
🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
💐 HAPPY READING 💐
Griffin turun dengan tergesa – gesa, karena dia sangat mengenali suara itu, bagaimana wanita ini bisa mengetahui bahwa dirinya ada di sini.
“Nona Kintan, mohon kerja samanya, dan pergi dari sini!! Lord Griffin akan sangat marah ketika dia mengetahui Anda menghancurkan dan menganggu rumah istrinya seperti ini!!” Tegas suara salah satu anak buah Griffin.
Kintan menatap pria itu tajam, “Apa yang kamu bilang? Istri Griffin? Ha?” Pekiknya dengan suara yang tidak terkontrol.
Plaaakkkk, suara tamparan begitu keras Ia layangkan kepada pria yang sudah berani berucap seperti itu kepadanya. “Hanya aku yang layak dan pantas menjadi istri Griffin!! Kamu camkan itu baik – baik!” Ucapnya penuh tekanan, dengan jari telunjuk yang tepat berada di wajah pengawal tumah tersebut.
“Turunkan jarimu Kintan!” Suara Bariton yang sontak mampu membuat semuanya menoleh lea rah sumber suara itu.
“Griffin,” lirih Kintan dengan pelan, serta langkah kaki yang cepat untuk mendatangi kekasihnya itu.
“Apa yang sedang kamu lakukkan di sini?” Tanya Griffin pada Kintan.
“Kamu tanya aku, untuk apa aku di sini?” Ulangnya, mengucapakan kalimat pertanyaan Griffin tadi.
“Fin, serius kamu tanya seperti itu kepadaku?” Tanyanya balik, untuk meyakinkan lagi, bahwa dia tidak salah mendengar apa yang ditanyakan oleh kekasihnya itu.
Griffin terlihat mengambil sebuah rokok yang berada di atas meja, lalu menuang bir ke dalam sebuah gelas. “Aku rasa Kintan yang aku kenal selama ini tidak Tuli.” Ucap Griffin dengan sedikit sinis.
Kintan menggeleng kepalanya tidak percaya dengan simao Griffin yang sekarang, “Fin, kamu masih kekasihku, dan kamu masih mencintaiku!”
__ADS_1
“Kamu lupa, kamu bahkan rela menjadikan Lyla sebagai pelampiasanmu selagi kamu menunggu aku siap, dan aku telah memberikan kamu semuanya, dan sekarang kamu berubah seperti ini?” suaranya terdengar parau, sangking tidak percayanya saat ini dengan apa yang terjadi.
Dan Griffin hanya menanggapinya dengan senyuman yang terlihat begitu sangat menyeramkan, lalu dia memberikan kode kepada seluruh anak buahnya agar pergi dari sana.
**
Terdapat hening sejenak, setelah seluruh anak buah dari Griffin pergi dari sana. Kinta yang tidak henti – hentinya menatap Griffin dengan tajam itu, hanya mendapatkan sikap acuh dari Griffin.
“Kintan,, Kintan,” lirih Griffin dengan pelan.
“Kalau kamu tahu, bahwa Lyla saja bisa aku jadikan mainan pelampiasan, apa lagi cuman kamu.”
Deg
Hati wanita mana yang tidak sakit ketika mendengar kalimat seperti itu dari pria yang dia cintai.
Griffin yang telah menghabiskan satu batang rokoknya, kini memilih untuk berdiri, dan mendekat ke arah Kintan.
“Kejahatanku sama sekali tidak bisa ditebak Kintan, dan untuk meyakinkan wanita sepertimu, adalah hal yang begitu mudah bagiku!” Ungkapnya memperjelas kalimatnya.
Kintan, hanya mampu berdiri dengan tubuh yang bergetar, rasanya ingin sekali dia menampar atau bahkan membunuh wanita yang telah berani merebut Griffin darinya.
“Aku tidak akan pernah tinggal diam Griffin, aku pasti akan membalas semua ini.” Ancamnya yang sama sekali tidak membuat Griffin gentar sedikitpun.
“Aku tahu ini hanyalah sebuah omong kosongmu, karena aku cukup mengenalkmu, dan tidak mungkin kamu mampu suka dengan seorang gadis yang bahkan kamu baru kenal dalam beberapa waktu saja.” Ucapnya lagi, dan lagi – lagi mendapat acuhan dari Griffin.
__ADS_1
“Bukan kamu yang menentukan dengan siapa aku suka Kintan!”
“Tetapi dengan semua pengorbananku, dengan semua korban yang telah aku lakukkan untukmu, termasuk kamu dengan tega membunuh bayi kamu dengan Lyla, hanya karena tidak ingin kehilangan aku, apa semua ini begitu mudah kamu lupakan Griffin?” Kintan menangis dengan histeris. Tidak tahu lagi bagaimana bisa semua ini terjadi.
“Kamu bahkan sampai mengalami kecelakaan, karena mengetahui Deri menculikku, apa semua ini bukan sebuah bukti bahwa kamu mencintaiku?!” Pekiknya, sudah benar – benar tidak mengerti lagi harus berkata apa.
Terlihat Griffin menarik nafasnya dalam, lalu menghembuskannya dengan kasar, dan lalu berjalan mendekat kea rah Kintan, “Anggap saja, bahwa itu adalah sebuah pancingan agar musuh mengeluarkan jati dirinya yang sebenarnya.” Balasnya dengan begitu santai, lalu dengan tiba – tiba menarik tangan Kintan dan menyeretnya keluar.
“Griffin lepaskan!! Grifiin!!”
“Pergi dari rumah ini, atau kamu akan menerima akibatnya!”
“Dan ingat satu hal! Sampai kamu berani mendekati Historia apa lagi sampai menyakitinya, maka akan aku pastikan bahwa kamu dan orang tuamu tidak akan pernah lagi ada di dunia ini.” Tekannya, sebelum dia membanting pintu, dan menguncinya.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*
__ADS_1
*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*