
Zii tersentak kaget saat tanganya ada yang menarik, zii mengerutkan keninganya seorang wanita berpenampilan dengan celana loreng dan kaos hijau dan potongan rambut seperti dora menurut zii.
"siapa kamu! main tarik2 lengan orang!" ucap zii datar
"siapa aku kamu gak perlu tau!" jawabnya tak kalh ketus dari zii, tapi itu tak membuat zii gentar sedikitpun
"heh!" dengus zii dengan senyuman mengejek
"apa hubungan kamu dengan kapt. zain!" tanyanya pada zii
"ooowhh aku tau sekarang, kamu sukaa sama kapt. zain??" jawab zii meremehkan
"jawab pertanyaanku!" bentak perempuan berambut dora itu.
" jawaban ku ada 2 kamu pilih yang mana??" tanya zii
"sudah jawab saja! atau aku buat mulutmu robek!" bentak nya lagi
"heh dengerin baik2 yaa mbak2 rambut dora the explorer! hubungan aku sama kapt, itu bukan urusan kamu dan lagi URUS URUSANMU SENDIRI! jawab zii penuh penekanan.
wanita berambut dora merasa tak mendapat jawaban dari zivana merasa kesal, dia ingin melayangkan tamparan pada pipi zivana, tapi tiba2 tangan kekar mencekalnya.
"CUKUP! APA YANG KAMU LAKUKAN!" bentak seorang laki2. wanita berambut dora itu tampak pucat pasi mendapat laki2 dihadapanya adalah komandanya, Arya Rahman.
"siap ndan salah!" jawabnya
Dihempaskanya tangan wanita dora itu, dia sangat geram mendapati seorang prajuritnya akan melakukan tindak kekerasan pada keponakanya.
Karena mendengar ribut2 dilorong dekat toilet wanita, banyak prajurit yang berkumpul tak terkecuali zaki, zain dirga dan aziz yang bingung mendapati zivana disana, mereka bertanya2 ada apa sebenarnya. arya membawa zii dan wanita berambut dora itu kedalam ruangan arya.
mereka duduk bersebelahan dihadapan arya. arya mulai mengintrogaso mereka berdua.
"sebenarnya ada masalah apa ini, tolong jelaskan serda erika" tanya arya pada wanita berambut dora itu yang bernama erika
"maaf ndan, mohon menjawab sebenarnya ini cuma salah paham" jawabnya
apa lu kata salah paham gundulmu ikuuu, zii yang sudah geram dari tadi karena sudah menyudutkanya dan sekarang membalikan fakta. zii menggebrak meja arya dengan keras hinga terdengar dari luar.
__ADS_1
"Apa kamu bilang salah paham!! heh rambut dora! kamu itu suka sama zain dan kamu nuduh aku ada hubungan sama zain dan itu kamu bilang salah paham HAH!! bentak zii yang sudah emosi diatas ubun2 nya
"Zii duduk!!" tegas arya, zii langsung mendudukan badanya dengan kasar.
Arya menarik nafasnya kasar, kemudian menghubungi seseorang lewat telfon, tak butuh waktu lama, seseorang itu datang dengan pakaian lorengnya, om arya memberi hormat kepadanya dan mempersilahkan duduk dikursi om arya.
"ada apa bang ar, memanggil saya kesini!?" tanya laki2 itu
"gini kapt, serda erika mengaku ini hanya salh paham antar zii dan dia, sendagkan zi menjelaskan bahwa serda erika ini suka dengan anda dan menuduh zii mempunyai hubungan dengan anda, atau singkatnya erika ini ceemburu pada zii" jelas arya pada zain. zain menatap tajam kearah erika, sikapnya berubah dingin, zii yang tak pernah tau sikap dingin zain selama ini hanya diam tak menghiraukan.
"apa benar yang ucapkan Zivana, bahwa kamu menyukai saya" tanya zain dingin pada erika
"ii..itu..ti..tidak kapt, dia berbohong" jawab erika
"benar itu Na??" kini zain beralih sama zivana
"Heh! mulutmu belum.pernah disumpal sama rudal yah! pintar banget bersilat lidah, itu semua terserah kamu kak zain percaya sama siapa, zii gak PEDULI!" jawab zii
zain tersenyum kecut, melihat jawaban zivanaa, zain sudah tau kalau erika menyukainya, karena beberapa junior wanita banyak yang membicarakanya, apabila ada seorang perempuan yang suka sama zain baik terang2an atau diam2 akan langsung dibully sama erika.
"kamu gak perlu berbohong erika, saya sudah banyak mendengar tentang kamu! kamu akui kesalahan kamu atau kamu akan terima sangsi berat dari kantor!" ucap zain
erika semakin terpojok, dia gelisah kalau tidak mengakui sangsi beratnya akan pemecatan, mau tidak mau dia harus mengakuinya.
"siap kapt, salah, saya memang menyukai anda, dan saya tidak senang kalau ada wanita lain mendekati atau yang suka sama anda kapt, maaf atas kesalahan saya" jawab erika
"gitu donk! dari tadi, hampir aku sumpal mulutmu dengan rudal, biar meledak sekalian itu mulut, biar tambah doweeerrrr" ucap zii, zain yang mendengar ingin sekali tertawa terbahak, tapi dia demi menyelesaikan masalh ini.
"sudah diam! serda erika kamu akan medapatkan hukuman, karena hampir melakukan tindakan kekerasan sama saudari zivana" tegas zain
"siap kapt!" jawab erika menahan emosinya, didal hatinya menyalahkan zivana. emang mak lampir udah tau dirinya salah nyalahin orang minta kepret emang.
"sudah selesai kan?? zii mau balik om, disini kayaknya idah gak enak suasanya, lagian zii juga udah gak mood ikut pelatihan ini" ucap zii pada arya
" zii kamu belum makan, kamu makan dulu saja, biar om pesankan di kantin oke!" jawab arya
"gak perlu! zii gak nafsu, zii mau balik!" ucap zii dan langsung berdiri dari duduknya
__ADS_1
"kalau gitu, saya mohon undur diri ndan, kapt" pamit erika dan diangguki oleh zain dan arya, zii melihat erika berdiri, zii langsung melangkah keluar sambil menyenggol tubuh erika dengan sombongnya, dan tak berkata2 lagi langsung keluar dari ruangan arya. arya yang melihat bahwa zii masih marah padanya, hanya menghembuskan nafas kasarnya.
Zain yang melihat arya frustasi karena zii ngambek, menpuk pundak arya
" sabar bang! ntar gue bantu" ucap zain
"makasih," jawab arya singkat.
"saya pamit dulu bang, masih ada kerjaan!" ucap zain lagi
"silahkan kapt, maaf merepokan!" jawab arya, dan diangguki oleh zain.
Diarea parkir zii sudah mengenakan helm full facenya, dan langsung memacu kendaraanya menjauh dari mabes tni. dari kejauhan beberapa pasang mata melihat kearah zivana hingga zii menghilang dari area mabes tni.
"mau kemana tuh mbak zivana, mukanya bete gitu" ucap aziz
"mana aku tau kunyuk" jawab dirga
"emang tadi ada masalah apa sih, si erika sampai mojokin zii??" tanya zaki
"emang kamu gak tau??" tanya dirga
"gak!" jawab zaki dan aziz
"tadi sih kata anak2 erika cemburu sama mbak zivana, karena kapt zain deketin mbak zivana, tapi itu gak terjadi sama mbak zivana aja, banyak junior cewek yang jadi korbanya erika, dia suka sama kapt zain" jawab dirga, zaki dan aziz manggut2 menyimak cerita dirga..
kayaknya ntar malam aku ajak zii main aja, supaya dia tidak memkirkan kejadian ini..gumam zaki dalam hati.....
.
.
.
.
Haiiii readerrsss gimanaaaa seruuu... udah ada mak lampirr di episode ini hahahaha,,, bair agak tegang dikit yeeee😉
__ADS_1
oke jangan lupa like, coment and vote yaaaaa yang banyaaakkkk😂
maaf kalau masih ada typo