
Zain sudah sampai didepan rumah dinas arya, Zii membuka pintu mobil dan langsung berlari menuju nia yang tengah menunggunya diteras rumah, zii menyerahkann kantung kresek yang dibawanya, dengan.mata yang berbinar nia membawanya kedapur untuk dinikmati, zivana hendak masuk kedalam rumah tapi tertahan oleh arya, zain yang sudah duduk dikursi teras melihat arya, kembali berdiri.
"apaan sih om, ngalangin jalan tau! zii mau masuk!" dengus zii
"buat om mana rujaknya??" ucap arya sambil menengadahkan tanganya
"gak ada, zii gak kepikiran buat beliin om tadi! udah aah minggir om!" jawab zii
"dasar pelit! masak omnya dilupain, bawain minum buat kapt zain zii" teriak arya ketika zivana masuk kedalam rumah
"silahkan duduk kapt" ucap arya pada zain, zain mengangguk dan mendudukan badanya,
"maaf kapt, udah ngrepotin," tambah arya yang merasa tak enak pada zain
"gak papa bang ar, saya senang kok" jawab zain
"apa tadi susah nyari rujaknya ya??" tanya arya. Zain bingung mau jawab apa, dia tau kalau tadi masih mampir di kedai bakso, karena zii minta beli
"Tadi zii mampir dulu om, beli bakso setan, yang lagi viral itu" jawab zii dari dalam rumah sambil membawa 2 gelas orange jus dan cemilan
"om juga gak dibeliin!!" ucap arya cemberut
"idihh om ini kayak anak kecil aja, ngambekan, lagian bakso nya itu pedes pakek banget om, om kan gak kuat pedesss sama kayaakkk....??" jawab zii menggantung sambil melirik pada zain. Zain yang dilirik cuma menunduk, dia tau bahwa zii sedang menyindirnya.
"kayak siapa??" tanya arya penasaran, kemudian melihat kearah zain, arya tau yang dimaksud oleh zivana.
"hehehhe gak kayak siapa2, udah silahkan diminum kak zain, maaf cuma hanya ada ini!" ucap zii
"iya Na gak papa, ini sudah cukup kok" jawab zain
"zii mulai besok kamu latihan seperti biasa!" ucap arya
"gak bisa om, zii banyak kerjaan yang harus selesaiin dihotel, kasihan mas rikza yang harus handel kerjaan zii terus!" jawab zii.
"kalau gitu besoknya lagi kamu datang! cepet selesaiin kerjaan kamu, hukuman kamu belum kelar tau!" dengus arya, enrah kenapa arya merasa kesal karena gak dibeliin rujak ataupun bakso setan.
"om kenapa sih, gitu amat, om marah karena zii gak beliin bakso?? besok zii akan brliin, zii capek mau istirahat!" ucap zii
__ADS_1
"bener ya zii besok kamu kirim.ke kantor om!" jawab arya
" iyaaaa bawel ih! kak zain zii tinggal dulu" pamit zii.
" iya Na, selamat istirahat, mandi dulu sebelum tidur" jawab zain, zii hanya mengannguk dan langsung masuk kedalam rumah, zain yang menatap zii hingga menghilang dibalik pintu rumah arya tak henti2 nya tersenyum.
kamu kalau bersikap manis seperti ini, ingin rasanya dibawa pulang Na, dan dihalalin batin zain.
.
.
.
.
Keesokan paginya Zivana sudah siap untuk berangkat ke hotel, zii akan mengantar nia terlebih dahulu, zii tidak mengijinkan tantenya naik motor bersama omnya, dia khawatir dengan perut nia yang semakin besar itu. arya yang melihat perbahan pada zivana merasa senang dan bangga, keponakanya sudah mulai dewasa dalam menyikapi masalah.
Zii sudah sampai di basement hotel memarkirkan mobilnya, dan lansung masuk lift menuju ruanganya. Zii memasuki ruang kerjanya, baru saja zii mendudukam badanya dikursi berputarnya, rikza sudah mengetuk pintu ruanganya, dengan membawa banyak dokument untuk zii.
"mas rikza gak salah?? banyak bener nihh kerjaan!" ucap zii
eh busyeeett ni kertas2 banyak benerrrr, kapan kelarnya nih kerjaan!" batin zii, Zii mengerang frustasi melihat begitu banyaknya dokumen yang harus ia periksa.
Ditempat lain rikza merasa kasihan pada zivana, bagaimana pun zii bisa disebut pemula, kalau bukan karena perintah alfian, karena ingin mengerjain adiknya karena besok hari ultahnya, dan rikza juga diberi kepercayaan oleh alfian untuj mengurus food truck yang akan dikirim ke mabes Tni dan batalyon tempat arya tinggal.
Flasback On
Rikza yang tengah memeriksa beberapa dokumen diruangannya dikejutkan dengan suara hp nya yang berdering, rikza memeriksa siapa yang menelfonya ternyata bos besarnya alfian.
mas alfian..gumam rikza, Rikza segera menggeser tombol hijau dilayar hpnya
"assalamualaikum pak al"(rikza)
"waalaikum salam mas rikza"(all)
"apa ada perintah pak al buat saya??" (rikza)
__ADS_1
"gini mas rikza saya mau minta tolong sama anda"(al)
" silahkan pak al jangan sungkan" (rikza)
"gini lusa ultah zivana, saya minta mas rikza menyiapkan food truck untuk dikirim ke batalyon tempat om saya tinggal dan ke mabe tni, dan besok zivana masih masuk kantor buat dia sibuk, beri dia pekerjaan yang banya mas, tapi saya minta jangan dibentak atau kasar, saya tidak mau nanti dia gak mau lagi bantu saya, karena papa ingin zivana yang mengurus hotel yang ada dimalang" ( al)
" siap pak al, saya akan menjalankan perintah pak alfian!" ( rikza)
"oh hampir lupa tolong buatkan kue tart yang besar, kira2 bisa dimakan semua prajurit di kesatuan om saya"(al)
"baik dimengerti"(rikza)
Setelah berbicara pada orang kepercayaanya alfian menyudahi sambungan telfonnya, dia sudah menyiapkan kejutan buat adik tersayangnya.
Flash back off
.
.
.
.
.
Haiiiiii readerssss macam mana??? saya sudah up banyakkk lhoooo😊
ayooo author minta dukungan nya jugaaa.. dengan cara like, coment and vote yang banyak. 😉. So authornya akan semangat up nyaaa..
.
.
.
.
__ADS_1
Maaf kalau masih ada typo