Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
59


__ADS_3

Zii sudah rapi begitu juga dengan aura, rencana nya zivana akan mengajak aura untuk ketaman hiburan sebelum dia kembali kesurabaya besok, dan kebetulan papanya masih ada pekerjaan di malang, kini zivana dan aura sudah duduk dimeja makan bersama nia dan arya, arya yang sudah siap kekantor dan juga nia yang siap pergi ke sekolah.


"pagi om arya, pagi tante nia!" sapa aura


"pagi" jawab arya dan nia


"kalian mau kemana??" tanya nia


"oh, zii mau ajak ketaman hiburan tant, besok aura udah balik surabaya, mumpung papa anggara masih ada kerjaan disini" terang aura


"zii kamu mau libur??" tanya arya


"libur??" polos aura


" iya om, zii mau temenin kunyuk satu ini dulu" jawab zii tanpa mengerti kebingungan aura


"libur apaan zii??" tanya aura


"libur hukumanya ra, kan kartu gue masih di om gue!" jawabnya sambil memasukan nasi goreng kedalam mulutnya.


"hah!! termasuk platinum card loe" bisik aura, zii hanya mengangguk,


" waduhhh kismin donk loe zii??" tanya aura lagi


"gak ntar gue, masih ada kartu yang lain, yang udah bebas!" jawab zii, aura manggut2, dia tak ingin kalau pergi jalan2 tanpa berbelanja apalagi dia sekarang dimalang, dia akan berbelanja oleh2.


"Zii aura om dam tante berangkat dulu ya?? nanti kalau keluar jangan lupa kunci pintunya!" ucap nia


" siap tante" jawan aura


"assalamualaikum" ucap nia dan arya, dan meninggalkan zivana dan aura dirumah, Zii langsung membersihkan tempat makan mereka dan aura membantunya menganggkat ke westafel.


"loe banyak berubah ya zii?? dulu loe mana mau nyuci piring kek gini, masuk dapur aja loe anti zii??" ucap aura sambil memperhatikan zivana mencuci piring.


" ya dulu dirumah, semua sudah ada yang ngerjain, nah disini gue gak mungkin kayak dirumah, gak enak sama om gue, jadi dikit2 gue belajar lah hidup sederhana kek gini, gue bersyukur ra om dan tante gue sabar ngadepin gue yang kayak apa, loe pasti tau!" jawab zii sambil menyimpan piring2 yang sudah dicucinya kembali ke rak piring


" dan lagi untuk masalah ibadah, loe tau gue banyak bolongnya, terkadang kalau udah main sama loe gue udah gk jalani itu semua, tapi disini om gue yang mendisiplinkan itu lagi, membimbing gue untuk salalu sholat dan setiap sholat gue kirim doa buat mama! orang yang paling gue sayang!" imbuh zii sambil menunduk


Aura menghampiri zii dan memluk sahabatnya dengan hangat " gue akan dukung loe apapun yang loe lakuin zii, gue slalu ada buat loe! gue juga mau berubah kayak loe, menjadi pribadi yang lebih baik!" ucapnya sambil terus memeluk zivana.


"gue seneng ra, oh btw kekamar dulu yuk ambil tas kita, keburu siang!" ajak zivana


"yuk girl gue pengen liburan, ngilangin sejenak kepenatan urusan kuliah!" jawab aura semangat.

__ADS_1


Kini mereka berada di kamar zii, aura memperhatikan tumpukan kado yang belum tersentuh sama sekali sama zivana.


" Zii loe gak mau buka kado2 loe" tanya aura, zii yang tengah merapikan rambutnya menghampiri aura. memang benar zii belum menyentuh sama sekali kado2 yang diberikan oleh rekan dan tetanga omnya.


"ntar aja deh habis jalan2" ucapnya sambil kembali ke depan cermin mengoleskan sedikit bedak.


Aura melihat kotak kado paling kecil, dia penasaran apa isinya.


"zii buka yang ini donk gue penasaran, kotaknya kecil banget!" kata aura, mau tak mau zii menghampiri aura lagi dan mengambil kotak kecil itu dari tangan aura. Zii mulai membuka kotak tersebut. sebuah kalung mas putih dengan huruf Z sebagai liontinya.


"wuiiihhhh kerenn zii, mehong ini mah!!" sorak heboh aura, zii melihat kertas kecil didalamnya zii membuka kertas tersebut.


too zivana


mentari baru hari ini, sebagai awal hari bertambahnya usiamu, teriring doa dariku semoga kau slalu dirahmati dan diberbekahi disetiap langkah langkahmu.


radit


"radit" gumam zii, yang terdengar oleh aura


"wehhh gilaaa, cowok yang pakek jas hitam itu ya?? behhh tajir tuh orang!" ucap aura


"iya dia dokter dan anak dari komandan tinggi om ar!" jawab zii


pletak


" sakit woiii!!" dengus aura


"makanya kalau ngomong dijaga, jangan main sikat aja, emang baju disikat! sewot zivana


"iya iya gue salah, eh btw ntaran aja deh keluarnya, kita bukain kado aja kayaknya seru!" ucap aura


"terserah loe deh!" jawab zii, mendengar itu aura bersorak senang, aura dan zii kembali membuka kado2 didepan mereka,


Aura mendapat sebuah kotak berwarna pink, dia membuka dan dalamnya adalah sepeatu sneakers putih dan ada surat kecil didalamnya.


"zii sepatu nih, kayaknya yang ngasih tau kalau loe suka pakek sneakers dari pada hells!" ucap aura dan mau mebuka surat kecil itu dan lanhsung zji rebut.


"wooiii biasa aja kelessss!?" dengus aura


Zivana membuka surat tersebut ternyata dari zaki


too zivana

__ADS_1


karena kamu sangat spesial, semoga dihari yang spesial ini kamu di dapat dikelilingi dengan hal hal yang spesial pula, Happy birthday zivana


Zaki


Zii tersenyum melihat isi suratnya, aura mengerutkan keningnya, dia


penasaran siapa yang ngasih sneakers tersebut. eh tersenyum dia, dari siapa sih, penasaran gue ato jangan2 gebetan zii lagii... oh my akhirnya sahabat gue mau sama cowok.. batin aura


Zii mencoba sneakers tersebut dikakinya, terlihat pas dan nyaman dipakai, zii memperagakan dengan berjalan, zii memutar2 badanya didepan cermin, sambil terus tersenyum.


" udah2 cantik! udah senyumnya serem gue liat senyum2 gitu, takut kesambet gue!" ucap aura


"biarii bwellele!" ejek zivana


"emang dari siapa sih, kok loe seneng banget kayaknya!" tanya aura


"ada dehhhh, kepo loe!" jawab zii sambil tertawa melihat bibir manyun aura. aura mengrutu tak jelas ngatain zivana.


"udahh lanjut buka!" imbuhnya lagi, zii melihat kotak tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar dengan pita pink diatasnya, zii membukanya, ternyata isinya jam tangan, desainya elegan dan waauuuww pastinya.


Zii melihat ada surat kecil terselip didalam kotak tersebut, zii membukanya ternyata dari zain.


*to zivana


aku tak pandai merangkai kata-kata, hanya untaian doa terbaik untukmu yang selalu aku panjatkan kepadaNya untuk mu, semoga kamu selalu bebahagia, dan tersenyum manis. happy birthday Nana sayang


Zain*.


Zii membelalakan matanya, membaca kata2 terkhir dari zain, yang memanggilnya sayang. zii segera menyimpan surat2 dari 3 cowok tersebut. zii melihat jam dari zain cantik gumam zii. aura masih asik membuka kado2 itu, ada banyak barang dari jam weker sampai sendal bulu2 dan masoh banyak lagi..


.


.


.


.


Haiii readersssss saya minta dukungan readrs semua, untuk vote, like dan coment yang banyaaaakkkk banget😂


.


.

__ADS_1


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2