Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
81


__ADS_3

Setelah kejadian nia menghilang karena mengikuti anak bebek, zivana mulai waspada, dia tidak pernah meninggalkan nia sedetikpun, zivana selalu sabar mengantar sampai menjemput nia ditempat dia mengajar, kemana pun nia mau zii selalu menuruti nya dan apapun yang nia mau zii akan berusaha mencarikanya, dan terkadang juga dibantu oleh zaki.


Zivana sangat beruntung ketika dia membutuhkan bantuan, zaki selalu ada untuk membantu, ketika dia sedang tidak bertugas. dan karena selalu bersama zivana mulai ada perasaan pada zaki, tapi dia tak berani mengungkapkanya.


Hari minggu ini zivana tak kemana2, karena nia juga sedang libur zivana tak menyia-nyaiakan kesempatan untuk bersantai dihari minggu yang ditunggu2 para kaum rebahan seperti zivana, yang setiap hari sibuk mengurus ibu hamil. zii sedang bersantai di ruang keluarga sambil menonton tv ditemani nia yang sedang membaca buku tentang seputar ibu hamil dan menyusui. zivana mengalihkan pandanganya dari tv ketika hp nya berdering menandakan chat masuk.


zivana melihat chat yang masuk di hpnya. ternyata dari zaki


πŸ“©mas zaki


zii lagi sibuk gak??


πŸ“¨ zivana


gak, kenapa??


πŸ“© mas zaki


nanti sore bisa temenin aku keacara pernikahan teman zii??


Zivana tampak bimbang, dia mau menolak permintaan zaki, namun tidak enak karena zaki sering membantunya. zii melihat nia yang masih fokus pada buku yang dia pegang, zii memberanikan diri berbicara pada nia. nia pasti tidak keberatan jika zivana keluar menemani zaki, tapi zivana yang tak akan tega meninggalkan nia yang tengah hamil besar.


"tant?? " panggil zivana, nia mengalihkan perhatianya pada zivana


"iya zii, ada apa? " jawab nia


"emmh, itu nanti sore mas zaki mau ajak zii ke pernikahan temanya tant?? " ucap zivana


"ya udah berangkat aja zii? " jawab nia


"tante gak apa2 zii tinggal?? " tanya zivana merasa tak enak


"gak papa, tante akan dirumah aja" jawab nia, zii merasa sedikit lega mendengar jawaban nia, lalu segera zivana membalas pesan chat yang diberikan zaki


πŸ“¨ zivana


bisa mas??


πŸ“© mas zaki


ok, nanti aku jemput.


Zivana kembali meletakan hpnya di meja sambil senyum2, nia yang memperhatikan dari tadi hanya geleng2.

__ADS_1


.


.


.


Suara ketukan pintu rumah terdengar dari dalam, zivana segera berlari menuju depan, terlihat seorang laki2 dengan menggunakan helm warna biru, dan menggunakan jaket jasa pengiriman barang. zivana membukakan pintu rumah dengan ekspresi bingung pasalnya dia tak berbelanja online. tapi zii memutuskan untuk menemuinya dulu, mungkin nia atau sekedar nanya alamat.


"maaf mas cari siapa ya?? " tanya zivana, kurir tersebut tampak senyum pada zivana


"apa benar rumah dinas bapak arya rahman?? " tanya kurir tersebut


"iya mas benar?? " jawab zivana


"ada paket atas nama zivana nadira rahardian mbak? " ucap kurir tersebut


"tapi saya tidak belanja online atau pesan apa2 mas?? " jawab zivana


"tapi mbak benar atas nama zivana??mbak tanda tangan saja disini?? " ucap kurir tersebut


tiba2 bunyi notif chat di hp zivana berbunyi, dilihatnya chat dari zaki


πŸ“©mas zaki


"jadi mas zaki yang ngirim ini?? " gumam zivana,


"sini mas, teman saya yang pesan ternyata" ucap zivana pada kurir tersebut dan menandatangani notanya. Setelah kepergia kurir tersebut zivana membawa paket tersebut kedalam rumah, nia yang mengetahui zivana membawa sebuah paket.


"apa itu zii?? " tanya nia


"gak tau tant, mas zaki yang ngirim? " ucap zivana


"kayaknya baju deh, soalnya tadi chat aku suruh dipakai nanti sore" imbuhnya lagi


"ehem, ehem ciyeeee yang dapat paketan cintaa?? " goda nia


"apaan sih tant! " ucap zivana malu sambil berlari menuju kamarnya, nia sudah cekikikan melihat pipi merah dari zivana.


Zii membuka paket tersebut, ternyata sebuah gamis lengkap dengan jilbabnya. zii nampak bingung pasalnya dia sudah lama tak memakai baju seperti itu,


"kenapa mas zaki mengirimku baju gamis?? " gumamanya


"ah sudahlah, dipakai saja dulu dan kalau pakai jilbab minta bantuan tante saja"

__ADS_1


"kalau tidak dipakai takutnya dia kecewa" zivana yang sedang bermonolog dengan dirinya sendiri.


.


.


.


.


Jam menunjukan 15.35 zaki sudah sampai dirumah nia, nia mempersilahkan zaki masuk. dan memanggil zivana yang masih dikamarnya. zivana keluar dengan gamis yang di belikan oleh zaki, dengan riasan yang natural membuat zivana terlihat semakin cantik. bahkan zaki tak berkedip melihat zivana dengan tampilan baru.



zivana yang merasa dipandangi terus oleh zaki, merasa salah tingkah apakah dia tidak cocok dengan bajunya.


"apa aku tak cocok mengenakan ini??" tanya zivana, yang seketika membuyarkan lamunan zaki


"ehem, gak kok zii kamu terlihat cantik" jawab zaki sambil mengalihkan pandanganya menyembunyikan pipi yang terasa panas.


"ehemmm, udah cepat berangkat nanti keburu sore" ucap nia sambil mendorong zivana.


"kalau gitu kami pamit dulu bu" pamit zaki


"iya om, hati2 yaa, jagain keponakan saya, jangan sampai lecet" ucap nia


"siap bu! " jawab zaki


Zivana dan zaki keluar dari rumah arya, zaki sengaja membawa mobil karena tidak mungkin untuk zivana naik motor dengan memakai gamis. zaki membukakan pintu mobil untuk zivana. zivana hanya membalasnya dengan senyuman. dan kemudian zaki mamacu mobilnya menuju tempat resepsi pernikahan temanya.


.


.


.


.


Haiii readersssssss maaf baru up 😊, jangan lupa like,coment and vote yaa readersssss πŸ˜‚


.


.

__ADS_1


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2