Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
52


__ADS_3

Pagi ini zivana bangun seperti biasa, menjalankan sholat subuh berjamaah dengan arya dan nia, dilanjut membantu menyiapkan sarapan, semenjak zii ditinggal arya latihan tempo lalu zivana sudah terbiasa membantu nia, seperti sekarang zii yang dikerjain oleh ibu hamil satu ini, zii disuruh menggoreng ikan nila sama tantenya, seperti biasa nia menggunakan modus ngidam untuk mengerjai keponakanya itu. mau tak mau zii menuruti keinginan ibu hamil satu itu.


" aaaaaaaahhhh ikanyaaa meletuss tantee" teriak zivana, sedangkan nia memasang mode tuli ia pura2 tak mendengarkan teriakan zivana.


"eh ikan! bisa gak sih gak usah meletus gitu!! kalau loe meletus lagi gue buang loe ya! biarin aja gak makan ikan sekalian, gak akan mati juga!!" oceh zivana,


dari ruang kelurga arua dan nia tak henti2 nya cekikikan mendengar ocehan zivana yang memarahi ikan yang dia goreng. Arya menghampiri zivana yang ada didapur.


"udah mateng ikannya zii??" tanya arya


"mateng apaaan dari tadi meletus melulu! nih om aja yang goreng!" ucap zivana sambil menyerahkan sepatula ke arah arya. arya yang melihat ikan yang sudah tak berbentuk lagi diatas kuali itu hanya menghembuskan nafas kasar. bagaimana bisa ikan yang seharus nya utuh menjadi hancur tak berbentuk ada sedikit gosong pula.


Arya mengambil alih untuk menggoreng ikan nila tersebut dan menyuruh zivana untuk bersiap2. Zii masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan diri dan bersiap untuk melakukan kegiatan fisik disana. setelah selesai zii menuju meja makan untuk sarapan bersama, zii melihat ikan yang tadi ia sempat goreng yang berbentuk abstrak hanya menyunggingkan senyum getirnya melihat karyanya sendiri.


"zii nih makan ikan yang kamu goreng tadi" ucap arya sambil menyodorkan ikan nila yang berbentuk abstrak tadi pada zivana


"ihhh zii kan gak suka ikan om!" dengus zii, arya hanya menertawakan zivana yang kelihatan ngeri dengan ikan yang dia goreng tadi


"kamu perlu banyak belajar zii, masak ikan utuh jadi abstrak gini hahahah" ejek arya


"ih udah donk om!" kesal zii


"udah cepet selesaiin sarapan kalian, dan cepat berangkat, pusing dengerin kalian ribut terus!" ucap nia, arya dan zivana langsung kicep mendengar titah permaisuri satu ini.


Arya dan zivana berangkat ke kantor mabes tni dengan menggunakan mobil zivana, arya memacu mobilnya dengan kecepatan sedang, tak butuh waktu lama arya dan zivana sudah sampai di kantor mabes, ditengah lapangan nampak seluruh prajurit tengah berbaris yang dipimpin oleh zaki. arya menyuruh zii langsung ikut bergabung karena arya harus menyelesaikan beberapa laporan.

__ADS_1


Zii sedikit berlari kearah rekan2 ditengah lapangan, zii melihat zaki yang menatapnya tak seperti biasa, menjadi heran, laki2 yang biasanya akan tersenyum manis kepadanya sekarang menatapnya dengan tatapan tajam seperti burubg elang yang akan memangsanya.


"maaf komandan, saya terlambat!" ucap zivana


" 15 menit, push up 15 kali!" tegur zaki


Tanpa banyak bicara zivana langsung melakukan apa yang disuruh oleh zaki.


baru juga sampai dan baru mulai udah dapat hukuman! dari pada ribet dan bikin rusuh pagi2 mending turutin dulu..sabar zii.. dengus zii dalam hati


zaki yang melihat itu hanya tersenyum tipis yang mungkin tidak akan ada yang tau. setelah selesai melakukan push up zii kembali berdiri dengan keadaan siap. zaki menyuruh zii masuk kedalam barisan.


" Oke, kita hari ini akan melakukan kegiatan fisik berbeda dari biasanya, apa kalian siap!!" teriak zaki


"siap laksanakan!" jawab semua


apaan ini woooiii, gilaaa apa yaa, itu kawat berduri kan yaa? dan itu lagii yaa ampuunn masak iyyaa gue harus manjat tuh papan tinggi amat!


dulu waktu SMA zi sering bolos, sering juga manjat tembok pagar sekolahnya, tapi tidak setinggi yang zii lihat saat ini, zivana menelan air liurnya dengan susah. bisa gak yaa gue... gak gue harus bisa Zivana nadira rahardian gak kenal yang namanya nyerahh.. goo zivana batin zii


" oke, mulai!!" teriak zaki. seluruh prajurit sudah mulai dengan cepat mereka merayap dibawah kawat berduri, kini giliran zivana, zii yang tak biasa dengan latihan seperti itu membuatnya sedikit lambat.


"Kamu cepat! jangan buat teman dibelakangmu terhambbat!!" teriak zaki. zii hanya diam tak menjawab, zii sudah berusaha secepatnya. dan zii berhasil melewati itu, kemudian ia lanjutkan dengan melompati beberapa pagar yang tidak terlalu tinggi, zii cukup yakin akhirnya dia juga mampu melewatingnya, kini zivana tengah berada didepan papan yang menjulang tinggi itu, zii meyakinkan dirinya bisa. zii mengambil ancang2 untuk menaklukanya, tapi kali ini zivana gagal.


Semua prajurit telah menyelesaikan semua tantangan, hanya zivana yang gagal, kini mereka berada ditengah lapangan kembali, zii melihat muka zaki yang tidak ada ramah2 nya saat ini membuat zii kesal.

__ADS_1


"Zivaana!!" teriak zaki, zivana melangkahkan kakinya kedepan.


Zaki menatap zii dengan tatapan datar, tak seperti biasa.


"kamu gagal dalam sesi latihan kali ini, kamu harus dihukum!" tegas zaki, zii hanya terdiam tak menjawab. membuat zaki agak sedikit kesal.


"JAWAB!!" bentak zaki membuat zii merasa menciut


"Siap!!" jawab zii dengan sedikit bergetar,


Zaki mendengar suara zii yang sedikit bergetar, terselip rasa bersalah sudah mengerjai gadisnya itu, tapi dia harus totalitas untuk aktingnya kali ini.


.


.


.


.


.


Haiii readersss jangan lupa like, coment and vote yaaa😉


.

__ADS_1


.


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2