadikan Shepa sebagai alasan untuk pergi, karena sebenarnya dia tidak jadi pengganggu. Apa kau melihat aku bermesraan dengan dia? Tidak Re tidak. Aku benar benar kecewa dengan sikap kamu yang ku rasa begitu kekanakan."


Revina diam tidak memberikan tanggapan apa pun. Arga mengusap wajahnya pelan "Lebih baik kita melanjutkan hidup masing masing. Kau lanjutkan pilihan mu meninggalkan aku, Shepa memilih menikah dengan Wiji dan aku memilih sendiri entah sampai kapan. Adil bukan?"


"Tapi Ga"


"Sudahlah Re aku rasa ini sudah berakhir toh pada akhirnya diantara kita bertiga tidak ada yang saling memiliki. Benarkan?"


"Aku tau aku salah Ga, aku terlalu egois tapi aku rasa akhirnya bukan harus seperti ini" ucap Revina.


"Aku rasa akhirnya harus seperti ini aku tidak menyakiti mu dan juga tidak menyakiti Shepa. Bisakan kamu menerima keputusan ini?"


Dengan berat hati Revina mengiyakan perkataan Arga. Dan pada akhirnya tidak ada yang memiliki diantara mereka.

__ADS_1


Shepa menghabiskan hidupnya dengan Wiji, Arga sendiri dan Revina pun sendiri.


Dengan ini auyhor menyatakan novel ini berakhir. Maaf author tidak bisa melanjutkan karena memang bukan seperti ini alur yang author inginkan.


Kalian bisa tau apa yang author pikirkan pada season Q and A pada chapter 17. Kita bertemu lagi di judul yang berbeda tapi tidak dalam waktu dekat ini ya. Perlu pemikiran yang matang agar hasil nya tidak mengecewakan kalian sebagai pembaca terutama author sendiri sebagai penulisnya. Apakah author baper dengan komen pembaca? Tidak sama sekali, ini murni kegagalan author.


Jujur author merasa kecewa sendiri dengan novel ini. Terimakasih sudah membaca dan terimakasih untuk dukungannya baik itu berupa like, vote, dan komentarnya. Semoga apa yang kalian berikan untuk author jadi sebuah kebaikan untuk kalian.


See you on the next judul 🤚🤚


Tenang saja pasti ada judul baru yang lebih baik dan lebih asik lagi.


Tetap jaga kesehatan ya karena bahaya corona masih mengintai kita. Setidaknya dengan mengikuti aturan pemerintah kita sudah menyelamatkan diri kita sendiri.


bye bye, 😘

__ADS_1


__ADS_2