Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
61


__ADS_3

Dari tengah lapangan zaki memperhatikan zivana dan aura, mereka tampak.sedang berbincang dengan kapten zain, kebetulan sekali waktu istirahat siang telah tiba, sesegera mungkin zaki menghampiri zivana yang hampir masuk kedalam mobil zain.


"Ziii" teriak zaki, zivana yang merasa namanya dipanggil menghentikan langkahnya untuk masuk kedalam mobil, zii melihat zaki yang tengah berlari menuju kearahnya, dengan peluh yang bercucuran dikeningnya, menambah kesan sexy pada zaki.


Dari dalam mobil zain yang duduk dibalik kemudi melongokkan kepalanya, zain melihat zaki tengah berada didepan zivana, dahi zain berkerut mau ngpain dia sama Nana?? kamu belum waktu nya pulang broo sorak hati zain, yang menang banyak saat ini.


" kamu mau kemana zi??" tanya zaki


"mau ngajak aura jalan2, kenapa??" jawab zii


"kok pakek mobil kapten, apa kamu pergi sama kapten juga!" tanya zaki yang berubah ekspresi, zii menyadari raut kecewa zaki.


"iya, kapt. zain menawarkan diri untuk menemani kami, aura dengan semangat menerimanya, jadi mau gimana lagi?" jawab zii, zaki tampak terdiam, dari balik jok belakang aura membuka kaca mobil melongokan kepalanya.


"eh masnya mau ikut juga, boleh kok, makin banyak makin seru!" ucap aura, zivana melototkan matanya kearah aura, aura tau bahwa sahabatnya ini menjadi rebutan cogan di kesatuan om nya, dan dia sengaja memancing cogan mana yang bisa membuat zivana terketuk hatinya.


"ehm, terima kasih, kayak nya saya tidak bisa ikut menemani karena masih ada sesi latihan habis ini" jawab zaki


"yaaaahh sayang yaa, besok aura udah balik surabaya, tapi tenang ntar aura bawain oleh2, aura titipkan sama zii ok!" ucap aura


"iya terima kasih" jawab zaki. dari dalam mobil zain tersenyum puas, hari ini dia bisa menghabiskan waktu dengan zivana.


"kalau gitu hati2 ya zii, ehm boleh minta nomer kamu!" ucapnya ragu


"boleh" jawab zii, lalu mengeluarkan kertas kecil dan bolpoin dari tas kecilnya, zii mencatatkan nomernya dan menyerahkan pada zaki, zaki tersenyum senang, setelah sekian lama baru dapat nomer zivana.


" aku jalan dulu! bye" imbuh zivana, zaki tersenyum kecut mendapati gadis pujaanya jalan sana zain, meskipun tidak berduaan tap lumayani bisa membuat cemburu.


Zain memacu mobilnya keluar dari kantor mabes tni, zii yang duduk disamping zain nampak mengalihkan pandanganya keluar jendela, meskipun ini bukan pertama kalinya buat zivana, tapi rasa canggung masih ada.


Aura yang melihat zii tampak canggung berinisiatif untuk memancing keduanya agar mengobrol.


"kak zain, kok bisa keluar jalan2 mas2 yang tadi kenapa tidak bisa??" tanya aura


"kami beda tingkat ra, saya hari ini tidak ada jadwal lapangan, jadi saya hanya menyelesaikan dokumen setelah itu bisa keluar!" jawab zain


"ohhj, btw kak zain udah lama kenal zivana??" tanya aura.


Zain nampak melirik zivana, zivana membenarkan posisi duduknya, zii takut aura akan bertanya yang tidak2 sama zain.


"saya kenal Nana waktu pertama kali berkunjung kerumah bang arya!" jawan zain


"Nana??? ulang aura yang nampak bingung nana siapa yang dimaksud zain

__ADS_1


" zivana maksudnya" jawab zain


"ohhh jadi panggilan sayangnya Nana nihhh??" goda aura sambil melirik kearah zivana, zivana semakin salting dengan ucapan aura.


"apaan sih loe ra!!" dengus zii, aura nampak cekikikan dibelakang.


"terus teruss loe panggilan sayangnya sama kak zain apa?? bebeb, ayank apa apa zii??" goda aura


"diem gak loe, kalau gak bisa diem gue lempar loe keluar!!" sewot zii


"cieee ciee modus loe zii bilang aja mau jalan berdua sama kak zain??" godanya lagi, zain yang nampak mesam mesem sendiri mendengar zivana tengah digoda sama aura.


"au ah! ribet ngomong sama orang planet lain kayak loe!" zii menutupi rasa malunya didepan zain akibat ulang aura. aura tertawa puas melihat zivana.


Zain memakirkan mobilnya didepan rumah yang cukup besar, dengan pagar bercat putih, zii dan aura nampak bertanya2 rumah siapa, fikir zii zain tinggal dirumah dinas juga seperti omnya.


"ayo zii, raa ini rumah keluargaku!" ucap zain sambil keluar dari mobil yang diikuti zivana dan aura dari belakang. zain melangkahkan kakinya menuju pintu, diketuknya pintu bercat putih itu.


Pintu terbuka menampilkan sesosok wanita paruh baya yang masih terlihat cantik, kalau dilihat2 usia beliau mungkin hampir sama dengan ibu linda istri komandan Ferdi,


"asalamualaikum bu" ucap zain sambil mencium punggung tangan wanita itu


"waalaikum salam, zain mereka siapa??" tanya wanita itu


"waalaikum salam, ayo masuk nak zivana dan nak aura!" jawabnya ramah, zain tersenyum melihat ibundanya menerima kehadiran zivana.


zivana tengah digandeng masuk sama ibunya zain diikuti aura dan zain dari belakang, zii duduk diruang tamu bersama ibu nya zain dan aura.


"Na, aku keatas sebentar ya??" ucap zain, zii mengangguk canggung.


Zain melangkahkan kakinya meninggalkan zivana dan aura diruang tamu yang ditemani ibunya zain.


"sebentar ya ibu tinggal kedalam dulu" ucap ibunya zain


"iya tante"jawab zivana


ibunya zain meninggalkan aura dan zivana menuju dapur, untuk mengambil air minum dan beberapa cemilan.


"camer tuu jaim dikit" bisik aura, yang langsung dapat sikutan dari zivana, nampaak aura yang meringis kesakitan.


Tak lama kemudian ibu zain keluar dengan dua buah gelas orenge jus dan cookies dinampannya.


"silahkan diminum nak zivana dan nak aura" ucapnya lembut

__ADS_1


"terima kasih tante, zii jadi ngerepotin!" jawab zii


"iya tante, jadi ngrepotin hehehe" ucap aura


"hanya air saja kok, ngomong2 diantara kalian yang pacarnya zain siapa??" tanya ibunya zain


Zivana yang mendengar itu langsung tersedak, karena saat itu zii tengah minum.


uhukk..uhukk..uhuk.....


" hati2 donk zii, gimana sih loe kayak anak kecil aja!" ucap aura sambil menpuk2 punggung zivana.


"maaf tante" ucapnya zii


ibunya zain tersenyum, dia menyimpulkan bahwa zivana lah pacar zain.


" iya nak zivana tidak apa2, ngomong2 kalian mau kemana??" tanya ibunya zain


"ehem mau ke Jatim park tant, nemenin aura, karena besok dia sudah balik ke surabaya?" jawab zii


"ohhh asal nak aura ini surabaya ya??" tanya nya lagi


"iya tante, sebenarnya kami berasal dari surabaya, zivana kesini untuk menyelesaikan tesisnya tinggal bersama om nya, yang kebetulan tentara, kalau saya kesini karena kemaren ultah sahabat saya ini tan!" jawab aura


"wahh, selamat ya nak zivana, maaf tante gak kasih kado sama kamu" ucapnya


"gak papa kok tant" jawabnya canggung.


Terdengar suara langkah kaki menuju ruang tamu, ternyata zain yang memakai baju lebih santai, yang terlihat lebih muda dan tampan.


.


.


.


.


Haii readersssssssa jangan lupa like, coment and vote yaaa😉


.


.

__ADS_1


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2