Cassino Kings ( Griffin Struggle )

Cassino Kings ( Griffin Struggle )
Chapter 18


__ADS_3

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Tatapan Kintan kini begitu lekat kepada pria yang ada di hadapannya ini, begitu konyol ketika dia melihat Griffin mau meminum darahnya. Bahkan setelah lukanya selesai di jahut saja, Griffin masih menjilati semua sisa darahnya sampai bersih.


“Apakah kamu juga meminum darah dari Lyla?” tanya Kintan, ketika Griffin masih asik dengan kegiatannya.


“Tidak, ini pertama kalinya aku meminum darah, dan itu adalah darahmu,” jawabnya dengan begitu santai.


“Kenapa kamu meminum darahku Fin? Kamu benar – benar terlihat seperti orang yang sangat mengerikan,” ungkap Kintan, yang merasa takut dengan sikap Griffin yang seperti ini.


Griffin menaikkan pandanganya, dan mulai memberisihkan tangan dan wajahnya. “Kalau kamu sudah tahu, bahwa kekasihmu ini adalah orang yang tidak waras, maka jangan coba memancing kegilaanku Tan!” ucapnya dengan wajah yang menampilkan sebuah ancaman.


“Aku bahkan tidak segan membunuhmu, dan memindahkan semua yang kamu miliki agar berpindah ke tubuhku,” sambungnya lagi.


“Maksudnya?” Kinta sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Griffin saat ini.


Lalu Griffin mulai menaikkan tangannya untuk menunjuk semua bagian dari tubuh Kintan yang dia inginkan, “Aku akan menukar mataku ini dengan mata yang kamu punya, jantung, hati, dan paru – paru yang kamu miliki semua akan berpindah menjadi milikku. Agar kamu tahu bahwa kamu memang hanyalah milikku, dan tubuhmu ini, akan aku simpan di dalam kamarku, selamanya.”


Degg, jantung Kintan terasa ingin lepas dari tempatnya, dia tidak menyangka bahwa Griffin akan segila ini kepadanya.


“Kenapa kamu diam sayang? Kamu ingin bukti?” tanya Griffin lagi, seakan dirinya paham jika Kintan akan ragu jika dia berani melakukan hal itu.

__ADS_1


“Aku –“


“Lebih baik, melakukan semua itu, dari pada aku harus menjadi orang bodoh yang melihatmu dekat dengan pria lain.”


Kintan semakin membisu, dia paham Griffin bukanlah hanya akan mengucapkan omong kosong saja, jika dia berkata akan melakukannya maka dia akan mengerjakannya.


Terbukti saat ini saja dia berani melukai lengan wanita yang sangat dia cintai, hanya karena ingin meminum Darah untuk melepaskan kehausannya.


Saat ini Deri tengah berjalan berdua bersama dengan Lyla untuk menikmati hawa sejuk angin malam.


“Apakah kamu menginginkan sesuatu La?” tanya Deri dengan lembut.


“Tidak, aku tidak menginginkan apapun.” Lyla tersenyum tipis, dan terus mengalihkan pandanganya ke arah lain.


“Apakah kamu sudah memiliki kekasih La?” tanya Deri lagi, berusaha mencairkan suasana di antara mereka berdua.


Bagi Deri, biarkan saja jalanan ini terasa hening, akan tetapi jangan dengan mereka.


“Aku tidak memiliki kekasih, dan tidak mau juga,” jawab Lyla dengan santai, Namun, Deri tahu, terselip beban di setiap helaan nafas itu.


“Kamu bisa cerita kepadaku Lyla, apapun yang terjadi, aku Akan sebisa mungkin membantu, jika kamu memang butuh bantuan,” ucap Deri lagi, sambil menepuk lembut bahu milik Lyla.


Dengan tersenyum manis Lyla menanggapi ucapan Deri, “Aku tidak apa – apa kok Der.”

__ADS_1


“Aku tidak bertanya apakah kamu baik – baik saja atau tidak, tetapi aku tahu bahwa kamu sedang merasakan beban besar, di sini, di dalam jiwa kamu,” ujar Deri lagi, dia memang bukanlah seorang yang mampu membaca setiap pikiran manusia, tetapi dia dapat melihat itu dari gestur tubuh Lyla.


Tidak beberapa lama mereka berada di jalan, tiba – tiba saja, ada segerombolan orang yang datang kepada mereka, “Siapa kalian?” sentak Deri, dan membawa tubuh Lyla untuk bersembunyi di belakang tubuhnya.


“Tuan Deri, kami hanya mendapatkan perintah dari atasan kami, Anda ingin ikut dengan suka rela, atau dengan paksa,” tegas salah satu pria yang terlihat seperti pengawal pribadi.


Deri yang mendengar akan hal itu, memilih untuk menatap wajah Lyla sejenak, dan ketika dia mendapatkan anggukkan kepala pelan oleh Lyla, barulah Deri juga memberikan kode kepada orang – orang itu, jika mereka akan ikut dengan semuanya.


Prinsip Deri, selama orang – orang itu tidak menyentuh Partnernya Lyla, maka dia juga akan bersikap tenang dan tidak menyerang duluan.


***


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2