Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
103


__ADS_3

Zaki memacu mobil putih itu menuju asrama tempat zaki tinggal, zaki menghentikan laju mobil putih itu tepat didepan gedung asrama, zaki dan zivana dapat melihat seseorang yang mereka kenali, seorang wanita berhijab tengah berdiri didepan asrama, nampak dia membawa paperbag ditangannya, zivana tak menghiraukanya meski zaki tengah menatapnya khawatir akan terjadi kesalah pahaman diantara mereka.


"zii turun yuk" ajak zaki


" mas zaki aja, aku tunggu dimobil, lagian cewek gak boleh masuk asrama cowok" jawab zivana, memang benar yang dikatakan zivana.


"ya udah ntar aziz sama dirga yang saya suruh keluar, kalau gitu saya ambil keperluan saya dulu" ucap zaki, zivana hanya menggangguk sebagai jawabanya.


Zaki berjalan keluar menuju asrama dia tinggal, zivana dari dalam mobil nampak memperhatikan zaki yang tengah dihadang oleh wanita itu, nampak sedikit bersitegang diantara mereka selama zivana mengamati dari mobil, lalu zaki begitu saja meninggalkan wanita itu didepan pintu asrama. tak lama zaki keluar bersama aziz, dirga dan kawan lainya dengan membawa koper ditanganya dan tas punggung. zaki masih tak menghiraukan keberadaan wanita berhijab itu, menyakitkan sihh menurut zivana.


Zaki berjalan menuju mobil, dan membuka pintu mobil zivana, zivana yang nampak bingung kenapa zaki membuka pintunya.


"ayoo zii?? " ajak zaki


"haa kemana?? " bingung zivana


"dirga sama yang lainya juga mau berpamitan sama kamu, kamu juga mau pulang ke surabaya, dan belum tau kapan kesini kan?? " ucap zaki, zivana tampak manggut2.


"ya udah ayoo! " ajak sekali lagi dan sambil membawa tangan zivana. zivana mengikuti zaki tang terus menarik tanganya mendekat kearah teman2 nya, ada seseorang yang menatap tak senang kearah zivana, namun tak dihiraukanya sama zivana.


"hai zii" sapa dirga ramah


"hai juga mas dirga, dan yang lainya" jawab zivana sambil tersenyum


"kamu mau balik ke surabaya juga?? " tanya aziz


"iyaa, lusa acara wisuda aku mas aziz" jawab zivana


"wahhh selamat ya zii, maaf kita gak bisa antar kamu zak? " sesal dirga


"gak papa dir, gue ngerti cukup doain yang terbaik buat gue" jawab zaki


"pasti broo" kompak mereka.


Mereka tak memperhatikan sesorang yang sedari tadi menatap mereka dengan geram.


"kak zaki" panggilnya, jawab zaki yang merasa dipanggil mengalihkan pandanganya, begitu juga dengan rekan2 zaki, sedangkan dirga sudah mendengus kesal sama perempuan dihadapanya.


"tolong terima ini sebagai hadiah kenang-kenangan, saya yakin kak zaki akan kembali kesini" imbuhnya lagi


Zaki menatap paperbag yang dipegang oleh fatia, sebenarnya dia tak ingin mengambil hadiah tersebut, namun setelah dipikirnya tak sopan apabila menolak niat baik seseorang, zaki juga tak ingin fatia bertambah malu dihadapan teman2nya.

__ADS_1


Zaji mengambil paperbag tersebut, "terima kasih" jawabnya singkat


fatia merasa senang hadiahnya diterima oleh zaki, sedangkan zivana nampak diam seribu bahasa, dia tak ingin membuka mulutnya,


"ya sudah teman2 kita berangkat dulu, tetap jaga kesehatan dan terus semangat" ucap zaki


"siap ndan! " jawab mereka kompak.


"ayoo zii? " ajak zaki


" iya, teman2 saya pamit dulu assalamualaikum" pamit zivana


"waalaikum salam" jawab semua.


Zivana dan zaki berjalan melewati fatia yang masih berdiri dengan terus menatap zaki, zaki membukakan pintu mobil untuk zivana, zivana membalasnya dengan senyuman yang tersungging dibibirnya membuat fatia semakin membenci zivana.


"terima kasih mas zaki" ucap zivana, zaki membalas dengan mengacak sayang rambut zivana.


"wooooiiiii kalau bermesraaan lihat kondisiii, pahami kami yang jomblooo! " teriak dirga. yang hanya dibalas dengan tawa oleh zaki.


Zaki memasuki mobil dan melaju meninggalkan asrama yang selama ini ia tempati bersama dengan rekan seperjuanganya. asrama penuh kenangab suka maupun duka, batalyon yang selama ini dia jaga dan banggakan akan segera ia tinggalkan. zaki memencet klakson mobil sebagai tanda pamitan pada rekan penjaga posnya. kini zivana dan zaki benar2 keluar dari area rumdis para prajurit tersebut.


"zii" panggil zaki memecah keheningan selama perjalanan


"kamu marah?? " tanya zaki


"kenapa marah?? " kini zivana menghadap zaki


" yaa, soalnya dari tadi kamu diam saja, apa gara2 aku terima hadiah dari fatia?? " ucap zaki


"gak, mas zaki berhak menerimanya, itu sebagai kenang2an dari dia" jawab zivana, tapi didalam hati zivana terselip rasa sakit


Zaki mengambil tangan zivana, dia menggenggamnya dengan erat


"zii hatiku hanya buat kamu sampai kapanpun, dimana pun aku berada hanya kamu zii" ucapnya


Zivana yang mendengar itu ingin sekali menggoda laki2 disebelahnya yaa sesekali dikasih pelajaran pikir zivana


"masaakk, kalau nanti di kalimantan ada cewek cantik lebih cantik dari aku gimana?? mas zaki yakin mau nolak dia?? "


"yakin! hanya kamu tujuan dan masa depan aku" jawab zaki mantap

__ADS_1


"kalau aku disini dijodohin gimana?? " ucap zivana


Zaki yang mendengar itu langsung menepikan mobilnya sebentar, zaki beralih memandang zivana, dia menatap penuh tanya


"apa kamu akan menerima laki2 yang dijodohkan sama kamu zii?? " ttanya zaki


"emmmz gimana yaaa?? " zivana mencoba menggantung kalimatnya


"jawab zii, apa kamu menerima laki2 itu" kini zaki sedikit meninggikan suaranya


" apa mas zaki bisa percaya aku, kalau kita jodoh bagaimanapun cobaanya nanti kita akan bersama" jawab zivana


"aku percaya kamu zii, jangan coba mengatakan itu lagi, aku takut zii" ucap zaki sambil menarik zivana dalam pelukanya.


"jangan katakan itu lagi, kita akan bersama zii, walau jarak yang nemisahkan kita, aku akan slalu menunggumu" imbuhnya lagi. Zivana merasa bersalah telah menggoda zaki. Zaki menjauhkan badanya dan menangkup kedua pipi zivana, tanpa sadar zaki mengecup bibir zivana, zivana tampak memejamkan matanya, menikamti sentuhan dari zaki. setelah sadar akan kelakuanya zaki segera meminta maaf pada. zivana, takut zivana akan marah kepadanya.


Pipi zivana dan zaki sama2 bersemu merah karena sama2 malu.


"ehem, zii maaf, kita lanjut lagi perjalanan yaa?? " ucap zaki mencoba untuk stay cool


"emmz iya mas" jawab zivana, zivana tak bisa menyembunyikan detak jantungnya yang berdebar.


ya allahh spot jantung..... sadar zivanaaaaa lu gak boleh terlenaaa


Zaki kembali memacu mobilnya memecah jalanan kota yang terpantau ramai lancar siang itu, karena mengantuk zivana tertidur dimobil, zaki membiarkan zivana tidur, sesekali zaki menyibakkan anak rambut yang menutupi wajah zivana, zaki tersenyum sendiri mengingat kejadian yang tampa sadar dirinya mengecup bibir zivana.


.


.


.


.


sungguh perjalanan penuh romantis sekaligus haruuu, mbak zivana yang mau ditinggal sama babang zaki pindah tugasaa dannnnn mas zaki yang harus rela mbak zii nyaa mengejar impian nya. Semangat pejuang LDR....


.


.


.

__ADS_1


Hai genkzz yang nunggu updetan nyaa author yang unyu ini πŸ˜‚


maaf lambat genkz, semoga ini menghibur ya genkz jangan lupa like, coment and vote ya genkz


__ADS_2