Cassino Kings ( Griffin Struggle )

Cassino Kings ( Griffin Struggle )
Chapter 13


__ADS_3

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


“Tapi tidak dengan seperti itu Deri,” Lyla langsung memutuskan kalimat Deri yang pastinya ingin membela diri.


Lyla kembali menatap Deri dengan tajam, hingga pria itu sendiri bisa melihat sebuah pancaran kekecewaan dari mata indah yang saat ini sedang menatapnya.


“Oke Fine Lyla, aku salah, aku sadar karena telah mengecewakan kalian semua, terutama kepada kamu, Griffin dan juga Uncle Zein, aku benar – benar minta maaf karena sudah membuat kalian semua kecewa atas tindakan aku pada saat itu,” Deri menyampaikan sebuah permintaan maaf itu dengan tulus, dia sadar akan kesalahan yang telah dia lakukan.


Lyla yang tidak tahu harus menjawab apa, hanya bisa menghela nafasnya panjang, “Di mana kamu tinggal sekarang?” Tanya Lyla, berusaha mengalihkan pembicaraan mereka.


“Aku tinggal di LA, Dan bekerja sebagai Manager di sebuah perusahaan swasta,” jawabnya bohong, dia tidak ingin Lyla tahu tentang identitas dirinya yang sekarang lebih dulu.


Lyla menganggukan kepalanya pelan, mengerti dengan apa yang dikatakan oleh sahabat masa kecilnya ini.


“Lalu wanita tadi? Apakah dia kekasihmu?” tanya Lyla lagi.


“Bukan, dia adalah temanku yang sedang ingin berlibur di sini,” jawab Deri, lalu mulai mengambil gelas coffee yang telah disediakan Lyla.


Lyla terus saja memandang ke arah Deri, perasaan cinta yang sejak dulu sudah tubuh hanya untuk Deri, kini sepertinya Lyla harus mengubur semuanya dalam – dalam, karena mengingat saat ini dirinya bukanlah seorang wanita yang sempurna.


“Bagaimana kabar Griffin, di manakah dia sekarang? Tanya Deri, mulai berbasa basi.


“Griffin baik, dia sedang mengurus perusahaan kakeknya saat ini, jadi ya, dia selalu saja menjadi pria yang super sibuk,” jawab Lyla dengan ekspresi datarnya.


Deri menganggukan kepalanya pelan, “Dulu bukankah banyak yang ikut dilatih oleh Uncle Aiden, termasuk Kevin dan Kintan ya kalau tidak salah mereka adalah anak dari???”


Lyla menyeritkan keningnya bingung, “Vincent,” sahutnya mengenalkan nama ayah dari kedua orang itu.


“Ada begitu banyak anak – anak lain bersama kita, lalu kenapa kamu hanya mengingat nama itu?” tanya Lyla mulai menguji ingatan pria di hadapannya ini.


Deri menggelengkan kepalanya pelan, dia tidak mau tertangkap basah oleh Lyla, jika sebenarnya dia menyukai si pemalu Kintan pada saat mereka masih menjadi anak – anak.


***

__ADS_1


Setelah puas membicarakan tentang masa lalu, kini Deri kembali ke kamarnya dengan perasaan bahagia.


“Apakah kamu sudah puas mengenang masa lalu?” singgung suara yang tiba – tiba ada di belakangnya.


Sontak saja Deri terkejut dengan keberadaan Sarah yang tiba – tiba seperti itu. “Bisakah kamu mempunyai etika, untuk tidak mengejutkan orang lain?” Deri berucap dengan ekspresinya yang begitu dingin pada Sarah.


“Aku akan kembali ke Italia malam ini,” tungkas Sarah, yang lalu ingin melangkahkan kakinya keluar dari kamar Deri.


“Why Sarah, aku mengajakmu ke sini, untuk Misi kita,”


“Misi Kita?” sindir Sarah dengan wajah yang menahan emosinya.


“Tentu saja Misi kita,”


“Kamu yakin ini Misi kita?”


“Dengan mengingat semua masa lalu kamu, dengan tiba – tiba adanya seorang wanita asing yang kamu bilang adalah kunci untuk membantu kita mendapatkan informasi semua dengan mudah, seperti itu?”


“Seumur kita melakukan Misi, tidak pernah sekalipun kamu, atau kita meminta bantuan kepada seseorang di masa lalu! Karena hal itu adalah suatu potensi yang memperlihatkan sebuah kemampuanmu yang begitu rendah!!”


Braaakkkkk, Sarah langsung keluar dengan membanting pintu kamar Deri dengan begitu kuat. Dirinya terlampau marah di saat seniornya ini mulai tidak konsisten dalam menjalankan tugas yang diberikan kepada mereka.


Deri membutuhkan bantuan Griffin, karena menurut informasi yang dia dapatkan, Sahabatnya itu saat ini sudah menguasai wilayah Italia dan sekitarnya, jadi tidak ada salahnya dia mencoba meminta bantuan agar memudahkan Misi ini. Membongkar dalang dari kematian Misterius yang Cassino itu sebabkan.


Namun, dia begitu tidak menyangka bahwa Lyla ataupun Uncle Aiden yang merupakan jalan satu – satunya yang menjadi kunci untuk dirinya bisa mendekat dengan Griffin, kini juga bungkam dan bahkan enggan memberikan informasi ataupun contact pria itu. Membuat dirinya kini merasa bahwa kedatangannya ke Indonesia, sangatlah sia – sia.


“Aku tidak bisa membiarkanmu bertemu dengan Griffin Der,” ucap Lyla dengan serius.


“Kenapa Lyla, bukankah kita ini adalah teman lama?”


“Saat ini mental pisikis Griffin sedang tidak baik – baik saja, tidak ada siapapun yang bisa mendekatinya kecuali orang – orang terdekatnya, Emosi yang Griffin miliki ini sangat tidak stabil, jadi alangkah lebih baiknya kamu mengurungkan niatmu untuk bertemu dengan dia.” Kalimat Lyla yang membuatnya terus berpikir, ada apa gerangan yang terjadi pada saat dirinya pergi tanpa alasan dulu.


Namun Lyla sangat menutup rapat semuanya, bahkan ketika dirinya bertanya tentang Uncle Zein, Lyla semakin enggan untuk menjawabnya.


“Apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu?” gumam Deri, sambil menatap lurus ke depan, dengan pikirannya yang terus melayang entah kemana.

__ADS_1


Pagi ini, dengan bantuan dari pemerintahan Amerika, Deri dan Sarah, berhasil lolos dari Karantina Negara, mereka diberikan jadwal penerbangan kembali ke Italia Sore ini.


Sampai saat ini, Sarah masih mendiaminya, Deri sendiripun sadar dengan kesalahan yang selalu merasa bahwa dirinya Ex smart, kini semua misi mereka jadi harus berantakan.


“Jadi, apa alasan kamu ingin segera balik ke LA?” tanya Lyla, yang kali ini hanya bisa melihat Deri dari pintu saja.


Dia benar – benar merasa tidak enak ketika melihat ekspresi wajah Sarah yang sangat dingin kepadanya.


“Entahlah, tiba – tiba, Temankku ini ingin balik, dan Ceo di tempatku juga sudah menelponku berulang – ulang Agar memintaku kembali sekarang juga,” Jawab Deri, tanpa melihat ke arah Lyla.


Lyla menganggukkan kepalanya pelan, memang bukan haknya untuk mengetahui lebih jelas tentang kehidupan Deri saat ini.


“Safe Flight ya,” Ucap Lyla lagi, lalu dia segera berlalu masuk ke dalam kamarnya.


Deri yang menyadari kepergian Lyla hanya bisa menghela nafasnya berat. Sebenarnya dia masih ingin di sini untuk mengenang semua masa lalunya, tetapi dirinya harus terhalang oleh misi yang juga sangat penting.


“Aku akan kembali lagi, setelah misiku selesai Lyla,” Batinnya, yang hanya bisa berjanji tanpa bisa memastikannya.


****


Setelahnya Deri dan Sarah berada di bandara. Dia mendapatkan kabar lagi, bahwa sudah delapan orang yang Dinyatakan hilang lagi di dalam Cassino itu.


Dia menatap Sarah dengan tatapan yang sulit diartikan, “Time For Mission,” Imbuh Sarah pelan, dan dijawab anggukan kepala oleh Deri.


“Aku mempunyai sebuah rencana,” Seru Deri tiba – tiba Dan langsung menarik Sarah untuk membisikkan rencana itu.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

__ADS_1


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2