Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
100


__ADS_3

yeeeyyy udah masuk bab 100 ya genkz, udah up lagi genkz setelah sekian lama off karena bantu2 saudaraa hehehe,, selamat membaca ya genkzz..


.


.


.


Pagi ini zaki berangkat ke kantor, dia tak terlalu fokus pada kerjaanya karena memikirkan zivana yang jalan sama kapten zain, ketika zaki sedang berjalan ada seseorang yang memanggilnya.


"Sertu zaki!! " panggil laki2 itu


" oh ya ada apa?? " jawab zaki


" anda disuruh keruangan komandan ferdi" jawab ajudan ferdi


"baik kalau gitu saya akan segera kesana! " ucap zaki


Zaki melangkahkan kakinya menuju ruangan Ferdi, setelah sampai didepan ruangan tersebut zaki mengetuk pintu terlebih dahulu, setelah dipersilahkan masuk, zaki memberi hormat terlebih dahulu.


"selamat pagi ndan! " ucap zaki sambil hormat pada ferdi


"silahkan duduk sertu zaki" jawab ferdi


"ehem begini zaki, saya mau memnicarakan tentang kepindahan tugasmu yang akan dipindahkan di kalimantan dalam waktu dekat ini" ucap ferdi


"Siap ndan! " jawab zaki, meski berat untuk. meninggalkan kesatuanya saat ini, apalah daya seorang prajurit yang tidak bisa mengucap kata lain selain siap, kemanapun. surat tugas membawanya dan kapanpun dia harus siap.


"disana kamu akan menggantikan wadayon sementara, minimal kamu tugas disana 2 tahun, baru bisa kembali ke sini" ucap ferdi


"siap ndan! " tegas zaki


"baik kalau gitu saya akan mengurus surat2 yang diperlukan untuk kepindahan tugas kamu" ucap ferdi


"siap ndan! kalau gitu saya undur diri! " jawab zaki sambil hormat pada ferdi. Ferdi mengangguk sebagai jawabannya.


Zaki melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan ferdi dengan berbagai macam fikiran yang ada diotaknya. mungkin dia hanya punya waktu 3 hari untuk menemui zivana sebelum kepindahannya. kekalimantan. zaki duduk disalah satu kursi panjang di dekat lapangan, kursi yang dulu sering diduduki zivana ketika masih mengikuti masa hukuman dari arya. dari jauh dirga dan aziz memperhatikan zaki yang tampak murung, dirga bisa melihat raut muka zaki yang penuh dengan kegelisahan.


"zaki!! " panggil dirga


Zaki mendongakan kepalanya, dia melihat kedua sahabatnya yang tengah menghampirinya.


"loe kenapa?? muka. loe ditekuk gitu?? belum kelar masalah dengan zivana?? " tanya zaki


" gue mau pindah tugas dir" jawab zaki lirih


"APAAA!!! " teriak. dirga dan aziz. bersamaan

__ADS_1


Zaki hanya menunduk, dia bingung tentang hubunganya dengan zivana dan ditambah lagi dengan pindah tugasnya.


"teruss loe setuju gitu? " ucap aziz


"apa. kita bisa menolak perintah! gue harus menjalankan semua perintah atasan ziz, gue dipindahin untuk menjadi wadayon sementara, mungkin 2 tahun atau lebih disana! " jawab zaki


"terus hubungan loe sama zivana gimana?? loe udah baikan?? " tanya dirga


zaki menggelengkan kepalanya, dia tak tau bagaimana lagi menjelaskan pada zivana tentang kejadian dengan fatia


"loe udah jelasin belum sama zivana tentang kejadian sama fatia" ucap dirga


"udah, kayaknya dia belum percaya, mungkin dia juga mempertanyakan tentang perasaan gue ke dia dir, wajar kalau dia begitu, gue akan terima apapun jawaban dia dir" jawab zaki pasrah sambil mengacak rambutnya frustasi


"gue yakin kalau zivana juga suka sama loe! coba loe ajak. dia bertemu sekali lagi" saran dirga


"iya zak, sebelum loe berangkat ke kalimantan! " ucap aziz


"iya ntar habis pulang dari sini gue kerumah bang arya" jawab zaki.


Setelah percakapan dengan dirga dan aziz, zaki langsung pulang dan seperti yang dikatakanya dia akan menemui zivana, dia akan memperjelas hubunganya dan sekaligus dia akan bicara kalau dia akan pergi tugas dikalimantan untuk waktu yang lama. Zaki memacu motornya menuju rumah dinas arya.


Zaki sudah sampai di depan rumah arya, zaki melihat rumah arya kelihatan sepi, namun keyakinan zaki zivana tetap ada dirumah.


tok... tok.... tok..... zaki mengetuk pintu rumah arya


Masih belum ada tanda2 seseorang membukakan pintu, zaki mencoba mengetuk kembali pintu rumah arya.


tok... tok.... tok.....


"assalamualikum" ucap arya kembali, kemuadian baru terdengar suara pintu terbuka.


ceklek......


"waalaikum" belum selesai zivana menjawab salam. zaki, zivana terdiam. melihat zaki yang berdiri didepan pintu rumahnya.


"zii, bisa kita bicara sebentar" ucap zaki, zivana menganggukan kepalanya,


zivana mengajak zaki duduk kursi teras rumahnya.


"zii, sebelumnya aku minta maaf kalau aku membuatmu sedih, aku beneran tidak ada hubungan apa2 sama fatia, aku serius sama kamu" ucap zaki yang terus memandang zivana


" mas zaki yakin??" tanya zivana


"yakin zii?? " jawab zaki


"fatia sendiri yang bilang kalau dia ada hubungan spesial. sama mas zaki, zii gak apa2 kok selama mas zaki bahagia, sama siapa saja" ucap zivana

__ADS_1


"apa kamu tidak ada rasa sama aku zii?? " lirih zaki tanpa menatap zivana.


aku juga menyukaimu mas zaki, tapi apa yang kamu ucapkan itu benar2 dari hati kamu


"aku...... hiks" zivana tak dapat menahan air matanya. lagi. dia gak tau harus bagaimana dengan perasaanya kini.


"ziii" zaki menggenggam. tangan zivana


"aku mau bilang sesuatu hal sama kamu, mungkin 3 hari lagi aku akan pindah tugas dikalimantan" ucap zaki, zivana yang mendengar perkataan zaki kaget bukan main, ada rasa sesak didadanya mendengar laki2 yang sangat berarti didalam hidupnya akan pergi bertugas jauh.


"berapa lama?? " zivana membuka suara


"belum. tau zii, minimal aku disana 2 tahun, aku memggantikan wadayon disalah satu dikesatuan disana" jawab zaki, zivana nampak menunduk menyembunyikan kesedihan yang teramat, namun apa lah daya, zaki tidak mungkin menolak tugas, yang harus diembanya.


"hufft.. mungkin ini jalan kita mas, zii sayang sama mas zaki, dan sekarang mungkin tuhan berencana lain, zii yakin kalau emang kita berjodoh ingsya allah, allah akan mempertemukan kita kembali, zii harap mas zaki mengerti dengan keputusanku" ucap zivana


Zaki mengerti arah pembicaraan zivana, untuk saat ini mungkin zivana akan memantapkan diri dulu pada zaki, zaki menghargai keputusan zivana untuk tidak melanjutkan hubunganya terlebih dahulu,


" ya zii aku ngerti, tapi apa masih bisa kita tetap berhubungan?? " tanya zaki, zivana menganggukan kepalanya, dia tak mampu menjawab zaki, karena terus mengis.


Zaki memeluk zivana, rasa campur aduk yang dirasakan oleh zaki saat ini.


"I love you zii forever" lirihnya. Zivana membalas pelukan zaki, zaki semakin menggeratkan pelukanya. beberapa hari kedepan dia tidak akan bisa bertemu dengan zivana. Zivana melepas pelukanya, rasa canggung yang dirasakan zivana karena membalas pelukan zaki.


" zii tolong jaga hati kamu untuk ku, aku yakin kamu bisa menungguku" ucap zaki


"apa mas zaki bisa menjaga hati mas untuk ku juga?? " tanya zivana


"ingsya allah aku akan menjaga hatiku untukmu, sampai kapanpun hatiku tetap untukmu, meskipun banyak wanita diluar sana, hatiku tetap untukmu zii" jawab zaki, zivana kembali meneteskan air matanya.


*aku mencoba percaya sama kamu mas......


.


.


.


.


.


haiii genkzzz kangennnnnn banget dah ahhh sama kalian cemuaa, maaf baru up genkz πŸ˜‚ semoga suka ya genkzz ujian kecil2an genkz hehehe


jangan lupa like, coment and vote


maaf kalau masih ada typo*

__ADS_1


__ADS_2