Cassino Kings ( Griffin Struggle )

Cassino Kings ( Griffin Struggle )
Chapter 20


__ADS_3

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Gadis ini?” Aditiya bertanya pada Deri, karena dia ragu ketika harus menyampaikan hal yang lebih lanjut lagi.


“Dia sahabatku,” jawab Deri, yang mengerti apa yang akan ingin ditanyakan oleh pria dihadapannya ini.


Aditiya menganggukkan kepalanya pelan, dia begitu paham bahwa watak yang dimiliki oleh putranya ini, sama persis seperti Neriz, lembut namun keras kepala.


“Dua belas tahun yang lalu, Papah mendapatkan kabar tentang kematian mamah kamu, dan pada saat itu, Papah sangat marah, Papah langsung berusaha mencari tahu, Siapa yang sudah berani membantai rumah kalian pada saat itu -,” tiba – tiba saja Aditiya menangis, dia memang sedih ketika dia mengingat kepergian istrinya. Namun, dia akan memanfaatkan ini semua untuk mendapatkan simpati putranya, agar mau berdiri di kubunya.


Deri sama sekali tidak mengerti dengan keadaan ini, sangat sulit untuk mempercayai adanya Papah kandung setelah 23 tahun dia hidup.


Ingin rasanya Deri tidak mau percaya, tetapi semua bukti dab bahkan foto pernikahan serta surat – suratnya antara mamahnya Neriza dan juga pria ini, pasti memiliki hubungan.


Dan ini, bahkan ada hasil tes DNA yang bahkan Deri sendiri tidak pernah tahu, kapan Papahnya mengambilnya.


“Jika Anda memang Papah saya, maka beritahu saya, siapa yang sudah membunuh Mamah saya,” tegas Deri, tidak ingin membuang waktunya.

__ADS_1


Aditiya menarik nafasnya dalam, lalu menundukkan kepalanya lemah, “Keluarga yang cukup berkuasa selama ini, Nak, dan mereka juga adalah orang yang sama yang telah membunuh kakek kamu, ayah kandung Papah, Daniel,” ungkap Aditiya yang semakin membuat Deri begitu penasaraan untuk mengetahuinya.


“Sudahlah sayang, biarkan itu menjadi urusan papah, karena yang terpenting saat ini, Papah bisa bertemu denganmu, dan Papah mohon jangan benci papah,” Aditiya langsung memeluk erat tubuh putranya, untuk mencurahkan segala perasaan sayangnya kepada harta satu – satunya yang Dia punya.


“Tapi Pah –“ Deri begitu tidak puas, jika Dia belum mengetahui siapa dalang yang menjadi pembunuh Mamahnya dan Unclenya pada 12 tahun yang lalu.


“Sudah, kamu bawa temanmu itu beristirahat dulu, hari sudah menjelang pagi, Nak, Papah tahu bahwa kalian lelahkan, pergilah beristirahat, masih ada hari besok untuk papah menceritakan semua Ini,” ucap Adit dengan begitu lembut, hingga Deri sendiri hanya bisa menurutinya saja.


“Ayo Lyla,” ajaknya pada wanita yang sejak tadi hanya diam saja menenangkannya.


Lyla menganggukan kepalanya pelan, dan menunduk dengan menampilkan senyum manisnya kepada Adit.


Adit membalasnya dengan senyuman tipis, dia masih belum tahu, bahwa gadis yang di bawa oleh putranya itu, adalah senjata paling mujarab untuk menaklukan keluarga besar Manopo.


***


“Deri, are you okay?” tanya Lyla, ketika mereka berdua sudah sampai di dalam kamar.


“Ya, Lyla. Iam okay, sekarang kamu tidurlah, aku akan tidur di kamar sebelah,” jawab Deri, dengan tatapan sendu.

__ADS_1


Namun, Lyla sangat paham, bahwa pria yang di hadapannya ini, sedang tidak baik – baik saja, membuatnya langsung memeluk tubuh kekar Deri dengan begitu erat, “Aku tahu, bahwa kamu sedang tidak baik – baik saja Der, aku tahu bahwa semua yang terjadi saat ini, semua kenyataan yang kamu dapatkan ini, pasti akan merusak mentalmu.” Lyla mengurai pelukannya, dan mentap wajah Deri dengan lekat.


“Karena aku pernah melihat Griffin mengalami hal yang lebih parah dari ini, jadi jangan pernah merasa bahwa semuanya akan melukai hatimu, tapi lihat cara dan niat Tuhan untuk memberikan petunjuk atas kebenaran ini,” Deri mendengarkan semua yang dikatakan oleh Lyla.


“Istirahat La, besok aku akan mengantarmu pulang ke Kota,” ucap Deri lagi, yang kini mulai meninggalkan Lyla untuk beristirahat di kamar itu.


***


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2